Biaya Haji khusus

Biaya Haji khusus

Biaya Haji khusus

Tak bisa dipungkiri bahwasannya ibadah haji memanglah ibadah yang dianggap istimewa oleh umat muslim di penjuru dunia. Pasalnya banyak sekali keutamaan dan keistimewaan yang ada di dalamnya dan tak ditemui di ibadah selainnya. Untuk pelaksanaan ibadahnya pun, ibadah haji ini dilaksanakan satu tahun sekali. Sehingga, momen musim haji inilah menjadi momen yang sangat dinanti oleh seluruh umat muslim di dunia yang sangat berharap dan berkesempatan untuk menjadi tamu Allah Swt di Tanah Suci. Karena itulah, tak heran apabila umat islam yang memiliki niat yang sungguh akan berupaya semaksimal mungkin agar dapat menunaikan ibadah haji. Meskipun harus menyisihkan Sebagian upah yang dihasilkan perbulannya, bagi umat islam yang sangat mendambakan pelaksanaan ibadah haji tentunya tetap menyisihkan sebagian uangnya dan berkomitmen sampai bisa menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Hal ini tentunya menjadi hal yang sangat istimewa. Pasalnya, dengan melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Sahabat Haji Plus akan menyempurnakan rukun islam yang kelima. Nah, bagi Sahabat Haji Plus yang berkeinginan untuk menunaikan ibadah haji tanpa menunggu waktu keberangkatan yang lama, Sahabat Haji Plus dapat mendafar Paket Haji Plus di website hajiplus.id. Cobalah untuk mampir sejenak dan melihat – lihat informasi terkait Travel Haji Plus serta Biaya Haji Plus. Dengan begitu, Sahabat Haji Plus akan mengetahui Biaya Haji Khusus, tentunya ini akan membantu Sahabat Haji Plus yang ingin segera menunaikan ibadah haji. Bagi Sahabat Haji Plus yang ingin mengetahui informasi selainnya terkait pelaksanaan ibadah haji, simak informasi berikut ini.

Tetap Memaknai Haji, Selepas Ibadah Haji

Sahabat Haji Plus mungkin mengerti bahwa banyak sekali yang memahami bahwa keislaman seseorang baru terada sempurna ketika telah menunaikan seluruh rukun islam yakni yang terdiri dari mengucapkan kalimat Syahadat, mendirikan Shalat, berpuasa di Bulan Ramadhan, menunaikan zakat serta melakukan ibadah haji. Harapan dari seseorang yang melaksanakan ibadah haji ialah untuk melengkapi semua Rukun Islam dalam kehidupannya dan pastinya setelah berhaji ada keinginan meraih haji yang mabrur. Akan tetapi, hal ini perlu dipahami kembali dengan makna dalam yang terkandung bahwa haji mabrur itu tak di dapatkan pada saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci saja. Melainkan, haji mabrur itu justru bisa di dapatkan sejak Sahabat Haji Plus memulai dari persiapan untuk melakukan ibadah haji, pada saat menunaikan perjalanan ibadah haji dan setelah pulang kembali ke tanah air. Seperti yang diketahui bahwa haji mabrur memiliki arti sebagai haji yang baik yakni ibadah hajinya diterima oleh Allah Swt. Haji mabrur ini merupakan ibadah yang dilakukan sesuai dengan petunjuk Allah SWT dan Rasul nya, dengan berpatokan pada berbagai syarat, rukun dan kewajiban. Predikat haji mabrur merupakan predikat yang diberikan Allah Swt dan predikat itu dapat diupayakan oleh Sahabat Haji Plus sekalian. Perihal pemberian predikat haji mabrur ini ialah ketentuan Allah Swt. Akan tetapi, banyak juga yang terjebak dalam pemahaman dangkal bahwa haji mabrur itu didapat pada saat ibadah haji di Tanah Suci. Padahal jika diulas lebih lanjut dan lebih dalam, tak sesederhana itu pengertiannya.

Tak bisa dipungkiri bahwa setiap jamaah haji yang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci menginginkan untuk mendapatkan predikat haji mabrur yang menjadi impian. Akan tetapi, tentunya Haji mabrur tak bisa diperoleh dengan hanya sekedar menjalankan syarat dan ketentuan ritual ibadah haji saja. Karena seperti yang diketahui bahwa haji mabrur itu tak datang secara tiba – tiba. Akan tetapi, untuk memperoleh predikat haji yang mabrur ini harus diusahakan yakni dimulai sejak sebelum, pada saat dan setelah pelaksanaan ibadah haji. Haji mabrur ini harus dimaknai sebagai upaya seseorang untuk mendapatkan haji yang baik dengan menjalankan ibadah haji, sejak mulai dari persiapan di tanah air, saat menunaikan perjalanan ibadah haji dan setelah pulang kembali ke tanah air. Dari segi persiapan, umumnya umat islam selalu berupaya untuk mempersiapkan diri dengan baik. Contohnya, seperti memahami dan menjalankan ajaran Agama Islam dengan baik, termasuk juga manasik haji. Selain itu, persiapan lainnya adalah menyiapkan harta sebagai bekal dan ongkos untuk perjalanan ibadah haji. Banyak yang berkorban dengan bekerja bertahun -tahun lalu menabung penghasilannya, menjual harta bendanya dan sebagainya untuk membiayai perjalanan ibadah haji.

Baca Artikel Lainnya :  Travel Haji Furoda dan Haji Plus di Jakarta dan Surabaya

Predikat haji mabrur yang diraih oleh jamaah haji dapat dilihat dari kehidupan setelah melaksanakan perjalanan ibadah haji dari Tanah Suci. Secara personal, hal yang bisa dilihat adalah peningkatan ibadah yang berhubungan dengan Allah Swt (hablum minnanas) yang semakin dekat. Kemudian, hal lainnya yang bisa dilihat adalah perilakunya dalam berhubungan dengan anggota masyarakat lainnya, baik di lingkungan keluarga, teman, dan tetangga. Selanjutnya, timbul sikap dan perilaku yang memberikan manfaat kepada orang lain, memberikan kedamaian, ketenangan, kesejukan serta munculnya kepedulian sosial yang tinggi adalah merupakan tanda bahwa seseorang tersebut telah mencapai mabrur dalam berhaji. Dan sepertinya level haji mabrur ini tak berhenti di satu titik saja. Haji mabrur ini senantiasa dinamis. Bergerak dari satu waktu ke waktu, dari satu peristiwa ke peristiwa lain. Jadi, hendaknya Sahabat Haji Plus dapat tetap memkanai ibadah haji selepas kepulangan ibadah haji ialah upaya terus menerus untuk mempertahankan predikat mabrur yakni dengan selalu mengamalkan proses latihan saat menjalankan ibadah haji di Mekah. Jangan sampai sepulang dari perjalanan ibadah haji, saat sampai di tanah air kemudian justru berdiam diri dan malah tak berupaya meraih dan memunculkan ke-mabrur-an. Jangan sampai perjalanan ibadah haji tersebut menjadi sia – sia. Nah.. hendaknya Sahabat Haji Plus memahaminya dengan baik ya. Biaya Haji Khusus

Agar Haji Mabrur

            Seperti ulasan sebelumnya bahwa haji mabrur tak di dapatkan tanpa upaya, akan tetapi perlu upaya yang menyertai. Nah, bagi Sahabat Haji Plus yang bertanya – tanya perihal upaya apa saja yang nisa dilakukan untuk mendapatkan predikat haji yang mabrur, berikut lebih jelasnya.

  1. Menata Niat Dalam Hati

Bagi Sahabat Haji Plus yang hendak menunaikan ibadah haji dan mendapatkan presikat haji mabrur hendaknya hal pertama yang dilakukan ialah menata niat dalam hati. Niatkanlah ibadah yang akan dilakukan atas nama Allah SWT. Bertekad untuk mendapatkan predikat mabrur. Tekad ini dibarengi dengan keyakinan akan segala kemurahan Allah. Yakinlah juga bahwa Allah akan mengampuni kesalahan dan kelemahan, melihat dan memberi pahala pada langkah baik hambaNya serta menolong hamba yang beriman dari kesulitan yang dihadapinya.

  1. Melaksanakan Rangkaian Ibadah Sesuai Ketentuan

Selama ibadah haji tentunya terdapat serangkaian kegiatan yang harus dijalankan beserta ketentuan yang menyertai. Seluruh rangkaian ibaadah dijalankan sesuai dengan ilmu manasik haji yang telah dibekali sebelumnya. Jadi, jalankanlah ibadah haji sesuai dengan rangkaian yang ada, bukan mengada – ada. Jangan lupa juga saat ibadah dibarengi dengan penghayatan dan hikmah atas setiap rangkaian kegiatan yang dilakukan.

  1. Berbuat Baik, Sabar dan Gemar Bersyukur

Selanjutnya ialah dengan berbuat baik sebanyak – banyaknya, semampu Sahabat Haji Plus sekalian. Karena sesungguhnya berbuat baik merupakan perbuatan yang tiada ruginya. Yakinlah, bahwa setiap hal baik yang Sahabat Haji Plus kerjakan merupakan ada balasan yang baik pula dari Allah. Banyak hal baik yang bisa dilakukan seperti saling menolong, mudah memberi dan lain sebagainya. Selanjutnya ialah lapangkanlah hati untuk bersabar dan gemar bersyukur. Tak semudah itu memang, tapi cobalah pelan – pelan. Insyaallah akan terbiasa. Banyak sekali hal yang terjadi dan tak terduga yang harus kita sikapi dengan sabar dan memahami rasa syukur. Ingatlah bahwa anugerah Allah selalu datang teruntuk hambanya yang selalu sabar dan gemar bersyukur.

  1. Beribadah Dengan Sikap Ihsan

Beribadah dengan sikap ihsan yakni “ an ta’budallaha ka annaka taroohu, fain lam taroohu fainnallah yarooka” yang artinya beribadahlah seperti engkau melihat Allah. Dan jika engkau tak melihatNya, maka sesungguhnya Allah melihat engkau. Hadirkan Allah dalam setiap tempat dan waktu.

Berapakah Biaya Haji Khusus Yang Harus Dipersiapkan?

Biaya merupakan menjadi salah satu hal yang hendaknya dipersiapkan oleh Sahabat Haji Plus yang hendak mendaftar ibadah haji. Karena dengan biaya yang cukup, maka Sahabat Haji Plus dapat dengan segera mendaftar ke pihak travel haji. Pertanyaan terkait biaya tentunya menjadi hal umum yang sering ditanyakan oleh khalayak. Karena dengan menegtahui biaya yang hendaknya dipersiapkan, maka akan semakin terpacu untuk segera mengumpulkan uang tersebut agar segera dapat melaksanakan ibadah haji. Bagi Sahabat Haji Plus yang tertarik dengan program Paket Haji Plus, maka ini adalah pilihan yang sangat tepat. Mengapa demikian? Karena dengan Sahabat Haji Plus memilih paket Haji Plus maka waktu tunggu keberangkatan Sahabat Haji Plus akan lebih cepat dibandingkan dengan Haji Reguler. Asik sekali bukan?

Baca Artikel Lainnya :  Paket Haji Plus Terbaik untuk Keluarga

Dengan memilih Paket Haji Plus, Sahabat Haji Plus hanya memiliki waktu tunggu keberangkatan sekitar 6 hingga 8 tahun saja. Tentunya berbeda sekali dengan haji reguler yang harus menunggu hingga puluhan tahun. Perihal berapa biaya yang dikeluarkan, tenang dan tak perlu khawatir. Karena Biaya Haji Plus yang ditawarkan disini terbilang terjangkau yakni 9000 USD. Dengan harga 9000 Usd tersebut, Sahabat Haji Plus telah mendapatkan segala fasilitas serta akomodasi yang berkualitas. Pastinya segala fasilitas dan akomodasi berkualitas yang disuguhkan akan memberikan kesan yang nyaman dalam pelaksanaan ibadah haji Sahabat Haji Plus sekalian.

Hal Yang Wajib Dipahami Saat di Tanah Suci

Sahabat Haji Plus pastinya mengerti bahwasannya setiap tempat yang Sahabat Haji Plus pijak terdapat hal – hal yang hendaknya dipahami dan hendaknya dilaksanakan. Hal ini dikarenakan antara negara tempat Sahabat Haji Plus tinggal dengan Tanah Suci tentunya sangat berbeda. Oleh karena itu, hendaknya pada saat Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci dalam rangka melaksanakan ibadah haji sebaiknya pahami terkait hal – hal apa saja yang hendaknya diperhatikan. Nah, agar Sahabat Haji Plus lebih memahami terkait hal apa saja yang hendaknya diperhatikan, berikut lebih jelasnya.

  1. Memahami Niat Dengan Benar

Saat Sahabat Haji Plus memutuskan untuk mendaftar program haji dan akhrinya berangkat, pastinya Sahabat Haji Plus telah menata niat dalam hati bukan? Tentunya tujuan Sahabat Haji Plus pergi ke Tanah Suci tak lain tujuannya karena ibadah. Oleh karena itulah, hendaknya Sahabat Haji Plus tak terlalu banyak berleha – leha di hotel. Sebisa mungkin perbanyak dan habiskan waktu untuk beribadah di Masjidil haram dan Masjid nabawi  selain ibadah pokok lainnya. Sahabat Haji Plus sebaiknya tak tergoda dan terlena dengan kenyamanan yang ada, sehingga malas pergi ke masjid tersebut atau tempat ibadah lainnya. Pastinya jika Sahabat Haji Plus melakukan hal yang demikian, rasa menyesal akan datang saat Sahabat Haji Plus telah kembali ke Tanah Air. Rasa menyesal yang timbul itu tentu sebagai akibat dari ibadah yang dilakukan selama disana masih kurang maksimal.

  1. Mematuhi Peraturan Setempat yang Berlaku

Seperti yang diulas sebelumnya bahwa setiap lokasi yang Sahabat Haji Plus pijak tentunya memiliki peraturan serta tata tertib yang berlaku. Oleh karena itu, hendaknya Sahabat Haji Plus pada saat berada di Tanah Suci sebaiknya mengikuti segala peraturan dan tata tertib yang berlaku. Biasanya Sahabat Haji Plus akan diarahkan oleh pembimbing haji. Hal ini dikarenakan mereka lebih tahu terkait kondisi dan hal apa saja yang akan dijalankan selama pelaksanaan ibadah haji. Hindari sikap – sikap yang bandel ataupun sok pintar, terlebih bagi Sahabat Haji Plus yang baru kali pertama pergi ke Tanah Suci.

  1. Saat Berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Pada saat Sahabat Haji Plus berada di Masjidil haram hendaknya perbanyaklah tawaf sunnah,mengaji serta shalat sunnah. Bukan malah tawaf di pusat  perbelanjaan untuk memburu oleh-oleh yang banyak. Sebisa mungkin Sahabat Haji Plus berdoa ditempat-tempat mustajab antara lain di Hijir Ismail, Multazam, raudoh dsb. Apabila Sahabat Haji Plus berkeinginan dapat menggapai ataupun mencium hajar aswad, sebaiknya jangan dipaksakan terlebih untuk kaum hawa. Sebisa mungkin perbanyaklah sholat sunnah di lokasi hijir ismail. Hendaknya Sahabat Haji Plus memilih waktu pada saat kondisi jamaah haji tak terlalu banyak.

Sedangkan, pada saat Sahabat Haji Plus hendak berkunjung ke Masjid Nabawi yang terdapat lokasi Roudoh serta makam nabi Muhammad SAW, sebaiknya pilihlah waktu – waktu yang tepat untuk menuju ke tempat tersebut. Hal ini dikarenakan lokasi tersebut terbatas, akan tetapi peminatnya amat banyak sehingga penuh sesak. Selain itu, hal selanjutnya yang hendaknya  diingat ialah sebaiknya tas paspor selalu berada didepan dada Sahabat Haji Plus sekalian, jangan diletakkan disebelah belakang. Tak hanya itu saja, sebaiknya jangan pula meletakkan uang seluruhnya dalam tas paspor dan bawalah uang seperlunya saja.  Karena banyak sekali kejadian yang uangnya hilang dikarenakan berdesak – desakan. Untuk mengunjungi Masjid Nabawi ini sebaiknya dilakukan setelah sholat subuh atau pada saat tengah malam hari.

  1. Menyediakan Uang Kecil

Saat Sahabat Haji Plus hendak untuk melaksanakan ibadah haji, hendaknya Sahabat Haji Plus membawa selalu uang pecahan 1 real atau lebih. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Sahabat Haji Plus sekalian untuk memberi sedekah setiap hari di pada saat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Apabila Sahabat Haji Plus terlalu perhitungan dengan amal, kalau dihitung kira-kira berapa nilai amal yang telah Sahabat Haji Plus lakukan dengan sedekah tersebut. Di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi tak ada  kotak amal. Oleh karena itu, sedekahkanlah kepada orang – orang disekitar lokasi tersebut yang membutuhkan. Di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi banyak sekali para pekerjanya adalah para TKI atau orang Indonesia yang telah lama berada disana. Nah, bagi Sahabat Haji Plus yang ingin bersedekah, itu sebagai alternatif agar Sahabat Haji Plus dapat bersedekah kepada mereka sebagai rasa persaudaraan.

  1. Mengontrol Diri

Seperti yang telah diketahui bahwasannya pada saat pelaksanaan ibadah haji aktivitas yang dilakukan disana tentu banyak sekali yang dilakukan. Aktivitas yang dilakukan setiap hari disana antara lain saat hendak melaksanakan makan antri, mau ke WC antri, naik bis antri, mengambil wudhu antri dsb. Disinilah kesabaaran Sahabat Haji Plus dilatih, sehingga harus sabar dan rasional serta memiliki rasa toleransi yang tinggi harus.Sebisa mungkin Sahabat Haji Plus tak terbawa emosi, tak egois serta tak sok berkuasa yang selalu minta. Hendaknya Sahabat Haji Plus memahami bahawa semua adalah Tamu Allah dan ujian paling besar disana yang harus Sahabat Haji Plus lalui salah satunya ialah kesabaran. Selain itu, pada saat Sahabat Haji Plus mengalami sesuatu yang tak dikehendaki atau mengalami musibah hendaknya tak tersulut emosi. Akan tetapi segeralah perbanyak istigfar dan bertobat kepada Allah Swt.

  1. Saat Bepergian Hendaknya Didampingi

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa bagi kaum wanita yang hendak bepergian hendaknya selalu didampingi oleh suami ataupun teman laki – laki. Tak diperkenankan untuk bepergian sendirian dan sebisa mmungkin selalu berada di lingkup berombongan. Sahabat Haji Plus perlu mengIngat bahwasannya di Tanah Suci juga tak menutup dengan berbagai kemungkinan. Saat berada di hotel apabila seorang wanita hendak naik lift, itu pun harus selalu didampingi dengan suami ataupun teman laki – lakinya. Jika Sahabat Haji Plus pada saat naik lift dengan sesama wanita dan kemudian tiba – tiba terdapat orang laki – laki asing yang tak dikenal ikut masuk saat itu juga, maka sebaiknya kaum hawa segera keluar.Hal ini tentunya untuk menghindari segala kemungkinan buruk yang dapat terjadi.

Baca Artikel Lainnya :  Haji Langsung Berangkat

Hal ini juga berlaku untuk seorang jamaah yang lansia. Apabila ada yang ingin bepergian, hendaknya selalu ditemanani oleh keluarga atau teman. Karena banyak sekali kasus lansia dari daerah yang tersesat, terlebih terdapat salah satu faktor bahasa yang menjadi kendala. Sebisa mungkin Sahabat Haji Plus harus mengingat nama dan lokasi penginapan yang ditempati serta mengingat tanda – tanda disekeliling penginapan yang dapat dijadikan patokan. Hal ini tentunya memudahkan Sahabat Haji Plus pada saat tersesat agar kembali dengan selamat. Dan saat bepergian, hendaknya Sahabat Haji Plus selalu mengenakan seragam nasional, Sehingga apabila tersesat masih terdapat identitas yang dapat dikenali.

Inilah sekilas informasi mengenai Biaya Haji Khusus yang dapat menjadi referensi Sahabat Haji plus dalam melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci. Sahabat Haji Plus dapat terlebih dahulu mencari informasi selengkap – lengkapnya sembari mempersiapkan kebutuhan yang lainnya terkait pelaksanaan ibadah haji. Sahabat Haji Plus dapat membaca informasi lengkap seputar ibadah haji di website resmi hajiplus.id. Dengan berbekal pengetahuan yang cukup saat ibadah haji, Sahabat Haji Plus akan dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar karena berbekal ilmu yang cukup. Semoga, informasi ini bermanfaat dan dapat membantu Sahabat Haji Plus sekalian. Haji Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *