Biaya Haji Furoda dan Haji Plus 2022

Biaya Haji Furoda dan Haji Plus 2022

Sebagai umat muslim, pastinya Sahabat Haji Plus berusaha untuk melaksanakan ibadah dengan sebaik – baiknya. Tentunya Sahabat Haji Plus akan mengupayakan hal – hal yang bisa Sahabat Haji Plus lakukan selama Sahabat Haji Plus mampu dan tentunya bernilai pahala, tak terkecuali dalam pelaksanaan ibadah haji. Tak bisa dipungkiri bahwa pelaksanaan ibadah haji menjadi salah satu ibadah yang amat didambakan oleh seluruh umat muslim. Bahkan demi pelaksanaannya pun ada yang rela menabung hingga bertahun – tahun lamanya hanya untuk pergi melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa sebelum Sahabat Haji Plus pergi melaksanakan ibadah haji, Sahabat Haji Plus perlu mencari tahu informasi seputar ibadah haji dengan selengkap – lengkapnya. Karena hal ini dapat membantu Sahabat Haji Plus dalam melaksanakan ibadah haji dengan lancar. Dengan mengetahui informasi yang lengkap seputar ibadah haji, Sahabat Haji Plus dapat memiliki gambaran terkait biaya yang akan Sahabat Haji Plus butuhkan untuk melaksanakan ibadah haji. Bagi Sahabat Haji Plus yang berkeinginan untuk berangkat ibadah haji tanpa menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama, Sahabat Haji Plus dapat coba untuk mendaftar haji di Travel Haji Khusus dengan memilih Paket Haji Plus dan Furoda. Sahabat Haji Plus tak perlu khawatir karena saat Sahabat Haji Plus mendaftar haji di Annur Maarif Travel maka Sahabat Haji Plus akan mendapatkan Biaya Haji Plus dan Khusus Furoda dengan harga terbaik. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang ingin mengetahui informasi seputar Biaya Haji Furoda dan Haji Plus 2022, yuk simak informasi berikut ini.

Inilah Tips Packing Berhaji Untuk Jemaah Perempuan

Perlu Sahabat Haji Plus pahami bahwa saat Sahabat Haji Plus hendak pergi ke Tanah Suci tentunya barang bawaan yang akan dibawa tak bisa disamakan saat Sahabat Haji Plus pergi travelling untuk berkunjung ke destinasi di eropa atau yang lainnya. Karena pada saat Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci tentu akan membutuhkan banyak barang yang disesuaikan dengan kebutuhan Sahabat Haji Plus untuk keperluan pelaksanaan ibadah haji. Pastinya Sahabat haji Plus tak perlu membawa pakaian dan barang yang diperlukan secara berlebihan, karena hal ini akan membuat Sahabat Haji Plus kerepotan. Oleh karena itu, hendaknya Sahabat Haji Plus mengemas pakaian serta barang – barang yang diperlukan saja. Bagaimana cara mengemas pakaian serta barang – barang yang benar terlebih khusus jemaah haji perempuan yang lebih banyak barang bawaannya? Simak berikut ini.

1. Pakaian Ihram dan Cadangannya

Perlengkapan bagi jemaah haji perempuan yang utama ialah pastinya pakaian ihram. Karena pakaian ihram menjadi salah satu pakaian yang tak boleh dilewatkan. Pada saat mempersiapkan pakaian ihram, sebaiknya Sahabat haji Plus tak hanya membawa satu stel saja. Akan tetapi, hendkanya Sahabat Haji Plus mempersiapkan untuk membawa cadangannya juga yakni sebanyak dua atau tiga stel. Hal ini diperlukan karena melihat aktivitas pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci yang dilaksanakan selama beberapa minggu. Tentunya Sahabat Haji Plus perlu membawa cadangan pakaian ihram untuk mengganti pakaian ihram sebelumnya apabila sudah kotor.

2. Pakaian Non Ihram Yang Sesuai Kebutuhan

Tak hanya pakaian ihram saja yang perlu Sahabat Haji Plus bawa. Akan tetapi, Sahabat Haji Plus juga perlu membawa pakaian non ihram yakni pakaian sehari – hari. Pakaian biasa ini dapat Sahabat Haji Plus gunakan sebagai ganti pada saat melakukan aktivitas ibadah. Namun, perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa hendaknya Sahabat Haji Plus membawa secukupnya saja dan jangan berlebihan. Hendaknya Sahabat Haji Plus juga memastikan bahwa pakaian yang Sahabat Haji Plus bawa berlengan panjang, menutup aurat dengan baik, tak menunjukkan lekuk tubuh dan pastinya warnanya tak mencolok.

3. Barang di dalam Koper Utama

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa para jemaah haji disarankan untuk membawa tas dan koper maksimal sebanyak tiga buah yakni koper besar, tas jinjings serta tas kecil. Isi di dalam koper utama antara lain :

  1. Pakaian muslim, pakaian ihram serta cadangannya, jilbab panjang dan pakaian tidur. Hendaknya Sahabat Haji Plus membawa pakaian yang bahannya menyerap keringat
  2. Mukenah, ciput atau lapisan jilbab
  3. Perlatan mandi dan perawatan tubuh lainnya sesuai kebutuhan
  4. Kacamata hitam, masker, kaos kaki, jaket serta obat – obatan pribadi
Baca Artikel Lainnya :  Haji Mujamalah Surabaya

4. Barang di dalam Tas Jinjing

Barang – barang yang perlu Sahabat Haji Plus bawa dan diletakkan di dalam tas jinjing antara lain :

  1. Satu set pakaian ihram
  2. Satu set pakaian dalam
  3. Sarung tangan
  4. Satu pasang kaos kaki
  5. Obat – obatan pribadi

5. Barang dalam Tas Kecil

Barang yang hendaknya Sahabat Haji Plus letakkan di dalam tas kecil antara lain :

  1. Dompet
  2. Paspor
  3. Tanda pengenal dan dokumen pendukung lainnya

Menilik Indahnya Teluk Radhwa di Madinah

Tampaknya Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwa Madinah menjadi salah satu provinsi yang terkenal di Arab Saudi. Hal ini terjadi karena Madinah merupakan salah satu kota yang wajib dikonjungi pada saat pelaksanaan ibadah haji ataupun umrah. Tak hanya selain tempat utama untuk beribadah, Madinah juga memiliki sisi lain yakni destinasi untuk berlibur. Salah satunya ialah di kawasan kota Yanbu. Tak banyak yang tahu bahwa kota Yanbu ini memiliki banyak sekali objek wisata yang berkaitan dengan air. Di kota Yanbu para pengunjung dapat melakukan snorkling, diving, berkunjung ke museum yang berhubungan dengan laut serta bersantai di pantai yang ada di kota Yanbu ini. Salah satu objek wisata yang dapat Sahabat Haji Plus kunjungi di Kota Yanbu ialah Teluk Radhwa. Teluk Radhwa menjadi salah satu objek wisata yang memiliki panorama paling indah di kota ini. Di Teluk Radhwa, Sahabat Haji Plus dapat mengunjungi pantai yang indah dilengkapi dengan pasir bertekatur lembut serta kondisi cuacanya yang stabil.

Diketahui bahwa Teluk Radhwa menjadi salah satu objek wisata yang mendatangkan banyak pengunjung, maka pemerintah lokal Arab Saudi berupaya untuk mengembangkan dan memperbarui teluk ini dengan mengadakan proyek – proyek wisata dan hiburan. Diperkirakan luas dari Teluk Radhwa ini ditaksir seluas 55.000 meter. Dengan luas sebesar itu, Teluk Radhwa dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk para wisatawan Para wisatawan dapat menggunakan berbagai fasilitas yang ada seperti panggung besar yang dapat diguanakan untuk acara – acara yang diadakan di lokasi tersebut, taman bermain yang diterangi dengan cahaya lampu taman serta terdapat ruangan VIP yang dapat digunakan untuk menjamu tamu khusus seperti tamu – tamu raja. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang ingin mencoba berenang di pantai ini, Sahabat Haji Plus dapat menggunakan area pantai yang dangkal atau yang biasa disebut dengan Al Eaqah. Kawasan tersebut sudah disiapkan oleh pihak pengelola teluk radhwa. Terdapat hal unik yang ada di pantai ini ialah area bermain yang sengaja dipisah khusus untuk laki – laki serta perempuan.

Tak hanya itu, kota Yanbu juga dikenal sebagai kota yang memiliki banyak wisata air seperti menyelam, memancing, berenang dan masih banyak lainnya. Bagi Sahabat Haji Plus yang gemar menyelam, kota Yanbu merupakan kota yang tepat karena disinilah Sahabat Haji Plus akan menemukan laut yang kaya akan kehidupan makhluk hidup dibawahnya. Di kawasan ini terdapat berbagai tempat yang dapat dijadikan lokasi untuk menyelam, Lokasi scuba diving yang utama ialah suatu pantai kosong yang letaknya berada di utara sungai Yanbu. Di pantai kosong ini terdapat beberapa spot favorit wisatawan untuk menyelam yakni Pantai Barracuda dan Coral Gardens. Bagi Sahabat Haji Plus yang menyelam di Pantai Barracuda dapat melihat kehidupan bawah laut seperti ikan – ikan yang menakutkan. Pantai ini sesuai dengan namanya yakni tempat berkumpulnya ikan barracuda, hiu serta ikan – ikan besar lainnya. Sedangkan Coral Gardens merupakan habitat dari karang – karang yang berbentuk indah serta berwarna – warni. Untuk Sahabat Haji Plus yang tak berani atau tak menyukai aktivitas menyelam, maka Sahabat Haji Plus dapat menikmati objek wisata yang berada di daratan saja yakni Marine Life Museum.

Perlu Sahabat Haji Plus ketahuibahwa museum yang didirikan oleh Departemen Kehidupan Laut Kota Yanbu ini bertujuan supaya para wisatawan yang datang dapat melihat berbagai macam kehidupan bawah laut dalam bentuk artfisial. Di dalam museum, Sahabat Haji Plus dapat melihat display dari berbagai spesies jenis ikan. Tak hanya itu, Sahabat Haji Plus juga dapat melihat display ikan – ikan langka yang nyaris punah serta ikan – ikan besar yang sudah diawetkan. Salah satu kawasan di Marine Life Museum terdapat dokumen dari semua jenis ikan serta asal daerahnya. Sahabat Haji Plus juha dapat melihat pameran berbagai jenis alat untuk menangkap ikan mulai dari alat tangkap tradisional hingga yang modern. Di kawasan kota Yanbu terdapat beberapa tempat penginapan yang dapat digunakan Sahabat Haji Plus apabila ingin menginap. Jenis tempat menginap yang terdapat di kota ini cukup banyak yakni mulai dari yang biasa hingga yang berbintang lima. Bagi Sahabat Haji Plus yang ingin mencoba untuk melanjutkan liburan ke kawasan ini, Sahabat Haji Plus dapat melewati jalur darat karena lokas utama ibadah haji (kota Madinah) tak terlalu jauh dari Yanbu.

Baca Artikel Lainnya :  Berikut Rukun Haji yang Wajib Anda Ketahui agar Sah Hajinya

Mengenal Manasik Haji Sebelum Berhaji

Tak bisa dipungkiri bahwa banyak sekali umat muslim yang mendambakan untuk dapat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Akan tetapi, besarnya antusias umat muslim untuk melaksanakan ibadah haji ini di tiap tahunnya semakin meningkat. Inilah yang membuat pelaksanaan rukun islam yang kelima ini memiliki antrian yang semakin panjang, bahkan diketahui mencapai belasan hingga puluhan tahun. Pastinya pelaksanaan ibadah haji menjadi kesempatan ibadah yang harus dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya. Karena pelaksanaan ibadah haji ini berbeda dengan pelaksanaan ibadah yang lainnya. Apabila sholat, puasa dan zakat dapat Sahabat Haji plus pelajari lagi ketika salah, maka berbeda halnya dengan ibadah haji. Kesalahan ataupun kelalaian yang terjadi pada saat haji akan mengakibatkan Sahabat Haji Plus harus membayar denda atau biasa disebut dengan dam. Oleh karena itu, agar pelaksanaan ibadah haji Sahabat Haji Plus tak sampai salah dan lalai, maka diadakan kegiatan manasik haji. Manasik haji menjadi kegiatan yang wajib dilakukan bagi calon jemaah haji menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci. Inilah informasi lebih lengkap seputar manasik haji.

1. Pengertian Manasik Haji

Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa manasik haji merupakan proses latihan calon jemaah haji menjelang tanggal kebernagkatannya menuju ke Tanah Suci. Manasik haji pada umumnya diadakan oleh Departemen Agama dan KBIH. Manasik haji yang dilakukan biasanya mengenalkan aktivitas selama pelaksanaan ibadah haji dengan lengkap beserta simulasinya. Nanti Sahabat Haji Plus sekalian akan diajari terkait bagaimana caranya untuk memulai ihram dan memakai kain ihram. Setelah itu, akan ada simulasi thawaf sampai dengan simulasi lempar jumrah. Biasanya setiap rukun wajib haji akan disimulasikan satu persatu.

2. Waktu Manasik Haji

Pada umumnya pelaksanaan manasik haji dilakukan kurang lebih sektar 3 bulan hingga 6 bulan sebelum hari keberangkata jemaah. Biasanya manasik haji akan dilakukan pada setiap akhir pekan. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa di beberapa sekolah terdapat pelaksanaan manasik haji yang sudah menjadi kegiatan tahunan. Biasanya pelaksanaan manasik haji dilakukan mulai dari jenjang pendidikan TK dengan tujuan untuk mengenalkan ibadah haji kepada siswa mulai dini.

3. Hukum Manasik Haji

Terdapat beberapa ulama yang mengatakan bahwa pelaksanaan manasik haji hukumnya sunnah. Para ulama menilai bahwa pelaksanaan manasik sangat berpengaruh bagi kelancaran proses pelaksanaan ibadah haji nantinya pada saat berada di Tanah Suci. Oleh karena itu, beberapa pendapat para ulama menyatakan bahwa manasik haji memiliki hukum sunnah.

4. Manfaat Pelaksanaan Manasik Haji

Hendaknya Sahabat Haji Plus memahami bahwa terdapat beberapa alasan mengapa manasik haji menjadi salah satu kegiatan yang sebaiknya tak dilewatkan oleh calon jemaah haji. Hal ini karena terdapat banyak manfaat yang akan Sahabat Haji Plus dapatkan selaku calon jemaah haji apabila mengikuti manasik haji. Terutama bagi calon jemaah haji yang sudah lanjut usia namun mereka masih awam dalam hal beribadah. Jemaah dengan kategori ini wajib mendapatkan pengarahan yang optimal agar tak lalai pada saat menjalankan ibadahnya di Tanah Suci. Pastinya sayang sekali kan apabila haru smmebawa dam atau denda karena kelalaian yang dilakukan. Selain itu, pelaksanaan manasik haji juga akan memperkuat pondasi kualitas ibadah pada saat Sahabat Haji Plus berada di Tanha Suci. Karena akan ada banyak sekali tips untuk meraup pahala saat berada di Tanah Suci. Bahkan banyak sekali amalan sederhana yang dapat Sahabat Haji Plus lakukan disana, dan segala sesuatu ini akan Sahabat Haji Plus dapatkan pada saat proses pelaksanaan manasik haji. Tentunya sayang sekali kan apabila dilewatkan?

Baca Artikel Lainnya :  Ongkos Haji Plus

Inilah Beragam Masjid di Sekitar Masjid Nabawi

Pada saat Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci, pastinya terdapat dua masjid yang tak akan Sahabat Haji Plus lewatkan yakni Masjidil Haram yang berada di Makkah sert Masjid Nabawi yang berada di Madinah. Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa selain Masjid Nabawi yang berada di Madinah, ternyata masih terdapat beberapa masjid lainnya yang berada di sekitar Masjid Nabawi yang dapat Sahabat Haji Plus kunjungi. Diketahui beberapa dari masjid ini memiliki sejarah masing – masing dan diantaranya masih dipergunakan sesuai fungsinya sebagai tempat ibadah. Kira – kira masjid mana saja yang berada di sekitar Masjid Nabawi? Berikut lebih jelasnya.

1. Masjid Ghamamah

Nama masjid ini berasal dari kata Ghamamah yang artinya mendung. Masjid ini dinamakan mendung karen saat itu Nabi Muhammad Saw pernah melaksanakan sholat ied di kawasan ini dan selama sholat ied berlangsung terdapat awan mendung yang selalu berada di atas kawasan masjid ini. Sahabat Haji plus dapat coba untuk mampir ke kawasan Masjid Ghamamah ini dengan jalan kakai saja dari arah Masjid Nabawi keluar ke arah kiblat kemudian jalan lurus dan akan melihat alun – alun. Letak Masjid Ghamamah ini tak jauh dari alun – alun tersebut. Namun sayangnya, masih ditemukan beberapa orang yang melaksanakan sholat di Masjid Ghamamah dan menghadap ke masjid tersebut, bukannya menghadap ke arah Ka’bah.

2. Masjid Ali bin Abi Thalib

Salah satu masjid yang letaknya tak jauh dari Masjid Nabawi ialah bangunan Masjid Ali bin Abi Thalib. Sahabat Haji Plus dapat berjalan tak jauh dari pintu nomor 7 Masjid Nabawi. Singkat cerita bahwa dahulu Nabi Muhammad Saw pernah melakukan sholat ied berjamaah di Masjid Ali bin Abi Thalib ini. Saat ini, Masjid Ali bin Abi Thalib ini sudah tak difungsikan lagi sebagai tempat ibadah. Akan tetapi, masjid Ali bin Abi Thalib ini sudah dialihfungsikan menjadi monumen saja. 

4. Masjid Abu Bakar

Masjid Abu Bakar juga menjadi salah satu masjid yang dekat dengan Masjid Nabawi yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki. Masjid ini diketahui tak berukuran besar, namun bentuk bangunannya menarik. Sama seperti masjid sebelumnya bahwa Nabi Muhammad Saw juga oernah melaksanakan shalat ied di masjid ini. Akan tetapi, Masjid Abu Bakar saat ini sudah tak difungsikan menjadi tempat ibadah, melainkan telah menjadi monumen saja. Sebenarnya masih banyak lagi masjid lainnya yang letaknya berada di sekitar Masjid Nabawi namun jaraknya agak jauh apabila dijangkau dengan jalan kaki. Beberapa masjid di sekitar Masjid Nabawi lainnya antara lain Masjid Jum’ah dan Masjid Bilal yang ketaknya cukup jauh apabila dijangkau dengan berjalan kaki dari Masjid Nabawi.

5. Masjid Imam Bukhari

Pastinya Sahabat Haji Plus mengenal Imam Bukhari yang hadistnya digunakan sebagai rujukan. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa pada zaman dahulu, Imam Bukhari mengumpulkan hadist – hadist Rasulullah Saw di rumahnya yang kemudian dijadikan sebagai masjid. Masjid Imam Bukhari ini dapat dijangkau oleh jemaah haji dengan berjalan kaki dari pintu 26 lalu lurus ke arah Al Haram Hotelm ke kanan kemudian ke kiri dan tak jauh akan melihat Masjid Imam Bukhari. Masjid Imam Bukhari menjadi salah satu masjid yang masih digunakan untuk beribadah yang letaknya dekat dengan Masjid Nabawi. Tak hanya bentuk bangunannya yang menawan, namun bangunan ini juga menjadi tempat yang nyaman untuk jemaah singgah.

Inilah sekilas informasi seputar Biaya Haji Furoda dan Haji Plus 2022 bagi Sahabat Haji Plus sekalian yang saat ini sedang mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji. Semoga informasi ini dapat membantu Sahabat Haji Plus yang kini sedang mempersiapkan pendaftaran haji. Apabila hendak mendaftar, Sahabat Haji Plus dapat langsung menghubungi pihak Annur Maarif Travel di nomor yang tertera di website ini ya. Yuk segera daftarkan dirimu dan sampai jumpa di Tanah Suci!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *