Travel Haji Plus di Jakarta

Travel Haji Plus di Jakarta

Sebelum berkunjung ke Tanah Suci dan melaksanakan ibadah haji, Langkah pertama yang biasanya dilakukan oleh kebanyakan orang ialah mencari informasi terlebih dahulu seputar travel haji yang akan dipilih. Tentunya Sahabat Haji Plus demikian bukan? Memang, informasi selengkap mungkin sangat dibutuhkan sebelum Sahabat Haji Plus memutuskan untuk memilih jasa travel haji supaya tak tertipu. Nah, salah satu cara agar Sahabat Haji Plus terhindar dari agen travel haji yang abal – abal, Sahabat Haji Plus harus mencari informasi dan memahami rekam jejak travel haji yang hendak dipilih. Bagi Sahabat Haji Plus yang ingin menunaikan ibadah haji menggunakan Haji Plus dan sedang mencari Travel Haji Plus di Jakarta, Sahabat Haji Plus dapat mendaftarkan diri sebagai calon jamaah di Annur Maarif. Untuk Sahabat Haji Plus yang hendak mengetahui informasi lebih lengkap seputar Travel Haji Plus dan Biaya Haji Plus, yuk simak informasi di bawah ini.

Mengunjungi Jabal Rahmah di Tanah Suci

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwasannya Jabal Rahmah ini terletak di Padang Arafah, yakni tepatnya di sebelah timur kota Mekkah. Jabal Rahmah adalah sebuah bukit yang dikenal dengan ketandusannya. Hal ini dikarenakan faktor cuaca yang sangat panas. Jabal Rahmah merupakan bukit yang tak memiliki banyak tanaman pohon disekitarnya, hal inilah yang membuat cuaca semakin panas. Perlu diketahui bahwa bukit Jabal Rahmah ini hanya memiliki tinggi sekitar 70 meter. Selain itu, bagi Sahabat Haji Plus yang ingin mencapai puncak paling atas, Sahabat Haji Plus harus menapaki anak tangga yang jumlahnya lumayan banyak.Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa di tengah bukit itulah yang diyakini sebagai tempat pertemuan Nabi Adam dan Siti hawa ketika dipisahkan oleh Allah Swt.  Bagi Sahabat Haji Plus yang hendak menapaki Jabal Rahmah dari bawah hingga ke puncak dan berada di tugu Nabi Adam dan Hawa, pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 25 menit. Saat berada di puncak, terdapat suatu tugu yang terbuat dari beton dengan bentuk persegi empat yang memiliki lebar 1,8 meter dan tinggi 8 meter. Para penduduk setempat serta para jamaah haji dan umroh pun mempercayai bahwa titik pertemuan nabi Adam dan hawa tepat berada dititik tugu yang terbuat dari beton tersebut. Tak sedikit pula para jamaah haji dan umroh yang memanjatkan doa di titik tugu tersebut.

Ketika berada di puncak, Sahabat Haji Plus pun dapat terpesona dengan indahnya pesona pemandangan Padang Arafah yang hanya bisa dilhat jelas dari atas bukit Jabal Rahmah. Para jamaah haji maupun umroh juga banyak yang berdoa dan mempercayai bahwa tempat tersebut merupakan tempat yang mustajab untuk berdoa. Karena banyak pula yang mempercayai jika berdoa tepat di tugu tersebut akan mempercepat datangnya jodoh dan permintaan nya pun akan cepat dikabulkan oleh Allah Swt. Serta banyak pula para jamaah haji dan umroh yang menulis nama dari pasangan mereka masing – masing dan menempelkan foto mereka di dinding tugu tersebut mereka percaya jika menulis dan menempelkan foto mereka disana maka mereka dan pasangan nya akan berjodoh sampai maut memisahkan mereka berdua. Tak hanya itu, Bukit Jabal Rahmah pun juga jadi turut menjadi saksi bisu bersejarah bagi perjalanan nabi Muhammad Saw. Karena di sanalah Nabi Muhammad Saw menerima wahyu terakhir dari Allah Swt sekaligus menjadi penyempurna dari ajaran Islam. Ketika para jamaah haji dan umroh hendak mengunjungi Jabal Rahmah hendaknya mengetahui informasi dibawah ini :

  1. Membawa Kacamata

Hendaknya membawa kacamata hitam atau kacamata yang dapat mengahalangi masuknya sinar matahari ke dalam mata (Warna Gelap). Hal ini dikarenakan cuaca di Jabal Rahmah sangat panas, sehingga dapat membuat mata Sahabat Haji Plus akan menjadi silau dan menjadi sakit saat hendak melihat ke atas.

  1. Memakai Masker

Jangan lupa untuk memakai masker. Hal ini dikarenakan Jabal Rahmah merupakan sebuah bukit yang dikelilingi oleh pasir. Oleh karena tersebut, dapat membuat para jamaah haji dan umroh menjadi sesak napas. Nah, agar tak mengalami sesak napas maka gunakanlah masker agar terhindar dari kotoran yang akan masuk kedalam hidung.

  1. Membawa Payung

Sebisa mungkin bawalah payung yang berfungsi sama seperti kacamata. Akan tetapi payung dapat membuat Sahabat Haji Plus teduh, ketika cuaca sangat panas. Tentunya dengan berteduh akan membuat ibadah Sahabat Haji Plus semakin fokus dan tenang karena tak kepanasan.

  1. Membawa Uang Pecahan

Hendaknya Sahabat Haji Plus untuk membawa uang kecil. Hal ini dikarenakan di Jabal Rahmah sendiri terdapat banyak sekali para pengemis yang meminta sedekah dari para jamaah umroh yang ingin menaiki bukit Jabal Rahmah.

  1. Memeriksa Kondisi

Jika Sahabat Haji Plus pada saat di Jabal Rahmah sedang dalam keadaan tidak sehat atau kondisi badannya tidak memungkinkan untuk menaiki anak tangga, maka jangan pernah memaksakan diri sendiri dan lebih baik menunggu dibawah. Karena, jika Sahabat Haji Plus dalam keaadaan kondisi tak sehat lalu memaksakan diri untuk naik keatas, maka akan membahayakan kondisi Sahabat Haji Plus sekalian.

  1. Berolahraga

Teruntuk Sahabat Haji Plus disarankan untuk berolahraga sebelum menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Hal ini bertujuan untuk membuat daya tahan tubuh semakin kuat dan dapat menjalankan aktivitas ibadah haji yang lumayan menguras tenaga, seperti contohnya pada saat di Padang Arafah.

  1. Membawa Air Minum

Bawalah air minum. Biasanya, Sahabat Haji Plus akan ketika di kota Mekkah akan dianjurkan untuk meminum air zam-zam dan membawa nya untuk menuju ke Jabal Rahmah  air zam-zam sendiri dikenal sebagai air yang bisa menyembuhkan segala penyakit dan membuat daya tahan tubuh menjadi sehat kembali.

  1. Tak Mencoret Tugu

Hendaknya Sahabat Haji Plus tak mencoret tembok tugu. Pasalnya Pemerintah Saudi telah melarang para jamaah haji dan umroh untuk tidak menulis nama atau mencoret tugu tembok tersebut. Jadi untuk para jamaah haji dan umroh sebisa mungkin agar tak mencoret – coret tembok tugu Jabal Rahmah tersebut.

Menata Niat Dalam Hati Menjelang Ibadah Haji

Sahabat Haji Plus pastinya telah begitu memahami bahwa niat menjadi bagian yang terpenting dari segala sesuatu yang hendak Sahabat Haji Plus kerjakan. Karena Niat dapat menjadikan suatu perbuatan dinilai biasa atau berpahala. Dalam islam, setiap orang yang hendak melakukan sebuah ibadah harus memiliki maksud atau tujuan sebelum melakukannya. Karena hal tersebut merupakan syarat agar perbuatan tersebut dianggap sah. Niat selalu disyariatkan sebagaimana diungkapkan dalam Al – Qur’an maupun hadits. Antara niat dan ibadah sangat erat sekali kaitannya. Karena sah atau tidaknya suatu perbuatan ibadah sangat tergantung dari niat Sahabat Haji Plus sekalian. Dalam ibadah haji, Niat merupakan salah satu factor penting dalam menggapai haji mabrur. Dalam Al – Qur’an, Allah SWT juga telah menegaskan bahwasannya seseorang yang dipanggil untuk melaksanakan ibadah haji ialah seseorang yang mampu. Mampu yang dimaksud ialah mampu berhaji karena Allah. Niat yang di dasari karena ibadah semata – mata hanya untuk Allah adalah melakukan segala perbuatan yang tujuannya hanya kepada Allah. Tujuannya adalah niat yang hanya berharap rahmat Allah dan takut dari azab Allah. Ini mudah diucapkan namun dalam prakteknya perlu perjuangan dan konsistensi. Inilah tantangan terberatnya. Karena masih banyak sekali yang berbeda antara lisan dan hatinya.

Sejatinya niat adalah sampainya ilmu, artinya jika sampai ilmu untuk melakukan sesuatu, maka berarti telah niat secara pasti. Oleh karena itu, Sahabat Haji Plus sekalian diharapkan sebelum memulai tahapan haji, setiap calon jamaah haji hendaknya bersungguh-sungguh meluruskan dan menata niat dalam diri masing – masing. Jangan sampai begitu tiba di tanah suci, muncul pikiran lain sehingga merusak niat tulus ibadah haji. tentunya sayang sekali bukan? Dalam proses memantapkan niat untuk ibadah haji, Sahabat Haji Plus sekalian yang hendak melaksanakan ibadah haji harus dimulai dari kesadaran pribadi. Ibadah haji hendaknya dilakukan tulus dari lubuk hati yang paling dalam untuk menyempurnakan keimanan. Bukan karena gengsi dan riya’ serta bukan pula karena keturunannya (nasabnya) berasal dari orang baik-baik lantas pergi haji, bukan pula karena nasibnya baik serta bukan pula karena nisab (materi)-nya. Atau istilahnya 3 ‘N’ (Nasab, Nasib dan Nisab). Semoga, Sahabat Haji Plus memahami terkait pentingnya niat dan dapat menerapkannya sebelum berangkat untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Informasi Travel Haji Plus Terpercaya

Pada saat ini, tak bisa dipungkiri bahwa banyak sekali tawaran yang tersedia serta beragam informasi yang dapat diakses dengan mudahnya. Namun, tahukah sahabat haji plus? Bahwa tak semua informasi yang tersebar tersebut jelas kebenarannya. Karena, saat ini banyak sekali kasus penipuan. Oleh karena itu, bagi sahabat haji plus yang hendak mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji program Paket Haji Plus sebaiknya pilihlah travel yang telah terpercaya dan berpengalam dalam memberangkatkan para jamaah haji. Dengan begitu, tentu sahabat haji plus akan lebih aman serta terhindar dari kasus penipuan. Terlebih pada saat ini banyak sekali jasa yang menawarkan pendaftaran Paket Haji Plus, akan tetapi jasa yang dapat digunakan untuk menjalankan program Paket Haji Plus tentunya tidak boleh dipilih sembarangan. Hal ini dikarenakan tidak semua jasa tour dapat membawa sahabat Haji Plus melakukan ibadah haji dengan program Paket Haji Plus dengan selayaknya. Apabila sahabat Haji Plus sedang mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji dan hendak untuk mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Paket Haji Plus tentunya pilihlah jasa travel yang terpercaya. Jika sahabat Haji Plus kebingungan terkait memilih jasa travel yang terpercaya, tenang dan tak usah bingung serta risau. Karena Annur Maarif menyediakan program Paket Haji Plus yang tentunya siap melayani Sahabat Haji Plus sekalian dalam menunaikan ibadah haji dengan nyaman dan terjamin. Dengan begitu, sahabat Haji Plus tak perlu ragu lagi untuk memilih Annur Maarif sebagai jasa travel Karena telah berpengalaman dalam memberangkatkan para jamaah haji.

Bagi Sahabat Haji Plus pasti menyadari bahwa terdapat perbedaan harga antara program haji regular dan program haji plus. Hal ini disebabkan salah satunya ialah karena waktu tunggu keberangkatan yang berbeda antara program haji regular dan haji plus. Untuk haji regular, pastinya sahabat Haji Plus sudah tak asing lagi bahwasannya program haji regular memiliki waktu tunggu yang cukup lama hingga puluhan tahun, sedangkan untuk waktu tunggu keberangkatan haji plus tentu lebih singkat dibandingkan haji regular yakni hanya sekitar 6 hingga 8 tahun saja. Untuk Sahabat Haji Plus yang tertarik untuk menjadi jamaah Haji Plus, silahkan untuk mendaftar Paket Haji Plus di Annur Maarif. Terkait Biaya Haji Plus, Sahabat Haji Plus cukup menyediakan budget sebesar 9000 USD. Biaya tersebut telah mencakup include seperti tiket pesawat kelas ekonomi PP, fasilitas serta akomodasi. Yang membedakan antara Haji Plus dengan Haji Reguler ini ialah perihal fasilitas yang diberikannya. Saat Sahabat Haji Plus terdaftar sebagai jamaah Haji Plus, maka Sahabat Haji Plus akan memperoleh segala fasilitas nyaman. Dengan fasilitas yang nyaman selama pelaksanaan ibadah haji tentunya akan membuat pelaksanaan ibadah haji berjjalan dengan lancar.

Hal Yang Harus Diwaspadai Saat Ibadah Haji

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwasannya terdapat beberapa hal yang hendaknya diwaspadai pada saat Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji. Ternyata tak hanya ada beberapa hal yang harus untuk dilakukan saja, melainkan juga ada beberapa hal yang harus diwaspadai. Nah, bagi Sahabat Haji Plus yang bertanya – tanya terkait hal apa saja yang harus dihindari, berikut lebih jelasnya.

  1. Tertular Penyakit

Hal ini sepertinya Sahabat Haji Plus telah mengetahui bahwasannya Sahabat Haji Plus harus waspada pada saat menjalankan pelaksanaan ibadah haji yakni tertular penyakit dari jamaah lain. Meskipun Sahabat Haji Plus merasa dalam keadaan sehat dan telah berupaya untuk menjaga kondisi tubuh dengan baik, akan tetapi Sahabat Haji Plus tak pernah tahu kapan penyakit tersebut dapat datang menghampiri.Karena bisa jadi seketika Sahabat Haji Plus tertular penyakit seperti flu, gatal – gatal dan sebagainya. Terlebih Sahabat Haji Plus selama berada di Tanah Suci selalu akan bertemu banyak orang dari penjuru dunia, tak hanya rombongan dari Indonesia saja. Nah, untuk mencegah penularan penyakit biasanya selain sebelum menjelang keberangkatan disarankan untuk melakukan vaksin, Sahabat Haji Plus juga disarankan untuk membawa multivitamin dan obat-obatan pribadi. Hendaknya tak terlewatkan juga bagi Sahabat Haji Plus untuk membawa masker.

  1. Tersesat

Pada saat Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci tentu saja sewaktu – waktu dapat tersesat. Hal ini bisa disebabkan karena Sahabat Haji Plus yang terpisah dari rombongan ataupun Sahabat Haji Plus yang tiba – tiba ingin berpergian sendirian tanpa ditemani. Sahabat Haji Plus perlu ketahui bahwa Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang digunakan untuk melakukan ibadah Haji ini memiliki bangunan yang sangat luas. Selain itu, setiap bagian mempunyai desain yang mirip dan masing-masing pintu memiliki nama tersendiri. Oleh karena itulah, hendaknya Sahabat Haji Plus harus menghafalkan nama pintu masuk, karena Sahabat Haji Plus akan keluar melalui pintu tersebut juga. Jika Sahabat Haji Plus lupa, maka kemungkinan Sahabat Haji Plus akan tersesat. Karena itulah, sebisa mungkin Sahabat Haji Plus meningat – ingat patokan atau tanda disekitar area tersebut. Hal ini bertujuan agar mudah mengingat agar tidak lupa. Sehingga, dengan cara demikian Sahabat Haji Plus tak akan tersesat karena tak tahu arah. Peristiwa ini seringkali terjadi pada jamaah yang sudah lanjut usia. Oleh sebab itu, sebaiknya dampingi jamaah lanjut usia agar tidak mudah tersesat. Dan bagi Sahabat Haji Plus yang lainnya, hendaknya jika ingin berpergian harus didampingi atau tak terpisah dari rombongan. Karena hal ini meminimalisir Sahabat Haji Plus mengalami tersesat tersebut.

  1. Desak-Desakan Mencium Hajar Aswad

Sahabat Haji Plus mungkin telah mengetahui bahwasannya Hajar Aswad adalah batu yang berwarna hitam yang terletak di sudut Ka’bah. Di titik inilah banyak jamaah haji yang selalu berkeinginan untuk mencium hajar aswad. Segala cara pun dilakukan agar bisa mencium hajar aswad yang telah diincarnya. Mulai dari dorong-dorongan, senggol – senggolan dan bahkan pertengkaran hebat. Padahal perlu diketahui bahwa sebenarnya mencium hajar aswad ini bukanlah rangkaian ibadah yang diwajibkan. Hendaknya Sahabat Haji Plus harus bisa menilai kondisi dan situasinya terlebih dahulu. Apabila situasi dan kondisi memang tidak memungkinkan, maka Sahabat Haji Pus tak perlu melakukannya.

  1. Pelecehan Seksual

Jangan dikira saat Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci semuanya berjalan dengan aman, tentu tidak. Karena seperti halnya di Indonesia bahwa di Tanah Suci pun terdapat pelecehan seksua. Peristiwa pelecehan seksual ini pun juga sering dialami oleh kaum perempuan yang menjadi jamaah haji di Tanah Suci. Pelecehan ini tak hanya dilakukan secara fisik saja, akan tapi verbal juga. Walaupun Sahabat Haji Plus sebagai jamaah haji telah menggunakan pakaian yang tertutup. Inilah alasan yang menjadi latar belakang mengapa penting sekali untuk memakai pakaian sesuai aturan dari Arab, yakni warna gelap. Karena biasanya pakaian muslim Indonesia mempunyai warna yang bervariasi. Hal inilah yang membuat pria Arab seperti melihat pemandangan baru, lalu mencoba menggoda jamaah haji. Oleh karena itu, hendaknya Sahabat Haji Plus berhati – hati dan sebisa mungkin mengikuti peraturan yang berlaku serta jangan lupa untuk menjaga diri. 

  1. Waspada pencopetan

Perlu diketahui bahwa ternyata tak hanya Indonesia saja yang terdapat copet. Akan tetapi, di Tanah Suci pun terdapat copet, bahkan di dalam Masjid Nabawi pun Sahabat Haji Plus mempunyai kemungkinan bertemu pencopet. Biasanya pencopet tersebut mengincar tempat – tempat yang ramai dan dimana jamaah haji sedang lengah dan saling berdesakan. Hal ini dapat terjadi misalnya saat di toilet atau di tempat wudhu di saat para jamaah melepaskan barang – barang yang melekat di badannya. Cara agar Sahabat Haji Plus terhindar dari pencopetan ialah sebaiknya Sahabat Haji Plus tak membawa dompet ataupun perhiasan. Sahabat Haji Plus cukup membawa uang secukupnya saja, kemudian letakkan di dalam kantung yang tersembunyi. Dengan begitu, insyaallah Sahabat Haji Plus akan terhindar dari pencopetan.

Demikianlah informasi mengenai Travel Haji Plus di Jakarta yang mungkin membantu Sahabat Haji Plus yang berada di Jakarta dan sedang mencari informasi seputar pelaksanaan Haji Plus. Semoga ulasan yang dipaparkan dapat menambah wawasan Sahabat Haji Plus sekalian. Karena dengan Sahabat Haji Plus berbekal pengetahuan yang cukup seputar pelaksanaan ibadah haji, tentunya akan memudahkan Sahabat Haji Plus dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Jika Sahabat Haji Plus masih ingin membaca informasi terkait ibadah haji, Sahabat Haji Plus dapat membaca artikel selainnya di website hajiplus.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *