Apa bedanya Haji Furoda dan Haji Mujamalah

Apa bedanya Haji Furoda dan Haji Mujamalah

Apa bedanya Haji Furoda dan Haji Mujamalah

Melaksanakan ibadah haji memanglah salah satu pelaksanaan ibadah yang memerlukan niat yang sungguh dan tekad yang kuat untuk melaksanakannya. Pasalnya, pelaksnaan ibadah haji ini berbeda dengan pelaksanaan ibadah pada umumnya . Yang membuat pelaksanaan ibadah haji berbeda dengan ibadah yang lainnya ialah terkait waktu pelaksanaan, lokasi, pahala yang di dapatkan serta berbagai keistimewaan lainnya yang menyertai. Oleh karena itulah, tak heran apabila umat muslim selalu memiliki minat yang menggebu dan selalu berupaya untuk dapat menunaikan ibadah di Tanah Suci karena memang istimewanya pelaksanaan ibadah haji ini. Semua umat muslim pastinya sangat berharap untuk dapat menjadi tamu Allah Swt di Tanah Suci. Akan tetapi, sayangnya tak semua orang dapat berangkat untuk memenuhi panggilan ini. Karena terdapat syarat – syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu untuk dapat melaksanakan ibadah haji ini. Sahabat Haji Plus pastinya juga teah menegrti bukan terkait apa saja persyaratan untuk pelaksanaan ibadah haji? Nah, hendaknya persyaratan itulah yang menjadi tolak ukur Sahabat Haji Plus sekalian dapat melaksanakan ibadah haji atau tidak. Bagi Sahabat Haji Plus yang berkeinginan untuk melaksanakan ibadah haji tanpa menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama, Sahabat Haji Plus dapat mencoba untuk mendaftar Haji Furoda. Karena Haji Furoda ini adalah Haji Tanpa Antri yang cocok bagi Sahabat Haji Plus yang enggan menunggu waktu tunggu yang lama. Untuk Sahabat Haji Plus yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai Travel Haji Furoda, Biaya Haji Furoda serta Apa bedanya Haji Furoda dan Haji Mujamalah, yuk simak informasi di bawah ini.

Menilik Raudhah di Tanah Suci

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa Raudhah merupakan salah satu tempat istimewa yang terletak di Madinah yang selalu menjadi kunjungan wajib bagi umat islam yang berkunjung ke Tanah Suci. Pada mulanya Raudhah terletak di luar halaman Masjid Nabawi yakni di antara rumah Rasulullah Saw dan mighrab atau mimbar di Masjid Nabawi. Saat ini, setelah Masjid Nabawi diperluas, lokasi Raudhah berada di dalam masjid dengan ukuran sekitar 22 x 15 meter. Lokasi Raudhah inilah yang disebut taman surga yang tak pernah sepi pengunjung. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Tempat yang di antara rumahku dan mimbarku adalah raudhah (taman) di antara taman-taman surga.” (HR. Bukhari).

Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwasannya Raudhah memiliki ciri khas yang ditandai dengan karpet yang berwarna hijau muda. Karpet ini tentunya sangat berbeda dengan warna karpet di ruangan lain di dalam masjid Nabawi. Motif karpet dengan corak yang cantik disertai warna hijau muda menghiasi lantai dan menjadi penanda bagi setiap pencari taman surga. Ruangan lain di dalam masjid Nabawi didominasi dengan karpet yang berwarna merah. Di waktu tertentu seperti pada bulan Desember hingga Januari, karpet hijau tersebut dapat diperluas hingga ke beberapa lantai yang pada bulan lain adalah karpet berwarna merah. Dengan ukuran 22 x 15 meter, Raudhah pun hanya cukup untuk menampung beberapa puluh jamaah.

Diketahui bahwa Raudhah ini memiliki 6 pilar atau tiang yang berwarna putih dengan atap yang berhiaskan ornamen kaligrafi klasik. Raudhah merupakan salah satu tempat yang sangat mulia. Hal ini dikarenakan pada jaman dahulu Rasulullah Saw memimpin shalat, melakukan ibadah, menerima wahyu dan juga menjadi tempat ibadah bagi para sahabat. Lokasi Raudhah sebetulnya merupakan tempat shaf bagi para laki – laki dan hanya terbuka bagi kaum perempuan pada jam – jam tertentu yakni pada waktu dhuha, waktu dhuhur dan waktu isya. Banyak sekali cerita dari para jemaah perempuan yang berdesak-desakan dan pada saat antri untuk mendapatkan tempat di Raudhah. Sudah menjadi hal yang umum bahwa perjuangan perempuan untuk mendapatkan keistimewaan Raudhah yakni berkali lipat dibandingkan laki – laki. Bagi Sahabat Haji Plus yang hendak ke Tanah Suci, tentunya tak lupa untuk meluangkan waktu berkunjung ke raudhah.

Menjaga Imunitas Menjelang Ibadah Haji

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa imunitas tubuh yang baik menjadi salah satu poin yang penting dalam menunjang terlaksananya ibadah haji dengan lancar. Kondisi tubuh yang sehat pastinya tak akan menghambat sahabat Haji Plus pada saat melaksanakan proses ibadah haji. Oleh karena itulah, sebelum berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji sebisa mungkin Sahabat Haji Plus melakukan pengecekan kesehatan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah kondisi sahabat Haji Plus tersebut sehat atau tidak. Ada beberapa cara untuk menjaga imunitas tubuh yang hendaknya dilakukan oleh para calon jamaah haji. Bagaimana cara menjaga imunitas menjelang ibadah haji? Yuk simak informasi di bawah ini.

  1. Melakukan Vaksin Meningitis

Melakukan vaksin adalah salah satu persiapan yang wajib dan harus dilakukan sebelum berangkat untuk melaksanakan ibadah haji. Vaksin yang wajib untuk dilakukan adalah vaksinasi meningitis untuk menghindari penyakit meningitis sebagai syarat mendapatkan visa haji. Selain vaksin meningitis, ada vaksin tambahan yang juga dianjurkan sebelum berangkat ke tanah suci antara lain vaksin influenza, vaksin hepatitis A dan B, vaksin tifoid dan pneumokokus. Terkait pelaksanaan semua vaksin ini dilakukan minimal 2 minggu sebelum keberangkatan.

  1. Melakukan Medical Check Up

Persiapan dalam hal kesehatan yang sebaiknya dilakukan oleh calon jamaah haji adalah dengan mengecek kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan jamaah haji secara menyeluruh. Dengan melakukan pengecekan kesehatan, apabila Sahabat Haji Plus memiliki penyakit tertentu, Sahabat Haji Plus dapat berkonsultasi dengan dokter perihal penyakit yang di deritanya tersebut. Mengecek kesehatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi penyakit yang bisa datang kapan saja. Dengan mengetahui kondisi di awal bahwa tubuh dalam keadaan sehat, maka sebisa mungkin sahabat Haji Plus juga dapat mempertahankan tubuh agar senantiasa tetap sehat.

  1. Menjaga Pola Makan

Makanan merupakan salah satu hal yang dapat menentukan tubuh menjadi sehat atau sakit. Makanan yang sehat seprti sayur, buah dan lain sebagainya tentunya akan membuat tubuh memperoleh nutrisi yang cukup dan tetap terjaga kesehatannya. Berbeda pula dengan makanan yang tidak sehat yang akan menyebabkan tubuh menjadi rentan terserang oleh penyakit. Bagi sahabat Haji Plus ketika melakukan proses ibadah haji, agar tetap sehat tentunya harus memperhatikan konsumsi majkannya. Misalnya dengan cara mencuci buah yang hendak dikonsumsi. Kemudian menghindari makanan yang mentah ataupun makanan yang setegah matang untuk menghindari penyakit gangguan pencernaan.

  1. Menggunakan Masker

Sahabat Haji Plus pastinya sudah mengerti bahwa aktivitas yang berada di luar ruangkan tentu mengandung banyak debu yang bertebaran. Agar sahabat Haji Plus tetap sehat pada saat proses pelaksanaan ibadah haji sebaiknya gunakan masker. Karena dengan menggunakan masker maka sahabat Haji Plus akan terhindar dari debu dan kotoran yang dapat memicu penyakit flu dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan untuk upaya perlindungan diri agar tubuh tetap sehat. Karena sahabat Haji Plus tak menegrti dengan pasti perihal kualitas udara yang ada disekitar, terlebih banyak sekali jamaah yang datang dari penjuru dunia yang berkumpul jadi satu untuk melaksanakan ibadah haji.

  1. Menjaga Kebersihan Diri

Agar tubuh senantiasa sehat, sudah selayaknya sahabat Haji Plus menjaga kebersihan diri dengan cara rutin bersih diri selepas selesai melakukan aktivitas luar ruangan serta rajin mencuci tangan. Dengan rutib bersih diri selepas melakukan aktivitas luar ruangan, maka bakteri dan kuman yang menempel pada tubuh akan hilang. Selain itu, dengan rajin mencuci tangan juga mencegah bakteri ataupun kuman yang dapat menyebabkan penyakit. Seperti yang sahabat Haji Plus ketahui bahwa tangan merupakan sarang kuman dan bakteri. Karena tangan merupakan bagian tubuh yang memang digunaakn untuk menyentuh segala sesuatu. Oleh karena itu, tak heran apabila tangan menjadi salah satu sarang kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Untuk mencegah penyakit yang ditimbulakan dari bakteri dan kuman yang berasal dari tangan, sahabat Haji Plus dapat mencegahnya dengan cara rajin mencuci tangan dengan menggunakan cairan pembersih tangan antiseptic.

  1. Membawa Obat pribadi

Sebaiknya, saat berada diluar rumah terutama dalam jangka waktu yang cukup lama hendaknya membawa obat pribadi. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi apabila sewaktu – waktu Riwayat penyakit yang pernah di derita dapat kambuh. Karena, hanya diri sendirilah yang mengetahui kondisi kesehatan. Sehingga, sangat penting untuk diperhatikan terkait membawa obat pribadi yang cukup selama pelaksanaan ibadah haji. Dan yang terpenting, jangan lupa untuk konsultasi dengan dokter terkait Riwayat penyakit yang sedang di derita. Oleh sebab itu, check up kesehatan di awal sangat penting, seperti yang diulas pada poin satu tersebut.

  1. Memenuhi Kebutuhan Cairan

Air merupakan unsur yang pentig bagi tubuh. Oleh karena itu, sebisa mungkin tubuh jangan sampai kurang dalam mengonsumsi cairan. Terlebih dalam cuaca panas yang terik, karena cuasa yang panas dapat menyebabkan tubuh menjadi dehidrasi. Sehingga, bagi Sahabat Haji Plus yang ingin terjaga kesehatannya dan terhindar dari dehidrasi sebaiknya minumlah air putih dengan cukup. Agar Sahabat Haji Plus dapat selalu minum air dengan cukup, sebaiknya bawalah botol minum sendiri. Sehingga ketika air dalam botol tersebut habis, dapat diisi ulang kembali. Dengan begitu, sahabat Haji Plus akan terhindar dari dehidrasi yang tentunya akan membawa dampa yang negatif untuk tubuh.

Mengenal Haji Furoda

Dengan meningkatnya peminat ibadah haji yang dari tahun ke tahun yang semakin bertambah, menyebabkan antri ataupun masa tunggu keberangkatan haji di Indonesia semakin lama. Program haji tersebut merupakan Haji Reguler yang banyak diminati oleh masyarakat karena harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan program haji lainnya. Akan tetapi, kekurangannya pada waktu tunggu keberangkatan yang cukup lama yakni sekitar belasan hingga puluhan tahun. Namun, bagi Sahabat Haji Plus yang memiliki rezeki lebih dan ingin segera menunaikan kewajiban ibadah haji, Sahabat Haji Plus dapat mendaftar sebagai calon jamaah Haji Furoda. Bagi yang belum menegtahui terkait Haji Furoda, Haji Furoda merupakan program haji non kuota yang legal dan telah terigistrasi dalam kuota calon jamaah haji oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Haji Furoda ini merupakan haji tanpa antri, sehingga Sahabat Haji Plus sekalian tak perlu menunggu waktu yang lama sekitar belasan tahun bahkan puluhan tahun untuk melaksanakan ibadah haji. Haji Furoda ini merupakan haji yang menggunakan visa khusus yakni visa Furoda yang diperuntukkan secara khusus bagi jamaah haji yang menggunakan kuota pemerintah kerajaan Arab Saudi. Sehingga, Haji Furoda ini merupakan program haji yang dilakukan tanpa mengurangi jatah kuota pemerintah Republik Indonesia. Hal ini dikarenakan Haji furoda merupakan program haji yang dikelola secara mandiri oleh pihak travel haji resmi dari kantor Kementrian Agama. Oleh karena itulah, dalam hal waktu tunggu keberangkatan Haji Furoda tentunya memiliki perbedaan dengan Haji reguler. Perbedaan ini ialah Haji Furoda tak perlu mengantri dalam hal keberangkatan. Sehingga program Haji Furoda merupakan solusi yang tepat bagi Sahabat Haji Plus yang tak ingin menunggu waktu yang lama untuk melaksanakan ibadah haji.

Teruntuk Sahabat Haji Plus yang hendak mencari jasa Travel Haji Furoda untuk mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Furoda, Sahabat Haji Plus dapat mempercayakannya pada Annur Maarif Travel. Karena Annur Maarif Travel menyediakan harga yang terbaik, amanah serta pelayanan yang dilakukan dengan terbaik. Sehingga tak perlu dipertanyakan lagi perihal kualitas dalam hal fasilitas dan pelayanan yang diberikan. Karena semuanya mengutamakan unsur kenyamanan jamaah Haji Furoda sekalian. Untuk Biaya Haji Furoda memang dikenal lebih mahal dibandingkan dengan Haji Reguler. Namun, memang terdapat perbedaan dalam waktu tunggu yang cukup lumayan. Sehingga wajar apabila Haji Furoda memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan Haji Reguler. Haji Furoda memiliki harga yang lebih tinggi karena memang visa yang digunakan ialah visa khusus. Jadi, untuk mendapatkan visa tersebut memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya Haji Furoda yang ditawarkan oleh Annur Maarif Travel dibandrol dengan harga 17.500 USD. Dengan biaya tersebut, fasilitas yang diberikan merupakan fasilitas yang exclusive. Sehingga fasilitas yang disediakan telah sebanding dengan biaya yang telah dibayarkan untuk melaksanakan ibadah haji. Fasilitas yang akan Sahabat Haji Plus dapatkan ketika menjadi jamaah Haji Furoda di Annur Maarif antara lain Tiket pesawat ekonomi, Pengurusan dokumen visa dan surat rekomendasi keberangkatan, tenda haji furoda, akomodasi hotel transit di Mekkah dan Madinah, ziarah makam, makan 3 kali buffet menu Indoneisa, tour leader/tourguide/pembimbing/manasik haji, perlengkapan ibadah haji, Bus ber AC serta air zam – zam 5 liter. Itulah fasilitas yang disediakan untuk para jamaah Haji Furoda yang menjadi jamaah Haji Furoda.

Cara Mengecek Keaslian Air Zamzam

Saat Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, pastinya pada saat menjelang kepulangan di Tanah Air Sahabat Haji Plus tak melewatkan untuk membawa air zamzam dari Tanah Suci. Akan tetapi perlu diketahui bahwasannya terdapat pembatasan untuk membawa air zamzam di pesawat. Oleh karena itu, Sahabat Haji Plus tentunya mau tak mau harus membeli di Tanah Air untuk digunakan sebagai oleh – oleh. Nah, Saat Sahabat Haji Plus hendak memutuskan untuk membeli air zamzam di Tanah Air, hendaknya tak lupa untuk memastikan bahwa air tersebut asli. Bagaimana cara mengeceknya? berikut lebih jelasnya.

  1. Tak Mengeluarkan Busa

Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwasannya air zamzam yang asli saat dikocok tak mengeluarkan busa. Hal ini tentunya berbeda dengan yang palsu. Saat Sahabat Haji Plus menemui zamzam yang palsu biasanya ketika dikocok galonnya, maka akan mengeluarkan busa yang muncul dari airnya. Inilah yang hendaknya Sahabat Haji Plus perhatikan agar tak salah membeli air zamzam yang palsu. Sebisa mungkin, saat sebelum Sahabat Haji Plus membeli air zamzam hendaknya diperiksa terlebih dahulu. Hal ini tentunya untuk membuktikan bahwa air zamzam tersebut asli atau palsu

  1. Test TDS

Pada saat Sahabat Haji Plus ingin membuktikan keaslian dari air zamzam, Sahabat Haji Plus juga bisa menguji dengan menggunakan alat TDS meter. TDS merupakan singkatan dari Total Dissolve Solid yang digunakan untuk menguji kepadatan zat terlarut. Satuan yang digunakan adalah PPM (part per million). Air Murni memiliki 1-10 PPM sementara 10-100 PPM adalah air Minum. Kemudian, untuk air yang memiliki lebih dari 100 PPM berarti air tersebut bermineral. Sementara untuk air zamzam, Sahabat Haji Plus akan menemukan angka 500 PPM pada alat TDS meter. Angka tersebut memang sangat tinggi karena air zamzam mengandung mineral yang tinggi.

  1. Amati Harganya

Hendaknya Sahabat Haji Plus perlu berhati – hati bahwa jangan sampai tergiur dengan harga murah yang murahnya tak masuk akal.  Hal ini dikarenakan bisa jadi itu hanya cara licik yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk menipu konsumen. Air zamzam yang asli normalnya dibandrol dengan harga yang sedikit lebih mahal di pasaran yakni untuk 5 liter air zamzam berkisar dari 400 hingga 500 ribu. Sedangkan air zamzam palsu biasanya dijual dengan harga yang lebih murah yakni 150 hingga 200 ribu. Nah.. hendaknya Sahabat Haji Plus memperhatikan poin ini ya. Karena tentunya sangat disayangkan apabila Sahabat Haji Plus membeli air zamzam palsu yang tentunya tak mengandung keistimewaannya zamzam sama sekali. 

  1. Memiliki Ciri Khas dari Selainnya

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa air zamzam memliki perbedaan yang tak dimiliki oleh jenis air selainnya. Air zamzam memiliki rasa yang khas dan tak seperti air pada umumnya. Tak hanya itu, air zamzam diyakini memiliki ciri khas lebih berat dan lebih terasa di tenggorokan. Hal ini dikarenakan kandungan pH dan mineral yang ada di dalam air zamzam. Selain itu, rasa air zamzam juga disebut agak getir, memiliki rasa serta bau yang khas sehingga membuat Sahabat Haji Plus dapat membedakannya dengan mudah.

Demikianlah informasi yang dapat Sahabat Haji Plus jadikan bekal sebelum melaksanakan ibadah haji. Bagaimana nih sahabat Haji Plus? Apakah sudah mengerti terkait Apa bedanya Haji Furoda dan Haji Mujamalah? Nah.. Bagi Sahabat Haji Plus yang hendak membaca informasi penting lainnya terkait haji, Sahabat Haji Plus dapat mampir dan memperoleh informasinya secara gratis di website resmi hajiplus.id. Dengan mempelajari dan mengantongi informasi yang cukup sebelum melaksanakan ibadah haji, insyaallah dapat menjadikan Sahabat Haji Plus sekalian lebih siap dalam mempersiapkan segala sesuatu untuk proses ibadah haji. Semoga, bagi Sahabat Haji Plus yang berniat untuk melaksanakan ibadah haji, semoga segera terlaksana. Dan bagi Sahabat Haji Plus yang masih bingung untuk menentukan jasa travel yang hendak dipilih, sebaiknya tak perlu khawatir. Karena Annur Maarif Travel hadir untuk melayani pemberangkatan para jamaah Haji plus maupun Haji Furoda dengan kualitas yang tak perlu diragukan lagi. Apabila Sahabat Haji Plus berminat untuk mendaftar sebagai calon jamaah Haji Furoda di Annur Maarif Travel, silahkan hubungi di kontak yang tertera pada website hajiplus.id yaa.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *