Biaya Haji dari di Surabaya

Biaya Haji dari di Surabaya

Biaya Haji dari di Surabaya

Berkunjung ke Tanah Suci merupakan menjadi momen yang sangat istimewa dan sangat dinanti oleh umat muslim. Oleh karena itu, tak heran apabila terdapat seseorang yang rela menyisihkan Sebagian uang yang dimilikinya hanya untuk mewujudkan inginnya yakni berkunjung ke Tanah Suci. Karena memang berkunjung ke Tanah Suci memiliki banyak keutamaan dan banyak pelajaran yang dapat diambil setelahnya. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang berkeinginan untuk segera menunaikan ibadah haji, tentunya saat ini sedang mencari informasi terkait haji bukan? Nah, ketika Sahabat Haji Plus ingin menunaikan ibadah haji dengan waktu tunggu keberangkatan yang tak lama, Sahabat Haji Plus dapat mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Plus. Karena dengan mendaftarkan diri menjadi calon jamaah Haji Plus, Sahabat Haji Plus akan mendapatkan banyak sekali keistimewaan terkait pelaksanaan ibadah haji. Bagi Sahabat Haji Plus yang hendak mendaftar Haji Plus dan mengetahui terkait Biaya Haji Plus serta Travel Haji Plus yang memiliki reputasi bagus, Sahabat Haji Plus dapat menyimak ulasan berikut ini. Untuk Sahabat Haji Plus yang berada di Surabaya dan bertanya – tanya pula mengenai Biaya Haji dari di Surabaya, simak informasi di bawah ini.

Mempersiapkan Biaya Haji

Tak jarang banyak yang beranggapan bahwa impian untuk pergi ke tanah suci seringkali hanya sebatas angan belaka. Hal ini dikarenakan untuk menunaikan ibadah haji membutuhkan biaya yang tak sedikit. Meskipun benar adanya, alasan biaya yang besar bukan alasan untuk membuat Sahabat Haji Plus sekalian menghentikan impian untuk menunaikan ibadah haji. Ada beberapa cara yang akan membantu sahabat Haji Plus dalam membekali diri untuk dapat menunaikan ibadah haji. Berikut lebih jelasnya.

  1. Bukalah Tabungan Khusus

Agar Sahabat Haji Plus dapat memantau berapa rupiah yang sudah terkumpul untuk biaya ibadah haji, sebaiknya buka lah tabungan khusus yang diperuntukkan bagi ibadah haji. Hal ini tnentu sangat memudahkan sahabat Haji Plus sekalian dalam menabung untuk biaya ibadah haji. Daripada terlalu lama menabung namun tak kunjung membuahkan hasil karena terkadang terpakai kerperluan yang lain. Tabungan Haji bisa sahabat Haji Plus dapatkan di bank syariah. Namun, untuk beberapa bank konvensional yang ada di Indonesia juga telah menyediakan tabungan ini. Tabungan haji sama seperti program cicilan. Perbedaannya hanya pada besar cicilan yang dibayarkan tergantung kemampuan finanasial sahabat haji plus sekalian. Contohnya pada bulan pertama 200 ribu, sedangkan bulan berikutnya bisa lebih dari itu. Tergantung pada kemampuan sahabat haji plus sekalian. Besarnya cicilan yang dibayarkan tergantung jenis bank yang dipilih. Sebaiknya atur jumlah setoran yang dibayarkan. Karena dengan egitu tabungan haji akan cepat lunas dan sahabat haji plus dapat segera menunaikan ibadah haji.

  1. Anggarkan Untuk Menabung Setiap Harinya

Teruntuk Sahabat Haji Plus sekalian pastinya memiliki anggaran untuk keperluan sehari – hari. Nah.. cobalah untuk menganggarkan 20 ribu untuk disimpan dalam celengkan khusus haji. Sebisa mungkin sahabat haji plus melakukannya dengan konsisten agar uang biaya dapat segera terkumpul. Beberapa bulan setelah Sahabat Haji Plus konsisten untuk melakukan hal tersebut, Sahabat Haji Plus dapat membuka celengan tersebut untuk mengetahui jumlah uang yang sudah terkumpul dan dapat sahabat haji plus setorkan ke tabungan haji. Kunci utam untuk melakukan ini ialah dengan mengurangi gaya hidup yang konsumtif. Sebisa mungkin sahabat haji plus mengatur pengeluaran dengan sebaik – baiknya serta mengurangi kebiasaan yang menambah pengeluaran seperti nongkrong atau jalan – jalan. Pastikan sahabat haji plus menghargai setiap rupiah yang dimiliki. Hal ini bertujuan agar tujuan untuk menunaikan ibadah haji dapat segera terlaksana.

  1. Berkomitmen Pada Diri Sendiri

Agar tujuan Sahabat Haji Plus dalam rangka dapat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci dapat segera terlaksana, pastikan Sahabat Haji Plus membangun dan membentuk komitmen dalam diri sendiri. Karena dengan adanya komitmen yang melekat dalam diri sahabat Haji Plus terkait tujuan yang harus segera terlaksana, maka itu akan menjadi energy positif yang selalu membawa Sahabat Haji Plus dalam memperjuangkan tujuan yang hendak dicapai tersebut. Sehingga, selama komitmen tersebut masih berada dalam diri Sahabat Haji Plus sekalian, insyaallah tujuan yang hendak tercapai akan segera terlaksana. Kuncinya ialah tetap berusaha, berdoa, kerja keras dan percaya bahwa tujuan tersebut akan segera terlaksana. Mulai dari sekarang upayakan untuk berkomitmen kepada diri sendiri. Sebisa mungkin batasi pengeluaran yang tidak perlu dan tingkatkan kedisiplinan untuk megisi tabungan haji.

  1. Memanfaatkan Promo Jasa Travel

Saat ini banyak sekali jasa travel yang menawarkan berbagai jenis tawaran yang menarik, termasuk salah satunya ialah harga promo. Tentunya, dengan mendapatkan harga promo biaya akan menjadi lebih terjangkau. Namun, sahabat haji plus tetap harus survei terkait jasa travel manakah yang hendak dipilih dan dipercaya. Karena harga yang ditetapkan agen berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Sebelum memutuskan untuk membeli paket yang ditawarkan oleh pihak jasa travel, pastikan sahabat haji plus juga mengecek fasilitas yang akan disuguhkan nantinya. Karena tak semua harga promo menyertakan fasilitas sesuai dengan harga aslinya. Oleh karena itu, pastikan sahabat Haji Plus memilih jasa travel yang telah terpercaya seperti halnya Satutours Travel. Selanjutnya ialah cobalah cek syarat dan ketentuan yang berlaku untuk memudahkan perjalanan ke Tanah Suci. Sahabat Haji Plus dapat pula melihat testimony dari customer sebelumnyayang pernah menggunakan jasa travel tersebut.

  1. Membeli Perlengkapan Secukupnya

Sebelum berangkat untuk menunaikan ibadah haji tentunya harus melakukan persiapan yang harus dilakukan. Mulai dari menabung, berinvestasi hingga menyiapkan perlengkapan selama di Tanah Suci nanti. Tak ada salahnya apabila sahabat haji plus menyiapkan perlengkapan ibadah haji dari jauh – jauh hari, tetapi perhatikan jenis perlengkapan yang akan  dibeli. Pastikan jangan sampai boros dan berakhir mubadzir. Pastinya sayang sekali bukan? Diantara waktu yang senggang, sahabat haji plus dapat meluangkan waktu untuk mencatat apa saja perlengkapan yang dibutuhkan selama ibadah haji berlangsung di Tanah Suci. Setelah sudah terkumpu list apa saja barang yang dibutuhkan, sahabat haji plus bisa pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli guna mencari perlengkapan ibadah haji dengan harga yang terjangkau. Manfaatkan berbagai promo yang tersedia untuk memangkas pengelaran yang berlebih. Sebisa mungkin sahabat haji plus menghindari untuk membeli barang – barang yang baru apabila barang – barang yang lama masih dapat diapakai untuk bertamu ke tanah suci.

Baca Artikel Lainnya :  Biaya ONH Plus 2023

Rangkaian Aktivitas di Tanah Suci

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa dalam proses pelaksanaan ibadah haji di tanah suci, terdapat beberapa rangkaian aktivitas yang biasanya dilakukan. Urutan kegiatan yang dilakukan antara lain :

  1. Bandar Udara King Abdul Aziz Jeddah

  • Turun dari pesawat menuju ruang tunggu kemudian dilakukan pemeriksaan (pria dan wanita terpisah). Pemeriksaan paspor oleh petugas imigrasi, pemeriksaan badan dan barang oleh petugas bea cukai
  • Istirahat 6 – 10 jam, menunggu ke beberangkatan ke Madinah (gelombang I) dank e Makkah (gelombang II), jamaah haji mendapatkan paket haji dan pembagian stiker nomer maktab.
  • Jamaah haji gelombang II mendapat bimbingan umrah bagi yang haji tamattu.
  • Perjalanan menuju Madinah (gelombang I) selama 6 – 8 jam dan perjalanan menuju Makkah (gelombang II). Sebelum berangkat jamaah diharuskan untuk bersuci, berpakaian ihram, sholat sunah ihram dan niat ihram umrah. Selama perjalanan menuju Makkah membaca bacaan bacaan Talbiyah.
  • Sebelum sampai Makkah jamaah haji diantar ke maktab untuk beristirahat
  1. Madinah

  • Jamaah berjalan kaki menuju masjid Nabawi untuk melaksanakan sholat lima waktu, dilanjutkan ziarah ke tempat bersejarah.
  • TPHI melakukan bimbingan dan ceramah di maktab
  • Pembayaran dendam (dam) bagi jamaah haji tamattu di Bank ArRajhi
  • Persiapan menuju Makkah, sebelum berangkat jamaah diharuskan untuk bersuci, berpakaian ihram, sholat sunah ihram dan niat ihram umrah. Selama perjalanan menuju Makkah (masjid Bir Ali) membaca bacaan bacaan Talbiyah
  1. Makkah

  • Jamaah haji gelombang I dan II melakukan ibadah umrah
  • TPHI melakukan bimbingan dan ceramah di maktab (bila tersesat menuju maktab dapat meminta bantuan di kantor haji dekat masjid dengan tanda bendera Indonesia)
  • TPHImengatur persiapan wukuf dan memberikan bimbingan pada jamah haji
  • Jamaah haji berpakaian ihram dan berangkat menuju arafah dengan bus (bagi yang saki diatur dengan pola safari wukuf)
  1. Arofah

  • Saat menunggu pelaksanaan wukuf, jamaah haji melakukan bimbingan, memperbanyak membaca Al-Qur’an dan berdzikir di tenda – tenda maktab.
  • TPHI berpidato menjelang wukuf, jamaah haji melakukan sholat fardhu dengan jama’ taqdim dan qasar
  • Setelah wukuf selesai, kemudian berangkat menuju Muzdalifah (pemberangkatan dengan 2 tahap)
  1. Muzdalifah

  • Mencari kerikil untuk melempar jumrah, memperbanyak dzikir, istighfar, dan sholawat nabi
  • Mabit dan berangkat menuju mina tengah malam
  1. Mina

  • Menuju Haratul Lisan yang berjarak 2,5 km dari tempat jumrah untuk melakukan mabit (pemusatan Muassasah Asia Tenggara)
  • Berangkat melempar jumrah Aqobah sebanyak 7 kali kemudian melakukan tahallul awal
  • Selama hari Tasyrik melakukan mabit untuk melempar jumrah. Menuju jamarat melalui 2 terowongan (berangkat dan pulang)
  • Melemparkan 3 jumrah (Ula, Wustha, Aqobah) masing-masing sebanyak 7 kali
  • Menuju pemondokan di Makkah (selama di Mina dapat thawaf ifadah ke Masjidil Haram dan kembali ke Mina untuk mabit)
  1. Makkah setelah wukuf

  • Bagi yang belum melakukan thawaf ifadah harus segera melakukan
  • Saat menunggu diberangkatkan ke Madinah dilakukan bimbingan
  • Jamaah melakukan thawaf wada sebelum meninggalkan Makkah (gelombang I menuju Madinnatul Hujjaj dan gelombang II menuju Madinah)
  1. Madinah setelah wukuf

  • Melakukan sholat Arba’ain di Masjid Nabawi, ziarah ke makam Rasulullah,masjid Quba, dan lain – lain selama ± 9 hari
  • Bimbingan oleh TPHI
  • Berangkat menuju Madinatul Hujjaj
  1. Madinatul Hujjaj

  • Istirahat selama 2 hari, pembinaan setelah selesai sholat fardhu di masjid.
  • Berziarah ke Madinah bagi yang ingin
  • Pembagian tiket pesawat dan PPH 6 jam sebelum keberangkatan, pemberian 2 liter air zam – zam dari penanggung jawab maktab
  • Berangkat menuju Bandar udara King Abdul Aziz, setelah sampai dilakukan penimbangan dengan batas maksimal 30 kg, selebihnya membayar Rp. 30.000/kg
  • Menunjukkan tiket pesawat dan PPH pada petugas imigrasi untuk menuju ruang tunggu.
  • Dalam pesawat, TPHI menyobek PPH hal 33 – 34, petugas Garuda membagi custom declaration ( blangko jenis dan jumlah barang bawaan) pada jamaah haji untuk diisi dan nantinya akan diserahkan pada petugas bea cukai sewaktu pemeriksaan barang di asrama haji.
Baca Artikel Lainnya :  Haji Plus 2023

Cita Rasa Khas Tanah Suci

Ketika Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, tentunya Sahabat Haji Plus dapat dengan mudah menemui aneka ragam jenis makanan khas Tanah Suci yang dapat Sahabat Haji Plus icipi. Tentunya cita rasa masakan di Tanah Suci berbeda dengan di Tanah Air. Nah.. Apa saja cita rasa khas yang dapat Sahabat Haji Plus coba saat di tanah suci? Berikut lebih jelasnya.

  1. Nasi Briyani

Nasi Biryani merupakan salah satu  makanan berat yang dapat Sahabat Haji Plus coba sewaktu di Tanah Suci nanti. Nasi Biryani ini tentunya menjadi santapan yang dapat mengganjal perut anda saat sedang melaksanakan ibadah haji. Nasi ini dimasak bersama rempah, daging, dan sayuran. Rempah-rempah yang digunakan saat memasak biryani adalah minyak samin, jintan, kacang-kacangan, kapulaga, cengkih, daun salam koja, kayu manis, daun mint, ketumbar, bawang Bombay, jahe, dan bawang putih. Bedanya dengan Nasi Mandy adalah Nasi Biryani memiliki aroma dan rasa yang lebih kuat dan pekat. Sebenarnya Nasi Biryani berasal dari Persia, dan kata dari biryani sendiri mempunyai arti panggang atau goreng. Biasanya Nasi Biryani disajikan dengan sayuran, daging domba atau kambing panggang. Pada dasarnya Nasi Biryani berbeda dengan Pullao (nasi bumbu) dari segi memasaknya, ketika memasak Pullao, maka beras digoreng dengan rempah-rempah ke dalam minyak samin, kemudian dimasak sampai matang. Hidangan sampingan untuk menyantap Nasi Biryani adalah kurma, kari, hingga telur rebus. Wah, terlihat sangat lezat ya.

  1. Nasi Mandy

Nasi mandy ialah salah satu masakan yang paling populer di Arab Saudi. Nasi mandy terbuaat dari beras basmati yang memiliki tekstur yang pulen dan memiliki bulir yang panjang. Untuk membuatnya menjadi makanan yang lezat, beras basmati ini harus dimasak dengan berbagai bumbu maupun rempah khas arab seperti adas, jintan, saffron, lada hitam serta kayu manis. Nasi mandy ini akan disajikan dengan paduan berbagai pelengkap seperti daging domba panggang ataupun daging ayam. Karena porsinya yang terbilang cukup besar, Nasi mandy ini biasanya dimakan secara bersama – sama.

  1. Kunafa

Kunafa merupakan termasuk ke dalam salah satu dessert yang sudah sangat terkenal di Mekkah, Turki, Lebanon amupun Mesir. Makanan yang satu ini terbuat dari phillo pastry, kemudian dipotong tipis-tipis dan disiram dengan sirup gula. Pada umumnya Kunafa ini disajikan dengan isian kelapa parut, kismis, krim, dan kacang-kacangan. Beberapa varian Kunafa juga disajikan bersama keju mozarella hingga tambahan kayu manis. Keunikan dari makanan ini adalah sirup gula yang ada di dalam Kunafa ternyata dicampur dengan air mawar yang tentunya akan membuat aroma khas dari dessert ini. Bagaimana nih Sahabat Haji Plus? tertarik untuk mencobanya?

  1. Hummus

Tak bisa dipungkiri bahwasannya Arab Saudi memang mempunyai banyak sajian makanan yang berbahan dasar roti, seperti halnya Hummus. Namun sebenarnya Hummus merujuk kepada saus kacang yang bahan dasarnya terbuat dari tahini (wijen giling), kedelai, bawang putih, lentini, air lemon, minyak zaitun, dan garam. Agar sajian ini terlihat menarik, Hummus diberi tortilla, irisan tomat, dan chickpea yang ditata di bagian tengah. Setelah itu, siap disajikan dan disantap dengan roti tradisional berbentuk pita (disebut juga dengan lafa). Cara menikmati makanan ini adalah dengan menyobek roti, kemudian mencocol-cocolkannya pada Hummus. Tidak hanya Hummus, saus ini pun bisa dimakan dengan kentang.

  1. Samboosa

Selanjutnya ialah samboosa. Mungkin jenis yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi Sahabat Haji Plus sekalian. Makanan dari Timur Tengah memang terkenal menyehatkan dan bergizi untuk tubuh, begitu juga dengan Samboosa. Sehingga tidaklah mengherankan jika makanan yang satu ini memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pencinta kuliner. Samboosa sendiri terbuat dari kulit pastry yang krispy dan gurih. Di bagian dalamnya berisi daging sapi, ayam, atau kambing cincang yang dapat dipanggang atau digoreng, keju, telur, dan aneka sayuran seperti kentang, buncis, dan wortel. Samboosa sangat cocok disantap dengan Shorbah Adas, yaitu sup kacang lentil. Biasanya Samboosa disantap sebagai penambah selera atau bisa juga dijadikan sebagai teman minum teh klasik masyarakat Arab. Jika Sahabat Haji Plus sudah berada di Tanah Suci, jangan lewatkan kuliner yang satu ini yaa.

  1. Baleela

Bagi Sahabat Haji Plus yang sangat suka dengan makanan pedas, tentunya Balila atau Baleela dapat dimasukkan ke dalam list makanan yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Arab Saudi. Makanan ini berbahan buncis rebus yang dicampur dengan bawang putih dan garam. Rasanya pun tidak kalah lezat dengan kuliner khas Arab lainnya, terlebih lagi makanan ini sangat mudah didapat di Arab Saudi. Sahabat Haji Plus dapat membelinya di kios-kios yang ada di sekitar Qabel Street. Gimana? menarik sekali bukan?

  1. Luqaimat

Di kalangan masyarakat Arab, makanan ini terkenal sebagai hidangan penutup. Berbentuk bulat dan memiliki tekstur renyah di bagian luarnya, namun sangat lembut di bagian tengahnya. Makanan ini pun memiliki cita rasa yang manis dan lezat. Luqaimat biasanya sangat ditunggu-tunggu saat tibanya bulan ramadhan. Jika di Indonesia makanan ini mungkin dikenal dengan donat, walaupun bentuk maupun tekstur rasanya berbeda. Penasaran? Coba aja saat Sahabat Haji Plus di Tanah Suci nanti.

  1. Falafel

Selanjutnya ialah ada Jajanan yang bernama falafel. Falafel  ini merupakan salah satu jajanan paling populer yang berada di Arab. Makanan ini termasuk sebagai jenis jajanan dikarenakan memiliki bentuk yang kecil dan bisa dengan mudah dimakan, bahkan sambil beraktifitas sekalipun. Falafel terbuat dari kacang faca yang memiliki rasa gurih dan pedas. Bahan utama ini digiling kemudian dipadatkan dan dibentuk menjadi bola-bola kecil. Falafel kemudian dimasak dengan cara digoreng dalam minyak panas, dengan begitu tekstur yang dimilikinya renyah. Falafel biasanya disajikan dan disantap dengan topping seperti sayuran, salad, acar, roti pita, dan berbagai saus khas. Karena banyaknya penjual Falafel di Arab, maka bisa dikatakan bahwa makanan ini adalah salah satu jajanan pinggir jalan di negeri Arab. Bahkan karena kenikmatannya makanan ini telah menjadi makanan favorit banyak orang di Arab. Saat Sahabat Haji Plus ke tanah suci, maka jangan lupa untuk mencoba Falafel ya..

Baca Artikel Lainnya :  Biaya ONH Plus

Itulah sekilas informasi Biaya Haji dari di Surabaya yang mungkin dapat menambah pengetahuan Sahabat Haji Plus sekalian. Bagi Sahabat Haji Plus yang masih mengumpulkan pundi – pundi rupiah agar dapat berkunjung ke Tanah Suci sebagai tamu Allah Swt, hendaknya tak lupa untuk selalu konsisten dalam mengumpulkan biayanya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sahabat Haji Plus yang hendak melaksanakan ibadah haji Plus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *