Haji Furoda 2022 Terbaik

Haji Furoda 2022 Terbaik

Keberangkatan ibadah haji memanglah menjadi momen yang paling di tunggu oleh setiap umat islam yang ada di seluruh dunia, salah satunya Indonesia. Karena Indonesia menjadi negara yang mayoritas muslim, sebab itulah tak heran apabila harus mengantri untuk menunggu keberangkatan pergi ke Tanah Suci. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa Indonesia menjadi salah satu negara dengan kuota jemaah haji yang terbanyak di setiap pelaksanaan ibadah haji. Karena itu, bagi Sahabat Haji Plus yang berkeinginan untuk menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji perlu menunggu waktu keberangkatan yang sudah ditentukan oleh pihak penyelenggara ibadah haji. Namun perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa pelaksanaan ibadah haji dengan waktu tunggu keberangkatan yang tergolong cukup lama yakni hingga mencapai puluhan tahun ialah haji reguler. Sahabat Haji Plus sekalian harus mengerti bahwa saat ini terdapat beberapa program haji yang dapat Sahabat Haji Plus pilih untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Selain program haji reguler, ada pula program haji lain yang dapat Sahabat Haji Plus pilih. Diantara program haji selain haji reguler yang dapat Sahabat Haji Plus pilih ialah Haji Plus dan Haji Furoda. Dengan Sahabat Haji Plus memilih program Haji Plus atau Haji Furoda, maka Sahabat Haji Plus memiliki waktu tunggu keberangkatan lebih cepat dibandingkan dengan program Haji Reguler. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang berminat untuk mendaftar Haji 2022, Sahabat Haji Plus dapat mencoba untuk daftar Haji Plus 2022 atau pun bisa juga mendaftar paket Haji Furoda 2022 Terbaik di Satutours Travel. Sahabat Haji Plus yang ingin mengetahui seputar Biaya Haji Plus 2022 Terbaik serta informasi lebih lengap seputar Haji Plus dan Haji Furoda, yuk simak informasi berikut ini.

Tips Berangkat Haji Dengan Haji Furoda di Usia Muda

Berangkat haji di usia muda pastinya menjadi dambaan setiap umat muslim. Pasalnya banyak sekali yang beranggapan bahwasannya ibadah haji ini hanya dapat dilaksanakan saat Sahabat Haji Plus berusia menuju lanjut usia. Hal tersebut disanggah dengan pernyataan yang menyatakan bahwa ibadah haji membutuhkan biaya yang lumayan dan kebanyakan terlambat saat memulai menabung untuk melaksanakan ibadah haji. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa saat ini Sahabat Haji Plus dapat memulai menyusun rencana untuk dapat melaksankan ibadah haji di usia muda. Pastinya Sahabat Haji Plus berharap agar bisa berkunjung ke Tanah Suci di usia yang masih muda ini kan? Tentunya hal ini amat menggembirakan apabila keinginan Sahabat Haji Plus benar – benar terwujud.

Bukan tanpa alasan, memilih melaksanakan ibadah haji di usia muda juga mengoptimalkan pelaksanaan ibadah haji saat berada di Tanah Suci. Karena saat Sahabat Haji Plus berada di usia muda, Sahabat Haji Plus masih dalam keadaan tubuh yang prima. Dengan kondisi tersebut menyatakan bahwa tubuh Sahabat Haji Plus masih mampu untuk melakukan rangkaian ibadah haji dengan maksimal. Sebab itulah, selagi masih muda alangkah lebih baiknya direncanakan yuk! Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwa ada salah satu cara yang dapat dilakukan Sahabat Haji Plus untuk mendaftar Haji Furoda yakni caranya dengan menabung. Tanpaknya Sahabat Haji Plus memahami bahwa menabung memanglah bukan hal yang amat sulit untuk dilakukan. Akan tetapi memanglah amat banyak godaan yang menghampiri untuk memanfaatkan uang yang sudah terkumpul. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang berencana untuk melaksanakan ibadah haji di usia muda, coba simak beberapa tips di bawah ini.

  1. Rencanakanlah Dengan Matang Hendak Berangkat Umur Berapa

Salah satu yang utamanya perlu Sahabat Haji Plus lakukan untuk mewujudkan pelaksanaan ibadah haji di usia muda ialah merencanakannya dengan matang. Sahabat Haji Plus perlu merencanakan dengan matang terkait di umur berapa Sahabat Haji Plus akan berangkat melaksanakan ibadah haji. Karena dengan Sahabat Haji Plus memiliki rencana yang matang beserta target yang sudah ditentukan, maka Sahabat Haji Plus akan mengupayakannya dengan maksimal. Dan insyaallah jika sudah diupayakan dengan maksimal maka hasilnya akan menyertai. Karena itulah, bagi Sahabat Haji Plus yang beriat untuk melaksanakan ibadah haji di usia muda, Sahabat Haji Plus segera merancang rencana dengan matang dan segera realisasikan ya!

  1. Buatlah Budget Untuk Dana Pelaksanaan Haji dan Menabunglah Secara Konsisten

Langkah berikutnya bagi Sahabat Haji Plus yang sudah menyusun rencana dengan matang dan menentukan target berangkat di umur yang telah ditentukan, maka selanjutnya Sahabat Haji Plus perlu menyusun budget untuk melaksanakan ibadah haji. Bagi Sahabat Haji Plus yang masih bingung terkait berapakah biaya yang dibutuhkan untuk mendaftar pelaksanaan ibadah haji, Sahabat Haji Plus dapat mencari informasinya dan mendapatkan informasinya di situs resmi jasa travel haji seperti Satutours Travel. Apabila Sahabat Haji Plus sudah mengetahui berapakah budget yang hendaknya dipersiapkan, maka Sahabat Haji Plus segera tetapkan kapan budget ini bisa terkumpul secara utuh. Jika Sahabat Haji Plus sudah mengetahui berapa budget yang hendaknya dikumpulkan, maka Sahabat Haji Plus dapat memulai menabung. Sebisa mungkin Sahabat Haji Plus memiliki rekening khusus untuk menyisihkan uang yang akan digunakan untuk keperluan pelaksanaan ibadah haji. 

  1. Cobalah Untuk Mencari Partner Untuk Menabung dan Berangkat Haji Bersama

Setelah menyusun rencana dengan matang dan menyusun target, maka langkah selanjutnya yang perlu Sahabat Haji Plus lakukan ialah berupaya merealisasikannya dengan maksimal. Salah satu cara yang bisa Sahabat Haji Plus coba untuk merealisasikan rencana serta target yang sudah dibuat ialah dengan cara menabung. Nah.. seringnya saat Sahabat Haji Plus menabung terkadang tak berjalan dengan konsisten kan? Sebab itulah, Sahabat Haji Plus dapat mencoba dengan cara mencari partner untuk diajak menabung dan melaksanakan haji bersama. Sahabat Haji Plus dapat mengajak teman, sahabat maupun saudara untuk menjadi partner menabung bersama. Tentunya jika sudah di tahap ini, maka Sahabat Haji Plus selangkah lebih dekat untuk berangkat ke Tanah Suci. Bagaimana? Asik kan..

  1. Buatlah Komitmen Kepada Diri Sendiri

Pasti Sahabat Haji Plus telah begitu memahami bahwasannya komitmen menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan yang sedang dirancang Sahabat Haji Plus sekalian. Mengapa demikian? Karena dengan adanya komitmen yang senantiasa di jaga, maka Sahabat Haji Plus dapat selalu konsisten dalam menabung untuk pelaksanaan ibadah haji. Hendaknya Sahabat Haji Plus perlu memiliki komitmen menabung dan menetapkan berapa nominal uang yang ditabung setiap sekali menabung. Dengan begitu, budget yang menjadi target capai akan segera terkumpul.

  1. Mencari Uang Tambahan

Apabila Sahabat Haji Plus merasa bahwa saat ini pekerjaan utama hasilnya masih belum maksimal dalam hal nominal, maka Sahabat Haji Plus dapat mencoba untuk mencari uang tambahan. Karena dengan Sahabat Haji Plus memiliki pekerjaan sampingan, maka ini menjadi solusi untuk meningkatkan pemasukan Sahabat Haji Plus sekalian. Jika Sahabat Haji Plus mendapatkan bonus gaji, Sahabat Haji Plus dapat alokasikan dana tersebut ke tabungan. Dengan cara ini tentunya akan membuat tabungan Sahabat Haji Plus terkumpul lebih cepat kan?

Baca Artikel Lainnya :  Apa Bedanya Haji Reguler, Haji plus dan Haji Furoda

Coba Kenali Ciri Haji Mardud

Bagi setiap umat muslim yang pergi ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji tentunya berharap bahwa haji yang dijalaninya menjadi haji yang mabrur. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa kebalikan dari haji mabrur ialah haji mardud. Sehingga dapat diartikan bahwa Haji Mardud merupakan haji yang tertolak yang berarti bahwasannya ibadah yang telah dijalankan saat berada di Tanah Suci tak diterima oleh Allah. Tentunya sayang sekali bukan? Jika seperti ini ibaratnya saat di Tanah Suci mereka hanya membuang tenaga, harta serta waktu secara percuma. Supaya Sahabat Haji Plus terhindar dari haji mardud atau haji yang tertolak, maka Sahabat Haji Plus perlu pahami dari beberapa poin diantaranya :

  1. Tak Didasari Dengan Niat Yang Benar

Sahabat Haji plus perlu memahami bahwasannya pelaksanaan ibadah haji harus di dasari dengan niat yang benar. Tentunya bukan berdasarkan niat yang salah yakni tak melibatkan Allah di dalamnya. Contoh niat yang salah misalnya saat Sahabat Haji Plus ingin melaksanakan ibadah haji agar Sahabat Haji Plus diakui bahwa Sahabat Haji Plus adalah orang yang mampu.

  1. Biayanya Haji Dari Hasil Tak Halal

Salah satu penyebab tertolaknya ibadah haji ialah karena biaya haji yang berasal dari harta tak halal. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui walaupun harta haram yang tercampur hanya sedikit saja di dalam dibanding harta yang halal, namun tetap saja bahwa ibadah haji Sahabat Haji Plus tak akan diterima. Karena Harta yang haram termasuk ke dalam riba yang membawa dampak buruk.

  1. Adanya Sikap Sombong Dalam Hati

Sikap yang sombong merupakan menjadi salah satunya penyebab haji mardud. Hal ini perlu Sahabat Haji Plus pahami agar Sahabat Haji Plus tak termasuk ke dalam kategori haji yang mardud. Tak hanya itu, berprilaku tak baik selama ibadah haji pun dapat membuat menjadi haji mardud loh.. Sebab itulah, hendaknya Sahabat Haji Plus tak lupa untuk selalu menjaga sikap serta tutur kata kepada jamaah yang lain. Timbul perasaan tak yakin bahwa ibadah haji akan diterima Allah juga akan membuat ibadah haji benar – benar tak diterima. Karena itulah alangkah lebih baiknya bahwa Sahabat Haji Plus merasa yakin bahwasannya ibadah haji yang telah dilakukan akan diterima oleh Allah.

  1. Tak Memelihara Semua Pahala Saat di Tanah Suci

Perlu Sahabat Haji Plus ketahui juga bahwa salah satu penyebab ditolaknya ibadah haji ialah karena Sahabat Haji Plus tak dapat memelihara semua pahala yang diupayakan selama pelaksanaan haji. Tak hanya itu, bagi Sahabat Haji Plus yang memulai hidup barunya setelah naik haji dengan amalan buruk juga akan termausk dalam kategori haji mardud.

Baca Artikel Lainnya :  Paket Haji Visa Furoda Terlengkap Keluarga

Keistimewaan Sholat di Masjid Quba di Madinah

Sepertinya Sahabat Haji Plus sudah sering mendengar bahwa Masjid Quba menjadi salah satu masjid yang memiliki keutamaan. Perlu Sahabat Haji plus ketahui bahwa Masjid Quba ini merupakan masjid yang pertama dibangun oleh Nabi Muhammad Saw yang letaknya di Madinah. Diketahui bahwa Masjid Quba menjadi masjid pertama kali yang dibangun dalam sejarah Islam atas dasar ketakwaan dan keimanan yang kuat. Dalam surat At Taubah ayat 108 Allah Swt berfirman bahwa “Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (Masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu shalat di dalamnya. Di dalam masjid itu ada orang – orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang – orang yang bersih.” Masjid Quba ini terletak di kawasan perkampungan yang dinamai Quba. Latar belakang penamaan Quba diambil dari nama sebuah telaga yang berada di tempat tersebut. Jarak dari kota Madinah ke masjid Quba sekitar 3 km dari arah selatan. Pada mulanya Masjid Quba berdiri di atas kebun kurma yang luasnya sekitar 1200 meter persegi. Setelah mengalami pembaruan, luasnya menjadi 5.860 meter persegi dan diketahui dapat menampung 20 ribu jemaah. Di Masjid Quba ini memiliki 19 pintu dengan pintu utama yang jumlahnya 3. Satu pintu digunakan untuk masuk jemaah perempuan dan dua pintu untuk masuk jemaah laki – laki. Masjid Quba menjadi salah satu masjid yang dimuliakan oleh Allah. Karena masjid ini menjadi masjid yang paling disucikan (dimuliakan) oleh Allah Swt setelah Masjidil Haram yang berada di Mekkah, Masjid Nabawi yang berada di Madinah dan Masjid Aqsa yang berada di palestina.

Menggunakan Kursi Roda Tak Menghalangi Kegiatan Thawaf & Sa’i

Jemaah Haji yang termasuk ke dalam kategori lanjut usia saat melakukan padatnya rangkaian ibadah haji di Tanah Suci pastinya akan terasa melelahkan. Terlebih pada saat Sahabat Haji Plus melaksanakan rukun haji thawaf dan sa’i yang memang membutuhkan tenaga ekstra untuk berjalan kaki. Sebab itulah, untuk jemaah haji yang termasuk ke dalam kategori lanjut usia dan merasa sudah tak sanggup untuk berjalan kaki, maka pihak Masjidil Haram telah menyediakan kursi roda agar jemaah haji tetap dapat melaksanakan thawaf. Akan tetapi dengan syarat kondisi saat itu tak terlalu ramai sehingga jemaah haji dapat melakukan thawaf di kawasan Ka’bah dengan kursi roda. Apabila keadaan sedang ramai seperti saat musim haji tiba, maka jemaah haji dapat melakukan thawaf di lantai dua dengan jarak satu putaran berkisar sekitar satu kilometer. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa bagi jemaah haji yang menggunakan kursi roda tentunya juga butuh pendamping untuk mendorong kursi roda tersebut. Jaraknya yang terbilang cukup panjang dan harus melakukan tujuh kali putaran membuat pendamping juga harus memiliki tenaga yang ekstra.

Apabila tak ada orang yang dapat dijadikan pendamping, maka jemaah haji dapat menyewa kursi roda sekaligus dengan jasa pendorongnya. Biaya yang ditawarkan untuk penyewaan kursi roda ini sekitar 300 Rial Saudi, namun belum termasuk dengan harga sewa pendorong. Selain kursi roda, di lantai tiga mezzanine juga terdapat kursi roda elektrik. Diketahui bahwa bentuknya seperti mobil yang biasa digunakan pemain golf untuk menuju lapangan. Jemaah haji pastinya perlu mengeluarkan dana yang lebih supaya dapat memakai kursi roda elektrik ini untuk melaksanakan thawaf ataupun Sai. Perkiraan biayanya sekitar 150 Rial Saudi untuk sekali putaran. Harganya lebih mahal karena kursi roda ini menggunakan tenaga listrik, sehingga tak butuh pendorong lagi. Perihal harga total, tinggal kalikan saja dengan jumlah putaran saat mengelilingi Ka’bah. Untuk cara meminjam kursi roda ini caranya cukup mudah yakni hanya perlu memberikan kartu identitas sebagai jaminan. Dan setelah selesai, jemaah haji dapat mengambil kembali kartu identitasnya.

Baca Artikel Lainnya :  Haji Furoda

Tips Menjaga Kelembaban Kulit Saat di Tanah Suci

Ketika Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci, tentunya masalah yang seringkali muncul ialah terkait kulit yang kering dan kusam. Hal ini memanglah wajar karena adanya perbedaan iklim yang cukup berbeda antara Indonesia dan Mekkah. Adanya perbedaan inilah yang mempengaruhi keadaan kulit yang menjadi kering serta kusam. Sebab itulah, Sahabat Haji Plus perlu mempersiapkan hal – hal terkait perawatan kulit selama berada di Tanah Suci. Agar Sahabat Haji Plus lebih memahami, yuk simak informasi dibawah ini.

  1. Gunakan Pelembab Agar Kulit Tak Kering

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa tingkat kelembapan yang rendah akan membuat kulit Sahabat Haji Plus menjadi kering serta kasar. Oleh karena itu, pelembap menjadi salah satu produk yang hendaknya tak terlewatkan untuk Sahabat Haji Plus gunakan pada saat akan beraktivitas di luar ruangan, termasuk saat di Tanah Suci. Meskipun demikian, dalam memilih pelembab tak boleh asal pilih. Sahabat Haji Plus harus memeriksa kandungan minyak yang dapat menjaga kelembapan kulit agar tetap baik. Selain itu, pastikan juga bahwa pelembab yang Sahabat Haji Plus gunakan mengandung antioksidan. Karena manfaat dari antioksidah dalam pelembab ialah untuk menangkal radikal bebas yang terpapar dari sinar matahari langsung.

  1. Menjaga Kondisi Kulit Dengan Menggunakan Petroleum Jelly

Sepertinya Sahabat Haji Plus tak lagi asing terkait manfaat petroleum jelly dalam mengatasi bebagai masalah kulit kering. Petroleum jelly selalu menjadi teman setia bagi para jemaah haji saat berada di Tanah Suci. Hal ini karena dapat membantu Sahabat Haji Plus yang merasa ada bagian kulit yang mengering atau bahkan pecah – pecah. Selain itu, petroleum jelly ini pun berperan sebagai pelembap oklusif yang dapat menghambat penguapan dari permukaan kulit. Sehingga, kulit Sahabat Haji Plus akan selalu lembap dan segar selama beribadah di Tanah Suci. Sahabat Haji Plus dapat mengoleskan petroleum jelly ke seluruh bagian luar tubuh seperti kulit dan bibir agar tetap lembab dan tak mengering.

  1. Gunakan Tabir Surya Untuk Melindungi Kulit

Tentu Sahabat Haji Plus telah mengerti bahwa sinar matahari menjadi salah satu hal yang dapat menyebabkan kulit Sahabat Haji Plus berubah menjadi kering dan kusam. Teriknya sinar matahari di Tanah Suci membuat Sahabat Haji Plus perlu melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung. Hal ini karena dapat membuat kulit Sahabat Haji Plus menjadi rusak akibat terkena paparan sinar ultraviolet. Sebab itulah, hendaknya Sahabat Haji Plus tak lupa untuk membawa tabir surya dengan kandungan SPF. Sahabat Haji plus dapat mengoleskan tabir surya setiap habis mandi yakni sekitar 15 menit sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Kemudian, Sahabat Haji Plus juga dapat mengoleskan kembali tabir surya setelah berkeringat atau pun berhapus air wudhu setiap 3 jam sekali. Dengan cara ini, kulit Sahabat Haji Plus pastinya akan terlindung dari sinar matahari yang dapat merusak kulit.

Teruntuk Sahabat Haji Plus yang berminat untuk mendaftar bisa terlebih dahulu bertanya – tanya. Apabila Sahabat Haji Plus sudah memantapkan hati untuk mendaftar Haji Furoda 2022 Terbaik, Sahabat Haji Plus dapat langsung menghubungi kontak yang tertera di website Satutours Travel. Semoga informasi ini bisa membantu Sahabat Haji Plus ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *