Haji Tanpa Antri Jakarta

Haji Tanpa Antri Jakarta

Ibadah Haji memanglah dikenal sebagai pelengkap rukun Islam yang kelima yakni setelah syahadat, salat, zakat dan puasa. Melaksanakan ibadah haji sudah menjadi rutinitas tiap tahun yang ditunaikan oleh umat muslim di penjuru dunia bagi yang mampu dari segi biaya, material maupun fisik dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Tanah Suci pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji (bulan Zulhijah). Pelaksanaan ibadah haji menjadi salah satu ibadah yang diwajibkan bagi umat muslim untuk dilaksanakan apabila telah memenuhi syarat. Dalam pelaksanaannya, ibadah haji ini rutin diadakan setiap tahunnya dan jumlahnya bertambah. Namun faktanya ibadah haji tidaklah mudah, karena Sahabat Haji Plus harus memiliki cukup tenaga dan energi untuk dapat menjalankannya. Waktu ibadah haji dianjurkan selama satu bulan penuh, yakni tiga puluh hari lamanya. Dengan waktu yang lama maka setiap jamaah haji, istilah bagi peserta ibadah haji, wajib mengetahui kapan waktunya dalam menjalankan urutan ibadah yang wajib dan ibadah yang disunahkan(tidak diwajibkan). Jamaah haji sering kali kerepotan dalam mencari jadwal keberangkatan haji, urutan waktu apa yang harus dijalani, dan kapan memulai suatu waktu ibadah. Oleh karena itulah, hendaknya Sahabat Haji Plus selalu menanyakan perihal kejelasan jadwal keberangkatan. Bagi Sahabat Haji Plus yang mendaftar sebagai calon jamaah Haji Furoda di Annur Maarif, tak perlu bingung terkait jadwal keberangkatan. Karena di Annur Maarif merupakan Travel Haji Furoda yang jadwal keberangkatannya telah tercantum dengan jelas dan pasti. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang ingin mengetahui informasi lebih lengkap seputar Haji Furoda Jakarta ataupun Haji Tanpa Antri Jakarta, yuk coba simak informasi berikut ini.

Ingin Segera Menunaikan Ibadah Haji? Lakukan Ini Yuk!

Seperti yang Sahabat Haji Plus ketahui bahwa ibadah haji menjadi salah satu ibadah dambaan umat muslim untuk dilaksanakan. Bagi umat muslim menginjakkan kaki di Tanah Suci merupakan suatu impian yang sebisa mungkin diwujudkan. Tak hanya orang tua saja yang dapat menikmati syahdunya ibadah haji. Akan tetapi, teruntuk Sahabat Haji Plus dengan usia muda yang ingin pergi ke Tanah Suci pun sangat memungkinakan. Dengan menunaikan ibadah haji, umat muslim mempercayai bahwa ibadah haji dapat menguatkan iman seseorang agar lebih bertakwa kepada Allah SWT. Namun, impian untuk pergi ke tanah suci seringkali hanya sebatas angan belaka dikarenakan untuk melaksanakan ibadah haji membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tentu saja, alasan biaya yang besar bukan alasan untuk membuat Sahabat Haji Plus sekalian menghentikan impian untuk menunaikan ibadah haji. Ada beberapa tips yang akan membantu sahabat Haji Plus dalam membekali diri untuk dapat menunaikan ibadah haji. Apa saja? Simak berikut ini!

  1. Bukalah Tabungan Khusus

Agar Sahabat Haji Plus dapat memantau berapa rupiah yang sudah terkumpul untuk biaya ibadah haji, sebaiknya buka lah tabungan khusus yang diperuntukkan bagi ibadah haji. Hal ini tnentu sangat memudahkan sahabat Haji Plus sekalian dalam menabung untuk biaya ibadah haji. Daripada terlalu lama menabung namun tak kunjung membuahkan hasil karena terkadang terpakai kerperluan yang lain. Tabungan Haji bisa sahabat Haji Plus dapatkan di bank syariah. Namun, untuk beberapa bank konvensional yang ada di Indonesia juga telah menyediakan tabungan ini. Tabungan haji sama seperti program cicilan. Perbedaannya hanya pada besar cicilan yang dibayarkan tergantung kemampuan finanasial sahabat haji plus sekalian.

  1. Konsisten Menabung

Teruntuk Sahabat Haji Plus sekalian pastinya memiliki anggaran untuk keperluan sehari – hari. Nah.. cobalah untuk menganggarkan dana untuk disimpan dalam tabungan khusus haji. Sebisa mungkin sahabat haji plus melakukannya dengan konsisten agar uang biaya dapat segera terkumpul. Kunci utama untuk melakukan ini ialah dengan mengurangi gaya hidup yang konsumtif. Sebisa mungkin sahabat haji plus mengatur pengeluaran dengan sebaik – baiknya serta mengurangi kebiasaan yang menambah pengeluaran seperti nongkrong atau jalan – jalan. Pastikan sahabat haji plus menghargai setiap rupiah yang dimiliki. Hal ini bertujuan agar tujuan untuk menunaikan ibadah haji dapat segera terlaksana.

  1. Manfaatkan Promo Dari Pihak Travel

Saat ini banyak sekali jasa travel yang menawarkan berbagai jenis tawaran yang menarik, termasuk salah satunya ialah harga promo. Tentunya, dengan mendapatkan harga promo biaya akan menjadi lebih terjangkau. Namun, sahabat haji plus tetap harus survei terkait jasa travel manakah yang hendak dipilih dan dipercaya. Karena harga yang ditetapkan agen berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Sebelum memutuskan untuk membeli paket yang ditawarkan oleh pihak jasa travel, pastikan sahabat haji plus juga mengecek fasilitas yang akan disuguhkan nantinya. Karena tak semua harga promo menyertakan fasilitas sesuai dengan harga aslinya. Oleh karena itu, pastikan sahabat Haji Plus memilih jasa travel yang telah terpercaya seperti halnya Annur Maarif. Selanjutnya ialah cobalah cek syarat dan ketentuan yang berlaku untuk memudahkan perjalanan ke Tanah Suci. Sahabat Haji Plus dapat pula melihat testimony dari customer sebelumnyayang pernah menggunakan jasa travel tersebut.

  1. Tidak Berlebihan Dalam Mempersiapkan Perlengkapan

Sebelum berangkat untuk menunaikan ibadah haji tentunya harus melakukan persiapan yang harus dilakukan. Mulai dari menabung, berinvestasi hingga menyiapkan perlengkapan selama di Tanah Suci nanti. Tak ada salahnya apabila sahabat haji plus menyiapkan perlengkapan ibadah haji dari jauh – jauh hari, tetapi perhatikan jenis perlengkapan yang akan  dibeli. Pastikan jangan sampai boros dan berakhir mubadzir. Pastinya sayang sekali bukan? Diantara waktu yang senggang, sahabat haji plus dapat meluangkan waktu untuk mencatat apa saja perlengkapan yang dibutuhkan selama ibadah haji berlangsung di Tanah Suci. Setelah sudah terkumpu list apa saja barang yang dibutuhkan, sahabat haji plus bisa pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli guna mencari perlengkapan ibadah haji dengan harga yang terjangkau. Manfaatkan berbagai promo yang tersedia untuk memangkas pengelaran yang berlebih. Sebisa mungkin sahabat haji plus menghindari untuk membeli barang – barang yang baru apabila barang – barang yang lama masih dapat diapakai untuk bertamu ke tanah suci.

  1. Bangun Komitmen Pada Diri Sendiri

Agar tujuan Sahabat Haji Plus dalam rangka dapat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci dapat segera terlaksana, pastikan Sahabat Haji Plus membangun dan membentuk komitmen dalam diri sendiri. Karena dengan adanya komitmen yang melekat dalam diri sahabat Haji Plus terkait tujuan yang harus segera terlaksana, maka itu akan menjadi energy positif yang selalu membawa Sahabat Haji Plus dalam memperjuangkan tujuan yang hendak dicapai tersebut. Sehingga, selama komitmen tersebut masih berada dalam diri Sahabat Haji Plus sekalian, insyaallah tujuan yang hendak tercapai akan segera terlaksana. Kuncinya ialah tetap berusaha, berdoa, kerja keras dan percaya bahwa tujuan tersebut akan segera terlaksana. Mulai dari sekarang upayakan untuk berkomitmen kepada diri sendiri. Sebisa mungkin batasi pengeluaran yang tidak perlu dan tingkatkan kedisiplinan untuk megisi tabungan haji.

Baca Artikel Lainnya :  Haji Furoda Biaya

Perlengkapan Apa Saja Yang Perlu Dibawa Saat Haji?

            Sudahkah Sahabat Haji Plus mengerti perlengkapan apa saja yang hendaknya dibawa? Sebelum melaksanakan ibadah haji sudah seharusnya Sahabat Haji Plus menyiapkan segala sesuatunya dengan lengkap dan sebaik mungkin. Apa saja perlengkapan yang harus dibawa? Yuk simak informasi dibawah ini.

  1. Perhatikan Musim pada Saat Pelaksanaan Haji

Pertama kali yang hendaknya Sahabat Haji Plus perhatikan ialah musim yang sedang terjadi pada saat pelaksanaan haji. Hendaknya perhatikan apakah pelaksanaan haji Sahabat Haji Plus pada musim panas ataukah dingin. Sehingga dengan mengetahui musim yang sedang terjadi, Sahabat Haji Plus tak perlu repot – repot untuk membawa perlengkapan yang tak seharusnya dibawa. Untuk mengetahui musim yang sedang terjadi, Sahabat Haji Plus dapat mencari informasinya di internet.

  1. Kelompokkan Berdasarkan Jenisnya

Sebelum berangkat untuk melaksanakan ibadah haji, hendaknya Sahabat Haji Plus mempersiapkan perlengkapan yang akan dibawa berdasarkan jenisnya. Perlengkapan yang dibawa antara laki – laki dan perempuan yakni hampir sama. Namun, ada beberapa yang memang berbeda seperti halnya kain ihram. Kain ihram dibawa oleh kaum adam sedangkan yang kaum hawa membawa baju muslim seperti gamis. Daftar perlengkapan yang akan dibawa dan dibutuhkan biasanya akan diberikan oleh pihak travel. Pihak travel biasanya akan memberikan daftar perlengkapan apa saja yang hendaknya dibawa dan dibutuhkan, yang harus dimasukkan ke dalam koper besar serta perlengkapan mana yang hendak dimasukkan ke dalam tas kecil. Apabila seulurh perlengkapan yang hendak dibawa sudah lengkap, langak selanjutnya yang hendaknya dilakukan oleh Sahabat Haji Plus ialah mengelompokkan jenis perlengkapan yang dibawa. Sebaiknya kelompokkan barang bawaan sesuai dengan fungsinya yakni memilah manakah yang akan sering digunakan dan manakah yang tidak sering digunakan. Berikut ini adalah pengelompokanya :

  • Perlengkapan Yang langsung Dipakai

  • Tas Selempang atau tas pinggang

Tas selempang ataupun tas pinggang berfungsi untuk menyimpan barang yang berharga, seperti handpohe dan dompet. Hendaknya Sahabat Haji Plus menggunakan tas pinggang yang memungkinkan Sahabat Haji Plus untuk tetap memakainya kapanpun, bahkan pada saat sholat. Untuk penggunaannya, sebaiknya simpanlah tas pinggang di balik kain ihram terkhusus jamaah laki – laki dan di balik bergo khusus untuk perempuan. Yang perlu diperhatikan ialah jangan pernah meletakkan tas pinggang ataupun tas selempang secara semabarangan.

  • Sandal atau Sepatu

Untuk penggunaan sandal atau sepatu hendaknya gunakanlah yang nyaman dan aman saat digunakan. Hal ini menghindari lecet pada kaki akibat penggunaan sandal ataupun sepatu yang tak nyaman pada kaki. Untuk penggunaan sandal atau sepatu hendaknya tak perlu mahal, yang terutama ialah nyaman untuk dipakai.

  • Handphone

Pada saat berada di Tanah Suci hendaknya Sahabat Haji Plus menggunakan kartu yang memberikan tawaran tarif roaming international khusus haji, baik untuk data maupun telepon. Sahabat Haji Plus dapat membeli kartu perdana lokal di bandara King Abdul Aziz yang berada di Jeddah. Apabila sahabat Sahabat Haji Plus sudah mendapatkan dan memiliki nomor lokal, segeralah informasikan kepada keluarga yang berada di Indonesia.

  • Buku Catatan Kecil serta Pulpen

Buku catatan kecil dan pulpen berfungsi untuk menulis serta mencatat nomor telepon teman, nomor telepon hotel, nomor kamar tempat menginap dan lain sebagainya. Ini merupakan hal yang cukup membantu Sahabat Haji Plus sekalian pada saat Sahabat Haji Plus tertinggal ataupun terpisah dari rombongan.

Baca Artikel Lainnya :  Haji Tanpa Antri Bogor

Perlengkapan Yang Masuk Bagasi

  • Perlengkapan Untuk Laki – Laki

  1. Kain Ihram 1 Set, namun sediakan pula cadangan
  2. Sandal dan tas plastik yang akan digunakan untuk menyimpan sandal saat di dalam masjid
  3. Kacamata hitam
  4. Sabuk yang ada dompetnya
  5. Celana berbahan kain dan baju koko warna putih serta beberapa pakaian yang digunakan saat tour
  6. Sarung, kaos kaki dan sajadah
  7. Pakaian dalam secukupnya
  8. Perlengkapan mandi
  9. Masker
  10. Obat – obatan pribadi
  • Perlengkapan Untuk Perempuan

  1. Gamis, rok ataupun kulot lebar (disarankan warna putih atau berwarna lembut), jilbab, kaos kaki serta mukena.
  2. Sandal dan tas plastic yang akan digunakan untuk menyimpan sandal pada saat masuk masjid
  3. Kacamata hitam
  4. Pakaian tidur dan pakaian dalam secukupnya
  5. Pelembab kulit seperti handbody agar kulit tidak kering
  6. Sajadah tipis
  7. Jaket atau sweater
  8. Perlengkapan mandi secukupnya
  9. Perlengkapan gadget
  10. Masker hidung
  11. Obat – obatan pribadi
  • Perlengkapan Saat di Pesawat

Selain tas pinggang ataupun tas selempang, Sahabat Haji Plus hendaknya juga membawa tas jinjing kecil yang berguna untuk membawa berbagai barang yang diperlukan baik saat di pesawat ataupun pada saat turun dari pesawat (di bandara Jeddah). Perlengkapan yang harus ada dalam tas jinjing kecil itu antara lain Al – Qur’an dan buku doa, dompet yang berisi uang tunai secukupnya, handphone, makanan ringan secukupnya, peralatan sholat serta obat – obatan pribadi

Pahamilah Pentingnya Niat Dalam Pelaksanaan Haji

Pastinya Sahabat Haji Plus memahami bahwa niat menjadi salah satu bagian terpenting dari segala sesuatu yang hendak Sahabat Haji Plus kerjakan bukan? Karena dari niat iilah dapat menjadikan suatu perbuatan dinilai biasa atau berpahala. Dalam islam, setiap orang yang hendak melakukan sebuah ibadah harus memiliki maksud atau tujuan sebelum melakukannya. Karena hal tersebut merupakan syarat agar perbuatan tersebut dianggap sah. Niat selalu disyariatkan sebagaimana diungkapkan dalam Al – Qur’an maupun hadits. Antara niat dan ibadah sangat erat sekali kaitannya. Karena sah atau tidaknya suatu perbuatan ibadah sangat tergantung dari niat Sahabat Haji Plus sekalian. Dalam ibadah haji, Niat merupakan salah satu factor penting dalam menggapai haji mabrur. Dalam Al – Qur’an, Allah SWT juga telah menegaskan bahwasannya seseorang yang dipanggil untuk melaksanakan ibadah haji ialah seseorang yang mampu. Mampu yang dimaksud ialah mampu berhaji karena Allah. Niat yang di dasari karena ibadah semata – mata hanya untuk Allah adalah melakukan segala perbuatan yang tujuannya hanya kepada Allah. Tujuannya adalah niat yang hanya berharap rahmat Allah dan takut dari azab Allah. Ini mudah diucapkan namun dalam prakteknya perlu perjuangan dan konsistensi. Inilah tantangan terberatnya. Karena masih banyak sekali yang berbeda antara lisan dan hatinya.

Baca Artikel Lainnya :  Harga Haji Mujamalah Surabaya

Sesungguhnya niat adalah sampainya ilmu, artinya jika sampai ilmu untuk melakukan sesuatu, maka berarti telah niat secara pasti. Oleh karena itu, Sahabat Haji Plus sekalian diharapkan sebelum memulai tahapan haji, setiap calon jamaah haji hendaknya bersungguh-sungguh meluruskan dan menata niat dalam diri masing – masing. Jangan sampai begitu tiba di tanah suci, muncul pikiran lain sehingga merusak niat tulus ibadah haji. tentunya sayang sekali bukan? Dalam proses memantapkan niat untuk ibadah haji, Sahabat Haji Plus sekalian yang hendak melaksanakan ibadah haji harus dimulai dari kesadaran pribadi. Ibadah haji hendaknya dilakukan tulus dari lubuk hati yang paling dalam untuk menyempurnakan keimanan. Bukan karena gengsi dan riya’ serta bukan pula karena keturunannya (nasabnya) berasal dari orang baik-baik lantas pergi haji, bukan pula karena nasibnya baik serta bukan pula karena nisab (materi)-nya. Atau istilahnya 3 ‘N’ (Nasab, Nasib dan Nisab). Semoga, Sahabat Haji Plus memahami terkait pentingnya niat dan dapat menerapkannya sebelum berangkat untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Yuk Pahami Pelaksanaan Sholat Saat Dalam Perjalanan ke Tanah Suci!

Sholat dalam perlanan menuju Tanah Suci dapat dilakukan dengan cara Jama’ dan qashar. Sholat ini merupakan rukhsah atau kemudahan dari Allah SWT sejak jamaah haji meninggalkan rumah hingga kembali lagi ke Tanah Air. Sholat Jama’ qashar adalah menggabungkan dua sholat wajib dan secara bersamaan dengan memendekkan rakaat kedua shalat dari empat rakaat menjadi dua rakaat. Shalat jama’ qashar dilakukan antara dzuhur dengan ashar atau sebaliknya, serta dilaukan antara maghrib dengan isya’ atau sebaliknya. Shalat jama’ qashar dapat dilakukan dengan taqdim maupun ta’khir. Berikut lebih jelasnya :

  1. Jama’ Taqdim

Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa Jama’ Taqdim merupakan cara menggabungkan dua sholat yang dilaksanakan pada waktu sholat yang pertama. Misalnya sholat dzuhur di jama’ dengan sholat Ashar dikerjakan pada waktu sholat dzuhur. Bisa juga sholat maghrib digabungkan dengan sholat isya’ yang dikerjakan pada waktu sholat maghrib. Tata Cara pelaksanaannya antara lain :

  1. Jika jama’ qashar dilakukan antara Dzuhur dan Ashar, shalat dimulai dengan shalat Dzuhur lebih dulu kemudian shalat Ashar. Jika jama’ qashar dilakukan antara Maghrib dan Isya, shalat Maghrib didahulukan kemudian shalat Isya.
  2. Niat jama’ dilaksanakan pada saat takbiratul ihram shalat pertama dilakukan.
  3. Dilaksanakan dengan bergabung tanpa diselingi waktu dan amalan lain kecuali iqamat.
  4. Jika jama’-qashar dilakukan antara Dzuhur dan Ashar, shalat dimulai dengan shalat Dzuhur lebih dulu kemudian shalat Ashar. Jika jama’ qashar dilakukan antara Maghrib dan Isya, shalat Maghrib didahulukan kemudian shalat Isya.
  5. Dilaksanakan dengan bergabung tanpa diselingi dengan waktu dan amalan lain kecuali iqamat.

 

  1. Jama’ Ta’khir

Selain jama’ taqdim, ada pula jama’ ta’khir yakni cara menggabungkan dua shalat yang dilaksanakan pada waktu shalat yang belakangan. Misalnya pada sholat dzuhur digabung dengan sholat ashar dikerjakan pada waktu sholat ashar serta sholat maghrib digabung dengan sholat isya’ dikerjakan pada waktu sholat isya’. Tata Cara pelaksanaannya antara lain :

  1. Berniat jama’ ta’khir saat waktu dzuhur atau maghrib (shalat pertama) tiba.
  2. Pelaksanaan sholat tidak harus berurutan diantara kedua sholat. Misalnya jama’ qashar ta’khir antara sholat dzuhur dan ashar dapat dilaksanakan shalat dzuhur terlebih dahulu kemudian ashar atau sebaliknya.
  3. Tidak perlu niat jama’ pada saat akan melaksanakan sholat yang kedua (menurut pendapat yang sahih).

Nah.. Bagaimana nih Sahabat Haji Plus? Sudah siapkah untuk mendaftar paket Haji Tanpa Antri dan menjadi calon jamaah haji di tahun berikutnya? Yuk mulai mempersiapkan diri mulai sekarang teruntuk Sahabat Haji Plus yang berencana menunaikan ibadah haji di tahun depan. Demikianlah informasi bagi Sahabat Haji Plus yang ingin mengetahui informasi lebih lengkap terkait Haji Tanpa Antri Jakarta yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat bagi Sahabat Haji Plus yang sedang mempersiapkan keberangkatan. Apabila ingin membaca informasi lain seputar haji beserta tips – tips lainnya, Sahabat Haji Plus bisa mampir ke hajiplus.id. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *