Travel Haji Furoda 2021 Jakarta

Travel Haji Furoda 2021 Jakarta

Travel Haji Furoda 2021 Jakarta

Sahabat Haji Plus tentunya memahami bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima setelah syahadat, salat, zakat dan puasa. Dalam pelaksanaannya, ibadah haji merupakan rutinitas tiap tahun yang ditunaikan oleh umat muslim di penjuru dunia yang mampu dari segi biaya, material maupun fisik dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Arab Saudi pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji. Pelaksanaan Ibadah haji menjadi salah satu ibadah yang diwajibkan bagi umat muslim untuk dilaksanakan apabila telah memenuhi syarat. Ibadah haji selalu rutin diadakan setiap tahunnya dan jumlahnya bertambah. Dalam praktiknya ibadah haji tidaklah mudah, karena kita harus memiliki cukup tenaga dan energi untuk dapat menjalankannya. Tak jarang bahwa jamaah haji sering kali kerepotan dalam mencari jadwal keberangkatan haji, urutan waktu apa yang harus dijalani, dan kapan memulai suatu waktu ibadah. Oleh karena itulah, hendaknya sahabat Haji Plus selalu menanyakan perihal kejelasan jadwal keberangkatan. Bagi sahabat Haji Plus yang mendaftar sebagi calon jamaah Haji Furoda di Annur Maarif Travel, tak perlu bingung terkait jadwal keberangkatan. Karena di Annur Maarif Travel jadwal keberangkatannya telah tercantum dengan jelas dan pasti. Selain itu, Sahabat Haji Plus juga dapat mempersiapkan Biaya Haji Furoda sembari mempersiapkan pendaftaran ke Travel Haji Furoda yang dipercaya. Apabila Sahabat Haji Plus masih bingung terkait tekni keberangkatan Haji Furoda, sahabat Haji Plus dapat bertanya langsung untuk mengetahui dengan jelas perihal keberangkatan. Tentu asyik bukan? inilah yang membedakan antara Haji Furoda dengan Haji Reguler yang sudah tidak asing lagi. Bagi sahabat Haji Plus yang ingin mengetahui informasi lengkap seputar Travel Haji Furoda 2021 Jakarta, yuk simak informasi di bawah ini.

Pelaksanaan Badal Haji

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa Imam Bukhari pernah berkata dan telah bercerita kepada Musaddad dan kepada  Abu ‘Awanah dari Abu Bisyr dari Sa’id bin Jubair dari Ibn Abbas, bahwa seorang wanita menemui Nabi Muhammad Saw dan berkata “Ibuku bernadzar untuk haji, hanya terburu meninggal dunia, bolehkah aku menggantikan hajinya?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Silahkan, berhajilah engkau untuk menggantikannya, bukankah engkau sependapat sekiranya ibumu mempunyai hutang, bukankah engkau yang melunasi?” Wanita itu menjawab, “Ya.” Kemudian Nabi Muhammad Saw berkata : “Penuhilah hutang Allah, sebab Allah lebih berhak untuk dilunasi hutangnya.” Pesan dari Hadis ini ialah bahwa diperkenankan bagi siapa saja yang hendak melakukan ibadah haji sebagai ganti orang lain yang telah berpulang ke rahmatullah dan selanjutnya hutang kepada Allah lebih berhak dilunasi. Oleh karena itu jika Sahabat Haji Plus mempunyai hutang kepada Allah berupa nadzar atau shalat yang belum diqadha’, hendaklah segera melunasinya.

Terdapat syarat tambahan yakni Imam Bukhari menempatkan hadis ini pada Kitab Berpegang Teguh Terhadap Al-Qur’an dan Al-Sunnah, Bab Perumpamaan suatu hukum asal dengan hukum yang sudah jelas untuk memudahkan pemahaman bagi yang bertanya. Hadis tersebut diberi nomor 6771 untuk versi Tarqim Alamiyah dan nomor 7315 untuk versi Fathul Bari. Kemudian, Imam Bukhari juga meriwayatkan hadis semisal dengan sedikit perbedaan redaksi (matan) melalui jalur guru beliau yang lain, yaitu Musa Ibn Ismail, namun tetap sanadnya bermuara pada Sahabat yang sama, yaitu Ibnu Abbas RA. Hadis tersebut diletakan pada Kitab Haji, Bab Menghajikan orang lain yang sudah meninggal karena nadzar dan hajinya lelaki untuk perempuan. Hadis tersebut diberi nomor 1720 untuk versi Alamiyah dan 1852 untuk Fathul Bari. Selain Imam Bukhari, hadis tersebut juga diriwayatkan oleh Nasa’i no. 2586, Ahmad no. 2033 dan 3053 dan Ad-Darimi no. 2227. Ibnu Hajar menduga kuat bahwa seorang wanita  dari Juhainah yang bertanya kepada Rasulullah SAW tersebut adalah Ghayitsah atau Ghatsiyah sebagaimana riwayat dari Ibn Wahab. Melaui jawaban Rasulullah SAW terhadap pertanyaan tersebut, dapat difahami bahwa menggantikan haji (badal haji) bagi orang yang sudah wafat dan semasa hidupnya bernadzar untuk haji, maka hukumnya adalah boleh. Begitu pula jika semasa hidupnya tidak bernadzar namun ahli warisnya berkehendak untuk membadal-kan hajinya. Kebolehan tersebut bedasarkan riwayat Muslim tentang seorang wanita yang bersedekah atas nama ibunya yang telah wafat, berpuasa sebulan untuk qadha’ ibunya dan berhaji (tanpa menyebut nadzar) untuknya. Nabi Muhammad Saw menjawab agar wanita tersebut melaksanakan semua yang ditanyakan.

Baca Artikel Lainnya :  Haji Furoda 2023

Bebebrapa poin penting yang hendaknya dipahami antara lain :

  1. Menurut salah satu pendapat Imam Syafi’i, hutang kepada Allah berupa haji badal karena nadzar harus lebih diutamakan daripada hutang kepada manusia. Adapun sebagian ulama lainnya berpendapat sebaliknya. Dan bahkan sebagian lainya mengatakan bahwa antara mendahulukan badal haji karena nadzar dengan membayar hutang untuk mayyit dua-duanya sama – sama kuat.
  2. Para ulama berpendapat bahwa membadalkan haji untuk orang yang sudah wafat adalah boleh. Hanya imam Malik saja yang berpendapat bahwa kebolehan tersebut jika sebelum wafat pernah berwasiat untuk dihajikan. Jika tidak, maka badal haji atas namanya tidak boleh.
  3. Orang yang belum pernah berhaji dibolehkan untuk bernadzar haji. Apabila dia berhaji, maka haji fardhunya dianggap telah terpenuhi, namun ia tetap berhaji yang kedua kalinya untuk berhaji karena nadzarnya. Ini adalah pendapat mayoritas ulama. Namun ada juga sebagian ulama yang berpendapat sebaliknya, apabila dia berhaji, maka hajinya dianggap haji nadzar namun ia harus berhaji fardhu di lain waktu. Sedangkan pendapat lainnya mengatakan bahwa hajinya dianggap telah mencukupi semuanya, baik haji fardhu mau pun haji nadzarnya.
  4. Biaya badal haji karena nadzar diambil dari harta si mayyit, begitu juga dengan hutang si mayyit dan kewajiban si mayyit yang belum ditunaikan seperti zakat, wasiat, kafarat dan lainnya.
  5. Jumhur ulama berpendapat bahwa orang yang melakukan badal haji disyaratkan harus sudah berhaji terlebih dahulu. Berbeda dengan jumhur, ulama Hanafiyah berpendapat bahwa orang yang belum pernah berhaji boleh melaksanakan badal haji. Jumhur berargumen dengan suatu hadis bahwa Rasulullah SAW melihat seorang laki-laki yang melafazkan Talbiyah atas nama Syubrumah (Labbaika Yaa Syubrumah, Aku penuhi panggilan-Mu Ya Allah atas nama Syubrumah!). Rasulullah bertanya kepadanya : “Apakah kamu sudah pernah berhaji ?”. Dia menjawab: “Belum.” Haji yang kamu lakukan sekarang ini adalah hajimu, kemudian berhajilah untuk Syubrumah !”
  6. Wanita boleh membadal hajikan pria atau sebaliknya.
  7. Rasulullah menggunakan metode qiyas dalam menjawab pertanyaan agar mudah difahami oleh penanya.
  8. Selain badal haji untuk orang yang sudah wafat, badal haji juga boleh dilakukan untuk orang yang masih hidup dengan alasan halangan tetap, yaitu sakit berat yang harapan sembuhnya sangat sedikit atau untuk orang tua yang sudah sangat lemah. Ada pun halangan lainnya seperti sakit yang masih ada harapan sembuh, dipenjara dan ada harapan bebas, dan alasan miskin karena masih ada harapan kaya, maka ulama sepakat tidak boleh.

Langkah Memilih Travel Haji Furoda Terpercaya

            Seperti yang Sahabat Haji Plus ketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang telah dikenal sebagai peminat ibadah haji paling tinggi. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan negara yang penduduknya mayoritas beragama islam dan menjadi penduduk beragama muslim terbesar di dunia. Sehingga seiring dengan tingginya minat masyarakat dalam hal pelaksanaan ibadah haji, berkembang pula jasa travel yang menyediakan untuk mempermudah niat sahabat Haji Plus dalam melaksanakan ibadah haji. Tak bisa dipungkiri bahwa saat ini banyak sekali jasa travel yang menawarkan dengan promo menarik. Akan tetapi, sebaiknya sahabat Haji Plus tak mudah tergiur oleh tawaran yang ada. Karena ada beberapa hal penting yang patut diperhatikan. seperti pastikan bahwa agent travel tersebut telah terdaftar di departemen agama. Alasan memilih agen travel yang telah terdaftar di Departemen Agama ialah agar tak mengalami penipuan serta aman dalam proses pengurusa keberangkatan ke Tanah Suci. Ada beberapa langkah dalam memilih jasa travel yang terpercaya. Apa saja? Berikut lebih jelasnya.

  1. Memliki Identitas Yang Jelas Keberadaannya

Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwa kantor merupakan hal yang penting untuk dipertanyakan keberadaannya. Menjalankan bisnis jasa travel dan menawarkannya melalui website, bukan berarti jasa travel tersebut tak memiliki kantor resmi yang dapat didatangi. Salah satu cara agar sahabat Haji Plus tak mengalami penipuan, sahabat Haji Plus dapat meninjau kantor yang tercantum di website dengan alamat yang telah dicantumkan. Sahabat haji Plus juga dapat mengecek kebenaran keberadaan kantornya secara offline atau dengan cara menggunakan google maps. Karena keberadaa kantor resmi ini cukup penting yakni untuk melakukan kegiatan operasional pengurusan keberangkatan sahabat Haji Plus sekalian.

  1. Menawarkan Harga Yang Wajar

Pada umumnya, harga yang dibandrol merupakan harga yang wajar yakni yang tak terlalu murah dan yang tak terlalu mahal pula. Apabila terdapat agent travel yang menawarkan harga di bawah standar, maka sahabat Haji Plus perlu mencari tahu kebenarannya. Sahabat Haji Plus juga dapat mengecek track record terkait agent travel tersebut. Hal ini bertujuan agar sahabat Haji Plus tak mengalami penipuan karena tergiur dengan harga yang tak wajar. Karena saat ini sedang marak sekali penipuan yang terjadi akibat penawaran yang tak masuk akal. Niat hati ingin berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji, namun pupus dikarenakan ditipu oleh agent travel yang abal – abal. Oleh karena itu, hendaknya sahabat Haji Plus lebih selektif dalam memilih agent travel yang dipercaya untuk memberangkatkan sahabat Haji Plus melaksanakan ibada haji.

  1. Pembayaran Bertahap serta Waktu Keberangkatan Yang Jelas

Salah satu hal penting yang hendaknya diperhatikan iala terkait dengan pembayaran. Hendaknya sahabat Haji Plus menghindari jasa travel yang meminta pelunasan di awal pendaftaran. Hal tersebut patut dicurigai, karena bisa jadi itu merupakan salah satu cara untuk menipu sahabat Haji Plus sekalian. Karena pada umumnya pembayaran dilakukan secara bertahap yakni membayar uang dp terlebih dahulu dan hendaknya melakukan pelunasan saat hendak keberangkatan. Namun, tak hanya itu. Perihal penentuan waktu keberangkatan juga sangat penting. Karena dengan waktu keberangkatan yang jelas, maka jamaah haji dapat dengan pasti melaksanakan ibadah haji. Apabila waktu keberangkatan tak jelas dan selalu diundur – undur, hendaknya Sahabat Haji Plus berhati – hati.

  1. Memiliki Website Resmi

Tahukah sahabat Haji Plus? Bahwa website resmi memiliki peranan yang sangat penting. Selain dapat menjangkau pasar secara luas, dengan website resmi ini dapat memberikan informasi dengan mudah serta memastikan bahwa jasa travel tesebut memiliki kredibilitas. Bagi sahabat Haji Plus yang mencari jasa Travel Haji terpercaya dengan memiliki website resmi, Annur Maarif Travel adalah jawabannya. Karena Annur Maarif Travel memiliki website resmi yang berisi informasi lengkap dan penting terkait travel yang disediakan. Selain itu, dalam website tersebut terdapat artikel yang berisi informasi dan tips – tips travel. Dengan mampir di website resmi Annur Maarif Travel, sahabat Haji Plus pastinya akan memiliki pengetahuan baru yang dapat sahabat Haji Plus jadikan bekal.

Baca Artikel Lainnya :  Biaya Haji ONH Plus 2021

Kunci Sehat Saat Pelaksanaan Haji

Sahabat Haji Plus perlu mengetahui jika kesehatan menjadi salah satu variabel yang penting dalam menunjang terlaksananya ibadah haji dengan lancar. Kondisi tubuh yang sehat pasti tak akan menghambat sahabat Haji Plus pada saat pelaksanaan proses ibadah haji berlangsung. Oleh karena itulah, sebelum berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji sebisa mungkin Sahabat Haji Plus melakukan pengecekan kesehatan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah kondisi sahabat Haji Plus tersebut sehat atau tidak. Ada beberapa persiapan kunci sehat saat pelaksanaan ibadah haji yang hendaknya dilakukan oleh para calon jamaah haji. Apa saja yang hendaknya dilakukan? Yuk simak informasi di bawah ini.

  1. Memperhatikan Dalam Hal Mengonsumsi Makanan

Makanan merupakan salah satu hal yang dapat menentukan tubuh menjadi sehat atau sakit. Makanan yang sehat seprti sayur, buah dan lain sebagainya tentunya akan membuat tubuh memperoleh nutrisi yang cukup dan tetap terjaga kesehatannya. Berbeda pula dengan makanan yang tidak sehat yang akan menyebabkan tubuh menjadi rentan terserang oleh penyakit. Bagi sahabat Haji Plus ketika melakukan proses ibadah haji, agar tetap sehat tentunya harus memperhatikan konsumsi majkannya. Misalnya dengan cara mencuci buah yang hendak dikonsumsi. Kemudian menghindari makanan yang mentah ataupun makanan yang setegah matang untuk menghindari penyakit gangguan pencernaan.

  1. Mengonsumsi Air Yang Cukup

Air merupakan unsur yang pentig bagi tubuh. Oleh karena itu, sebisa mungkin tubuh jangan sampai kurang dalam mengonsumsi cairan. Terlebih dalam cuaca panas yang terik, karena cuasa yang panas dapat menyebabkan tubuh menjadi dehidrasi. Sehingga, bagi Sahabat Haji Plus yang ingin terjaga kesehatannya dan terhindar dari dehidrasi sebaiknya minumlah air putih dengan cukup. Agar Sahabat Haji Plus dapat selalu minum air dengan cukup, sebaiknya bawalah botol minum sendiri. Sehingga ketika air dalam botol tersebut habis, dapat diisi ulang kembali. Dengan begitu, sahabat Haji Plus akan terhindar dari dehidrasi yang tentunya akan membawa dampa yang negatif untuk tubuh.

  1. Mengecek Kesehatan Sebelum Berangkat Haji

Persiapan dalam hal kesehatan yang sebaiknya dilakukan oleh calon jamaah haji adalah dengan mengecek kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan jamaah haji secara menyeluruh. Dengan melakukan pengecekan kesehatan, apabila sahabat Haji Plus memiliki penyakit tertentu, sahabat Haji Plus dapat berkonsultasi dengan dokter perihal penyakit yang di deritanya tersebut. Mengecek kesehatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi penyakit yang bisa datang kapan saja. Dengan mengetahui kondisi di awal bahwa tubuh dalam keadaan sehat, maka sebisa mungkin sahabat Haji Plus juga dapat mempertahankan tubuh agar senantiasa tetap sehat.

  1. Melakukan Vaksin

Melakukan vaksin adalah salah satu persiapan yang wajib dan harus dilakukan sebelum berangkat untuk melaksanakan ibadah haji. Vaksin yang wajib untuk dilakukan adalah vaksinasi meningitis untuk menghindari penyakit meningitis sebagai syarat mendapatkan visa haji. Selain vaksin meningitis, ada vaksin tambahan yang juga dianjurkan sebelum berangkat ke tanah suci antara lain vaksin influenza, vaksin hepatitis A dan B, vaksin tifoid dan pneumokokus. Terkait pelaksanaan semua vaksin ini dilakukan minimal 2 minggu sebelum keberangkatan.

  1. Menggunakan Masker

Sahabat Haji Plus pastinya sudah mengerti bahwa aktivitas yang berada di luar ruangkan tentu mengandung banyak debu yang bertebaran. Agar sahabat Haji Plus tetap sehat pada saat proses pelaksanaan ibadah haji sebaiknya gunakan masker. Karena dengan menggunakan masker maka sahabat Haji Plus akan terhindar dari debu dan kotoran yang dapat memicu penyakit flu dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan untuk upaya perlindungan diri agar tubuh tetap sehat. Karena sahabat Haji Plus tak menegrti dengan pasti perihal kualitas udara yang ada disekitar, terlebih banyak sekali jamaah yang datang dari penjuru dunia yang berkumpul jadi satu untuk melaksanakan ibadah haji.

  1. Membawa Obat pribadi

Sebaiknya, saat berada diluar rumah terutama dalam jangka waktu yang cukup lama hendaknya membawa obat pribadi. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi apabila sewaktu – waktu Riwayat penyakit yang pernah di derita dapat kambuh. Karena, hanya diri sendirilah yang mengetahui kondisi kesehatan. Sehingga, sangat penting untuk diperhatikan terkait membawa obat pribadi yang cukup selama pelaksanaan ibadah haji. Dan yang terpenting, jangan lupa untuk konsultasi dengan dokter terkait Riwayat penyakit yang sedang di derita. Oleh sebab itu, check up kesehatan di awal sangat penting, seperti yang diulas pada poin satu tersebut.

  1. Menjaga Kebersihan Diri

Agar tubuh senantiasa sehat, sudah selayaknya sahabat Haji Plus menjaga kebersihan diri dengan cara rutin bersih diri selepas selesai melakukan aktivitas luar ruangan serta rajin mencuci tangan. Dengan rutib bersih diri selepas melakukan aktivitas luar ruangan, maka bakteri dan kuman yang menempel pada tubuh akan hilang. Selain itu, dengan rajin mencuci tangan juga mencegah bakteri ataupun kuman yang dapat menyebabkan penyakit. Seperti yang sahabat Haji Plus ketahui bahwa tangan merupakan sarang kuman dan bakteri. Karena tangan merupakan bagian tubuh yang memang digunaakn untuk menyentuh segala sesuatu. Oleh karena itu, tak heran apabila tangan menjadi salah satu sarang kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Untuk mencegah penyakit yang ditimbulakan dari bakteri dan kuman yang berasal dari tangan, sahabat Haji Plus dapat mencegahnya dengan cara rajin mencuci tangan dengan menggunakan cairan pembersih tangan antiseptic.

Baca Artikel Lainnya :  Haji Khusus Sesuai Sunnah

Inilah informasi untuk Sahabat Haji Plus yang hendak mempersiapkan untuk mendaftar Travel Haji Furoda 2021 Jakarta. Semoga bagi Sahabat Haji Plus yang berniat menjalankan ibadah haji dalam waktu dekat akan diberi kelancaran dari keberangkatan hingga sepulangnya ke Tanah Air. Dengan adanya informasi yang disuguhkan ini, semoga dapat membantu Sahabat Haji Plus sekalian dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji. Haji Furoda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *