Biaya Haji Dengan Visa Furoda Dari Jakarta Selatan

Biaya Haji Dengan Visa Furoda Dari Jakarta Selatan

Biaya Haji Dengan Visa Furoda Dari Jakarta Selatan

Biaya Haji Dengan Visa Furoda Dari Jakarta Selatan
Biaya Haji Dengan Visa Furoda Dari Jakarta Selatan

Haji Visa Furoda adalah haji yang menggunakan kuota khusus dari Kerajaan Arab Saudi. Seperti diketahui, antrian naik haji terus memanjang dari tahun ke tahun terutama untuk haji reguler. Lamanya masa antrian bahkan kini menyentuh angka 20 tahun di banyak provinsi di Indonesia. Menggunakan kuota haji khusus merupakan salah satu cara untuk bisa menunaikan ibadah haji tanpa menunggu masa antrian.

Masa antrian ibadah haji di Indonesia

Berdasarkan data terakhir di Kementrian Agama RI, lamanya masa antrian kuota haji reguler rata-rata mencapai angka belasan tahun. Bahkan untuk salah satu provinsi di Indonesia seperti Sulawesi Selatan, masa antriannya mencapai 39 tahun. Subhanallah, sungguh masa antrian yang tergolong amat panjang untuk bisa menunaikan ibadah haji.

Masalah ini sudah terjadi selama bertahun-tahun. Setiap tahunnya antrian jamaah haji semakin menumpuk. Beberapa faktor menjadi penyebabnya seperti Renovasi masjidil haram, kondisi Mina yang kurang kondusif dan semakin meningkatnya jumlah pendaftar haji setiap tahunnya. Kuota haji yang dimiliki Pemerintah Indonesia adalah 204.000 jamaah. Setiap tahun jumlah pendaftar selalu melebihi jumlah kuota tersebut bahkan hingga tiga kali lipat, yaitu mencapai 600.000 pendaftar. Jika dihitung secara keseluruhan, setiap tahunnya jumlah antrian jamaah haji bertambah 400.000 orang. Belum lagi jika diakumulasikan dengan antrian dari tahun-tahun sebelumnya. 600.000 pendaftar tersebut baru bisa terpecah dan berangkat menunaikan ibadah haji di tanah suci setelah belasan tahun.

Renovasi masjidil haram juga membuat Kerajaan Arab Saudi membuat kebijakan pengurangan kuota haji untuk semua negara. Kondisi ini pun semakin parah. Masa antrian yang sudah panjang akan semakin mengular dengan adanya pengurangan kuota. Pemerintah Indonesia pun seakan kehabisan cara untuk mengatasi masalah yang sudah terjadi selama bertahun-tahun ini.

Baca Artikel Lainnya :  Definisi haji dan umroh
Pemerintah tidak ingin gegabah dengan mengajukan penambahan kuota kepada Pemerintah Arab Saudi. Hal ini dikhawatirkan hanya akan mengganggu kenyamanan
Pemerintah tidak ingin gegabah dengan mengajukan penambahan kuota kepada Pemerintah Arab Saudi. Hal ini dikhawatirkan hanya akan mengganggu kenyamanan

Pemerintah tidak ingin gegabah dengan mengajukan penambahan kuota kepada Pemerintah Arab Saudi. Hal ini dikhawatirkan hanya akan mengganggu kenyamanan dan mengancam keselamatan jamaah selama beribadah. Seperti beberapa tahun ke belakang, cuaca di Arab Saudi yang sedang tidak menentu menyebabkan hujan deras dan angin kencang di Padang Arafah. Beberapa tenda jamaah bahkan hingga roboh. Kondisi seperti inilah yang diantisipasi oleh pemerintah.

Tidak sedikit jamaah haji yang akhirnya memutuskan mengikuti cara-cara kurang sesuai, seperti menunaikan ibadah umroh satu bulan sebelum bulan haji lalu menetap disana hingga bulan haji tiba. Akibatnya tidak sedikit dari jamaah tersebut yang dideportasi karena menyalahgunakan visa. Ibadah adalah sesuatu yang baik, oleh karena itu menjalankannya pun harus dengan cara-cara yang baik.

Jika Sahabat Haji Plus mendaftar paket haji plus, masa tunggu yang didapat akan lebih sebentar. Setidaknya tidak mencapai angka 10 tahun. Untuk wilayah DKI Jakarta sendiri, saat ini masa tunggu jamaah haji plus diperkirakan menyentuh angka 8 hingga 10 tahun. Setidaknya masa tunggu ini akan jauh lebih singkat dibanding harus menunggu selama 15 atau 20 tahun. Karena menggunakan paket haji plus, fasilitas yang didapat tentu akan lebih baik. Selain itu, jamaah haji juga bisa beribadah dan memanfaatkan waktu lebih efisien selama 25 hari.

Berangkat Haji Menggunakan Kuota Haji Khusus

Selain kuota haji reguler dan kuota haji plus, ada satu kuota haji yang dinamakan kuota haji khusus. Mungkin beberapa dari Sahabat Haji Plus sudah mendengar secara singkat mengenai hal ini. Kuota haji khusus adalah kuota haji yang diberikan secara khusus oleh Kerajaan Arab Saudi dengan menggunakan Visa Furoda atau Visa Undangan. Jamaah yang mendaftar paket haji ini secara otomatis akan menjadi tamu Kerajaan Arab Saudi. Melalui kedutaan besarnya, Pemerintah Arab memberikan kuota haji khusus untuk negara-negara dengan penduduk muslim yang memiliki kerjasama diplomasi. Kuota haji memiliki jumlah yang sangat terbatas setiap tahunnya. Biaya Haji dengan Visa Furoda dari Jakarta Selatan bisa dibilang cukup tinggi. Karena sudah diniatkan untuk beribadah, biaya yang cukup tinggi ini agaknya tidak menjadi masalah.

Baca Artikel Lainnya :  Naik Haji Langsung Berangkat

Sangat terbatasnya jumlah kuota haji khusus membuat adanya kemungkinan tidak disetujuinya pengajuan visa oleh Pemerintah Arab. Oleh karena itu jamaah harus memiliki kesepakatan yang jelas dengan travel saat pendaftaran. Ketika mendaftar, jamaah akan diminta untuk membayar sejumlah biaya sebagai down payment. Pelunasan biaya haji baru akan dilakukan setelah pengajuan visa disetujui dan visa diterbitkan oleh Pemerintah Arab. Jika pengajuan visa ternyata belum disetujui, maka sejumlah biaya yang dibayarkan di awal akan dikembalikan kepada jamaah.

Hanya travel yang memiliki izin resmi dari Kemenag RI yang bisa melakukan pengajuan Visa Furoda. Jamaah harus mendaftarkan dirinya kepada travel resmi tersebut, barulah pihak travel yang akan membantu pengajuan Visa Furoda ke Kedutaan Besar Arab Saudi yang ada di Indonesia. Jamaah baru bisa dipastikan berangkat ketika Visa Furoda sudah diterbitkan.

Biaya Haji dengan Visa Furoda dari Jakarta Selatan sebanding dengan keuntungan menggunakan kuota khusus. Jamaah tidak perlu mengantri selama bertahun-tahun untuk bisa berhaji di tanah suci. Saat pengajuan visa disetujui maka jamaah bisa langsung berangkat di tahun tersebut, tahun yang sama dengan tahun pendaftarannya. Kuota yang digunakan jelas-jelas berbeda. Karena kuota haji khusus ini berada di luar kuota haji reguler dan plus yang dimiliki Pemerintah Indonesia. Panitia pelaksana hajinya pun berasal dari Pemerintah Arab Saudi langsung.

Lamanya beribadah menggunakan paket haji khusus sama dengan haji plus yaitu selama 25 hari. Oleh karena itu, jamaah dapat memanfaatkan waktunya dengan lebih efisien selama berada di tanah suci. Sedangkan untuk fasilitas pendukung ibadah seperti hotel, makan dan transportasi, jamaah haji khusus akan mendapatkan fasilitas terbaik. Fasilitas penginapan dekat dengan Masjidil Haram sehingga jamaah dapat lebih leluasa untuk mengikuti ibadah shalat jamaah 5 waktu.

Baca Artikel Lainnya :  Haji Khusus Kemenag
Panitia pelaksana hajinya pun berasal dari Pemerintah Arab Saudi langsung.
Panitia pelaksana hajinya pun berasal dari Pemerintah Arab Saudi langsung.

Jika pengajuan Visa Furoda belum disetujui di tahun ini, calon jamaah bisa mendaftar dan melakukan pengajuan kembali di tahun berikutnya. Disetujui atau tidaknya pengajuan Visa Furoda tidak dapat diprediksi karena Pemerintah Arab melakukan persetujuan secara independen. Yang jelas, akan banyak keuntungan yang didapat jamaah dengan menggunakan paket haji khusus/haji furoda.

Kuota haji khusus merupakan kuota legal yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi. Sehingga Sahabat Haji Plus dapat beribadah dengan tenang dan nyaman selama berada di Arab Saudi. Kondisi kesehatan bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk mendaftar paket haji khusus. Lamanya masa tunggu haji reguler yang mencapai 20 tahun, tentu akan membuat seseorang berangkat pada usia yang sudah cukup tua. Misalnya, Sahabat Haji Plus  mendaftar haji reguler saat berusia 30 tahun, dengan masa tunggu tersebut setidaknya Sahabat bisa berangkat haji ke tanah suci di usia 50 tahun. Seiring bertambahnya usia, kondisi kesehatan pun tidak dapat diprediksi. Semoga Allah selalu memberikan nikmat sehat yang barokah kepada kita semua. Tidak perlu bimbang dengan tingginya Harga Haji Visa Furoda, niatkan untuk beribadah maka Allah akan mencukupkan rezeki bagi kita semua.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *