ONH Plus Jakarta

ONH Plus Jakarta

ONH Plus Jakarta

Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwa di Indonesia terdapat ragam jenis paket haji yang dapat dipilih oleh Sahabat Haji Plus untuk melaksanakan ibadah haji. Tentunya dalam pemilihan dan penentuan paket yang akan dipakai hendaknya disesuaikan terlebih dahulu dengan budget yang disediakan. Karena dengan menyesuaikan pilihan paket dengan budget yang tersedia, tentu akan membuat Sahabat Haji Plus dapat dengan segera mendaftar pelaksanaan ibadah haji. Sahabat Haji Plus dapat menyesuaikannya yakni memilih jenis paket Haji Reguler, Haji Plus ataukah Haji Furoda. Tahukah Sahabat Haji Plus jika dari ketiga jenis paket haji tersebut dibandrol dengan harga yang berbeda – beda. Perbedaan ini tentunya mencakup banyak hal, meskipun program tersebut sama – sama dapat membawa Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji. Perbedaan yang terdapat dalam ketiga jenis haji tersebut ialah terkait waktu tunggu keberangkatan. Pastinya, Sahabat Haji Plus tak lagi asing bahwa haji reguler lah yang memiliki waktu tunggu keberangkatan haji paling lama. Sedangkan waktu tunggu keberangkatan Haji Plus dan Haji Furoda tentunya lebih cepat dibandingkan Haji Reguler. Selanjutnya yang menjadi perbedaan selanjutnya ialah tentunya perihal fasilitas yang disuguhkan. Bagi Sahabat Haji Plus yang ingin mendaftar Travel Haji Plus dan mengetahui Biaya Haji Plus yang hendaknya dipersiapkan hendaknya Sahabat Haji Plus membaca informasi di hajiplus.id selengkap mungkin. Bagi Sahabat Haji Plus yang juga bertanya – tanya terkait Haji ONH Plus Jakarta, yuk simak informasi di bawah ini.

Ibadah Haji Dengan Paket ONH Plus

Sahabat Haji Plus tentunya telah memahami bahwa menjalankan ibadah haji pastinya tak bisa sembarangan. Selain mampu secara fisik dan finansial, Sahabat Haji Plus juga harus melewati serangkaian proses. Dan salah satu proses yang banyak menguras kesabaran ialah harus menunggu waktu keberangkatan yang cukup lama. Mungkin tak masalah apabila waktu tunggunya hanya sekitar satu atau dua tahun. Akan tetapi pada kenyataannya, menunggu waktu keberangkatan dapat mencapai belasan tahun hingga puluhan tahun. Namun, waktu tunggu yang lama tersebut hanya untuk jamaah yang terdaftar dalam program haji regular. Bila Sahabat Haji Plus ingin segera melakukan ibadah haji tanpa menunggu waktu yang lama, Sahabat Haji Plus dapat mencoba program haji selain haji regular. Program haji selain haji regular yang menawarkan waktu tunggu lebih cepat dibandingkan haji regular ialah program Haji Plus. Dengan Sahabat Haji Plus terdaftar sebagai calon jamaah Haji Plus, maka salah satu keuntungan yang di dapat ialah dapat berangkat untuk menunaikan ibadah haji lebih cepat. Namun, yang perlu diketahui, biaya yang perlu dipersiapkan untuk mendaftar Haji Plus ini lebih tinggi dibandingkan Haji Reguler. Selisih harganya cukup lumayan. Untuk Haji Plus kisaran harganya bisa 3 kali lipat dari harga program Haji Reguler. Meskipun untuk mendaftar sebagai calon jamaah Haji Plus membutuhkan biaya yang cukup lumayan, namun tak menyurutkan minat masyarakat untuk memilih memakai program Haji Plus dikarenakan memiliki waktu tunggu yang tak selama haji regular. Apabila sahabat Haji Plus dalam rangka persiapan memilih Paket Haji ONH Plus untuk keberangkatan tahun depan, Sahabat Haji Plus dapat percayakan kepada Annur Maarif Travel yang telah terpercaya dan berpengalaman.

Catat Ini Sebelum Berbelanja di Tanah Suci

Oleh – oleh merupakan menjadi buah tangan yang pada umumnya tak pernah dilewatkan bagi jamaah haji sebelum pulang ke kampung halaman. Sperti yang diketahui, bahwa terkadang Sahabat Haji Plus membeli oleh – oleh dengan tujuan untuk dibagian kepada keluarga maupun kerabat yang berada di Tanah Air. Akan tetapi, Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa berbelanja untuk oleh – oleh ada tipsnya loh. Ada beberapa tips yang dapat Sahabat Haji Plus terapkan saat berbelanja di Tanah Suci. Apa saja tipsnya? Berikut lebih jelasnya.

  1. Menyiapakan Uang Riyal

Tentu hal yang satu ini bukan menjadi hal yang asing yakni menyiapkan uang riyal untuk bertransaksi di Tanah Suci. Sahabat Haji Plus dapat menukar uang tersebut dari Tanah Air atau bisa juga menukar uang rupiah tersebut di Money Changer yang banyak tersedia di pusat perbelanjaan. Menukar uang di Money Changer yang berada di pusat perbelanjaan tentu memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan di Tanah Air.

  1. Membuat Perencanaan

Hal pertama kali yang hendaknya Sahabat Haji Plus lakuakn sebelum berbelanja oleh – oleh ialah membuat perencanaan. Sahabat Haji Plus hendaknya membuat daftar barang yang perlu dibeli dan barang tersebut tergolong yang dibutuhkan. Perencanaan ini bertujuan agar Sahabat Haji Plus tak berlebihan pada saat berbelanja dan dapat disesuaikan juga dengan budget yang ada. Apabila terdapat barang – barang yang dapat dibeli di Tanah Air dan bisa jadi harganya terbilang lebih murah. Maka, Sahabat Haji Plus dapat membelinya di Tanah Air saja, yakni khusus took – toko yang menyediakan oleh – oleh selepas ibadah haji.

  1. Mengatur Waktu Yang Sesuai

Bagi Sahabat Haji Plus yang berencana untuk berbelanja oleh – oleh untuk buah tangan para keluarga dan kerabat di Tanah Suci, hendaknya Sahabat Haji Plus merencanakan untuk berbelanja di waktu yang tepat. Jangan sampai Sahabat Haji Plus berbelanja disaat yang lain sedang menunaikan ibadah. Pastikan bahwa Sahabat Haji Plus tetap memprioritaskan ibadah terlebih dahulu, ketimbang berbelanja oleh – oleh. Sahabat Haji Plus dapat berbelanja oleh – oleh Ketika Sahabat Haji Plus telah melakukan seluruh rangkaian ibadah pelaksanaan haji yang ada. Perlu diingat bahwa sesungguhnya tujuan utama Sahabat Haji Plus sekalian berkunjung ke Tanah Suci ialah dengan tujuan beribadah kepada Allah Swt, bukan untuk berbelanja.

  1. Mencari Pusat Perbelanjaan

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwasannya sebelum memutuskan untuk berbelanja oleh – oleh, sebaiknya Sahabat Haji Plus mencari informasi terlebih dahulu terkait pusat perbelanjaan yang hendak dihampiri untuk membeli oleh – oleh. Bagi Sahabat Haji Plus yang ingin membeli oleh – leh dengan harga yang terjangkau, Sahabat Haji Plus dapa mengunjungi pasar – pasar yang berada di Tanah Suci. Misalnya Pasar Zakfariah. Selain itu di  Jeddah juga terdapat pasar Balad dan Bab Mekkah serta di Madinah terdapat pasar kurma dan pusat pertokoan di basement Taiba Arac Hotel. Namun, apabila Sahabat Haji Plus enggan untuk membeli oleh – oleh yang jauh dari lokasi yang jauh. Sahabat haji Plus dapat membeli oleh – oleh tersebut disekitar penginapan jamaah haji. Karena di sekitar penginapan jamaah haji juka terdapat penjual oleh – oleh dengan harga yang relatif sama.

  1. Batas Maksimum Barang

Bagi Sahabat Haji Plus pada saat berbelanja oleh – oleh hendaknya memperhatikan batas maksimum barang. Sebisa mungkin jangan sampai berbelanja berlebihan yang dapat menyebabkan melebihi batas maksimum barang yang dibawa. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa seorang penumpang hanya memperoleh jatah bagasi sebesar 32 kg dan hanya sat utas kecil yang dapat dibawa ke dalam kabin pesawat. Apabila barang bawaan Sahabat Haji plus melebihi batas maksimum, maka Sahabat Haji Plus akan dikenakan biaya tambahan yang tidak sedikit atau terpaksa ada barang yang ditinggalkan. Apabila Sahabat Haji Plus mengalami kelebihan barang bawaan yang melebihi batas maksimum, maka Sahabat Haji Plus dapat mengirimkan melalui perusahaan jasa pengiriman barang yang banyak beroperasi. Pada umumnya, lama pengiriman barang dengan pesawat ialah selama dua minggu.

Baca Artikel Lainnya :  Biaya Haji ONH Plus 2022

Latar Belakang Penutup Ka’bah di Tanah Suci

Seperti yang diketahui bahwa kiswah merupakan kain penutup Ka’bah. Saat ini pastinya Sahabat Haji Plus telah mengerti dan mengenal bahwa kain kiswah ialah kain yang berwarna hitam dan dibalut dengan hiasan berwarna emas di sekelilingnya. Di dalam kitab Masalik Al-Abshar karya Al-Umary, seseorang yang kai pertama memperkenalkan kiswah ialah bernama Abu Karb As’ad yakni diperkirakan pada tahun 220 sebelum hijriyah. Dalam perjalanannya menuju Yastrib atau yang saat ini disebut Madinah, Abu Karb menjalankan misi. Abu karb melakukannya setelah bermimpi bahwa dirinya membungkus Ka’bah dengan kiswah. Tak hanya itu saja, disisi lain ia membuatkan pintu dan kunci untuk Ka’bah. Sejak saat itulah, Ka’bah selalu dibungkus dengan kain. Adapun kiswah yang populer pada masa awal adalah kiswah asal Mesir yang terbuat dari kulit hewan. Hal ini dijelaskan dalam buku Mekkah karya Zuhairi Misrawi yang menjelaskan bahwa setiap kabilah Arab pada masanya pernah membawa kiswah dan meletakkan kiswah tersebut di Ka’bah. Sehingga apabila kian kiswah basah, kiswah sudah siap untuk digantikan dengan kain yang baru. Qushay yakni seorang yang relatif memiliki kekayaan berlebih kerap mengeluarkan anggaran untuk mengganti kain Ka’bah setiap tahunnya. Hal ini juga sering dilakukan para kabilah lainnya.

Pada jaman dahulu memasang kiswah di Ka’bah merupakan kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi suatu kabilah. Melalui kain kiswah tersebut cukup menandakan bahwa kabilah – kabilah yang ada telah berpartisipasi dalam rangka mengaggungkan posisi Ka’bah. Adapun sosok yang dikenal sebagai orang membungkus Ka’bah dengan kiswah yang terbuat dari sutera ialah bernama Ja’far bin Khalid bin Kilab dan Natila binti Jinab. Natila dikenal adalah ibu dari Abbas. Sedangkan pada masa Rasulullah Saw, menurut Ibnu Hisyam, Ka’bah dibungkus dengan kain berwarna putih yang dibuat di Mesir. Kemudian para pemimpin pasca Rasulullah Saw pun melakukan hal yang sama. Hal ini dilakukan juga ketika kepemimpinan Muawiyah, yakni pernah membungkus Ka’bah dengan kain sutera. Seiring berjalannya waktu, sejarah pun turut berganti. Pada masa Dinasti Umayyah, para pemimpin dinasti ini membungkus Ka’bah dengan cara tidak membuang kiswah yang sudah dipakaikan. Akan tetapi, Kiswah yang lama masih digunakan dan sedangkan kiswah yang baru diletakkan di atasnya. Kemudian pada akhirnya, Al-Mahdi memiliki inisiatif untuk membuang kiswah yang sudah terpakai dan menggantikannya dengan kiswah yang baru untuk tiap tahunnya. ini pula yang dilakukan di masa Dinasti Abbasiyah.

Baca Artikel Lainnya :  Biaya Haji ONH Plus

Menurut Sejarah Khalifah Al-Ma’mun juga pernah membungkus Ka’bah dengan kain sutera, yakni pada musim haji dengan sutera merah. Dan pada bulan Rajab, Ka’bah dibungkus dengan kain putih dan sutera putih pada hari ke 27 pada bulan Ramadhan. Salah satu hal yang menjadi ciri khas Dinasti Abbasiyah ialah sering membungkus Ka’bah dengan kain yang berwarna hitam. Seperti yang dapat Sahabat Haji Plus lihat pada saat ini. Tak hanya itu saja, akan tetapi terdapat sebuah peristiwa yang juga dikenang dalam sejarah yakni upacara pembawaan kiswah dari Mesir menuju Makkah. Para pemimpin di masa lampau hingga mengeluarkan anggaran khusus demi untuk pembuatan dan pembawaan kiswah ke Makkah. Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu bagian yang menarik dan Sahabat Haji Plus dapat memandangnya pada saat pelaksanaan haji. Hal ini menjadi kebanggaan dan kehormatan yang istimewa bagi Mesir karena dipercaya membuatkan kiswah untuk Ka’bah. Pada saat ini, kiswah sepenuhnya di bawah otoritas Kerajaan Arab Saudi. Warna yang digunakan secara permanen pun ialah warna hitam.

Lakukan Ini Agar Haji Menjadi Mabrur

  1. Beribadah Dengan Sikap Ihsan

Beribadah dengan sikap ihsan yakni “ an ta’budallaha ka annaka taroohu, fain lam taroohu fainnallah yarooka” yang artinya beribadahlah seperti engkau melihat Allah. Dan jika engkau tak melihatNya, maka sesungguhnya Allah melihat engkau. Hadirkan Allah dalam setiap tempat dan waktu.

  1. Menanamkan Niat Yang Benar Dalam Hati

Bagi Sahabat Haji Plus yang hendak menunaikan ibadah haji dan mendapatkan presikat haji mabrur hendaknya hal pertama yang dilakukan ialah menata niat dalam hati. Niatkanlah ibadah yang akan dilakukan atas nama Allah SWT. Bertekad untuk mendapatkan predikat mabrur. Tekad ini dibarengi dengan keyakinan akan segala kemurahan Allah. Yakinlah juga bahwa Allah akan mengampuni kesalahan dan kelemahan, melihat dan memberi pahala pada langkah baik hambaNya serta menolong hamba yang beriman dari kesulitan yang dihadapinya.

  1. Menjalankan Rangkaian Ibadah Sesuai Ketentuan

Selama ibadah haji tentunya terdapat serangkaian kegiatan yang harus dijalankan beserta ketentuan yang menyertai. Seluruh rangkaian ibaadah dijalankan sesuai dengan ilmu manasik haji yang telah dibekali sebelumnya. Jadi, jalankanlah ibadah haji sesuai dengan rangkaian yang ada, bukan mengada – ada. Jangan lupa juga saat ibadah dibarengi dengan penghayatan dan hikmah atas setiap rangkaian kegiatan yang dilakukan.

  1. Berbuat Baik, Sabar dan Gemar Bersyukur

Selanjutnya ialah dengan berbuat baik sebanyak – banyaknya, semampu Sahabat Haji Plus sekalian. Karena sesungguhnya berbuat baik merupakan perbuatan yang tiada ruginya. Yakinlah, bahwa setiap hal baik yang Sahabat Haji Plus kerjakan merupakan ada balasan yang baik pula dari Allah. Banyak hal baik yang bisa dilakukan seperti saling menolong, mudah memberi dan lain sebagainya. Selanjutnya ialah lapangkanlah hati untuk bersabar dan gemar bersyukur. Tak semudah itu memang, tapi cobalah pelan – pelan. Insyaallah akan terbiasa. Banyak sekali hal yang terjadi dan tak terduga yang harus kita sikapi dengan sabar dan memahami rasa syukur. Ingatlah bahwa anugerah Allah selalu datang teruntuk hambanya yang selalu sabar dan gemar bersyukur.

Baca Artikel Lainnya :  Travel Haji Visa Furoda di Surabaya

Memaknai Kehidupan Dari Pelaksanaan Ibadah Haji

Sahabat Haji Plus pastinya telah mengetahui bahwa seluruh umat islam meyakini bahwasannya ibadah haji merupakan ibadah yang istimewa apabila dilakukan. Tentunya, alasan keistimewaan tersebut tak lepas dari alasan – alasan yang melatar belakangi. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa ibadah haji ini tak hanya sekedar ibadah yang pahalanya dilipatgandakan saja. Akan tetapi, banyak faktor lain yang melatar belakangi mengapa ibadah haji ini pentig untuk dilakukan. Tentunya alasan pentingnya juga meliputi hubungan manusia dengan Rabbnya. Oleh karena itu, untuk Sahabat haji Plus yang hendak melaksanakan ibadah haji hendaknya untuk memahami terkait pentingnya ibadah haji bagi umat islam. Nah, agar Sahabat Haji Plus lebih paham terkait pentingnya ibadah haji, yuk simak berikut ini.

  1. Belajar Tentang Ketundukan dan Ketaatan

Sebagai umat muslim yang sangat mendambakan pelaksanaan ibadah haji, perlu diektahui bahwa ibadah haji ini mengandung pelajaran yang berkaitan tentang ketundukan dan ketaatan hamba kepada Rabbnya. Ibadah haji ini sungguh mengajarkan terkait ketundukan serta ketaatan yang dilakukan secara totalitas kepada Allah Swt. Pada saat Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji, pastinya Sahabat Haji Plus akan pasrah dan mengikuti semua rangkaian kegiatan yang diwajibkan. Bahkan walaupun rangkaian kegiatan ibadah tersebut melelahkan ataupun memberatkan. Hal tersebut tentunya tak masalah, karena Sahabat Haji Plus telah berupaya sepenuhnya untuk tunduk dan taat serta mau menjalankan ibadahnya sesuai dengan syariat.

  1. Belajar Tentang Persamaan dan Persaudaraan

Memahami terkait pentingnya pelaksanaan ibadah haji ialah karena banyak pelajaran yang dapat diambil, salah satunya ialah pelajaran terkait persamaan dan persaudaraan. Pentingnya pelaksanaan ibadah haji juga berkaitan dengan pelajaran terkait persaudaraan dan persamaan antar sesama umat muslim. Pada saat menunaikan ibadah haji, tentunya setiap umat muslim bakal merasakan memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah Swt. Tak ada perbedaan terkait latar belakang keluarga, jabatan, status sosial, asal negara, warna kulit dan lain sebagainya. Karena pada saat disana jamaah haji akan merasakan ukhuwah Islamiyah atau ikatan persaudaraan erat. Tentunya sangat istimewa sekali bukan?

  1. Belajar Tentang Kesempurnaan Keislaman Seseorang

Melalui pelaksanaan ibadah haji, terdapat pelajaran yang dapat Sahabat Haji Plus ambil yakni terkait kesempurnaan keislaman seseorang. Seperti yang diketahu bahwasannya pelaksanaan Ibadah haji merupakan salah satu pelaksanaan ibadah yang penting. Tak hanya sebagai salah satu kewajiban dari Allah Swt yang harus dipenuhi saja. Melainkan juga sebagai simbol kesempurnaan keislaman seseorang. Oleh karena itu, wajar apabila umat muslim yang berasal dari seluruh penjuru dunia dengan rela mengorbankan apa saja yang mereka punya. Hal ini tentunya tak lain ialah agar dapat mengunjungi Tanah Suci guna melaksanakan ibadah haji. Bahkan saking totalitasnya yang dilakukan, jamaah haji akan rela mengorbankan yang meliputi harta benda, meninggalkan keluarga di kampung halaman dan lain sebagainya.

  1. Belajar Tentang Pengorbanan

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwasannya dibalik pelaksanaan Ibadah haji terdapat pelajaran yang dapat diambil untuk Sahabat Haji Plus yakni terkait dengan pengorbanan. Bagi setiap umat muslim yang bernecana untuk melaksanakan ibadah haji, tentunya akan secara sukarela mengorbankan terkait apa saja agar dapat berada di jalan Allah. Pengorbanan yang dilakukan ini mulai dari harta, fisik hingga jiwa calon jamaah haji. Coba Sahabat Haji Plus bayangkan, umat muslim yang saat ini berada di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji biasanya rela menabung sampai bertahun – tahun lamanya. Bahkan, jamaah haji tentunya juga telah memahami bagaimana resiko saat melaksanakan ibadah haji. Perlu diketahui oleh Sahabat Haji Plus sekalian bahwa tak sedikit jamaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci. Akan tetapi, hal itu sama sekali tak menyurutkan niat mereka dalam melaksanakan rukun Islam kelima yang sebagai penyempurna ini.

Demikianlah sekilas informasi terkait ONH Plus Jakarta yang dapat menjadi referensi Sahabat haji Plus dalam menunaikan ibadah haji . Cukup sekian penjelasan lengkap mengenai haji plus yang dapat disampaikan. Apabila Sahabat Haji Plus berencana dan berminat untuk mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Plus, silahkan hubungi kontak yang tertera di website resmi hajiplus.id. Semoga informasi ini membantu sahabat Haji Plus dalam memperoleh informasi terkait Haji Plus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *