Biaya Haji Plus 2022 dalam Rupiah

Biaya Haji Plus 2022 dalam Rupiah

Menjadi tamu di rumah Allah Swt yakni Baitullah merupakan sebuah keistimewaan bagi umat muslim. Tentunya Sahabat Haji Plus sekalian sangat berharap bisa menunaikan ibadah haji bukan? Hal ini memang benar adanya karena seluruh umat muslim meyakini bahwasannya ibadah haji ini merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan bagi yang mampu. Dibalik pelaksanaan ibadah haji inipun menyimpan banyak sekali keutamaannya. Sebab itulah, minat umat muslim terhadap pelaksanaan ibadah haji ini semakin meningkat tiap tahunnya dan tak pernah memudar. Luar biasa sekali bukan? Karena banyak sekali keutamaan yang terdapat pada pelaksanaan ibadah haji ini, maka tak heran apabila seluruh umat muslim berusaha untuk dapat melaksanakan ibadah haji. Mengingat ibadah haji ini membutuhkan biaya yang tak sedikit, karena itulah perlu adanya persiapan yang matang. Sahabat Haji Plus dapat menyiapkannya dari juauh – jauh hari apabila telah memiliki niat untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Sahabat Haji Plus yang telah berencana untuk segera menunaikan ibadah haji hendaknya mempersiapkan dengan mengumpulkan biaya secara konsisten. Hal ini bertujuan agar Sahabat Haji Plus dapat segera berangkat untuk menunaikan ibadah haji. Apabila Sahabat Haji Plus berniat untuk melaksanakan ibadah haji di tahun 2022, maka Sahabat Haji Plus dapat mempersiapkan untuk mengumpulkan biayanya sedari sekarang. Untuk informasi Biaya Haji Plus 2022 dalam Rupiah, yuk simak informasi di bawah ini.

Keutamaan Ibadah Haji

Seperti yang telah diketahui bahwasannya ibadah haji ini memiliki banyak sekali keutamaan dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, tak heran apabila umat muslim berbondong – bondong untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Tentunya Sahabat Haji Plus juga ingin segera melaaksanakan ibadah ke Tanah Suci untuk meraih keutamaannya bukan? Keutamaan yang terdapat pelaksanaan ibadah haji inilah yang menjadi sisi istimewa ibadah haji. Apa saja keutamaannya? Berikut lebih jelasnya.

  1. Menjadi Tamu Allah Swt

Tahukah Sahabat Haji Plus, meskipun Sahabat Haji Plus sekalian telah melakukan banyak dosa yang disengaja maupun yang tak disengaja,  Allah Swt akan tetap menganggap kita sebagai tamu pada saat melaksanakan ibadah haji. Pada saat Sahabat Haji Plus memanjatkan doa – doa, maka Allah Swt pun akan mengabulkannya dan akan mengganti biaya keberangkatan haji Sahabat Haji Plus sekalian dengan rezeki yang lebih. Terdapat kutipan firman Allah pada surat Ali – Imran ayat 96 – 97, sebagai berikut :

“Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.” (QS. Al-Imran : 96)

“Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barang siapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.” (QS. Al-Imran : 97)

Terdapat sumber lain pula yang menjelaskan terkait hal ini yakni dari perkataan Ibnu Umar yang diambil dari riwayat HR. Ibnu Majah yang berisi sebagai berikut :

“Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji serta berumroh adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada Allah pasti akan Allah beri” (HR. Ibnu Majah no 2893).

  1. Mendapatkan Pahala Seperti Jihad

Sahabat Haji Plus pasti megetahui terkait jihad di jalan Allah akan menghasilkan pahala yang besar. Namun, dikatakan wajar apabila  berjihad akan medapatkan karunia dan balasan yang amat besar, karena memang berjihad itu sangat berat. Selain harus meninggalkan kampung halaman, jauh dari keluarga, untuk berjihad pun membutuhkan kekuatan, keterampilan, kemampuan serta membutuhkan harta yang cukup banyak. Maka Allah Swt memberikan salah satu keringanan berupa ibadah haji yakni yang memiliki pahala setara dengan berjihad di jalan Allah. Bagi Sahabat Haji Plus yang melaksanakan ibadah haji maka pahala yang di dapatkan akan seperti halnya pahala jihad di jalan Allah Swt. Oleh karena itu, bagi Sahabat Haji Plus yang telah merasa sudah merasa mampu baik dari segi lahir maupun batin hendaknya menyegerakan pelaksanaan ibadah haji. Dikutip dari Aisyah menurut riwayat HR. Bukhori menjelaskan sebagai berikut :

“Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad?” “Tidak. Jihad yang paling utama adalah haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1520)

  1. Tak Akan Menjadi Kekurangan

Banyak yang berfikir bahwasannya ibadah haji membutuhkan biaya yang tak sedikit. Oleh karena itu, Sahabat Haji Plus membutuhkan persiapan yang cukup matang dari jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Akan tetapi, dibalik itu semua yakni terkait biaya haji yang Sahabat Haji Plus upayakan agar dapat menunaikan ibadah haji,  Allah Swt telah menjanjikan akan mengganti semuanya dengan berlipat-lipat dan tak terhitung jumlahnya. Keistimewaan pelaksanaan ibadah haji ini juga dijelaskan di dalam Al-Qur’an pada surat Al – Hajj ayat 27 sampai 28 :

“Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.” (QS. Al-Hajj : 27)

“Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Dia berikan kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang sengsara dan fakir.” (QS. Al-Hajj : 28)

  1. Amalan Yang Afdhol

Seperti yang diketahui bahwa dibalik pelaksanaan ibadah haji terdapat kebaikan – kebaikan yang luar biasa. Bagi Sahabat Haji Plus yang melaksanakan ibadah haji ialah termasuk ke dalam suatu hal yang termasuk dalam kategori melakukan amalan yang afdhol. Hal ini dapat terjadi karena untuk menjalankan ibadah haji diperlukan niat dan tekad yang sudah mantap di dalam hati, tekad yang kuat serta biaya yang tidak sedikit sehingga ibadah haji merupakan salah satu amalan sholeh yang diistimewakan oleh Allah Swt. Dikutip dari perkataan Abu Hurairah dijelaskan yang mengutip dari riwayat HR. Bukhori, dengan penjelasan sebagai berikut :

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1519) 

  1. Mendapat Balasan Surga

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwasannya pelaksanaan ibadah haji akan memperoleh balasan surga. Akan tetapi, balasan ini berlaku apabila Sahabat Haji Plus tak melakukan perbuatan dosa atau pun syirik sangat dibenci oleh Allah. Pada saat Sahabat Haji Plus telah berniat dalam hati untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, maka hendaknya tinggalkan segala perbuatan yang dapat menimbulkan dosa baik itu dilakukan secara sengaja atau pun tidak sengaja. Hal ini bertujuan agar Sahabat Haji Plus mendapat tempat di surga Allah kelak. Sahabat Haji Plus dapat melihat dan menyimak pernyataan jelas dari riwayat HR. Bukhari dan HR. Muslim Abu Hurairah yang menjelaskan sebagai berikut :

“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).

An Nawawi rahimahullah juga menambahkan bahwasannya  “Yang dimaksud, ‘tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga’, bahwasanya haji mabrur tidak cukup jika pelakunya dihapuskan sebagian kesalahannya. Bahkan ia memang pantas untuk masuk surga.” (Syarh Shahih Muslim, 9/119)

Fakta Unik Terkait Ka’bah di Tanah Suci

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwasannya Ka’bah yang berada di Tanah Suci terdapat fakta unik yang menyertai. Tentunya, ini akan menjadi informasi tambahan bagi Sahabat Haji Plus sekalian yang hendak pergi ke Tanah Suci. Sudah tahukah Sahabat Haji Plus terkait fakta unik yang berada di Tanah Suci? Jika belum mengetahui, yuk simak informasi berikut ini.

  1. Telah Direkonstruksi Beberapa Kali

Seiring berjalannya waktu bentuk Ka’bah mengalami perubahan yakni tak seperti awalnya. Hal inilah yang mengakibatkan Ka’bah di rekonstruksi dikerenakan mengalami kerusakan. Kerusakan yang terjadi pada Ka’bah ini disebabkan akibat bencana alam yang terjadi seperti banjir. Sebelumnya Kabah ini juga pernah mengalami rekontruksi pada zaman Nabi Muhammad dikarenakan terjadi peristiwa pertumpahan darah ketika masing-masing suku ingin membawa Hajar Aswad untuk dipasang di Kabah. Dan pada akhirnya Nabi Muhammad memutuskan batu hitam itu dibawa dengan menggunakan kain dan suku-suku yang berebut itu bisa membawanya bersama-sama. Selain itu, ahli sejarah mengatakan bahwa Ka’bah telah direkonstruksi sebanyak 12 kali. Renovasi terakhir dilakukan pada tahun 1996 yang menggunakan teknologi terbaru untuk memperkuat bangunan ketika menghadapi bencana. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwasannya Nabi Adam AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Nabi Muhammad SAW ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kabah?

  1. Pembersihan Dilakukan 2 Kali Setahun

Pembersihan Ka’bah diketahui dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun. Pembersihan Ka’bah ini dilakukan pada Bulan Sya’ban dan Zulqa’dah. Pembersihan ini seluruhnya menjadi tanggung jawab keluarga asy-Syaibi. Dalam melaksanakan pembersihan Ka’bah, terdapat pembersih khusus yang terbuat dari air mawar Taif, air zam – zam dan minyak gaharu yang sangat mahal harganya. Gubernur Mekkah biasanya mengundang beberapa pejabat untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembersihan Ka’bah.

  1. Warna Kiswah Mengalami Perubahan

Seperti yang diketahui saat ini bahwa kiswah merupakan kain tirai berwarna hitam yang menutupi Kabah. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa warna kiswah ternyata tak selalu berwarna hitam seperti yang selama ini Sahabat Haji Plus lihat. Tradisi menutupi Kabah dengan kiswah bermula selama pemerintahan suku Jurhum. Selanjutnya, Nabi Muhammad SAW menyelimuti Kabah dengan kain putih. Merah, hijau, dan putih merupakan beberapa warna yang pernah digunakan oleh khalifah berbeda untuk kiswah. Dinasti Abbasiyah akhirnya memutuskan kiswah berwarna hitam untuk mengakhiri seringnya perubahan warna. Itulah satu-satunya warna yang digunakan sejak saat itu hingga sekarang. Wah, ternyata begitu ya.. 

  1. Bentuk Ka’bah Telah Berubah

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa Ka’bah pada mulanya berbentuk sesuai dengan dasar-dasar yang diletakkan oleh Nabi Ibrahim. Awalnya berbentuk huruf latin D kapital, sesuai dengan pondasi yang diletakkan oleh Nabi Ibrahim AS. Setelah berabad-abad berikutnya, desain bangunan Ka’bah ini berubah menjadi bentuk kubus saat dibangun ulang oleh suku Quraisy, sebelum datangnya risalah Islam yang dibawakan Rasulullah SAW. Perubahan bentuk pada masa itu terjadi dikarenakan orang-orang suku Quraisy tak mampu membangun kembali keseluruhan struktur bangunannya. Hal tersebut diketahui karena kekurangan dana. Ruang yang ditinggalkan tersebut disebut Hatim yang ditandai dengan dinding – dinding kecil.

  1. Memiliki Lebih Dari Satu Pintu

Menurut sejarah, pada awalnya bangunan Ka’bah ini memiliki dua pintu. Kegunaannya ialah satu pintu digunakan sebagai pintu masuk, sedangkan satu pintu berikutnya sebagai pintu keluar. Tak hanya itu saja, bangunan Ka’bah ini pada jaman dahulu juga terdapat jendela pada salah satu dindingnya. Bangunan Ka’bah yang Sahabat Haji Plus saksikan sekarang hanya memiliki satu pintu dan tanpa jendela, meskipun ada pintu lainnya yang terdapat di dalam bangunan itu yang digunakan sebagai akses menuju atap. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa pada mulanya pintu Ka’bah ini terbuka untuk semua orang yang ingin masuk dan berdoa di dalam. Akan tetapi, karena jumlah jamaah mengalami peningkatan yang cukup pesat, akhirnya akses masuk ke dalam Ka’bah tak lagi bebas untuk semua orang. Akan tetapi, pintu dibuka untuk tamu khusus yakni tamu istimewa.

  1. Sebagai Pusat Bumi

Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa penelitian yang ditulis oleh Hussain Kamel menyebutkan bahwasannya Ka’bah menjadi pusat atau sumbu dari bumi yang Sahabat Haji Plus pijak ini. Hasil penemuan ilmiah tersebut, mengambil beberapa garis bujur dan lintang yang ditarik dari semua benua di dunia. Hasilnya pun cukup mencengangkan. Posisi Ka’bah yang berada di Kota Mekkah ternyata merupakan sumber pusat bumi yang sesungguhnya. Jauh berbeda dengan yang selama ini berpatokan pada GMT yang dicetuskan kolonial Inggris. Luar biasa sekali bukan?

  1. Bagian Dalam Ka’bah

Mengertikah Sahabat Haji Plus bahwa di bagian dalam Ka’bah terdapat tiga pilar yang menyokong bagian dalam Kabah. Di tengahnya terdapat sebuah lentera yang tergantung. Selain itu, terdapat pula meja kecil di antara pilar-pilar tersebut. Tak hanya itu saja, tanda pengingat tergantung di dinding untuk memperingati seseorang yang telah merenovasi bangunan Ka’bah ini. Pada bagian atas dinding, terdapat sebuah kain berwarna hijau bordir dengan ayat – ayat Alquran. Dinding bagian pada sisi kanan memiliki pintu emas yang disebut Bab At-Taubah yang dilengkapi tangga untuk menuju ke atap.

  1. Penemuan NASA yang Mengejutkan

Telah diketahui bahwa terdapat penemuan NASA yang cukup mencengangkan yakni pada saat Astronot Neil Amstrong melihat fenomena aneh yang mengusik akal sehatnya sebagai manusia. Pada saat itu, ia melihat bumi yang diliputi kegelapan, nampak seperti melayang. Ada seutas tali berwarna putih yang seolah menggantung bumi tersebut agar tetap mengambang. selain itu, ada pula penemuan radiasi yang memancar dari Ka’bah dan menjadi semacam medan magnet di dalamnya. Yang mengejutkan, radiasi tersebut seolah tak berujung alias tanpa batas.

  1. Terkait Hajar Aswad

Sahabat Haji Plus tentu telah mengerti bahwa Hajar Aswad merupakan sebuah batu besar tunggal. Akan tetapi, pada saat ini batu tersebut telah pecah menjadi delapan bagian dengan berbagai ukuran yang telah ditutupi bingkai perak. Kerusakan itu mengakibatkan banyaknya kejadian naas termasuk banjir, pengepungan, dan pencurian. Bingkai perak pertama dibuat oleh Abdullah bin Zubair. Meskipun demikian, terdapat pula fakta menarik yang menyertai Hajar Aswad ini yakni menurut salah satu mantan pejabat NASA Hajar Aswad ini dapat merekam siapapun yang datang mengunjungi Ka’bah. Tak hanya itu, Hajar Aswad juga diduga merupakan jenis batuan yang bukan berasal dari sistem tata surya yang dihuni oleh manusia. Wah, luar biasa sekali bukan?

Berapakah Biaya Haji Plus Dalam Rupiah?

Bagi sahabat Haji Plus yang memiliki budget yang lebih serta enggan untuk menunggu lama dalam hal keberangkatan ibadah haji, program haji plus ini merupakan pilihan yang tepat. Program Haji Plus ini merupakan salah satu rekomendasi yang tepat untuk dipilih oleh Sahabat Haji Plus sekalian. Mengapa demikian? Karena Haji Plus merupakan program haji yang diselenggarakan oleh para agen travel haji yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Perbedaannya dengan haji regular terdapat pada biaya, cara pembayaran serta fasilitas yang akan di dapatkan. Haji Plus ini sangat recommended sekali bagi Sahabat Haji Plus yang enggan untuk menunggu keberangkatan dalam jangka waktu yang lama. Karena dengan mendaftar sebagai calon jamaah Paket Haji Plus, Sahabat Haji Plus akan memiliki waktu tunggu keberangkatan yang relative lebih singkat dibandingkan dengan program haji regular. Waktu tunggu keberangkatan yang dibutuhkan hanya sekitar 6  sampai 8 tahun saja. Tentu lebih cepat bukan? Karena waktu tunggu keberangkatan lebih cepat dibandingkan program haji regular, maka tak heran apabila harga yang dibandrol untuk program haji plus lebih tinggi dibandingka dengan haji regular. Harga yang sahabat Haji Plus perlu siapkan ialah mencapai 3 kali lipat dari harga program haji regular. Meskipun harganya lebih tinggi dibandingkan dengan haji regular, tak perlu diragukan lagi akan kualitas pelayanan serta fasilitas yang akan diberikan kepada calon jamaah haji plus sekalian. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang hendak mempersiapkan biaya untuk program Haji Plus, dana yang hendaknya dipersiapkan ialah sebesar 9000 USD. Biaya sebesar 9000 USD jika dalam rupiah ialah setara dengan 132 juta rupiah. Biaya sebesar tersebut tentunya tak masalah bagi Sahabat Haji Plus yang hendak berencana untuk segera melaksanakan ibadah haji dan enggan menunggu waktu keberangkatan yang lama. Dengan harga tersebut itulah, Sahabat Haji Plus telah dipastikan akan nyaman selama berada di perjalanan serta pada saat pelaksanaan ibadah haji. Wah.. tentu menyenangkan sekali bukan? Nah, bagi Sahabat Haji Plus yang hendak mendaftar, yuk segera daftarkan diri.

Demikianlah sekilas informasi terkait Haji Biaya Haji Plus 2022 dalam Rupiah yang dapat menjadi referensi Sahabat haji Plus dalam mempersiapkan ibadah haji yang rencana dilaksanakan pada tahun 2022. Cukup sekian penjelasan lengkap mengenai haji plus yang dapat disampaikan. Apabila Sahabat Haji Plus berencana dan berminat untuk mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Plus, silahkan hubungi kontak yang tertera di website resmi hajiplus.id. Semoga informasi ini membantu sahabat Haji Plus dalam memperoleh informasi terkait Haji Plus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *