Travel Haji Plus Terbaik

Travel Haji Plus Terbaik

Travel Haji Plus Terbaik

Pelaksanaan ibadah haji bagi umat muslim merupakan salah satu aktivitas suci yang selalu didambakan pelaksanaannya. Dalam pelaksanaan ibadah haji ini memiliki hukum wajib bagi yang mampu. Oleh akrena itulah, bagi umat muslim yang merasa mampu dalam hal materi maupun fisik hendaknya tak melewatkan untuk melaksanakan ibadah haji ini. Pasalnya, tak semua orang beruntung dan dapat menunaikan ibadah haji ini ke Tanah Suci. Tentunya sangat disayangkan sekali apabila Sahabat Haji Plus melewatkannya begitu saja, Sedangkan yang lainnya memiliki besar harapan untuk dapat melaksanakannnya. Ibadah haji yang dianggap istimewa ini memanglah salah satu ibadah yang berbeda dari ibadah pada umumnya. Selain pelaksanaannya yang dilakukan di lokasi yang jauh dari Tanah Air, ibadah haji ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan yang memiliki makna mendalam yang erat kaitannya dengan aktivitas manusia sebagai hamba Allah di tiap harinya. Kini, dari tahun ke tahun semakin terjadi peningkatan yang signifikan terkait minatnya masyarakat dengan pelaksanaan ibadah haji ini. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan pendaftar jamaah haji yang tentunya berdampak dengan waktu tunggu keberangkatan ibadah haji yang semakin lama. Tak perlu khawatir bagi Sahabat Haji Plus yang ingin segera menunaikan ibadah haji tanpa menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama. Karena Sahabat Haji Plus dapat memilih program Haji Plus yang membuat Sahabat Haji Plus menunaikan ibadah haji tanpa menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama. Terkait Biaya Haji Plus, Sahabat Haji Plus dapat menanyakannnya langsung pada Travel Haji Plus yang hendak dipillih Sahabat Haji Plus sekalian. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang sedang mencari Travel Haji Plus Terbaik, silahkan simak informasi lebih lengkap dibawah ini.

Hendaknya Tak Abai Dengan Kesalahan Ibadah Haji

Sahabat Haji Plus hendaknya mengetahui bahwasannya telah mengikuti manasik haji tentunya tak menjamin Sahabat Haji Plus akan terhindar dari melakukan kesalahan pada saat pelaksanaan kegiatan ibadah haji. Kesalahan bisa saja terjadi karena Sahabat Haji Plus kurang memperhatikan atau memang masih belum mengetahui secara jelas, dengan begitu Sahabat Haji Plus bisa saja melakukan kesalahan tanpa disadari. Terdapat beberapa kesalahan yang seringkali justru tak disadari oleh Jemaah haji pada saat pelaksanaan kegiatan ibadah haji. Nah, apa saja sih kesalahan yang bisa saja terjadi pada saat Sahabat Haji Plus menunaikan kegiatan pelaksanaan ibadah haji? Yuk mari kita ulas satu persatu agar Sahabat Haji Plus lebih memahami dan meminimalisir kesalahan pada saat melaksanakan kegiatan di Tanah Suci.

1. Kesalahan Saat Melaksanakan Ihram

Tentunya Sahabat Haji Plus telah memahami bahwa berihram merupakan menjadi tanda pertama kali Sahabat Haji Plus memulai pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Pada saat pelaksanaan rukun haji ini terdapat beberapa hal yang mungkin tak disadari oleh para Jemaah haji, antara lain:

  • Melewati miqat tanpa berihram. Padahal miqat berarti batas, yang artinya Sahabat Haji Plus sudah harus ihram atau niat dan berpakaian ihram saat melewatinya. Agar Sahabat Haji Plus tak melakukan kesalahan pada saat menunaikan kegitaan ibadah haji ini, alangkah lebih baiknya Sahabat Haji Plus menggunakan pakaian ihram dan berniat sebelum mendarat di bandara jeddah. Karena lebih baik melakukannya lebih awal daripada lupa melewati miqat tanpa berihram bukan? Sahabat Haji Plus hendaknya tak perlu khawatir, tenang saja karena berihram sebelum sampai miqat itu tak masalah. Miqat merupakan batas akhir, sehingga tak harus dimulai di sana.
  • Tak melakukan ihram dengan alasan sedang haid. Hal ini tentunya tak jarang jamaah haji perempuan menganggap bahwa sedang dalam keadaan haid maka tak boleh melakukan ihram. Pastinya Ini merupakan salah satu anggapan yang salah. Karena semua jamaah haji harus sudah berihram sebelum melewati miqat. Sahabat Haji Plus hendaknya memahami bahwa yang harus ditunda adalah tawaf. Tawaf bisa dilakukan hanya setelah selesai haid.
  • Tidak mengganti pakaian dan sandal yang kotor. Sahabat Haji Plus diperbolehkan kok untuk mengganti pakaian ihram dan sendal, terlebih ketika sudah dalam keadaan yang kotor.
  • Melakukan talbiyah berjamaah. Hal ini tentunya sudah pasti menjadi kesalahan pada saat pelaksanan kegiatan ibadah haji kalua dilakukan. Karena talbiyah harus dilakukan secara sendiri – sendiri bukan berjamaah dan tanpa suara. Apabila terdapat seseorang talbiyah dengan kencang, maka bisa termasuk bid’ah.

2. Kesalahan Saat Pelaksanaan Sa’i

Sahabat Haji Plus hendaknya mengetahui bahwasannya mengangkat tangan seperti sedang sholat saat takbir dan naik ke bukit safa dan marwah pada sat Sa’I merupakan salah satu kesalahan. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan nabi tak mengangkat tangan kecuali sedang berdoa. Selalu berlari kecil dari safa sampai marwah atau sebaliknya. Menurut sunnahnya, lari kecil hanya dilakukan pada dua tanda hijau saja, selebihnya dilakukan dengan jalan biasa. Sehingga, Sahabat Haji Plus tak perlu berlebihan dan melakukan sesuai apa yang seharusnya saja.

3. Kesalahan Saat Melakukan Tawaf

Sahabat Haji Plus pastinya mengetahui bahwa cara melakukan thawaf ialah dengan cara  mengelilingi kab’ah sebanyak 7 kali putaran. Rukun haji ini dimulai dan berakhir di hajar aswad. Tahukah Sahabat Haji Plus terkait apa saja kesalahan umum yang sering terjadi dalam pelaksanaan rukun haji ini, antara lain:

  • Sudah memulai tawaf sebelum hajar aswad. Berbeda dengan berihram yang dapat Sahabat Haji Plus lakukan sebelum sampai miqat untuk berjaga-jaga, tawaf tak boleh dilakukan dengan cara seperti itu. Memang kebanyakan jamaah yang melakukan kesalahan ini beralasan melakukannya untuk berjaga – jaga atau untuk lebih berhati – hati. Padahal memulai thawaf sebelum hajar aswad merupakan salah satu kesalahan dalan ibadah haji.
  • Mencium Rukun Yamani. Mungkin mencium hajar aswad dianjurkan jika bisa. Tapi tak begitu dengan Rukun Yamani. Sahabat Haji Plus hanya perlu menyentuh atau mengusapnya dengan tangan saja.
  • Tawaf dari dalam hijr ismail juga menjadi salah satu kesalahan dalam pelaksanaan kegiatan ibadah haji. Perlu Sahabat Haji Plus Ingat ya bahwa tawaf itu dilakukan dengan cara mengelilingi ka’bah. Sehingga, Sahabat Haji Plus tak perlu masuk ke dalamnya, sementara hijr ismail itu ada di dalam ka’bah..

4. Kesalahan Saat Pelaksanaan Wukuf

Tahukah Sahabat Haji Plus terkait apa saja kesalahan saat wukuf? Salah satu kesalahannya ialah meninggalkan Arafah sebelum matahari terbenam karena haram hukumnya. Menghadap ke bukit Arafah, padahal sunnah nabi yaitu menghadap ke kiblat dimana kiblat ada di arah sebaliknya.

5. Kesalahan Saat Pelaksanaan Lempar Jumroh

Sahabat Haji Plus hendaknya emahami terkait apa saja kesalahan yang bisa terjadi pada saat pelaksanaan kegiatan lempar jumroh, salah satunya ialah melempar kerikil dengan sangat keras sambil mencaci. Mungkin memang sejarah lempar jumroh merupakan melempari setan seperti yang dilakukan nabi ibrahim dan keluarga. Akan tetapi, Sahabat Haji Plus tak perlu melakukan dengan keras apalagi sambil mencaci. Perlu diingat bahwa Sahabat Haji Plus sedang melaksanakan ibadah haji, bukan sedang unjuk rasa. Mengharuskan diri untuk mengambil batu di muzdalifah. Padahal tak harus mengambil di sana kalau memang menyulitkan. Selain itu, tidak berdoa setelah melempar jumroh pertama dan kedua juga termasuk kesalahan dalam ibadah haji. Saat melakukannya nabi berdiam diri setelah melempar jumroh tersebut, lalu menghadap kiblat dan berdoa panjang.

Jangan Melewatkan Hal Ini Menjelang Keberangkatan Ibadah Haji

Sahabat Haji Plus tentunya begitu memahami bahwasannya pelaksanaan ibadah haji ini merupakan menjadi salah satu ibadah yang istimewa, sehingga memerlukan persiapan yang maksimal sebelum keberangkatannya. Terlebih pelaksanaan ibadah haji ini dilaksanakan di lokasi yang jauh dengan Tanah Air serta membutuhkan biaya yang tak sedikit. Oleh karena itulah, persiapan diri menjelang keberangkatan ibadah haji sangatlah penting agar dapat totalitas selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Sangat disayangkan sekali jika hendak melaksanakan ibadah haji tapi Sahabat Haji Plus tak melakukan persiapan apapun. Karena ini akan berefek pada saat pelaksanaan ibadah haji. Nah, bagi Sahabat Haji Plus yang menanyakan terkaiit apa saja persiapan yang hendaknya dilakukan menjelang keberangkatan ibadah haji? berikut lebih jelasnya. Biaya Haji Plus

  1. Sebelum Sahabat Haji Plus berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji, hendaknya terlebih dahulu Sahabat Haji Plus bertaubat atas segala kesalahan yang diperbuat selama ini pernah diperbuat, baik disengaja maupun tak disengaja. Selain itu, sebisa mungkin Sahabat Haji Plus menunaikan kewajiban yang selama ini belum terlaksana, misalnya seperti melunasi hutang, menyediakan biaya hidup untuk keluarga yang wajib dinafkahi selama kepergiannya ke tanah suci sampai kembali, mengembalikan barang – barang titipan dan lain sebagainya.
  2. Ketika Sahabat Haji Plus sedang menaiki kendaraan membaca doa dan lafadznya. “Dengan menyebut nama Allah dan dengan Allah. Allah maha besar. Aku bertawakal kepada Allah. Cukuplah Allah bagiku. Maha suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”
  3. Saat Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci dan kemudian turun dari kendaraan. Disunahkan untuk tak turun dari kendaraan sebelum siang memanas dan agar menempuh perjalanan di malam hari. Rasulullah Saw bersabda “Berjalanlah pada malam hari karena bumi dilipat sehingga menjadi lebih dekat pada malam hari, yang mana ia tidak dilipat pada siang hari.”
  4. Saat Sahabat Haji Plus hendak melangkahkan kaki keluar dari pintu rumah, kembali membaca doa. “Dengan nama Allah aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Wahai Allah aku berlindung kepada-Mu agar akun tidak sesaat atau menyesatkan, tidak dihina atau menghina orang lain, tidak tergelincir atau menggelincirkan orang lain, tidak berbuat zalim atau dizalimi, tidak membodohi atau dibodohi.”
  5. Disarankan untuk melaksanakan shalat dua rakaat sebelum berangkat ke Tanah Suci dengan membaca surat Al – Kafirun pada rakaat pertama dan surah Al – Ikhlas pada rakaat kedua. Kemudian seusai shalat, Sahabat Haji Plus hendaknya mengangkat kedua tangan sambil membaca doa untuk bermunajat kepada Allah.
  6. Hendaknya Sahabat Haji Plus mencari teman yang shaleh. Hal ini bertujuan agar Sahabat Haji Plus dapat mengambil manfaat dari ilmu agama.

Memilih Travel Haji Plus Terbaik

Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwasannya Haji Khusus ini memang diperuntukkan bagi Sahabat Haji Plus yang berkeinginan untuk menunaikan ibadah haji dengan segera tanpa menunggu waktu tunggu keberangatan yang lama. Haji Khusus ini meliputi Haji Plus yang bisa Sahabat Haji Plus pilih untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Perlu diketahui oleh Sahabat Haji Plus sekalian bahwa Haji Plus ini merupakan ibadah haji yang tak kalah dengan haji reguler yakni tak pernah sepi peminat. Karena memang Haji Plus ini sangat membantu Sahabat Haji Plus sekalian yang berkeinganan untuk segera menunaikan ibadah haji, terlebih bagi yang sudah berusia lanjut. Tentunya, tak ingin menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama seperti hal nya haji reguler bukan? Oleh karena itulah, Haji Plus ini menjadi rekomendasi yang tepat bagi para Sahabat Haji Plus yang memiliki budget lebih serta tak ingin menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama. Banyak sekali keuntungan yang akan Sahabat Haji Plus dapatkan selain waktu tunggu keberangkatan yang lebih cepat yakni mendapatkan segala fasilitas dan akomodasi yang nyaman serta dibimbing secara exclusive. Luar biasa sekali bukan?

Nah, untuk fasilitas yang diberikan kepada jamaah haji Plus ini pastinya akan menunjang kenyamanan Sahabat Haji Plus sekalian sewaktu melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Karena mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, segala fasilitas yang disuguhkan tersebut memiliki kualitas yang terbaik dan terjamin kenyamanannya. Sehingga, tak akan mengecewakan Sahabat Haji Plus yang telah memilih Haji Plus sebagai pelaksanaan ibadah hajinya. Untuk Biaya Haji Plus ini memanglah sedikit lebih tinggi dibandingkan haji reguler pada umumnya. Karena memang segala pelayanan serta fasilitas dan akomodasi yang disuguhkan tersebut jauh berbeda. Oleh karena itulah, pantas – pantas saja jika Biaya Haji Plus dibandrol dengan biaya yang sedikit lebih tinggi dari Haji Reguler. Meskipun sedikit lebih tinggi biayanya, Sahabat Haji Plus bisa berangkat lebih cepat yang tentunya tak resah untuk menunggu waktu tunggu keberangkatan yang tidak pasti. Bagi Sahabat Haji plus yang selalu bertanya – tanya perihal berapakah biaya haji plus, Sahabat Haji Plus cukup menyiapkan budget sejumlah 9000 USD saja. Dengan jumlah tersebut, Sahabat Haji Plus sudah mendapatkan banyak sekali benefit dari paket Haji Plus yang tentunya tak akan mengecewakan Sahabat Haji Plus sekalian.

Tetap Menjaga Semangat Ibadah Selepas Haji

Sahabat Haji Plus mungkin mengerti bahwa banyak sekali yang memahami bahwa keislaman seseorang baru terada sempurna ketika telah menunaikan seluruh rukun islam yakni yang terdiri dari mengucapkan kalimat Syahadat, mendirikan Shalat, berpuasa di Bulan Ramadhan, menunaikan zakat serta melakukan ibadah haji. Harapan dari seseorang yang melaksanakan ibadah haji ialah untuk melengkapi semua Rukun Islam dalam kehidupannya dan pastinya setelah berhaji ada keinginan meraih haji yang mabrur. Akan tetapi, hal ini perlu dipahami kembali dengan makna dalam yang terkandung bahwa haji mabrur itu tak di dapatkan pada saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci saja. Melainkan, haji mabrur itu justru bisa di dapatkan sejak Sahabat Haji Plus memulai dari persiapan untuk melakukan ibadah haji, pada saat menunaikan perjalanan ibadah haji dan setelah pulang kembali ke tanah air. Seperti yang diketahui bahwa haji mabrur memiliki arti sebagai haji yang baik yakni ibadah hajinya diterima oleh Allah Swt. Haji mabrur ini merupakan ibadah yang dilakukan sesuai dengan petunjuk Allah SWT dan Rasul nya, dengan berpatokan pada berbagai syarat, rukun dan kewajiban. Predikat haji mabrur merupakan predikat yang diberikan Allah Swt dan predikat itu dapat diupayakan oleh Sahabat Haji Plus sekalian. Perihal pemberian predikat haji mabrur ini ialah ketentuan Allah Swt. Akan tetapi, banyak juga yang terjebak dalam pemahaman dangkal bahwa haji mabrur itu didapat pada saat ibadah haji di Tanah Suci. Padahal jika diulas lebih lanjut dan lebih dalam, tak sesederhana itu pengertiannya.

Tak bisa dipungkiri bahwa setiap jamaah haji yang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci menginginkan untuk mendapatkan predikat haji mabrur yang menjadi impian. Akan tetapi, tentunya Haji mabrur tak bisa diperoleh dengan hanya sekedar menjalankan syarat dan ketentuan ritual ibadah haji saja. Karena seperti yang diketahui bahwa haji mabrur itu tak datang secara tiba – tiba. Akan tetapi, untuk memperoleh predikat haji yang mabrur ini harus diusahakan yakni dimulai sejak sebelum, pada saat dan setelah pelaksanaan ibadah haji. Haji mabrur ini harus dimaknai sebagai upaya seseorang untuk mendapatkan haji yang baik dengan menjalankan ibadah haji, sejak mulai dari persiapan di tanah air, saat menunaikan perjalanan ibadah haji dan setelah pulang kembali ke tanah air. Dari segi persiapan, umumnya umat islam selalu berupaya untuk mempersiapkan diri dengan baik. Contohnya, seperti memahami dan menjalankan ajaran Agama Islam dengan baik, termasuk juga manasik haji. Selain itu, persiapan lainnya adalah menyiapkan harta sebagai bekal dan ongkos untuk perjalanan ibadah haji. Banyak yang berkorban dengan bekerja bertahun -tahun lalu menabung penghasilannya, menjual harta bendanya dan sebagainya untuk membiayai perjalanan ibadah haji.

Predikat haji mabrur yang diraih oleh jamaah haji dapat dilihat dari kehidupan setelah melaksanakan perjalanan ibadah haji dari Tanah Suci. Secara personal, hal yang bisa dilihat adalah peningkatan ibadah yang berhubungan dengan Allah Swt (hablum minnanas) yang semakin dekat. Kemudian, hal lainnya yang bisa dilihat adalah perilakunya dalam berhubungan dengan anggota masyarakat lainnya, baik di lingkungan keluarga, teman, dan tetangga. Selanjutnya, timbul sikap dan perilaku yang memberikan manfaat kepada orang lain, memberikan kedamaian, ketenangan, kesejukan serta munculnya kepedulian sosial yang tinggi adalah merupakan tanda bahwa seseorang tersebut telah mencapai mabrur dalam berhaji. Dan sepertinya level haji mabrur ini tak berhenti di satu titik saja. Haji mabrur ini senantiasa dinamis. Bergerak dari satu waktu ke waktu, dari satu peristiwa ke peristiwa lain. Jadi, hendaknya Sahabat Haji Plus dapat tetap memkanai ibadah haji selepas kepulangan ibadah haji ialah upaya terus menerus untuk mempertahankan predikat mabrur yakni dengan selalu mengamalkan proses latihan saat menjalankan ibadah haji di Mekah. Jangan sampai sepulang dari perjalanan ibadah haji, saat sampai di tanah air kemudian justru berdiam diri dan malah tak berupaya meraih dan memunculkan ke-mabrur-an. Jangan sampai perjalanan ibadah haji tersebut menjadi sia – sia. Nah.. hendaknya Sahabat Haji Plus memahaminya dengan baik ya. Travel Haji Plus

Kurang lebihnya seperti inilah informasi terkait Travel Haji Plus Terbaik yang dapat menjadi tambahan informasi bagi Sahabat Haji Plus yang hendak merencanakan pelaksanaan ibadah haji. Semoga suguhan informasi ini membantu Sahabat Haji Plus dalam mempersiapkan ibadah haji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *