Biaya Haji Plus 2020

Biaya Haji Plus 2020

Biaya Haji Plus 2020

Biaya Haji untuk tahun 2020
Biaya Haji untuk tahun 2020

Seperti yang kita ketahui bahwa melaksanakan ibadah haji saat ini termasuk yang paling lama waktu tunggunya. Umumnya program haji reguler membutuhkan waktu tunggu keberangkatannya hingga puluhan tahun. Oleh karena itu pemerintah membuka program haji plus di mana lama waktu tunggu maksimal 5 tahun. Biaya haji plus 2020 tentunya lebih besar dibandingkan haji reguler.

Ibadah Haji

Haji merupakan ibadah yang diwajibkan bagi umat muslim jika telah mampu atau mencukupi hartanya untuk menyempurnakan agama. Ibadah haji berlangsung di Tanah Suci Makkah dilengkapi dengan berbagai rukun haji dan amalan-amalam yang telah ditetapkan segala tata caranya oleh rasulullah. Haji hanya dilaksanakan satu kali dalam setahun tepatnya di bulan Dzulhijjah atau bulan ke 12 dalam kalender Hijriah.

Amalan yang wajib dikerjakan saat Sahabat Haji Plus berhaji tidak boleh luput sama sekali atau tinggal salah satunya. Apabila ada yang tertinggal maka ibadah haji Sahabat Haji Plus sekalian tidak sah. Inilah 6 rukun haji yang wajib dilaksanakan saat berhaji:

  1. Ihram

Ihram akan menjadi pakaian utama selama proses haji berlangsung
Ihram akan menjadi pakaian utama selama proses haji berlangsung

Ibadah haji dan umrah juga harus diawali dengan niat sebagaimana ibadah lainnya. Waktu dan tempat Miqat juga perlu diperhatikan karena keduanya memiliki kaitan erat dengan wajib haji. Sebelumnya Sahabat Haji Plus dianjurkan mandi alias membersihkan diri, memakai wewangian, shalat dua rakaat dan mengenakan pakaian ihram bagi laki-laki.

  1. Wuquf

Wuquf dilakukan di Bukit Arafah di mana waktunya mulai zuhur tanggal 9 Dzulhijjah hingga subuh 10 Dzulhijjah. Para jamaah bisa mengambil waktu siang hingga setelah magrib atau malam hingga menjelang subuh.

  1. Tawaf

Setelah melakukan wuquf, jamaah haji akan menuju Masjidil Haram untuk mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali atau disebut juga tawaf
Setelah melakukan wuquf, jamaah haji akan menuju Masjidil Haram untuk mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali atau disebut juga tawaf

Setelah melakukan wuquf, jamaah haji akan menuju Masjidil Haram untuk mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali atau disebut juga tawaf. Titik awal putaran dimulai dari sekiranya arah Hajar Aswad dan Ka’bah berada di sisi kiri badan jamaah haji. Wuquf ini dilakukan berputar berlawanan arah jarum jam.

  1. Sa’i

Sa’I dilakukan dari Bukit Shafa dan Marwah. Permulaan yang diambil di Bukit Shafa kemudian berjalan hingga tujuh kali perjalanan dan berakhir di Bukit Marwah.

  1. Tahallul

Bagi laki-laki wajib cukur gundul sedangkan bagi jamaah wanita hanya disarankan untuk memotong seruas jari saja
Bagi laki-laki wajib cukur gundul sedangkan bagi jamaah wanita hanya disarankan untuk memotong seruas jari saja

Jamaah haji diwajibkan untuk mencukur rambutnya setelah melaksanakan serangkaian rukun haji. Bagi laki-laki wajib cukur gundul sedangkan bagi jamaah wanita hanya disarankan untuk memotong seruas jari saja. Rasulullah tidak mengizinkan wanita mencukur gundul rambutnya.

  1. Tertib

Laksanakan rukun haji di atas secara berurutan.

Baca Artikel Lainnya :  Haji Furoda Terbaik di Surabaya

Perbedaan Haji Plus dengan Reguler

Dalam penjelasan berikut ini, Sahabat Haji Plus akan diinfokan terkait perbedaan haji plus dengan reguler. Meskipun memiliki detinasi yang sama yakni Tanah Suci Makkah, namun ada beberapa perbedaan yang signifikan, seperti:

  1. Pihak Penyelanggara

Haji reguler diadakan oleh pihak Kemenag dan memberikan instruksi untuk manasik pada KBIH yang ditunjuk. Sedangkan haji plus diadakan oleh pihak swasta tapi masih tetap dalam pengawasan Kemenag.

  1. Biaya

Biaya yang harus disiapkan untuk mengikuti program haji
Biaya yang harus disiapkan untuk mengikuti program haji

Dari segi biaya, haji plus jauh lebih mahal dibandingkan biaya haji program reguler. Perbedaan biaya ini juga disebabkan oleh perbedaan fasilitas yang disediakan. Dalam hal ini biaya haji plus masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan harga haji visa furoda.

  1. Daftar tunggu Keberangkatan

Terkait daftar tunggu keberangkatan, jamaah haji plus lebih singkat waktu tunggunya dibandingkan haji reguler. Jamaah haji plus maksimal waktu tunggu hanya 5 tahun ke depan, sedangkan haji reguler bisa sampai berpuluh tahun. Jadi, bisa Sahabat Haji Plus bayangkan betapa lama waktu yang dibutuhkan oleh jamaah haji reguler untuk menginjakkan kaki di Tanah Suci. Hal ini tentunya tidak lepas dari peran biaya yang berbeda sehingga pelayanan yang disediakan juga jauh berbeda.

  1. Akomodasi, Transportasi dan Konsumsi

Beberapa fasilitas yang akan didapat selama program berlangsung
Beberapa fasilitas yang akan didapat selama program berlangsungng akan didapat selama program berlangsung

Dari segi kebutuhan, calon jamaah haji plus lebih tercukupi karena pihak penyelenggaranya telah menyediakan beragam makanan dan minuman hingga snack untuk para jamaahnya. Penginapan yang disediakan juga merupakan hotel bintang lima di mana para jamaah haji plus bisa beribadah dengan tenang tanpa harus memikirkan persoalan makanan. Dalam keseharian mereka di Makkah segala kebutuhan konsumsi ditanggung oleh pihak hotel.

  1. Massa Tinggal Jamaah di Tanah Suci

Jamaah haji reguler tinggal lebih lama di Tanah Suci dibandingkan jamaah haji plus. Jika jamaah haji reguler membutuhkan waktu 30 hingga 40 hari di Makkah maka jamaah haji plus hanya menghabiskan 20 hari.

  1. Pembimbing Selama di Makkah dan Madinah

Para Jamaah akan selalu didampingi oleh para pendamping selama program berlangsung
Para Jamaah akan selalu didampingi oleh para pendamping selama program berlangsung

Semua jamaah haji ketika tiba di Tanah Suci akan mendapatkan bimbingan dari pembimbing haji. Pembimbing tersebut tentu telah dibekali dengan pengetahuan serta bahasa Arab yang fasih. Jamaah memerlukan pembimbing terutama saat melaksanakan rukun-rukun haji dan saat berada di Makkah dan Arafah, Muzdalifah dan Minia saat Tarwiyah.

  1. Manasik Lebih Intensif

Manasik jamaah calon haji plus selama dua hari dengan pertemuan dua atau tiga kali secara intensif. Bimbingan tersebut akan terus berlanjut hingga jamaah tiba di Tanah Suci. Untuk jamaah haji reguler, mereka mendapatkan manasik lebih dari lima kali namun tidak berlanjut hingga di Tanah Suci.

Baca Artikel Lainnya :  Travel Haji Dengan Visa Furoda

Hal yang Perlu dipersiapkan Sebelum Berangkat Haji

  1. Persiapkan Buku Doa

Jika Sahabat Haji Plus ingin lebih pas saat melafalkan doa di Tanah Suci, bawalah buku doa yang berukuran kecil agar praktis dibawa ke mana saja. Pilih buku doa yang lengkap sehingga bisa Sahabat Haji Plus baca ketika melakukan ibadah haji.

  1. Bawa Obat-Obatan

Membawa obat-obatan pribadi, terlebih yang mempunyai riwayat penyakit
Membawa obat-obatan pribadi, terlebih yang mempunyai riwayat penyakit

Apabila Sahabat Haji Plus termasuk pribadi yang memiliki riwayat penyakit seperti alergi tentu membutuhkan penangan atau obat khusus. Maka jangan lupa membawa obat tersebut sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu alergi kambuh. Untuk jamaah haji berusia lanjut juga turut mempersiapkan obat-obatan dari resep dokter agar tetap sehat ketika melaksanakan rukun haji.

  1. Perlengkapan Mandi

Membawa alat perlengkapan pribadi
Membawa alat perlengkapan pribadi

Perlengkapan mandi juga tidak boleh dilupakan. Dalam pelaksanaan ibadah haji, Sahabat Haji Plus selalu dituntut agar selalu dalam keadaan bersih dan suci. Satu hal yang perlu Sahabat Haji Plus ingat yakni jangan gunakan perlengkapan mandi yang mengandung parfum. Ketika Ihram Sahabat Haji Plus tidak diizinkan menggunakan perlengkapan yang mengandung parfum.

  1. Perlengkapan Pakaian

Sahabat Haji Plus harus menulis daftar pakaian yang harus dibawa agar tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Jika memang Sahabat Haji Plus kurang tahu mengenai pakaian apa saja yang wajib di bawa, Sahabat Haji Plus bisa meminta kepada pihak travel tour haji atau carilah info dari internet.

Jalur keberangkatan ke Tanah Suci di Indonesia terbagi atas 3 yakni program haji reguler, haji plus kuota resmi Depag dan haji plus non kuota visa Furoda. Biaya haji yang paling mahal yakni haji visa furoda karena fasilitas yang disediakan jauh lebih lengkap dibandingkan haji reguler. Namun untuk haji plus sendiri, biaya yang dihabiskan sudah cukup tinggi jika dibandingkan dengan haji reguler. Jadi, Sahabat Haji Plus bisa memilih jalur haji sendiri sesuai dengan kebutuhan.

Baca Artikel Lainnya :  Biaya Haji Furoda 2020

Bagaimana sahabat haji plus? Setelah mengetahui biaya haji plus 2020, apakah tertarik untuk mengambil jalur haji plus atau malah lebih senang dengan haji visa furoda? Semoga apapun jalur yang Sahabat Haji Plus pilih, dapat memberikan manfaat dan menjadikan Sahabat Haji Plus sekalian haji yang mabrur. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *