Haji plus bisa langsung berangkat

Haji plus bisa langsung berangkat

Haji plus bisa langsung berangkat

Sahabat Haji Plus pastinya mengerti bahwa menunggu waktu tunggu keberangkatan ibadah haji yang cukup lama tentu sangat menjenuhkan. Terlebih waktu tunggu keberangkatannya hingga puluhan tahun. Tak sedikit dari calon jamaah haji yang mengharapkan pelaksanaan ibadah haji dilakukan dengan segera. Namun apa daya, bagi calon jamaah haji reguler tentunya hanya bisa menunggu hingga waktu keberangkatan tiba. Nah, bagi Sahabat Haji Plus yang hendak melaksanakan ibadah haji tanpa menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama, Sahabat Haji Plus dapat mendaftarkan diri sebagai jamaah Haji Furoda. Karena dengan Sahabat Haji Plus memilih Program Haji Furoda, maka Sahabat Haji Plus dapat segera menunaikan ibadah haji tanpa proses antri dan menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama. Sahabat Haji Plus dapat langsung mendaftar ke Travel Haji Furoda dan bertanya – tanya perihal Biaya Haji Furoda yang hendaknya dipersiapkan. Bagi Sahabat Haji Plus yang ingin mengetahui informasi seputar Haji plus bisa langsung berangkat, yuk simak informasi dibawah ini.

Haji Langsung Berangkat Dengan Visa Khusus

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa visa bagi jamaah Haji Furoda berbeda dengan visa Haji Reguler. Visa Haji Furoda merupakan visa haji yang diberikan oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi melalui kedutaan besarnya di setiap negara yang bertujuan untuk melaksanakan ibadah haji di tahun yang sama tanpa menunggu antre yang cukup lama. Bagi Sahabat Haji Plus mungkin tak merasa asing lagi perihal Visa Haji Furoda yang memiliki beberapa kelebihan. Kelebihan yang terdapat pada Visa Haji Furoda selain waktu tunggu yang tidak lama, kelebihan lainnya ialah mendapatkan fasilitas yang exclusive. Sehingga dalam pelaksanaan Haji berjalan dengan nyaman. Ibadah Haji yang dilakukan dengan menggunakan Visa Haji Mujamalah ini adalah ibadah haji yang diselenggarakan oleh pihak swasta bukan pemerintahan. Oleh karena itulah, waktu tunggu serta fasilitas yang disediakan pun berbeda pada haji pada umumnya. Fasilitas yang disuguhkan tentunya berbanding lurus dengan biaya yang telah dikeluarkan. Walaupun pelaksanaan ibadah haji menggunakan Visa Haji Furoda ini tergolong membutuhkan biaya yang lebih tinggi dari haji pada umumnya yakni haji regular. Akan tetapi, apa yang di dapatkan memang sangat memanjakan Sahabat Haji Plus sekalian. Bagi sahabat Haji Plus yang hendak menjalankan Haji dan berniat untuk mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Furoda, hendaknya sahabat Haji Plus memilih jasa travel yang tepat. Hal ini dikarenakan agar Sahabat Haji Plus tak tertipu oleh jasa travel abal – abal.

Sikap Saat Beribadah Haji

Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwasannya saat berada di Tanah Suci hendaknya Sahabat Haji Plus menjaga sikap dengan sebaik mungkin. Mengapa? Hal ini tentunya untuk menjaga diri Sahabat Haji Plus agar tak melakukan hal – hal yang buruk. Dengan menerapkan sikap yang baik selama berada di Tanah Suci, Sahabat Haji Plus akan dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan tak terhalang suatu apapun. Apa saja adab yang hendaknya dilakukan saat berada di Tanah Suci? berikut lebih jelasnya.

  1. Berbaik sangka

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwasannya pada saat Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci, ini adalah sebagai salah satu bentuk implementasi ukhuwah Islamiyah. Bagi Sahabat Haji Plus yang berada di Tanah Suci hendaknya diminta untuk tak  melakukan tiga hal. Ketiga hal yang dimaksud ialah bertindak fasik, berkata dengan makna yang tak baik serta melakukan debat. Sudah seharusnya Sahabat Haji Plus yang berada di Tanah Suci  harus menghindari perkataan yang dapat mengotori perasaan orang lain dan menyebabkan emosi. Pada saat Sahabat Haji Plus bertemu dengan seseorang yang berpotensi dapat memancing emosi Sahabat Haji Plus sekalian, hendaknya Sahabat Haji Plus disarankan cukup mengucapkan salam lalu menghindar.

Sahabat Haji Plus juga dilarang untuk melakukan hal – hal yang fasik. Contohnya ialah pada saat terdapat seseorang yang sedang makan, kemudian ada jamaah yang meludah. Tentunya hal ini termasuk ke dalam sikap – sikap fasik yang pastinya dapat menyinggung perasaan orang lain. Tak hanya itu saja, saat Sahabat Haji Plus berada Tanah Suci hendaknya Sahabat Haji Plus juga dilarang untuk melakukan debat kusir. Agar Sahabat Haji Plus terhindar dari hal – hal tersebut, Sahabat Haji Plus dapat menyibukkan diri dengan memperbanyak membaca dzikir dalam hati dan terus berkhusnudzon kepada Allah Swt. Sahabat Haji Plus harus menghindar dari hal-hal negatif, bahkan sejak berada di dalam pikiran. Sebaliknya, Sahabat Haji Plus harus selalu berbaik sangka bahwa setiap doa yang dipanjatkan akan selalu didengar oleh Allah Swt.

  1. Tak Hanya Memuaskan Diri Sendiri

Perlu diketahui bahwasannya mendahulukan kepentingan orang lain pada saat pelaksanaan ibadah haji ialah sebagai salah satu wujud semangat ukhuwah Islamiyah yang dilakukan. Dalam pelaksanaan ibadah haji, umat Islam dianjurkan untuk selalu berjamaah. Hal ini dikarenakan apabila semangat berjamaah dapat dilatih selama berada di Tanah Suci  dan dapat terbawa pada saat telah kembali ke Tanah Air, maka umat Islam akan dapat semakin memiliki iman yang kuat. Selain itu, pada saat pelaksanaan ibadah haji sudah seharusnnya Sahabat Haji Plus senantiasa tolong menolong dan hendaknya tak boleh saling menjatuhkan. Seperti yang diketahui bahwa tujuan ibadah haji semua umat islam ialah sama, sehingga tak pantas apabila saling menjatuhkan satu sama lain ataupun menyakiti orang lain.

Baca Artikel Lainnya :  Biaya Paket Haji Furoda di Jakarta Selatan

Pada saat Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci sebaiknya tak berlama – lama dalam melakukan ibadah di tempat – tempat yang dipercaya sebagai tempat mustajabnya doa hanya untuk sekadar memuaskan diri. Contohnya tempat di dekat makam Rasulllah Saw atau di Raudah di Masjid Nabawi Madinah. Begitu juga ketika mencium hajar aswad, hendaknya tak terlalu memaksakan diri serta berilah kesempatan kepada jamaah lainnya agar dapat merasakan hal yang saa. Ketika Sahabat Haji Plus berada di tempat – tempat yang dipercaya sebagai tempat mustajabnya doa itu, tentunya semua jamaah haji juga ingin berdoa di tempat tersebut. Apabila Sahabat Haji Plus telah merasa sudah cukup telah berdoa di tempat mustajab tersebut hendaknya Sahabat Haji Plus  memberikan kesempatan berdoa kepada selainnya yang ingin merasakannya juga. Karena perlu diketahui bahwa memberikan kesempatan orang lain untuk melakukan ibadah ialah termasuk ke dalam salah satu bagian dari ibadah. Luar biasa bukan?

  1. Menerapkan Prinsip 7S

Mungkin Sahabat Haji Plus bertanya – tanya terkait apa itu 7S. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa kepanjangan dari 7S ialah senyum, sapa, salam, sopan, sabar, sehat, sedekah. Pada saat Sahabat Haji Plus  berniat untuk melaksanakan ibadah haji, hendaknya Sahabat Haji Plus sebagai calon jamaah haji harus meluruskan niat dengan menghilangkann semua hal yang buruk dalam diri. Selain itu, hendaknya Sahabat Haji Plus memperbanyak amalan – amalan yang berpahala seperti tawaf, membaca Al – Qur’an dan lain sebagainya. Sahabat Haji Plus hendaknya meningkatkan tali silaturahim sesama umat Islam. Pelaksanaan ibadah haji tentunya memiliki tujuan. Selain bertujuan untuk beribadah kepada Allah Swt, ibadah haji juga sebagai implementasi ibadah sosial atau sesama manusia. Terdapat tujuh hal yang hendaknya  diperhatikan Sahabat Haji Plus agar pelaksanaan ibadah haji dapat menjadi ibadah sosial yang baik. Tujuh hal itu senyum, sapa, salam, sopan, sabar, sehat dan sedekah. Karena apabila tujuh hal itu dipraktekkan, tentu akan menjadi salah satu bagian dari silaturahim bukan?

Sudah seharusnya prinsip 7S ini harus selalu diterapkan, termasuk pada saat melaksanakan ibadah – ibadah wajib selama berada di Tanah Suci. Contohnya pada saat Sahabat Haji Plus  sedang melakukan tawaf, nah Sahabat Haji Plus harus  menghormati orang lain. Sehingga dapat meminimalisir adanya jamaah yang terzalimi seperti terinjak. Tak hanya itu saja, Islam juga mengajarkan mengenai keseimbangan antara beribadah kepada Allah dan kasih sayang sesama manusia. Sehingga, dalam beribadah kepada Allah hendaknya manusia tak boleh memaksakan diri. Contohnya ialah dengan berdesak – desakan hingga menyiksa diri dan mendhalimi orang lain demi sekadar rasa puas untuk beribadah. Perlu diketahui bahwa agama Islam selalu mengajarkan tentang keseimbangan keseimbangan.

Arti Penting di Setiap Kegiatan Ibadah Haji

Pelaksanaan ibadah haji merupakan salah satu hal yang sangat istimewa dan dalam akan makna. Tahukah Sahabat Haji Plus makna apa saja yang terdapat dalam ibadah haji? jika belum tahu, yuk simak informasi di bawah ini.

  1. Ihram

Pada saat Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji, tentunya Sahabat Haji Plus mengetahui bahwa niat ihram disertai dengan melepas pakaian sehari-hari dan menggantinya dengan pakaian ihram. Dari hal tersebut Sahabat Haji Plus belajar menanggalkan hal – hal yang bersifat duniawi. Pakaian sehari- hari yang pada umumnya dijadikan sebagai pembeda antara seseorang dengan orang lainnya atau satu kelompok dengan kelompok lainnya. Melalui pakaian yang dipakai juga dapat membuat seseorang membedakan profesi ataupun status sosial dan ekonomi yang bersifat duniawi. Oleh karena itulah, calon jamaah haji harus menanggalkan semuanya saat berada di Miqat. Kemudian menggantikan dengan mengenakan pakaian seragam dengan jamaah haji yang lain.

Baca Artikel Lainnya :  Haji Mujamalah

Tak banyak yang menyadari bahwasannya pakaian itu memiliki nilai psikologis tersendiri. Contohnya ialah pada saat seseorang yang menggunakan pakaian mewah dan rapi akan cenderung lebih percaya diri. Saat mengenakan pakaian ihram yang seragam dengan jamaah haji lain, maka seseorang yang satu dengan yang lainnya akan merasa sama dengan manusia lainnya. Tak ada yang dapat membedakan manusia di sisi Allah Swt, kecuali ketaqwaannya. Inilah yang membuat seluruh jamaah haji dari penjuru dunia memiliki rasa persatuan sebagai hamba yang mencari ridha Allah Swt. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa warna putih pada pakaian ihram juga akan membuat seseorang ingat dengan kondisi akhir hayatnya kelak. Sehingga seseorang tersebut akan merasa sebagai hamba yang tak berdaya tanpa Allah Swt. Dan pada akhirnya semua yang dilakukan oleh manusia pasti akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. Setelah selesai menggunakan pakaian ihram, maka jamaah haji juga diharuskan menjauhi semua hal yang dilarang saat melaksanakan ibadah haji.

  1. Sa’i

Ketika Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji, salah satu kegiatan yag dilakukan ialah Sa’i. Sa’i ini merupakan Ibadah yang dilakukan dengan cara berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Siti Hajar saat mencari minum untuk bayinya yakni Ismail. Di dalam Al – Qur’an surat Al Baqarah ayat 158, bukit Shafa dan Marwah disebut sebagai sebagian dari syiar Allah. Maksud dari Syiar ialah tanda – tanda agama dan ibadah yang ditetapkan oleh Allah Swt. Oleh karena itulah, dengan melakukan Sa’i sesuai yang diperintahkan Allah Swt maka jamaah haji diharapkan dapat memaknai tanda – tanda kekuasaan dari Allah Swt. Tak hanya itu saja, dengan kegiatan sa’i ini diharapkan mampu menumbuhkan ketaatan dan rasa tunduk kepada Allah Swt.

  1. Tahallul

Seperti yang telah diketahui bahwasannya setelah melakukan tahallul, maka jamaah haji telah terbebas dari hal – hal yang diharamkan selama melakukan ibadah haji. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa makna dari mencukur rambut ketika tahallul ialah menghilangkan pikiran kotor yang menjadi sumber maksiat dari pikiran manusia. Oleh karena itulah, tahallul menjadi simbol untuk membersihkan pikiran manusia dari hal – hal buruk serta sebagai tanda akhir pelaksanaan ibadah haji.

  1. Wukuf di Arafah

Mungkin Sahabat Haji Plus telah mengetahui bahwa pelaksanaan ibadah haji ini terdapat kegiatan yang bernama wukuf. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa dari kisah Nabi Adam As dan Hawa, Sahabat Haji Plus dapat mengetahui bahwa Nabi Adam As dan Hawa pada akhirnya bertemu di Jabal Rahmah yakni di padang Arafah setelah bertaubat selama diturunkan di bumi. Nabi Adam As dan Hawa akhirnya bertemu setelah mengetahui dosanya, mengetahui cara bertaubat dan akhirnya bertaubat kepada Allah Swt. Dari kisah Nabi Adam As dan Hawa ini Sahabat Haji Plus dapat mengambil pelajaran bahwa berdiam di Arafah dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Wukuf di Arafah menjadi kesempatan yang baik bagi setiap hamba untuk merenungi dosa, memohon ampunan kepada Allah Swt atas segala sesuatu yang telah diperbuat selama ini serta memperbanyak dzikir kepada Allah Swt.

  1. Melontar Jumroh

Sama seperti sebelumnya, kegiatan melontar jumroh ini memiliki makna perlawanan terhadap syetan dan hawa nafsu manusia. Lokasi jumroh merupakan tempat munculnya syetan yang berusaha menghalangi Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As pada saat hendak melaksanakan ketaatan kepada Allah Swt yakni penyembelihan Nabi Ismail As. Kesimpulan dari kegiatan melempar jumroh pada saat pelaksanaan ibadah haji ini adalah mengusahakan diri agar selalu mengingat Allah Swt agar Sahabat Haji Plus tak mudah tergoda oleh bisikan syetan.

  1. Thawaf

Rangkaian keigatan ibadah haji yang dalam akan makna selanjutnya ialah thawaf. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa pelaksanaan Ka’bah ini dilakukan dengan cara mengelilingi Ka’bah. Pastinya Sahabat Haji Plus telah tahu terkait Ka’bah bukan? Ka’bah yang terletak di Masjidil Haram ini tak hanya tempat wisata religi yang didatangi oleh umat muslim. Ka’bah adalah bangunan yang menandai poros bumi, dan dibangun oleh Nabi Ibrahim. Pada saat pelaksanaan ibadah haji, umat muslim tentunya diwajibkan untuk melakukan thawaf yakni dengan cara mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran. Pelaksanaan thawaf para jamaah yang ada di Masjidil Haram ini disebut sama dengan yang dilakukan oleh para malaikat yang mengelilingi rumah Allah di Baitul Makmur. Baitul Makmur juga disebut oleh para ulama seperti Ka’bah bagi penduduk langit. Mengelilingi Ka’bah yang dikenal sebagai pusat ibadah manusia yakni umat muslim di bumi, berarti menunjukkan penghambaan kepada Allah. Sebagaimana malaikat yang mengelilingi Baitul Makmur atau planet-planet di alam semesta yang berputar pada jalurnya sesuai perintah Allah.

Baca Artikel Lainnya :  Tour Haji Terbaik Untuk Haji Furoda

Fakta Seputar Haji Tanpa Antri

Sahabat Haji Plus mungkin telah mengerti bahwa Haji Furoda ini ialah salah satu program haji non kuota yang legal, teregistrasi serta tanpa mengurangi jatah kuota pemerintah RI. Mentri Agama Lukman Hakim Syarifudin pernah menyatakan bahwa pemerintah kerajaan Saudi Arabia telah menyediakan kuota bagi para tamu undangannya, terkait berapa banyak kuota yang disediakannya dan seperti apa persyaratannya pemerintah RI tidak mengetahui secara pasti. Hal ini dikarenakan perihal kuota Haji Furoda merupakan prioritas pemerintah kerajaan Saudi Arabia. Dengan mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Furoda, Sahabat Haji Plus akan segera melaksanakan ibadah haji tanpa menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama seperti halnya Haji Reguler. Karena Haji Furoda ini merupakan Haji yang diberangkatkan tanpa antri. Oleh karena itulah, harga yang dibandrol juga lebih tinggi dibandingkan Haji Reguler. Namun, Haji Furoda ini tepat sekali bagi Sahabat Haji Plus yang ingin melaksanakan ibadah haji akan tetapi enggan untuk menunggu waktu tunggu selama belasan tahun. Apabila sahabat Haji Plus memiliki rezeki yang lebih, Sahabat Haji Plus dapat mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Furoda. Dengan menjadi jamaah Haji Furoda, banyak sekali kelebihan yang di dapatkan. Selain berangkat dengan waktu yang lebih cepat dibanding Haji Reguler, visa yang digunakan pun juga berbeda.

Bagi jamaah Haji Furoda, visa yang digunakan merupakan visa khusus untuk haji dengan kuota pemerintah kerajaan Saudi Arabia yang disebut Visa Furoda. Visa Furoda atau yang biasa disebut visa haji undangan kerajaan ini terdapat 2 macam yakni visa Haji Furoda yang diberikan kepada para calon jmaah secara biasa di semua negara dan visa undangan yang dioeruntukkan kepada tamu yang benar – benar khusus atau tamu istimewa kerajaan. Untuk mendapatkan visa Haji Furoda ini tentunya dengan cara memilih program Haji Furoda yakni dengan cara mendaftar sebagai jamaah Haji Furoda. Oleh karena itu, harga yang dibandrol cukup tinggi yakni mencapai 3 kali lipat dari Haji Reguler. Karena Haji Furoda memanglah Haji yang special dari segi keberangkatan, visa dan fasilitas. Jadi, sudah sewajarnya apabila Haji Furoda memiliki selisih harga yang cukup lumayan dengan program Haji Reguler. Bagi sahabat Haji Plus yang hendak mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Furoda hendaknya pilihlah jasa travel yang tepat. Agar Sahabat Haji Plus dapat melaksanakan ibadah haji dengan terjamin. Untuk sahabat Haji Plus yang sedang mencari referensi jasa Travel Haji Furoda yang terjamin dan amanah Bersama Annur Maarif adalah referensi yang tepat. Haji Furoda Bersama Annur Maarif menyediakan paket Haji Furoda dengan harga terbaik yang di dampingi dengan kualitas serta jasa pelayanan yang terbaik pula.

Inilah sekilas informasi mengenai Haji plus bisa langsung berangkat. Bagi Sahabat Haji Plus yang sedang merencanakan keberangkatan pelaksanaan ibadah haji, semoga pelaksanaan ibadah haji yang akan dilaksanakan berjalan dengan lancar yaa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *