3 Tips Konsisten Menabung Sampai Berangkat Haji Plus

3 Tips Konsisten Menabung Sampai Berangkat Haji Plus

3 Tips Konsisten Menabung Sampai Berangkat Haji Plus

3 Tips Konsisten Menabung Sampai Berangkat Haji Plus
3 Tips Konsisten Menabung Sampai Berangkat Haji Plus

Tips konsisten menabung sampai berangkat Haji Plus penting disimak untuk membantu merealisasikan rencana pelaksanaan ibadah haji di masa depan. Haji Plus atau Haji Khusus berbeda dengan Haji Reguler.  Haji Plus adalah penyelenggaraan haji yang dilakukan oleh pihak swasta yang telah ditunjuk dan diberikan izin oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI). Sedangkan, Haji Reguler adalah penyelenggaraan haji yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kemenag RI. 

Biaya Haji Plus

Selain dari segi penyelenggara, masa tunggu pemberangkatan Haji Plus juga berbeda dengan Haji Reguler. Di mana, masa tunggu Haji Plus dipastikan akan lebih singkat daripada Haji Reguler, meski berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, kuota Haji Khusus ditetapkan hanya 8 persen dari kuota haji nasional. Antrean Haji Plus kurang lebih hanya sekitar 6-8 tahun atau jauh lebih singkat daripada Haji Reguler yang saat ini rara-rata nasionalnya di Indonesia mencapai 26 tahun.

Jadi, jika mendaftar Haji Plus pada tahun 2022, maka kemungkinan Keluarga Haji akan dapat diberangkatkan pada tahun 2027 – 2029. Namun, perlu dipahami bahwa perbedaan waktu tunggu keberangkatan haji ini juga akan memengaruhi biaya yang perlu dipersiapkan untuk melaksanakan ibadah ke Tanah Suci. Biaya Haji Plus kurang lebih mencapai 9.000 dollar AS atau sekitar Rp 128,9 juta. Nominal ini bisa berubah.

Kepastian biaya Haji Plus dapat diinformasikan kepada Keluarga Haji oleh penyelenggara pada tahun saat keberangkatan.

Tips konsisten menabung sampai berangkat Haji Plus

Selain niat yang kuat, memiliki kemampuan finansial adalah hal terpenting lainnya yang perlu disiapkan sebelum berangkat Haji Plus. Ada sejumlah tips menabung yang dapat dipertimbangkan agar bisa sukses berangkat ke Tanah Suci. Berikut ini beberapa di antaranya:

  1. Ketahui DP yang mesti disetorkan

Perusahaan jasa travel Umrah dan Haji Plus biasanya akan mensyaratkan pembayaran down payment (DP) bagi calon jemaah Haji Plus untuk bisa mendapatkan nomor porsi haji. DP bisa berkisar 4.500-5.000 dollar AS (Rp64,4 juta-Rp71,6 juta) per jemaah sesuai dengan paket yang dipilih. Mengetahui besaran DP ini bisa membantu Keluarga Haji memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan untuk mulai menabung atau mengumpulkan uang guna mendaftar Haji Plus.

  1. Segera tentutan waktu untuk mulai menabung

Apabila sudah berniat melaksanakan rukun Islam kelima, Keluarga Haji sebaiknya bisa berusaha mewujudkannya. Salah satu caranya adalah dengan menabung di tabungan haji. Untuk melakukannya, Keluarga Haji bisa mulai menabung sendiri lalu menyetorkannya per bulan. Sebagai contoh, Keluarga Haji bisa melakukan program menabung Rp50.000 per hari. Jika sanggup menabung Rp1,5 juta per bulan, Keluarga Haji kemungkinan akan dapat mengumpulkan uang Rp18 juta per tahun. Travel Haji Plus

Baca Artikel Lainnya :  Biaya Haji Plus dan Furoda dalam Rupiah 2023

Ini berarti Keluarga Haji kira-kira membutuhkan waktu 4-5 tahun untuk bisa membayar DP Haji Plus. Jadi, apabila sudah berniat beribajah Haji Plus dan ingin memastikan mendapatkan porsi haji, Keluarga Haji harus mempersiapkannya dengan menabung jauh-jauh hari juga. Setelah berhasil membayar DP, Keluarga Haji tetap harus menabung untuk melunasi biaya Haji Plus yang telah ditetapkan. Dalam hal menambung ini, semakin besar uang yang dapat disimpan, maka Keluarga Haji pula kesempatan yang lebih besar untuk bisa lebih cepat berangkat Haji Plus.

  1. Jadikan tabungan haji sebagai prioritas

Keluarga Haji kiranya perlu menjadikan tabungan haji sebagai prioritas apabila telah meniatkan diri untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Jika tidak dijadikan sebagai prioritas, tabungan haji ini bisa jadi akan sulit terkumpul.  Misalnya, Keluarga Haji justru lebih mmilih menyisihkan pendapatkan untuk membeli kendaraan, mengambil kredit perumahan rakyat, atau keperluan lainnya. Padahal, jika menjadikan tabungan haji sebagai prioritas, bukan mustahil dana haji ini bisa terkumpul. Di mana, Keluarga Haji harus lebih bisa mengatur pengeluaran untuk kebutuhan lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *