Biaya Haji ONH Plus Dalam Rupiah berapa

Biaya Haji ONH Plus Dalam Rupiah berapa

Seperti yang Sahabat Haji Plus ketahui jika di Indoensia terdapat beberapa jenis paket haji yang dapat dipilih oleh Sahabat Haji Plus untuk melaksanakan ibadah haji. Tentunya dalam pemilihan dan penentuan paket yang akan dipakai hendaknya disesuaikan terlebih dahulu dengan budget yang disediakan. Karena dengan menyesuaikan pilihan paket dengan budget yang tersedia, tentu akan membuat Sahabat Haji Plus dapat dengan segera mendaftar pelaksanaan ibadah haji. Sahabat Haji Plus dapat menyesuaikannya yakni memilih jenis paket Haji Reguler, Haji Plus ataukah Haji Furoda. Perlu diketahui, bahwasannya dari ketiga jenis paket haji tersebut mematok dengan harga yang berbeda – beda. Perbedaan ini tentunya mencakup banyak hal, meskipun program tersebut sama – sama dapat membawa Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji. Perbadaan yang terdapat dalam ketiga jenis haji tersebut ialah terkait waktu tunggu keberangkatan. Pastinya, Sahabat Haji Plus telah mengetahui bahwa haji reguler lah yang memiliki waktu tunggu keberangkatan haji paling lama. Sedangkan waktu tunggu keberangkatan Haji Plus dan Haji Furoda tentunya lebih cepat dibandingkan Haji Reguler. Selanjutnya yang menjadi perbedaan selanjutnya ialah tentunya perihal fasilitas yang disuguhkan. Bagi Sahabat Haji Plus yang ingin mendaftar Travel Haji Plus dan mengetahui Biaya Haji yang hendaknya dipersiapkan hendaknya Sahabat Haji Plus membaca informasi di hajiplus.id selengkap mungkin. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang juga bertanya – tanya terkait Biaya Haji ONH Plus Dalam Rupiah berapa yang hendkanya dipersiapkan, yuk simak informasi di bawah ini.

Bagian Penting Ka’bah di Tanah Suci

Seperti yang telah diketahui Sahabat Haji Plus sekalian bahwasannya Ka’bah menjadi pusat titik kiblat seluruh umat islam di penjuru dunia. Tak hanya itu saja, Ka’bah juga berfungsi  sebagai pusat kegiataan para jamaah yang dilakukan dengan cara thawaf yakni mengelilingi Ka’bah. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa Ka’bah memiliki beberapa bagian yang penting. Apa saja bagiannya? berikut lebih jelasnya.

  1. Hajar Aswad

Hajar Aswad menjadi salah satu bagian yang rupanya tak asing bagi Sahabat Haji Plus bukan? Pasalnya hajar aswad inilah yang paling ingin dilihat Sahabat Haji Plus saat berkunjung ke Tanah Suci. Memang faktanya, dari banyaknya bagian – bagian ka’bah hajar aswad inilah yang paling menarik. Pada mulanya Hajar Aswad ini merupakan sebongkah batu besar dengan ukuran kurang lebih 30 cm. Beberapa peristiwa yang terjadi pada jaman dahulu membuat  hajar aswad kini hanya berbentuk pecahan kecil batu hitam berbentuk bulat lonjong sebesar ukuran biji kurma dengan dilapisi perak di dalamnya. Bagi Sahabat Haji Plus yang bertanya – tanya dimanakah letak hajar aswad, hajar aswad ini terletak di sisi selatan ka’bah dan dipercaya sebagai batu mulia yang berasal dari surga. 

  1. Pintu ka’bah

Pintu ka’bah merupakan termasuk ke dalam bagian penting Ka’bah yang terletak disebelah timur laut. Ketinggian pintu ka’bah dari atas lantai diperkirakan sekitar 2 meter. Diketahui, pintu Ka’bah ini terbuat dari emas murni sebanyak 280 kilogram. Biaya yang diperkirakan cukup besar yakni kurang lebih dari 13 juta riyal arab Saudi. Pintu ka’bah ini telah banyak mengalami perubahan yang mencakup bentuknya maupun bahan baku pembuatannya. Untuk pintu yang saat ini ialah hadiah dari Khalid bin Abdul Aziz yakni Raja Saudi pada zamannya. 

  1. Pancuran emas

Pancuran emas atau yang biasa disebut talang air berada dibagian tembok atas bagian ka’bah tepat berada diatas hijir ismail. Pancuran emas ini dibuat dengan tujuan membuang genangan air dari atas atap jika sewaktu-waktu terjadi hujan ataupun pada saat ka’bah dalam proses pencucian. Mengapa talang air ini disebut pancuran emas? Hal ini dikarenakan talang air ini berbahan tembaga yang dilapisi dengan emas. Oleh karena itulah, talang air ini disebut sebagai pancuran emas.

  1. Syazarawan

Bagi Sahabat Haji Plus mungkin agak asing mendengar bagian Ka’bah yang satu ini. Syazarawan adalah bagian ka’bah yang berbentuk melengkung mengelilingi bagian bawah ka’bah sepanjang area tawaf kecuali Al-hathim. Syazarawan ini adalah tembok yang sangat kuat dengan berbahan dasar batu marmer dibuat untuk melindungi ka’bah dari banjir dan demi menjaga keselamatan jamaah dan juga selimut ka’bah dari kerumunan banyak orang. Meskipun bagian ini jarang dikenal, akan tetapi keberadaannya sangat penting bagi Ka’bah.

  1. Hijir Ismail

Selain hajar aswad, hijir ismail juga bagian Ka’bah yang tentunya tak asing bagi Sahabat Haji Plus sekalian. Hijir Ismail merupakan sebuah bangunan yang berbentuk setengah lingkaran yang dibangun oleh Nabi Ismail As. Hijir Ismail berada di sebelah utara bangunan ka’bah dengan tinggi tembok sekitar 3,11 meter. Hijir ismail ini dipercaya sebagai tempat doa yang mustajab.  Oleh karena itu, pada saat Sahabat Haji Plus berada di hijir ismail jangan lewatkan untuk berdoa di tempat tersebut.

  1. Multazam

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa Multazam berada diantara hajar aswad dan pintu ka’bah dengan jarak kurang lebih 2 meter. Multazam ini merupakan tempat yang dipercaya paling mustajab untuk berdoa. Sebagaimana sabda Rasulullah saw ialah multazam tempat berdoa mustajab, tidak seorangpun dari hamba Allah yang berdoa ditempat ini tanpa terkabul permintaannya. Saat Sahabat Haji Plus berada di Multazam disunnahkan berdoa sambil menempelkan kedua tangan, dada, serta pipi ke multazam. Tentunya yang paling penting ialah niat tulus Sahabat Haji Plus dalam berdoa dan beribadah selama di tanah suci.

  1. Maqam Nabi Ibrahim

Perlu diketahui bahwa Maqam yang dimaksud disini ialah bukan tempat peristirahatan terakhir Nabi Ibrahim As, akan tetapi memiliki makna tersendiri yakni “tempat berdiri”. Maksudnya ialah batu tempat telapak kaki Nabi Ibrahim As berpijak saat beliau berdiri untuk membangun ka’bah. Bekas kedua telapak kaki Nabi Ibrahim sampai saat ini masih bisa terlihat jelas oleh Sahabat Haji Plus dengan ukuran panjang 27 sentimeter, lebar 14 sentimeter dengan kedalaman 10 sentimeter.

  1. Rukun hajar aswad

Ka’bah memiliki 4 sudut yang disebut rukun, salah satunya ialah rukun hajar aswad. Dari sudut ini para jamaah haji memulai tawaf dan disudut ini pula lah jamaah akan mengakhiri tawaf. Diketahui bahwa rukun ini disebut rukun paling penting dan dimuliakan oleh Allah Swt. Oleh karena itu, tak heran apabila banyak jamaah haji yang rela berdesakan dan berebut untuk mencium atau sekedar mengusap rukun hajar aswad.

  1. Rukun yamani

Sudut ka’bah ini jika ditarik lurus ke selatan akan sampai di negeri Yaman, sebab itulah dinamakan rukun Yamani. Rasulullah Saw ketika sedang tawaf tak pernah lupa untuk selalu menyempatkan diri untuk memegang rukun Yamani. Sebab kebiasaan Rasulullah Saw tersebut lah para ulama menyimpulkan bahwa kegiatan memegang ataupun mengusap rukun Yamani dalam tawaf sebagai salah satu sunnah. 

  1. Rukun syami

Sudut ka’bah yang menghadap ke arah barat laut. Disebut syami karena terletak pada arah negeri syam. Sudut ini tidak memiliki keutamaan khusus dan tidak disunnahkan pula untuk memegang nya saat tawaf. Maka dari itu rukun Iraqi selalu ditutup dengan selimut ka’bah.

  1. Rukun Iraqi

Rukun Iraqi terletak di sisi utara jika ditarik lurus akan tiba di negeri Iraq. Rukun Iraqi adalah salah satu sudut yang pernah bergeser dan mengalami sedikit pengurangan panjang sisi karena terbatasnya dana pada masa Quraisy. Sudut ini tak memiliki keutamaan khusus dan tak disunnahkan pula untuk memegang nya saat tawaf. Maka dari itu rukun Iraqi selalu ditutup dengan selimut ka’bah. 

  1. Selimut ka’bah atau Kisawah

Kiswah adalah kain berwarna hitam yang dihiasi tulisan kutipan Al Quran berwarna kuning emas. Kiswah ini berfungsi sebagai pembungkus ka’bah yang terbuat dari sutra pilihan dan bersulam benang emas murni. Diketahui ukuran kiswah sekitar 14 meter dengan tinggi 47 meter serta panjang dan beratnya mencapai 650 kilogram.

Serba Serbi Ka’bah di Tanah Suci

Sahabat Haji Plus tentu telah mengerti bahwa ka’bah merupakan tempat paling suci dari semua situs islam di dunia. Posisi ka’bah yang menjadi kiblat mengharuskan umat islam diseluruh dunia menghadap ka’bah saat menunaikan sholat. Apa saja fakta unik terkait ka’bah? Yuk simak informasi dibawah ini.

  1. Bentuk Ka’bah Telah Berubah

Pada mulanya Ka’bah awalnya berbentuk huruf latin D kapital, sesuai dengan fondasi yang diletakkan oleh Nabi Ibrahim AS. Setelah berabad-abad berikutnya, desain bangunan suci itu berubah menjadi bentuk kubus saat dibangun ulang oleh suku Quraisy, sebelum datangnya risalah Islam yang dibawakan Rasulullah SAW. Perubahan bentuk Ka’bah pada masa itu terjadi karena orang-orang Quraisy tidak mampu membangun kembali keseluruhan struktur bangunannya karena kekurangan dana. Ruang yang ditinggalkan disebut Hatim sekarang-ditandai dengan dinding kecil.

  1. Telah Diperbaharui Berulang Kali

Tahukah Sahabat Haji Plus sekalian bahwa Ka’bah pernah mengalami kerusakan akibat bencana alam seperti banjir dan faktor-faktor lainnya sehingga membuatnya dibangun ulang beberapa kali. Kebanyakan sejarawan mengklaim bahwa Ka’bah telah direkonstruksi sekitar 12 kali. Renovasi terakhir terjadi pada 1996 dengan menggunakan teknologi terbaru untuk memperkuat bangunan tersebut dari bencana. Menurut keyakinan Islam, ada beberapa nabi yang turut berpartisipasi dalam pembangunan Ka’bah. Mereka adalah Nabi Adam AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Nabi Muhammad SAW.

  1. Warna Kiswah Ka’bah Tak Selalu Hitam

Sahabat Haji Plus tentunya telah mengerti bahwa Kiswah adalah kain hitam yang menutupi Ka’bah. Tapi, tahukah Sahabat Haji Plus sekalian bahwa kain pelindung bangunan suci itu tidak selalu berwarna hitam seperti yang biasa disaksikan sekarang? Tradisi menutupi Ka’bah dengan kiswah dimulai pada masa pemerintahan Bani Jurhum (salah satu suku tertua di Arab). Kemudian, Nabi Muhammad SAW melapisi Ka’bah dengan kain putih dari Yaman. Sepeninggal Rasulullah SAW, kiswah yang digunakan pada masa pemerintahan para khalifah Islam cukup variatif warnanya. Di antaranya adalah kiswah merah, hijau, dan putih. Pemerintah Dinasti Abbasiyah akhirnya memutuskan warna hitam untuk mengakhiri perubahan warna kiswah yang terlalu sering itu. Sejak itulah, kiswah hitam terus digunakan untuk menutupi Ka’bah sampai sekarang.

  1. Pernah Banjir Hingga Bisa Digunakan Untuk Berenang

Pada jaman dahulu ketika hujan lebat melanda Mekkah, masalah yang akan dihadapi oleh Ka’bah adalah permukaan lantai yang menggenang. Apalagi letaknya yang berada di lembah membuat daerah sekitarnya mudah banjir. Pernah suatu masa, ketika sistem penangan banjir di Ka’bah belum sebagus sekarang, Ka’bah sampai terendam oleh air. Namun banjir yang menenggelamkan Ka’bah tidak menyurutkan niat jamaah untuk tawaf. Mereka akan berenang mengelilingi Ka’bah. Kini, hujan lebat juga akan menggenangi Ka’bah, namun ketinggiannya hanya sampai pergelangan kaki.

  1. Ka’bah Dahulu Memiliki Lebih Dari Satu Pintu

Pada mulanya, Ka’bah memiliki dua pintu. Yang satu digunakan sebagai pintu masuk, sedangkan yang lainnya adalah pintu keluar. Tak hanya itu, Ka’bah dulu juga mempunyai jendela pada salah satu dindingnya. Ka’bah yang kita saksikan sekarang hanya memiliki satu pintu dan tanpa jendela, meskipun ada pintu lainnya yang terdapat di dalam bangunan itu—yang digunakan sebagai akses menuju atap.

Budget ONH Plus Dalam Rupiah

Sahabat Haji Plus pastinya sudah mengerti bahwasannya biaya yang disiapkan untuk mendaftar Haji Plus lebih banyak ketimbang Haji Reguler. Hal ini salah satunya ialah dikarenakan waktu tunggu keberangkatan yang berbeda yakni Haji Plus yang memiliki waktu tunggu keberangkatan lebih cepat dibanding Haji Reguler. Oleh karena itulah, Biaya Haji ONH Plus memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan Haji Reguler. Selain itu, seperti yang disebutkan sebelumnya yakni biaya dari program haji regular denga Haji ONH Plus memiliki selisih yang cukup banyak dikarenakan program haji regular adalah program haji yang biayanya mendapatkan subsidi dari pemerintah. Subsidi yang diberikan bisa sangat besar bahkan bisa mencapai angka 50% dari biaya total yang seharusnya. Hal inilah yang menjadi latar belakang biaya haji regular yang lebih terjangkau dibandingkan haji ONH Plus. Karena haji regular biayanya lebih terjangkau, tak heran apabila banyak orang yang lebih memilih haji regular dan rela mengantri lama agar bisa menunaikan ibadah haji dengan subsidi pemerintah. Hal ini tentunya berbeda dengan Haji ONH Plus.

Haji ONH Plus ialah salah satu program haji yang dilakukan dengan menggunakan biaya mandiri dari peserta jamaah haji. Karena dibayar secara penuh oleh jamaah haji, maka biaya dari program ONH Haji Plus ini tentunya memiliki harga yang tinggi. Harganya bisa mencapai 2 kali lipat dari harga program haji regular. Meskipun harga program haji ONH Plus begitu mahal, akan tetapi program ONH Haji Plus ini masih memiliki banyak peminat. Dengan membayar penuh secara mandiri bukan berarti program Haji ONH Plus ini tanpa kuota. Akan tetapi, program Haji ONH Plus ini juga membatasi kuota. Sehingga, program Haji ONH Plus juga memiliki waktu tunggu tertentu. Bagi Sahabat Haji Plus yang bertanya – Tanya terkait biaya program haji ONH Plus ialah sekitar 9.000 USD. Biaya tersebut telah mencakup segala fasilitas dan akomodasi dengan kualitas terbaik untuk Sahabat Haji Plus sekalian. Sehingga, dengan suguhan fasilitas dan akomodasi kualitas terbaik tentunya akan membuat pelaksanaan ibadah haji Sahabat Haji Plus lebih nyaman. Nah bagaimana? Tertarik untuk mendaftar program haji ONH Plus?

Hal Yang Dilakukan Menjelang Keberangkatan Haji

Tahukah Sahabat Haji Plus hal apa saja yang hendaknya dilakukan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci? Jika belum mengetahui, berikut lebih jelasnya.

  1. Membekali Diri Dengan Pengetahuan Terkait Haji

Tentu tidak ada salahnya untuk menambah pengetahuan agama serta wawasan terkait ibadah haji sembari menunggu waktu keberangkatan. Dengan membekali diri dengan bekal pengetahuan yang cukup, sahabat Haji Plus tentu akan memiliki informasi yang dapat membantu Sahabat Haji Plus pada saat berada di tanah Suci. Banyak sekali cara untuk Sahabat Haji Plus menambah pengetahuan. Mulai dari bertanya pada seseorang yang ahli seperti guru agama, membaca dari media online maupun yang lainnya. Selain itu ada pula kegiatan manasik haji yang dapat Sahabat Haji Plus ikuti dengan bertujuan agar lebih siap dalam mempersiapkan diri sebelum hari keberangkatan.

  1. Mempersiapkan Barang Bawaan

Karena ibadah haji merupakan ibadah yang pelaksanaannya lebih dari satu minggu dan letaknya pun cukup jauh dari Tanah Air, sehingga Sahabat Haji Plus sebisa mungkin harus memeprsiapkan barang bawaan yang hendak dibawa dan akan digunakan untuk proses ibadah haji. Karena barang bawaan yang dibawa cukup banyak, sahabat Haji Plus dapat menerapkan tips packing yang tepat. Misalnya ialah menggulung pakaian daripada melipat biasa agar koper dapat diisi dengan lebih efisien. Selain itu, prioritaskan juga barang yang lebih penting untuk sahabat Haji Plus bawa ke Tanah Suci. Sahabat Haji Plus dapat belajaar dari pengalaman saudara maupun kerabat yang sudah terlebih dahulu pernah berangkat ke Tanah Suci. Tips yang terakhir ialah sebisa mungkin untuk mempersiapkan segala barang bawaan dari jauh – jauh hari, sembari memastikan barang – barang yang penting telah terbawa dengan lengkap.

  1. Menukar Uang Sebelum Keberangkatan

Hal penting terakhir yang hendaknya tak dilupakan oleh Sahabat Haji Plus ialah Menukar uang rupiah Indonesia dengan Riyal Arab Saudi. Penukaran uang tersebut dapat dilakukan di money changer atau bank. Sebaiknya, Sahabat haji Plus menghindari penukaran uang di waktu yang mepet. Dampaknya ialah selain bisa kursnya menjadi lebih tinggi, khawatir pula stoknya tak memenuhi lantaran orang yang beribadah haji berjumlah cukup banyak muali dari ratusan bahkan jutaan. Agar aman, sebaiknya Sahabat Haji Plus membawa uang seperlunya demi kenyamanan saat menjalankan ibadah haji. Opsi lainnya yang dapat Sahabat Haji Plus coba adalah jika ingin transaksi semakin mudah saat di Tanah Suci miliki kartu debit yang menawarkan banyak manfaat yaitu kartu debit haji. Kartu debit memiliki keunggulan bebas Tarik tunai di jaringan ATM Al Rajhi Arab Saudi.

  1. Menyiapkan Pulsa dan Kuota

Tentu tak bisa dipungkiri bahwa komunikasi memanglah sangat penting. Terlebih pada saat Sahabat Haji Plus berada jauh dari Keluarga dan Teman. Karena komunikasi menjadi hal yang tak bisa terputus begitu saja hanya karena sedang berada di beda negara. Agar komunikasi tetap terjalin dengan lancar selama berada di luar tanah air, coba pergilah ke kantor layanan operator telekomunikasi untuk konsultasi atau bertanya tentang pilihan pulsa telepon terbaik yang tepat untuk dibawa ke luar negeri. Cara yang lain bisa pula Sahabat Haji Plus membeli kartu sim lokal Arab Saudi dengan tujuan agar dapat membeli kuota internet dengan harga yang lebih murah. Dengan memperhatikan beberapa hal berikut terkait pulsa dan kuota, komunikasi dengan keluarga atau teman tetap terjalin dengan lancar meskipun Sahabat Haji Plus sedang berada di Tanah Suci.

Demikianlah informasi bagi Sahabat Haji Plus yang bertanya – tanya seputar Biaya Haji ONH Plus Dalam Rupiah berapa yang hendak dipersiapkan. Semoga dengan ulasan informasi diatas, Sahabat Haji Plus makin bersemangat dalam rangka mempersiapkan biaya untuk pelaksanaan haji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *