Harga Haji Furoda dan Haji Plus 2022

Harga Haji Furoda dan Haji Plus 2022

Seiring berjalannya waktu dan pergantian tahun, pelaksanaan ibadah haji semakin banyak peminat yang berdampak pada panjangnya antrian di tiap tahunnya. Inilah yang menjadi salah satu faktor mengapa pelaksanaan ibadah haji membutuhkan waktu yang lama hingga belasan tahun dan bahkan puluhan tahun. Karena memang kuota haji yang disediakan tak sebanding dengan banyaknya pendaftar haji yang ada. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang berharap bisa melaksanakan ibadah haji tanpa menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama tentunya menjadi sebuah hal yang tak mustahil. Karena lamanya waktu tunggu keberangkatan selaam belasan hingga puluhan tahun itu terjadi apabila Sahabat Haji Plus mendaftar haji dengan program Haji Reguler. Apabila Sahabat Haji Plus ingin melaksanakan ibadah haji dengan waktu tunggu keberangkatan yang lebih singkat, Sahabat Haji Plus dapat mendaftar ibadah haji di Travel Haji Khusus dengan Paket Haji Plus dan Furoda. Perihal Biaya Haji Plus dan Khusus Furoda pastinya sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan program paket Haji Reguler. Pastinya hal ini tak masalah bagi Sahabat Haji Plus yang hendak mempersiapkan pelaksanaan haji tanpa melalui waktu tunggu yang lama. Oleh karena itu, selagi Sahabat Haji Plus masih muda dan mampu hendaknya Sahabat Haji Plus mempersiapkan biaya untuk pelaksanaan ibadah haji. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan ibadah haji Sahabat Haji Plus dapat dilakukan lebih cepat. Bagi Sahabat Haji Plus yang ingin mendaftar haji di tahun 2022 dan ingin mendapatkan informasi lengkap seputar Harga Haji Furoda dan Haji Plus 2022, yuk simak informasi berikut ini.

Haji Menjadi Simbol Persatuan

Pelaksanaan haji menjadi salah satu momen yang amat dinanti oleh umat muslim di penjuru dunia. Karena pelaksanaan ibadah haji merupakan bentuk dari penyempurnaan rukun islam bagi umay muslim. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa pelaksanaan ibadah haji membutuhkan pengorbanan yang meliputi tenaga, biaya dan waktu agar bisa melaksanakan ibadah haji. Demi terlaksananya pelaksanaan ibadah haji, ada yang berusaha menabung semampunya. Karena selama ada kemauan, pasti ada jalan. Akan tetapi, memang semua ini membutuhkan pengorbanan. Pelaksanaan ibadah haji ini menjadi cerminan persatuan umat islam. Keimanan kepada Allah Swt serta ketaatanNya inilah yang membuat umat muslim bersatu pada saat melaksanakan ibadah haji. Kewajiban pelaksanaan ibadah haji ini telah dinyatakan oleh Allah Swt dalam Al – Qor’an surat Ali Imran ayat 97 bahwasannya “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.” (QS. Ali Imran : 97)

Kemudian dalam surat Al – Hajj ayat 27 Allah Swt juga menyatakan bahwasannya “Dan serulah untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka.” Pada saat pelaksanaan ibadah haji, umat muslim dapat bersatu karena keimanan dan ketaatannya kepada Allah Swt. Begitu pula hendaknya saat di luar pelaksanaan ibadah haji. Keimanan kepada Allah Swt dan ketaatannya secara totalitas akan menyatikan umat muslim bukan hanya dalam ibadah saja, namun juga dalam seluruh aspek kehidupan.

Istimewanya Bermalam di Dar Al Eiman Royal Hotel

Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa terdapat hotel terbaik yang berada di kota Makkah. Hotel terbaik yang berada di kota Makkah ialah Dar Al Eiman Royal Hotel yang terletak di sebuah gedung raksasa berisikan tiga hotel. Dua hotel diantaranya ialah hotel Royal Orchid serta Dal Al Gufran Hotel. Sekilas memang akan terkesan sempit karena terletak segedung dengan hotel lainnya. Akan tetapi jika Sahabat Haji Plus sudah disana, maka Sahabat Haji Plus akan melihat secara langsung kemegahan dan besarnya hotel Dar Al Eiman yang akan membuat Sahabat Haji Plus takjub. Luasnya lobby hotel disertau dengan pelayanan berkualitas akan Sahabat Haji Plus dapatkan saat menginap di hotel ini. Setiap hotel akan memiliki lift yang berbeda – beda. Sekitar 8 lift disediakan untuk akses masuk pada setiap hotel. Gedung hotel ini juga salah satu yang menopang menara jam besar loh. Jadi apabila Sahabat Haji Plus berada di luar gedungnya, Sahabat Haji [lus bisa banget mengabadikan momen di beberapa spot yang bagus. Tentunya hal ini akan sangat menyenangkan karena akan menjadi kenangan selepas Sahabat Haji Plus pulang dari Tanah Suci. Tak sampai disitu saja terkait keistimewaan dari Hotel Dar Al Eiman Royal Hotel ini. Terdapat beberapa hal yang menjadikan Dar Al Eiman Royal Hotel lebih recommended untuk disinggahi dibanding dua hotel lainnya. Apa saja keistimewaannya? Yuk simak berikut ini.

  1. Letaknya Paling Dekat Dengan Masjidil Haram

Hendaknya Sahabat Haji Plus mengetahui bahwa letak dari hotel Dar Al Eiman Royal Hotel ini berada di samping Masjidil Haram. Oleh karena itu, hotel ini letaknya amat dekat dengan Masjidil Haram. Sahabat Haji Plus tak perlu berjalan jauh untuk pergi ke Masjidil Haram karena hanya dengan turun dua kali eskalator hotel, Sahabat Haji Plus sudah berada di Masjidil Haram. Bahkan hotel ini juga dekat dengan gerbang nomor 1 yang bernama King Abdul Aziz. Bisa Sahabat Haji Plus bayangkan kan bagaimana mudahnya akses masuknya. Tak hanya itu, di setiap tv yang ada di kamar hotel biasanya terdapat siaran langsung dari Masjidil Haram. Sehingga, Sahabat Haji Plus dapat memantau suasana ramai atau tidaknya suasana di sekitar ka’bah. Saat keadaan sudah tak terlalu padat, Sahabat Haji plus bisa langsung turun dengan mudahnya dari hotel Dar Al Eiman Royal Hotel. Sangat menyenangkan sekali kan?

  1. Terdapat Pusat Pertokoan di Bawah Hotel

Tak hanya dekat dengan Masjidil Haram saja, namun hotel ini juga merupakan hotel yang menyuguhkan fasilitas amat lengkap di dalamnya. Tahukah Sahabat Haji plus bahwa di bawah hotel ini terdapat pusat pertokoan modern yang dapat Sahabat Haji Plus kunjungi di waktu luang. Karena berkonsep pusat pertokoan modern, barang – barang yang dijual tentunya lebih lengkap dan memiliki stok yang banyak. Memang harganya sedikit lebih mahal dibandingkan harga barang – barang yang dijual di luar hotel, namun jika Sahabat Haji Plus mencari barang dengan kualitas yang bagus dan lengkap disitulah tempatnya. Namun, apabila Sahabat Haji Plus ingin mencari barang – barang yang lebih murah, maka Sahabat Haji Plus juga dapat mencarinya di toko tradisional di luar hotel. Haji Plus

  1. Hotel Terbaik yang ada di Makkah

Hotel Dar Al Eiman Royal Hotel dikatakan sebagai hotel terbaik yang berada di Makkah karena memiliki berbagai kelebihan yang tak dimiliki oleh hotel lainnya. Dengan tempat singgah yang nyaman serta suasana yang kondusig akan sangat berpengaruh untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah haji yang Sahabat Haji Plus jalani.

Baca Artikel Lainnya :  Simak! Berikut Penjelasan Waktu Tunggu Haji Plus

Inilah Pahala Sholat di Hijr Ismail

Sungguh betapa bersyukurnya apabila Sahabat Haji Plus bisa masuk dan sholat di dalam Ka’bah. Akan tetapi, tentunya tak sembarang orang yang dapat masuk ke dalam Ka’bah. Karena memang ternyata hanya segelintir orang saja yang bisa mendapatkan keistimewaan tersebut. Beberapa orang tersebut diantaranya seperti raja dan presiden yang berasal dari berbagai negara yang tentunya beragama islam. Presiden – presiden tersebut diantaranya presiden Republik Tajikistan (Emomali Rahmon), Presiden Republik Azerbaijan (Ilham Aliyev), Perdana Menteri Malaysia (Datuk Seri Najib Razak) dan Presiden Republik Indonesia yakni Joko Widodo. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa Ka’bah berasal dari bahasa Arab yang artinya kubus yakni sebuah bangunan persegi yang dibungkus dengan elegan dengan penutup sutra. Berada di kota Makkah, tentunya menjadi temoat suci bagi umat muslim serta menjadi kiblat umat muslim di penjuru dunia.

Berdasarkan riwayat ibnu Umar dari HR Bukhari Muslim bahwasannya ia menceritakan “Rasulullah Saw masuk ke dalam Ka’bah pada waktu fathu Makkah bersama Usamah Ibnu Zaid dan usman Ibnu Thalhah. Setelah mereka berada di dalam, maka pintu Ka’bah pun ditutup. Setelah pintu Ka’bah dibuka, bilal mengabarkan kepadaku bahwasannya Rasulullah Saw mengerjakan shalat di dalam ka’bah di antara dua tiang Yamani.” Para ulama berpendapat bahwa dengan berpegang kepada hadis tersebut menetapkan bahwasannya diantara sunnah ialah masuk ke dalam Ka’bah dan sholat di dalamnya. Namun demikian, hal tersebut tak termasuk manasik haji. Hal tersebut disebabkan perkataan Ibnu Abbas yang diriwayatkan oleh Al Hakim dengan sanad yang sahih bahwa ia mengatakan “Orang yang tak memperoleh kesempatan untuk masuk ke dalam Ka’bah, baginya dianjurkan masuk ke dalam Hijr Ismail dan melaksanakan sholat di sana, karena sesungguhnya Hijr itu masuk ke dalam bagian Ka’bah.”

Baca Artikel Lainnya :  Biaya Haji Plus

Terdapat riwayat lain yakni dari Sa’id Ibnu Jubair bahwa Aisyah ra pernah bertanya pada Nabi Muhammad Saw “Ya Rasulullah, semua istrimu selain daripadaku telah masuk ke Baitullah.” Maka Nabi Muhammad Saw bersabda bahwasannya “Kirimlah orang kepada Syaibah (yaitu Syaibah Ibnu Thalhah yang memegang kunci Ka’bah) supaya dia membuka pintu untukmu.” Kemudian Aisyah pun mengirim orang kepadanya. Lalu Syaibah berkata bahwasannya “Kami tak sanggup membuka pintu Ka’bah, baik masa jahiliyah maupun di masa islam pada malam hari.” Maka, seperti dalam HR Ahmad, Nabi Muhammad Saw bersabda bahwa “Lakukanlah sholat engkau di Hijr, karena sesungguhnya kaum engkau telah mengecilkan pembangunan Baitullah diwaktu mereka membangunnya.” Dari hadis tersebut dapat dipahami bahwa kawasan Hijr Ismail sebenarnya termasuk ke dalam kawasan ka’bah. Bagi jemaah haji memanglah sangat sulit untuk masuk ke dalam Ka’bah karena ramainya jemaah haji yang datang. Sehingga apabila Sahabat Haji Plus ingin merasakan sholat di dalam Ka’bah, Sahabat Haji Plus dapat melakukan sholat di Hijr Ismail. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa pahala yang akan Sahabat Haji Plus dapatkan akan sama dengan sholat di dalam Ka’bah. Karena sesungguhnya kawasan Hijr Ismail merupakan termasuk kawasan Ka’bah itu sendiri.

Mengenal Lebih Dalam Kota Madinah

Pastinya Sahabat Haji Plus sudah tak lagi asing dengan kota Madinah yang biasa dikunjungi oleh umat muslim pada saat pelaksanaan ibadah haji. Kota Madinah letaknya kurang lebih sekitar 340 kilometer dari kota Makkah dan sekitar 190 kilometer dari tepi Laut Merah. Kota Madinah atau yang juga dikenal dengan sebutan Al Madinah Al Munawarah yang artinya kota yang bercahaya ini dikelilingi oleh pegunungan serta bukit – bukit. Diketahui bahwa kota Madinah ini memiliki iklim gurun yang rata – rata suhu udaranya berkisar antara 10 hingga 25 derajat celcius. Ketika musim panas, suhu di kota Madinah ini dapat naik mencapai 30 derajat hingga 45 derajat celcius. Menariknya di kota Madinah ini dipenuhi dengan ragam cerita sejarah Nabi Muhammad Saw. Bahkan selepas wafatnya Nabi Muhammad Saw, masa kepemimpinan Khulafaur Rasyidin dalam penyebaran Islam di dunia banyak meninggalkan sejarah di kota ini. Oleh karena itu, tak heran apabila kota Madinah ini memiliki berbagai saksi bisu sebagai bentuk bukti perjuangan di masa lalu. Selain itu, kota Madinah ini dilengkapi dengan berbagai keistimewaan yang ada di dalamnya. Tampaknya Sahabat Haji Plus perlu mengetahui lebih lengkap seputar kota Madinah. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang ingin mengetahui lebih dalam seputar kota Madinah, simak berikut ini yuk!

  1. Termasuk Salah Satu Kota Penuh Keistimewaan

Tak bisa dipungkiri bahwa kota Madinah menjadi salah satu kota yang istimewa dan penuh keistimewaan bagi umat muslim. Sebab itulah, tak heran apabila Nabi Muhammad Saw pernah memanjatkan doa demi keberkahan kota Madinah. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa doa Nabi Muhammad Saw untuk kota Madinah sebagai berikut “ Sesungguhnya Ibrahim telah menyucikan Makkah dan mendoakan kebaikan bagi penduduknya, dan aku menyucikan Madinah sebagaimana Ibrahim menyucikan Makkah. Aku juga mendoakan keberkahan untuk takaran dan mud di Madinah sebagaimana Ibrahim mendoakan kebaikan penduduk Makkah.” (HR. Muslim)

Selain itu, keistimewaan lain yang ada pada kota Madinah ialah menjadi kawasan yang aman, tak terkena wabah Tha’un (lepra) serta Dajjal pun dipastikan tak bisa memasuki kawasan kota Madinah.

  1. Terdapat Taman Surga

Kota Madinah memiliki Taman Surga atau yang biasa disebut dengan raudha. Bagi Sahabat Haji Plus yang belum mengetahui, Raudha merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh jemaah haji karena tempat ini menjadi salah satu tempat terbaik untuk memanjatkan doa. Raudha menjadi salah satu tempat terbaik untuk memanjatkan doa karena dipercaya bahwa raudha sebagai tempat mustajabnya berdoa. Ada yang istimewa bahwa bagi yang bertempat tinggal dan meninggal di kota Madinah maka akan mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad Saw. Dalam hadist dikatakan bahwasannya penduduk di kota Madinah yang bersabar dalam menghadapi segala kesulitan yang ada di kota Madinah serta yang bertempat tinggal disana maka akan mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad Saw.

  1. Terdapat Makam Nabi Muhammad Saw beserta Para Sahabatnya

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa Nabi Muhammad Saw dimakamkan di bawah kubah hijau yang berdampingan dengan dua sahabat beliau yakni Abu Bakar Ash – Shiddiq dan Umar bin Khattab. Di kawasan ini terdapat Masjid Nabawi yang dibangun oleh Nabi Muhammad Saw yang dibantu para sahabat. Masjid Nabawi menjadi salah satu masjid yang memiliki keistimewaan dibanding masjid – masjid yang berada di belahan dunia ini. Karena saat melaksanakan sholat di Masjid Nabawi akan mendapatkan pahala 1000 kali pahala dari masjid lain selain Masjidil Haram. Selain itu, bagi yang melaksanakan sholat 40 kali waktu berturut – turut di Masjid Nabawi akan dibebaskan dari siksa api neraka, dijauhkan dari siksa dan kemunafikan. Saat Sahabat Haji Plus berkunjung ke Masjid Nabawi, hendaknya Sahabat Haji Plus dapat melaksanakan ibadah dengan semaksimal mungkin.

  1. Hanya Umat Muslim yang Diperbolehkan Masuk

Tak jauh berbeda dengan kota Makkah bahwa kota Madinah ini hanya memperbolehkan umat muslim saja yang memasuki kawasan Madinah. Selain itu, perlu Sahabat Haji Plus ketahui juga bahwa pada saat Sahabat Haji Plus berada di Madinah tak diperbolehkan untuk memburu hewan dan memotong tanaman.

  1. Seluruh Perbuatan Akan Mendapat Balasan Berlipat Ganda

Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa di kota Madinah ini segala jenis amalan yang Sahabat Haji Plus lakukan akan mendapatkan balasan berlipat ganda. Akan tetapi, untuk perbuatan maksiat serta perbuatan buruk lainnya akan dicatat sebagai dosa besar. Oleh karena itu, hendaknya Sahabat Haji Plus berhati – hati dan menjaga diri dari perbuatan – perbuatan buruk dan tercela saat berada di Tanah Suci baik di Makkah maupun Madinah.

  1. Memiliki Julukan Madinatur Rasul

Tak banyak yang tahu bahwa Madinah menjadi kota suci yang dijadikan tempat hijrah Nabi Muhammad Saw pada tahun pertama hijriyah yang mulanya bernama kota Yatsrib. Setelah Nabi Muhammad Saw memasuki kota Madinah, kota Madinah dijuluki sebagai Madinatur Rasul. Sekilas kisah bahwa saat itu kaum Anshor di Madinah menyambut kedatangan Nabi Muhammad Saw dan kaum Muhajirin (mereka yang berhijrah). Disinilah kaum muhajirin akhirnya mendapatkan tempat tinggal yang baru. Bagi yang belum menikah pun pada akhirnya menemukan pasangannya di kota Madinah ini dan melanjutkan hidupnya dengan damai di kota ini.

Baca Artikel Lainnya :  Ketahui Biaya Haji Plus Tahun 2025

Diketahui bahwa Nabi Muhammad Saw menetap di rumah Abu Ayub Al Anshari selama beberapa bulan. Disinilah pada akhirnya Nabi Muhammad membangun Masjid Nabawi. Letaknya berada di atas tanah milik As’ad bin Zurrah, sebagian lainnya merupakan milik dari 2 anak yatim yakni Sahal dan Suhal yang sebagian sisanya merupakan tanah kuburan musyrikin yang dalam kondisi yang rusak. Tanah kuburan dan tanah miliki As’ad bin Zurrah di wakafkan untuk masjid, sedangkan tanah miliki kedua anak yatim tersebut dibeli dan dibayar oleh Abu Bakar. Mulanya Masjid Nabawi dibangun dengan sederhana, tanpa hiasan, tanpa alas tikar serta hanya mempunyai penerangan sederhana di malam hari. Lalu disamping Masjid Nabawi dibangunlah rumah Nabi Muhammad Saw yang ukurannya tak besat dan sangat sederhana. Diketahui bahwa di kawasan inilah Nabi Muhammad Saw dimakamkan, kemudian di sampingnya juga terdapat makan sahabatnya yakni Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa setelah kedatangan Nabi Muhammad Saw, Madinah menjadi kota yang pesat perkembangannya. Terlebih di bidang ekonomi dan sektor budaya. Selain itu, penyebaran agama islam pun semakin tersebar luas di seluruh Jazirah Arab. Selepas Nabi Muhammad Saw wafat, kepemimpinan kota Madinah dilanjutkan oleh Khulafaur Rasyidin dengan tetap menjaga risalah serta warisan ilmu keimanan Nabi Muhammad Saw. Banyaknya perpindahan kekuasaan yang terjadi di kota ini sepeninggal era Khulafaur Rasyidin hingga pada akhirnya kota Madinah ini termasuk ke dalam kawasan kerajaan Arab Saudi.

Demikianlah informasi seputar Harga Haji Furoda dan Haji Plus 2022. Semoga informasi ini dapat membantu Sahabat Haji Plus yang sedang mencari tahu informasi lebih lengkap sebelum mendaftar ibadah haji. Selamat mempersiapkan ibadah haji!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *