Travel Haji ONH Plus di Jakarta

Travel Haji ONH Plus di Jakarta

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwasannya ibadah haji merupakan bukanlah ibadah yang hanya sekedar ibadah yang tanpa makna. Akan tetapi, pelaksanaan ibadah haji ini mengandung makna – makna penting yang tentunya tak lepas dari kehidupan sehari – hari. Dalam pelaksanaan ibadah haji ini di setiap rangkaian kegiatannya pasti mengandung simbol filosofis yang memiliki makna yang dalam saat dimaknai. Contohnya seperti pada saat menggunakan pakaian ihram. Tentunya, ada alasan tersendiri dan makna khusus terkait mengapa jamaah haji diharuskan untuk memakai pakaian ihram. Karena dengan menggunakan pakaian ihram ini mengandung makna bahwa tak ada perbedaan antar manusia yang satu dengan yang lainnya. Jadi, tak seperti keseharian pada umumnya yang memakai pakaian sesuai dengan jabatan atau yang menunjukkan jati dirinya. Nah, saat melakukan ibadah haji ini tujuan penggunaan pakaian ihram ini ialah menunjukkan bahwa semua manusia itu sama. Hal – hal seperti inilah yang membedakan ibadah haji dengan ibadah yang lainnya. Ibadah haji ini dikenal sangat istimewa. Sehingga pelaksanaan ibadah haji ini tak pernah sepi peminat di tiap tahunnya. Bagi Sahabat Haji Plus yang berencana untuk mendaftar ibadah haji, hendaknya memilih Haji Plus. Mengapa? Karena dengan Sahabat Haji Plus memilih paket Haji Plus maka waktu tunggu keberangkatan untuk melaksanakan ibadah haji tak akan selama paket haji reguler. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang berminat mendaftar Haji Plus dan sedang mencari Travel Haji Plus yang terpercaya, maka Annur Maarif hadir membersamai. Perihal Biaya Haji yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Bagi Sahabat Haji Plus yang berada di Jakarta dan sedang mencari informasi terkait Travel Haji ONH Plus di Jakarta, yuk simak informasi dibawah ini.

Langkah – Langkah Dalam Menunggu Keberangkatan Haji

Sudah menajdi hal yang tak asing lagi terkait keberangkatan ibadah haji yang membutuhkan persiapan yang cukup matang. Hal ini dikarenakan pada saat pelaksanaan ibadah haji, Sahabat Haji Plus berada dalam waktu yang terhitung cukup lama di Tanah Suci. Karena itulah, hendaknya segala sesuatu hendaknya dipersiapkan secara matang sebelum keberangkatan Sahabat Haji Plus ke Tanah Suci. Karena seusai Sahabat Haji Plus mengurus administrasi keberangkatan haji ialah bukanlah akhir dari persiapan yang dilakukan. Akan tetapi, Sahabat Haji Plus masih harus bersabar untuk menunggu waktu keberangkatan haji yang masih baru dilakukan beberapa tahun lagi.Nah, agar Sahabat Haji Plus mengetahui terkait langkah – langkah yang dilakukan dalam menunggu keberangkatan haji sebagai berikut :

1. Ketahui Nomor Porsi Haji

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa Sahabat Haji Plus harus mengetahui nomor porsi haji. Hal ini tentunya bertujuan agar Sahabat Haji Plus paham terkait waktu keberangkatan secara detail ke Tanah Suci. Informasi ini terbilang sangat penting, akan tetapi nyatanya masih banyak sekali calon jamaah haji yang tak mengetahui perihal ini. Nomor porsi jamaah haji dapat dikatakan sebagai nomor antrian ataupun nomor pendaftaran. Jamaah haji akan memperoleh nomor ini setelah selesai melunasi setoran awal. Nomor ini sendiri diterbitkan Kemenag dan nggak bisa dialihkan untuk orang lain, apapun alasannya. Ingat kalau nomor antrian yang terdiri dari 10 digit angka ini beda dengan nomor Surat Pendaftaran Pergi haji (SPPH). Sebisa mungkin, Sahabat Haji Plus tak melewatkan untuk memeriksa informasi penting ini guna mengetahui waktu tepat keberangkatan. Apabila Sahabat Haji Plus kuran memahami terkait hal tersebut, Sahabat Haji Plus dapat bertanya kepada orang terdekat seperti keluarga maupun teman.

2. Cek Nomor Porsi Haji Online

Ketika Sahabat Haji Plus telah memperoleh nomor porsi haji tentu akan bertanya – tanya yakni akan diapakan setelahnya. Perlu diketahui bahwa nomor ini dapat di cek secara online. Jika Sahabat Haji Plus telah mengetahui waktu keberangkatan menuju Tanah Suci, maka persiapan pelunasan pembayaran akan lebih mudah dilakukan. Calon jamaah haji dapat lebih fokus memikirkan manasik, persiapan ilmu untuk ibadah haji dan aneka persiapan lain. Pengecekan online dapat Sahabat Haji Plus lakukan di situs resmi Departemen Agama bidang haji. Laman website juga akan mencakup tahun keberangkatan haji berdasarkan nomor porsi haji tersebut.

3. Kenali Kondisi Tertentu Yang Menunda Keberangkatan Haji

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa pasti ada saja alasan yang menjadi latar belakang mengapa keberangkatan haji ditunda. Telah diketahui daftar tunggu haji yang menjadi ujian sabar tersendiri. Sebelum keberangkatan haji biasanya akan diumumkan perihal keberangkatan tersebut. Akan tetapi, pada saat hendak melakukan keberangkatan kemudian memperoleh kabar bahwa keberangkatan haji ditunda, pastinya ini terdapat alasan yang menjadi penyebab. Misalnya terdapat suatu wabah penyakit seperti pandemi covid ini yang menyebabkan ditundanya pelaksanaan keberangkatan haji.

Sejarah Kiswah di Tanah Suci

Seperti yang diketahui bahwa kiswah merupakan kain penutup Ka’bah. Saat ini pastinya Sahabat Haji Plus telah mengerti dan mengenal bahwa kain kiswah ialah kain yang berwarna hitam dan dibalut dengan hiasan berwarna emas di sekelilingnya. Di dalam kitab Masalik Al-Abshar karya Al-Umary, seseorang yang kai pertama memperkenalkan kiswah ialah bernama Abu Karb As’ad yakni diperkirakan pada tahun 220 sebelum hijriyah. Dalam perjalanannya menuju Yastrib atau yang saat ini disebut Madinah, Abu Karb menjalankan misi. Abu karb melakukannya setelah bermimpi bahwa dirinya membungkus Ka’bah dengan kiswah. Tak hanya itu saja, disisi lain ia membuatkan pintu dan kunci untuk Ka’bah. Sejak saat itulah, Ka’bah selalu dibungkus dengan kain. Adapun kiswah yang populer pada masa awal adalah kiswah asal Mesir yang terbuat dari kulit hewan. Hal ini dijelaskan dalam buku Mekkah karya Zuhairi Misrawi yang menjelaskan bahwa setiap kabilah Arab pada masanya pernah membawa kiswah dan meletakkan kiswah tersebut di Ka’bah. Sehingga apabila kian kiswah basah, kiswah sudah siap untuk digantikan dengan kain yang baru. Qushay yakni seorang yang relatif memiliki kekayaan berlebih kerap mengeluarkan anggaran untuk mengganti kain Ka’bah setiap tahunnya. Hal ini juga sering dilakukan para kabilah lainnya.

Pada jaman dahulu memasang kiswah di Ka’bah merupakan kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi suatu kabilah. Melalui kain kiswah tersebut cukup menandakan bahwa kabilah – kabilah yang ada telah berpartisipasi dalam rangka mengaggungkan posisi Ka’bah. Adapun sosok yang dikenal sebagai orang membungkus Ka’bah dengan kiswah yang terbuat dari sutera ialah bernama Ja’far bin Khalid bin Kilab dan Natila binti Jinab. Natila dikenal adalah ibu dari Abbas. Sedangkan pada masa Rasulullah Saw, menurut Ibnu Hisyam, Ka’bah dibungkus dengan kain berwarna putih yang dibuat di Mesir. Kemudian para pemimpin pasca Rasulullah Saw pun melakukan hal yang sama. Hal ini dilakukan juga ketika kepemimpinan Muawiyah, yakni pernah membungkus Ka’bah dengan kain sutera. Seiring berjalannya waktu, sejarah pun turut berganti. Pada masa Dinasti Umayyah, para pemimpin dinasti ini membungkus Ka’bah dengan cara tidak membuang kiswah yang sudah dipakaikan. Akan tetapi, Kiswah yang lama masih digunakan dan sedangkan kiswah yang baru diletakkan di atasnya. Kemudian pada akhirnya, Al-Mahdi memiliki inisiatif untuk membuang kiswah yang sudah terpakai dan menggantikannya dengan kiswah yang baru untuk tiap tahunnya. ini pula yang dilakukan di masa Dinasti Abbasiyah.

Menurut Sejarah Khalifah Al-Ma’mun juga pernah membungkus Ka’bah dengan kain sutera, yakni pada musim haji dengan sutera merah. Dan pada bulan Rajab, Ka’bah dibungkus dengan kain putih dan sutera putih pada hari ke 27 pada bulan Ramadhan. Salah satu hal yang menjadi ciri khas Dinasti Abbasiyah ialah sering membungkus Ka’bah dengan kain yang berwarna hitam. Seperti yang dapat Sahabat Haji Plus lihat pada saat ini. Tak hanya itu saja, akan tetapi terdapat sebuah peristiwa yang juga dikenang dalam sejarah yakni upacara pembawaan kiswah dari Mesir menuju Makkah. Para pemimpin di masa lampau hingga mengeluarkan anggaran khusus demi untuk pembuatan dan pembawaan kiswah ke Makkah. Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu bagian yang menarik dan Sahabat Haji Plus dapat memandangnya pada saat pelaksanaan haji. Hal ini menjadi kebanggaan dan kehormatan yang istimewa bagi Mesir karena dipercaya membuatkan kiswah untuk Ka’bah. Pada saat ini, kiswah sepenuhnya di bawah otoritas Kerajaan Arab Saudi. Warna yang digunakan secara permanen pun ialah warna hitam.

Program Haji ONH Plus

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa Ibadah haji merupakan ibadah yang dinanti dan menjadi dambaan bagi umat islam. Akan tetapi, tak semua umat muslim beruntung untuk menjalankan ibadah haji ini. hal ini dikarenakan biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan ibadah haji tidaklah sedikit. Oleh karena itulah, hanya yang mampu saja yang dapat berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji. Di Indonesia sudah tak asing lagi perihal waktu tunggu keberangkatan ibadah haji yang cukup lama. Lamanya waktu tunggu ini hingga mencapai belasan tahun bahkan puluhan tahun. Haji yang ramai akan peminat ini ialah haji reguler. Meskipun memiliki waktu tunggu keberangkatan yang cukup lama, namun masyarakat tetap memilih program haji ini lantaran harganya yang paling terjangkau diantara program haji lainnya. Selain Haji Reguler, ada pula program haji lainnya yakni Haji Plus dan Haji Furoda. Perbedaan antara Haji Reguler dan Haji Plus serta Haji Furoda adalah terletak pada waktu tunggu keberangkatannya. Program haji yang memiliki waktu tunggu keberangkatan paling lama ialah Haji Reguler. Akan tetapi, program haji dengan waktu tunggu keberangkatan paling cepat ialah Haji Furoda serta Haji Plus.

Perbedaan terkait waktu tunggu keberangkatan ini tentunya juga mempengaruhi harga yang ditawarkan. Karena memiliki waktu tunggu yang lebih lama, maka Haji Reguler memiliki harga yang lebih rendah dibandingkan dengan harga Haji Plus dan Haji Furoda. Untuk Haji Plus, waktu tunggu keberangkatannya lebih cepat dibandingkan dengan Haji Reguler. Oleh karena itu, harga untuk Haji Plus ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Haji Reguler. Sedangkan untuk Haji Furoda merupakan program haji yang memiliki waktu tunggu keberangkatan paling cepat. Hal ini dikarenakan Haji Furoda merupakan haji tanpa antri, sehingga tak perlu menunggu waktu yang lama perihal keberangkatan untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Dari segi biaya, Haji Furoda dan Haji Plus memang mematok biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan biaya Haji Reguler. Karena memang program haji tersebut merupakan haji yang memberikan fasilitas yang exclusive. Maka tak heran apabila fasilitas yang disuguhkan sangat nyaman bagi jamaah Haji Furoda. Karena fasilitas yang diberikan sepadan dengan biaya yang dibayarkan. Harga program haji selain haji regular dapat mencapai kurang lebihnya 3 kali lipat dari Haji Reguler. Untuk Sahabat Haji Plus yang ingin melaksanakan ibadah haji, memiliki rezeki yang lebih serta tak ingin menunggu waktu keberangkatan yang lama, memilih program Travel Haji Plus ataupun haji Furoda merupakan pilihan yang tepat. Untuk informasi lebih lanjut, sahabat Haji Plus dapat melihat informasinya pada laman website resmi hajiplus.id.

Tempat Mustajabnya Doa di Tanah Suci

Bukan menjadi hal yang asing lagi bahwasannya Tanah Suci memiliki keistimewaannya tersendiri yakni adanya beberapa tempat yang dipercaya sebagai mustajabnya doa. Di beberapa tempat yang berlokasi di Tanah Suci baik di Mekkah maupun Madinah memang terdapat beberapa tempat tertentu yang diyakini sebagai tempat terkabulnya doa. Oleh karena itu, pada saat berada di Tanah Suci, para jamaah haji selalu tak melewatkan kesempatan untuk memanjatkan doa di tempat – tempat yang dianggap sebagai tempat mustajabnya doa tersebut. Dimanakah saja tempatnya? Berikut lebih jelasnya.

  1. Multazam

Tentunya Sahabat Haji Plus tak asing bukan mendengar istilah Multazam ini. Hal ini dikarenakan banyak yang mempercayai bahwa di Multazam inilah tempat yang paling utama yang dipercaya sebagai tempat mustajabnya doa. Multazam ini letaknya  berada diantara pintu Ka’bah dan Hajar Aswad. Pada saat Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci dan berada di Multazam, hendaknya panjatkanlah segala doa yang Sahabat Haji Plus inginkan. Memohonlah pada Allah Swt terkait hajat – hajat yang ingin segera dikabulkan. Dan yakinlah bahwa seluruh doa Sahabat Haji Plus sekalian pasti di dengar oleh Allah Swt.

  1. Hijir Ismail

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa Hijir Ismail ini terletak tepat di bawah pancuran Ka’bah atau yang biasa disebut mizab. Talang air ini terletak di arah Hijir Ismail. Pancuran ini diketahui belum ada pada zaman Nabi Ibrahim as. Talang ini dibuat oleh suku Quraisy yang bersamaan dengan dibuatnya atap Ka’bah. Di bagian depannya tertulis lafadz Bismillahi ar-Rahman ar-Rahim, sedangkan pada sisi kirinya tertulis kalimat dalam bahasa Arab yang artinya “talang ini diperbaharui pelayan dua tanah suci, Fahd bin Abdul aziz Al Sa’ud, Raja Arab Saudi”. Nah, bagi Sahabat Haji Plus yang selesai berthawaf, Sahabat Haji Plus dapat menyempatkan diri untuk memanjatkan doa di sini. Karena di Hijir Ismail inilah juga dipercaya sebagai tempat mustajabnya doa. Oleh karena itu, hendaknya Sahabat haji Plus tak melewatkan kesempatan ini yakni berdoa di tempat yang istimewa.

  1. Belakang Makam Ibrahim

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa tempat mustajabnya doa yang selanjutnya ialah berada di belakang makam Ibrahim. Makam yang dimaksud ini merupakan tempat berpijaknya Nabi Ibrahim As yang pertama kali, bukan tempat peristirahatan terakhir Nabi Ibrahim As. Makam Ibrahim ini merupakan tempat berpijaknya Nabi Ibrahim As pada saat membangun Ka’bah.Nah, pada saat Sahabat Haji Plus selesai melaksanakan thawaf sebanyak tujuh kali putaran dan berdoa sejenak di Multazam, umat Islam disunnahkan untuk shalat di belakang makam Ibrahim. Makam Ibrahim sendiri lokasinya masih di dekat Ka’bah, tidak jauh dari Multazam. Pada saat di Makam Ibrahim inilah jangan lewatkan untuk memanjatkan segala hajat Sahabat Haji Plus sekalian. Karena seperti yang diketahui bahwa makam ibrahim ini juga termasuk ke dalam salah satu tempat mustajabnya doa.

  1. Muzdalifah dan Mina

Lokasi mustajabnya doa yang selanjutnya ialah Muzdalifah. Muzdalifah ini terletak diantara kawasan Mina dan Arafah. Tepatnya ialah berada di sekitar 10 km dari Makkah. Diketahui, Muzdalifah panjangnya kurang dari 4 km serta berada pada satu wilayah yang sempit yakni antara dua gunung yang berdekatan setelah Arafah. Mina, kawasan berbukit panjangnya 3 hingga 5 km. Dikeathui letaknya antara Mekah dan Muzdalifah. Jaraknya dari Mekah sekitar 7 km. Di tempat tersebutlah dipercayai sebagai tempat mustajabnya doa. Sehingga, pada saat Sahabat Haji Plus berada di Muzdalifah dan Mina jangan lupa untuk menyempatkan diri memanjatkan doa dan menyebut segala hajat yang diminta.

  1. Rukun Yamani

Bagi Sahabat Haji Plus yang belum mengetahui rukun yamani, rukun yamani ialah bagian dari Ka’bah. Rukun memiliki arti sandi atau tiang yakni 4 sudut Kakbah yang diberi nama Rukun Aswad, Rukun Iraqi, Rukun Syami, dan Rukun Yamani. Rukun Aswad dikenal dengan Hajar Aswad merupakan posisi “batu hitam” yang menurut sebagian riwayat adalah batu dari yang menggantung setinggi 1,5 meter dari atas tanah dan dipercaya sebagai batu yang berasal dari surga. Di lokasi inilah dipercaya sebagai tempat mustajabnya doa.

  1. Sa’i antara Sofa dan Marwah

Seperti yang diketahui Sahabat Haji Plus bahwa sa’i merupakan berjalan sebanyak 7 kali putaran antara bukit Shafa dan Marwah. Sa’i ini dilakukan dengan cara setelah thawaf dan dimulai dari bukit Shafa dan diakhiri di bukit Marwah. Tak ada bacaan wajib pada saat pelaksanaan Sa’i ini. Akan tetapi, Sahabat Haji Plus disarankan untuk berdoa sesuai dengan kemampuan dan beristigfar.

  1. Raudhah

Telah banyak yang mengetahui bahwa Raudhah merupakan tempat yang dikenal sebagai tempat mustajabnya doa. Di Masjid Nabawi inilah terdapat Raudah yakni tempat antara mimbar dan kediaman Rasulullah Muhammad Saw semasa beliau hidup yang menjadi salah satu tempat istimewa bagi umat islam. Doa yang dipanjatkan di Raudhah dipercaya akan dikabulkan oleh Allah Swt. Namun, bagi Sahabat Haji Plus yang ingin menuju Raudhah yang menjadi dambaan umat Islam ini harus berebutan sebelum masuk ke tempat itu untuk shalat, berzikir, berdoa dan membaca Al Qur’an. Nah, bagi Sahabat Haji Plus yang berada di Tanah Suci dan berada di Masjid Nabawi jangan lupa untuk memanjatkan doa di raudhah yang diyakini sebagai tempat mustajabnya doa. Sungguh sayang sekali bukan jika kesempatan ini dilewatkan.

Demikianlah informasi terkait Travel Haji ONH Plus di Jakarta bagi Sahabat Haji Plus di Jakarta yang sedang mencari informasi terkait Haji Plus. Apabila Sahabat Haji Plus ingin membaca – baca informasi lainnya yang membahas terkait ibadah haji pula, Sahabat Haji Plus dapat mengunjungi website resmi hajiplus.id. Karena di website hajiplus.id tersedia informasi lengkap seputar ibadah haji. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang berencana untuk mendaftar ibadah haji, semoga dilancarkan mulai dari keberangkatan hingga kepulangan . Semoga, informasi yang disuguhkan ini dapat bermanfaat bagi Sahabat Haji Plus sekalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *