Haji plus langsung berangkat 2021

Haji plus langsung berangkat 2021

Haji plus langsung berangkat 2021

Tentunya sudah menjadi hal yang tak asing lagi bahwasannya ibadah haji merupakan ibadah tertua yang telah dilakukan oleh hamba Allah yang berada di bumi ini. Meskipun ibadah haji ini sebagai ibadah yang tertua dan telah dilakukan berabad – abad, akan tetapi popularitas nya sebagai ibadah istimewa yang kerap diidamkan oleh seluruh umat islam dan tak pernah pudar. Hal Ini dibuktikan dengan tingginya minat ibadah haji yang selalu meningkat secara signifikan tiap tahunnya. Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwasannya Indonesia merupakan sebagai pemasok terbesar jamaah haji di seluruh Dunia. Meningkatnya jumlah calon jamaah haji itu pastinya terdapat sebab – sebab yang menjadi latar belakang minat  masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji. Kenyataan bahwa besarnya minat masayarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji tidak dapat dipungkiri karena menjadi suatu hal yang menarik perhatian. Serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam proses pelaksanaan ibadah haji memiliki makna yang dalam dalam aktivitas keseharian. Sehingga, inilah yang menjadikan ibadah haji selalu diidamkan oleh para umat muslim. Oleh karena itu, bagi seseorang yang memiliki rezeki lebih pasti akan mengupayakan untuk melaksanakan ibadah haji. Hal ini juga dikarenakan ibadah haji menjadi sebuah kewajiban bagi yang mampu. Sehingga apabila mampu dalam segi finansial dan fisiknya masih menunjang untuk melaksanakan ibadah haji, maka tunaikanlah ibadah haji tersebut. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang ingin menunaikan ibadah haji tanpa melalui antri, Sahabat Haji Plus dapat mendaftar sebagai calon jamaah Haji Furoda. Sahabat Haji Plus yang ingin mendaftar Haji Furoda dan bertanya terkait Biaya Haji Furoda, silahkan langsung mengunjungi jasa Travel Haji Furoda yang terpercaya. Bagi Sahabat Haji Plus yang ingin mendapatkan informasi seputar Haji plus langsung berangkat 2021, silahkan simak informasi di bawah ini.

Memahami Makna Dalam Kegiatan Ibadah Haji

            Ibadah haji merupakan ibadah yang dikenal banyak dengan kesitimewaannya. Tentu saja rangkaian kegiatan ibadah yang dijalani tak lepas dari makna – makna yang mendalam. Ibadah haji memiiki beberapa filosofi. Apa saja filosofinya? Yuk simak informasi di bawah ini.

  1. Niat Sebelum Berhaji

Ibadah haji dimulai dengan niat sambil meninggalkan pakaian biasa dan mengenaklan pakaian ihram yang berwarna putih. Dalam pakaian ihram itulah Sahabat Haji Plus dapat mengartikan bahwa semua orang adalah sama, tidak ada perbedaan diantara yang satu degan yang lainnya. Mulai dari status sosial, ekonomi, profesi, politik dan lain sebagainya. Oleh karena itulah, Sahabat Haji Plus sekalian tidak ada yang paling mulia dan terhormat kecuali kemampuan taqwa Sahabat Haji Plus kepada Allah (Inna akromakum ‘indallahi atqokum).

  1. Penggunaan Kain Ihram

Dengan pakaian ihram ,maka semua larangan harus dihindari oleh jamaah ibadah haji. Janganlah sakiti binatang, janganlah membunuh, jangan mencbit pepohinan. mengapa demikian? Karna manusia berfungsi memelihara makhluk tuhan, sesama makhluk harus salimg mengasihi, saling toleransi, meniadakan bentuk – bentuk terorisme dan yang paling penting umat islam adalah rahmat bagi seluruh alam.

  1. Pelaksanaan Sa’i

Sa’i. Mulanya rangkaian ibadah sa’i ialah Ada seorang wanita shalihah bernama Hajar. Ia tidak hanya mengangkat tangan meminta air, tapi ia juga naik ke bukit Shofa. Tidak ada air yang ditemukannya walau setetes. Naik ke Marwah tidak ada air. Rupanya Allah ingin memberi tahu bahwa bukan karena usahamu air itu ada. Tapi justru ketika kamu kembali, Allah keluarkan air dari tempat tumitnya Ismail yang saat itu belum bisa berjalan, belum bisa apa-apa. Digesekan sedikit saja tumit ke pasir maka keluarlah air. Allahlah yang berkehendak. Allahlah yang memberikan hasil setelah usaha ditorehkan dengan bersungguh-sungguh. Maka berkatalah Hajar, “zam-zami” (berkumpulah, berkumpulah). Air itu pun berkumpul dan diminum oleh orang seluruh dunia yang selama 3814 tahun tidak kering. Berusaha dan janganlah berputus asa. Dalah hidup ada jihad. Dalam jihad ada balasan. Dan balasan merupakan buah dari amal. Jika tidak ada usaha, maka akan sia sia.

  1. Pelaksanaan Wukuf

Wukuf di Arofah tentu juga memiliki makna. Apabila tak bisa Tawaf bisa didorong dengan kursi roda. Begitupun Sa’i. Tidak bisa melontar Jumrah, bisa dibadalkan. Akan tetapi, Wukuf tidak ada tawar menawar. Maka ada istilah Safari Wukuf. Di tempat inilah, pesan-pesan Haji Wada’ disampaikan oleh Rasulullah SAW yang salah satunya adalah pesan dakwah.

  1. Pelaksanaan Lempar Jumroh

Makna dari Jumrah ialah melawan bisiskan setan. Tentu Sahabat Haji Plus mengerti bahwa setan tak pernah berhenti berbisik dan mengganggu manusia. Inilah yang menjadi latar belakang dalam Haji ada Jumrah ‘Ula, Jumrah Wustha, dan Jumrah Aqobah. Jumrah ‘Ula karena Nabi Ibrahim lama tak memiliki anak. 86 tahun umur Ibrahim, barulah lahir Islmail. 13 tahun kemudian barulah ia mendapatkan Ishaq. Anak yang begitu dicintainya, itulah yang diminta oleh Allah SWT. Kemudian, setan berbisik untuk mundur dari melaksanakan perintah Allah. Maka melontarlah keduanya, baik Nabi Ibrahim maupun Ismail. Itulah sebab Jumrah Wustha. Adalagi Jumrah Aqobah, kata Ismail yang belum genap dewasa saat itu, “laksankanlah apa yang diperintahkan Allah. InsyaAllah engkau dapati aku orang yang sabar, Ayah.” Setan pun kembali datang menggoda kedua hamba Allah yang saleh tersebut. Selama ruh berada di dalam jasad manusia, selama itu pula setan tidak akan pernah berhenti untuk membelokkan manusia dari jalan yang lurus. Makna dari melontarkan jumrah inilah sebagai perlawanan bahwa sahabat haji plus sekalian tak sepakat dengan bisikan setan yang selalu hadir.

  1. Pelaksanaan Tahallul

Tahalul yang dilakukan dalam ibadah haji juga tak lepas dari makna yang mendalam. Allah mencurahkan rahmatnya pada orang yang mencukur rambutnya habis, licin bersih. Rambut baru berarti semangat baru, tumbuh kebaikan yang baru. Tak ada lagi masa lalu yang lama. Kini bersih. ini juga dainggap menjadi penghapus dosa, sebagimana rambut keluar seperti sebagaimana anak yang baru dilahirkan ke dunia. Begitu pula yang memiliki masa lalu, bersih sebagaimana keluar dari rahim Ibu. Maka orang orang yang banyak dosa, gelap dunia pulang dari Haji itu kembali bersih.

Baca Artikel Lainnya :  Biaya Haji Plus 2020

Beberapa Hal Penting Menjelang Keberangkatan Berhaji

Pada saat pelaksanaan ibadah haji, pastinya Sahabat Haji Plus memerlukan persiapan yang cukup matang bukan?. Hal ini tentunya bertujuan supaya pada saat Sahabat Haji Plus melaksanakan serangkaian proses ibadah haji, semaksimal mungkin dapat dilakukan dengan lancar. Oleh sebab itu, hendaknya Sahabat Haji Plus yang berencana akan menunaikan ibadah haji untuk memaksimalkan persiapan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Agar Sahabat Haji Plus dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan lancar, yuk simak apa saja sih hal penting yang perlu diperhatikan. Berikut lebih jelasnya.

  1. Memperbanyak Pengetahuan Terkait Ibadah Haji

Tentu tidak ada salahnya untuk menambah pengetahuan agama serta wawasan terkait ibadah haji sembari menunggu waktu keberangkatan. Dengan membekali diri dengan bekal pengetahuan yang cukup, sahabat Haji Plus tentu akan memiliki informasi yang dapat membantu Sahabat Haji Plus pada saat berada di tanah Suci. Banyak sekali cara untuk Sahabat Haji Plus menambah pengetahuan. Mulai dari bertanya pada seseorang yang ahli seperti guru agama, membaca dari media online maupun yang lainnya. Selain itu ada pula kegiatan manasik haji yang dapat Sahabat Haji Plus ikuti dengan bertujuan agar lebih siap dalam mempersiapkan diri sebelum hari keberangkatan.

  1. Mempersiapkan Barang Bawaan Ibadah Haji

Karena ibadah haji merupakan ibadah yang pelaksanaannya lebih dari satu minggu dan letaknya pun cukup jauh dari Tanah Air, sehingga Sahabat Haji Plus sebisa mungkin harus memeprsiapkan barang bawaan yang hendak dibawa dan akan digunakan untuk proses ibadah haji. Karena barang bawaan yang dibawa cukup banyak, sahabat Haji Plus dapat menerapkan tips packing yang tepat. Misalnya ialah menggulung pakaian daripada melipat biasa agar koper dapat diisi dengan lebih efisien. Selain itu, prioritaskan juga barang yang lebih penting untuk sahabat Haji Plus bawa ke Tanah Suci. Sahabat Haji Plus dapat belajaar dari pengalaman saudara maupun kerabat yang sudah terlebih dahulu pernah berangkat ke Tanah Suci. Tips yang terakhir ialah sebisa mungkin untuk memeprsiapkan segala barang bawaan dari jauh – jauh hari, sembari memastikan barang – barang yang penting telah terbawa dengan lengkap.

  1. Siapkan Fasilitas Komunikasi (Pulsa dan Kuota)

Tentu tak bisa dipungkiri bahwa komunikasi memanglah sangat penting. Terlebih pada saat Sahabat Haji Plus berada jauh dari Keluarga dan Teman. Karena komunikasi menjadi hal yang tak bisa terputus begitu saja hanya karena sedang berada di beda negara. Agar komunikasi tetap terjalin dengan lancar selama berada di luar tanah air, coba pergilah ke kantor layanan operator telekomunikasi untuk konsultasi atau bertanya tentang pilihan pulsa telepon terbaik yang tepat untuk dibawa ke luar negeri. Cara yang lain bisa pula Sahabat Haji Plus membeli kartu sim lokal Arab Saudi dengan tujuan agar dapat membeli kuota internet dengan harga yang lebih murah. Dengan memperhatikan beberapa hal berikut terkait pulsa dan kuota, komunikasi dengan keluarga atau teman tetap terjalin dengan lancar meskipun Sahabat Haji Plus sedang berada di Tanah Suci.

  1. Menukar Uang Sebelum Keberangkatan

Hal penting terakhir yang hendaknya tak dilupakan oleh Sahabat Haji Plus ialah Menukar uang rupiah Indonesia dengan Riyal Arab Saudi. Penukaran uang tersebut dapat dilakukan di money changer atau bank. Sebaiknya, Sahabat haji Plus menghindari penukaran uang di waktu yang mepet. Dampaknya ialah selain bisa kursnya menjadi lebih tinggi, khawatir pula stoknya tak memenuhi lantaran orang yang beribadah haji berjumlah cukup banyak muali dari ratusan bahkan jutaan. Agar aman, sebaiknya Sahabat Haji Plus membawa uang seperlunya demi kenyamanan saat menjalankan ibadah haji. Opsi lainnya yang dapat Sahabat Haji Plus coba adalah jika ingin transaksi semakin mudah saat di Tanah Suci miliki kartu debit yang menawarkan banyak manfaat yaitu kartu debit haji. Kartu debit memiliki keunggulan bebas Tarik tunai di jaringan ATM Al Rajhi Arab Saudi.

  1. Mempersiapkan Kesehatan Yang Optimal

Karena ibadah haji memiliki serangkaian aktivitas yang harus dilakukan dan cukup menguras tenaga, untuk itulah sebisa mungkin Sahabat Haji Plus dapat menjaga kesehatan fisik selama berada di Tanah Suci. Hal ini tentunya agar Sahabat Haji Plus dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lengkap dan lancar. Ada beberapa hal yang dapat Sahabat Haji Plus lakukan untuk menjaga kesehatan fisik tubuh agar tetap terjaga kesehatannya. Mulai dari berolahraga seperti jalan pagi, lari pagi, bersepeda dan sebagainya. Selanjutnya, memastikan untuk menjaga pola makan yang sehat. Hal ini hendaknya sebisa mungkin diperhatikan, mengingat kondisi cuaca yang cukup berbeda antara Indonesia dengan Tanah Suci. Hal inilah yang membuat para jamaah sebisa mungkin untuk menyiapkan diri dengan maksimal. Haji Furoda

Baca Artikel Lainnya :  Travel Haji Visa Mujamalah

Tempat Tak Terlewatkan Saat Berhaji

  1. Ka’bah

Ka’bah merupakan salah satu lokasi yang pasti dikunjungi oleh umat muslim pada saat berada di Tanah Suci. Ka’bah ini adalah bangunan yang memiliki tinggi sekitar 14 meter dan memiliki panjang 13,16 meter serta lebar 11,53 meter. Hal inilah seperti yang dikatakan oleh imam Mujahid dan Ikrimah mengapa disebut sebagai Ka’bah karena bentuknya persegi dan tingginya menjulang. Maka dari itu, ketika umat Islam memasuki Masjidil Haram dan mendekat ke arah Ka’bah, maka sebagaimana disebutkan bahwa ada janji sebuah pahala. Yakni dengan tawaf di sekelilingnya sebanyak tujuh putaran. Rasulullah SAW bersabda : “Perbanyaklah tawaf di Baitullah semampu kalian sebelum kalian dihalangi untuk melakukannya.”

  1. Masjidil Haram

Masjidil Hraam ini merupakan masjid yang menjadi tujuan umat muslim saat berada di Tanah Suci. Masjidil Haram ini merupakan masjid pertama yang di dunia yang terbesar serta terindah di seluruh dunia. Luar biasa sekali bukan? Masjid Al-Haram ini merupakan masjid yang paling utama dan terbesar di dunia yakni dengan luas masjid ini sendiri tercatat sekitar 4.008.020 meter persegi (990,40 hektar) yang  meliputi ruang berdoa outdoor dan indoor. Dengan luas sebesar ini, maka masjid ini akan mampu menampung hingga empat juta jamaah selama musim haji, salah satu ibadah dari rukun Islam yang kelima.

Masjidil haram yang terus diperluas areanya agar bertujuan untuk menampung jamaah haji lebih banyak ini memang sangat bersejarah. Pasalnya di dalam masjid ini terdapat Ka’bah yang merupakan arah kiblat sholat bagi seluruh umat muslim di dunia. Masjidil Haram ini menjadi tempat ibadah yang tidak pernah sepi selama 24 jam. Hal ini dikarenakan tempat ini selalu dipenuhi umat Islam yang melakukan ibadah didalamnya, baik itu shalat atau tawaf. Selain itu, masjidil Haram juga punya keunikan jika dibandingkan dengan masjid-masjid lainnya yakni tidak dipisahkannya antara jamaah pria dan wanita dalam beribadah di Al-Masjid Al-Haram. Kapan nih Sahabat Haji Plus berkunjung kesini?

  1. Masjid Nabawi

Selain Masjidil Haram, masih terdapat masjid terbesar di dunia setelah Masjidil Haram yakni Masjid Nabawi. Tentunya Sahabat Haji Plus tak asing lagi bukan terkait Masjid Nabawi ini. Masjid terbesar kedua yang ada di Tanah Suci dan di dunia ialah Masjid Nabawi yang terletak di Madinah. Masjid Nabawi juga memiliki sejarah yang penting bagi umat Islam. Hal ini dikarenakan, masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW ini merupakan masjid kedua yang dimiliki umat Islam setelah Masjidil Haram. Selain itu di dalam komplek masjid ini terdapat makam baginda Nabi Muhammad SAW yang merupakan nabi penutup akhir zaman. Setelah ekspansi pada masa pemerintahan al-Walid I, juga sekarang menggabungkan lokasi tempat peristirahatan terakhir dari Muhammad dan para pemimpin Muslim awal Abu Bakar dan Umar bin Khatab. Saat berada di Tanah Suci, pastinya Sahabat Haji Plus akan diajak untuk berkunjung ke Masjid Nabawi ini.

Baca Artikel Lainnya :  Hukum Haji Furoda

Jabal Rahmah di Tanah Suci

Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwasannya Jabal Rahmah terletak di bagian timur Padang Arafah di kota Makkah.  Sesuai dengan namanya, Jabal memiliki arti sebuah bukit atau gunung, sementara  Rahmah adalah kasih sayang.  Sesuai namanya, bukit ini diyakini sebagai pertemuan antara Nabi  Adam dan Siti Hawa setelah mereka dipisahkan dan diturunkan dari Syurga  oleh Allah SWT. Selama bertahun-tahun Nabi Adam dan Siti Hawa  setelah melakukan kesalahan memakan buah khuldi yang terlarang  diturunkan oleh Allah ke dunia. Berdasarkan kajian para Ulama, dilasir  dari ” Haji dari Masa ke Masa”, kemungkinan Nabi Adam diturunkan di  negeri India, sedangkan Hawa diturunkan di Irak.  Setelah keduanya  bertaubat untuk memohon ampun, akhirnya atas ijin Allah SWT mereka  dipertemukan di Puncak Bukit Jabal Rahmah ini. Setelah pertemuan  tersebut, Nabi Adam dan Hawa melanjutkan hidup mereka dan melahirkan  anak – anak keturunannya hingga sekarang.

Jabal Rahmah diketahui berupa bukit batu. Tingginya ditaksir hanya sekitar 70 meter dan bisa dilalui melewati batu – batuan terjal. Perjalanan dari bawah kaki bukit hingga  sampai ke monumen Adam dan Hawa biasanya menghabiskan waktu sekitar 20 menit saja. Di Puncak Jabal Rahmah, saat ini dibangun sebuah  monumen dari beton persegi empat dengan lebar kurang lebih 1,8 meter dan  tingginya delapan meter. Menuju puncak bukit ini, dibangun  infrastruktur yang memadai sehingga memudahkan bagi pengunjung untuk  mencapainya. Infrasktruktur ini berupa jalanan berbentuk tangga dengan  168 anak tangga menuju puncak Jabal Rahmah. Jabal Rahmah juga diyakini sebagai tempat wahyu terakhir kepada Nabi Muhammad Saw, pada saat melakukan wukuf. Wahyu tersebut terdapat dalam Al Quran surat Al Maidah  ayat 3, “…Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk  (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan  takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Aku sempurnakan kepadamu  nikmat-Ku, dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu.”

Walaupun  Ulama Saudi sendiri sudah menyatakan bahwa berziarah ke Jabal Rahmah bukanlah  hal yang disunnahkan apalagi diwajibkan. Akan tetapi, nyatanya banyak peziarah termasuk dari Indonesia  berdatangan dan berdoa menengadahkan tangan disana saat wukuf 9 Dzulhijjah. Tak hanya itu, tempat ini juga digunakan untuk bermunajat dan berdo’a, serta  sebagai tempat wisata sejarah dan keislaman. Di sini juga terdapat  pedagang souvenir berbagai barang, mulai batu cincin, peci, tasbih,  sorban dan pernak-pernik lain. Biasanya para pedagang ini merupakan para  pendatang yang berasal dari Afrika. Di lokasi Jabal Rahmah ini  juga terdapat unta bagi para wisatawan yang ingin mencoba menaiki unta.  Para pemilik unta akan mendatangi para wisatawan untuk menawarkan unta  mereka sambil befoto.

Demikianlah informasi seputar Haji plus langsung berangkat 2021 yang menjadi rekomendasi terbaik bagi Sahabat Haji Plus yang ingin segera menunaikan ibadah haji dalam waktu dekat. Tak perlu ribet, Sahabat Haji Plus langsung saja mendaftarkan diri ke Annur Maarif Travel yang sudah terpercaya dan berpengalaman dalam memberangkatkan jamaah untuk melaksanakan ibadah haji. Semoga, ulasan informasi ini membantu Sahabat Haji Plus sekalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *