ONH plus 2021

ONH plus 2021 

Sahabat Haji Plus dimanapun berada, seperti yang kita kethaui bersama melaksanakan ibadah haji merupakan dambaan umat muslim, bukan hanya di Indonesia melainkan di seluruh dunia. Terbatasnya kapasitas pelaksanaan ibadah haji jika dibandingkan penduduk umat muslim di seluruh dunia mau tidak mau harus diterapkan system kuota tiap tahunnya, masa tunggu antrian haji di Indonesia untuk paket perjalanan haji regular saat ini bisa mencapai 20 tahun, artinya ketika sahabat Haji plus daftar haji regular tahun 2021 maka kemungkinan berangkat pada musim haji tahun 2041. Namun jika Sahabat Haji Plus ingin mempercepat keberangkatan bisa mendaftar paket Haji ONH plus 2021 yangmana masa tunggunya jauh lebih singkat yakni 5 – 7 tahun saja, artinya jika daftar paket Haji ONH Plus 2021 maka berpotensi besar akan berangkat pada tahun 2026 atau 2028. Seperti yang kita ketahui bersama masa tunggu Haji ONH plus tambah tahun bisa lebih lama. Sebagai perbandingan saja ketika tahun 2012 lalu jika daftar haji ONH plus masa tunggunya hanya 3 tahun namun untuk saat ini tahun 2021 masa tunggunya sudah menjadi 5 – 7 tahun olehkarenanya  alangkah baiknya jika sudah ada cukup rezeki sahabat Haji Plus bisa segera mendaftarkan diri daripada tambah tahun tambah lama masa tunggunya.

Dapat dibayangkan, untuk melaksanakan penyempurnaan rukun islam kelima ini, membutuhkan masa penantian bertahun – tahun. Jika kita mengamati secara awam saja, Pengorbanan waktu untuk penantian sudah menjadi ujian kesabaran sendiri, yang tidak sebentar. Maka alangkah ruginya jika umat muslim yang sudah memiliki kapasitas untuk melaksanakan tidak segera melaksanakan, selain daripada itu betapa sayangnya jika calon jamaah haji tidak mempersiapkan diri dengan baik untuk pelaksanaanya ketika sudah hari H keberangkatannya. Pada hakikatnya, menunaikan ibadah haji bukanlah persoalan sederhana. Pergi memenuhi pelaksanaan Haji, tidaklah semata maslah keuangan ataupun kekuatan fisik saja. Banyak diantara orang islam sebenarnya secara keadaan keuangan mampu, secara fisikpun cukup kuat untuk menjalankannya, akan tetapi tidak banyak yang bergegas tergerak untuk melaksanakan. Sebaliknya, adapula orang yang tanpa dikarunia harta banyak ataupun fisik yang cukup kuat dengan mudah mereka melaksanakan dengan segera, barangkali inilah yang disebut panggilan hati. Apakah panggilan hati ini semata – mata otoritas Allah SWT ? ataukah jangan – jangan ini juga bergantung Prasangka hambanya terhadap kesungguhan untuk segera menyempurnakan rukun islam ke – 5. Rasa –rasanya jawaban yang mendekati ketepatan adalah bergantung kesungguhan hambanya. Allah sendiri pernah menitip pesan di dalam Al – Quran, Bahwsannya “Aku sesuai prasangka Hambaku”. Begitu juga dengan pesan lain “Aku tidak mengubah nasib seorang hamba jika mereka tidak melakukannya sendiri” jadi sudah jelas, bahwasannya panggilan ini bukan sekedar keberuntungan ataupun hidayah yang tiba tiba turun melainkan bergantung ikhtiar umat muslim untuk dekat secara batiniyah kepada Allah SWT. Ibarat panggilan telfon seluler, tidak akan nyambung jika salah satu fihak tidak menyadari dan berupaya menerima panggilan.

Oleh karena demikian, apabila sahabat haji plus telah bulad tekad memutuskan untuk pergi ke Baitullah, Tanah Suci Mekkah, artinya sahabat haji plus sudah dan telah siap untuk memenuhi panggilan-Nya. Sahabat haji plus secara dhahiriyah untuk datang dan bersujud di Tanah Suci. Sahabat haji plus tekah ikhlas memberhentikan sementara urusan duniawi, berbagai rutinitas di tanah air, hanya demi ke ridho an-Nya. Sahabat Haji Plus telah siap pergi, berkontemplasi, merenung dan me – restart jiwa yang kumal atas segala urusan duniawi yang singkat dan sesaat. Tiap jiwa yang telah memutuskan untuk mengarungi perjalanan dalam jarak ribuan kilometer, selama waktu yang tidak sebentar. Jika hari ini kita bisa berangkat dengan pesawat dimana waktu tempuhnya tidak lebih dari 24 jam, bayangkan pada era sebelum ada pesawat terbang, pada tahun abad 19 seorang yang ingin melaksanakan Ibadah Haji harus menempuh jalur darat ditambah jalur laut yang penuh dengan ketidak nyamanan, waktunya bisa lebih dari 3 bulan. Hari ini kita telah dimudahkan dengan segal fasilitas, pesawat, hotel, tenda wukuf sudah tersedia dengan mudah, rasa rasanya agak malu apabila kita masih berat memenuhi panggilan-Nya untuk menyempurnakan rukun Islam yang ke – 5.

Seluruh kaum Muslim, baik laki – laki maupun perempuan memiliki tanggungjawab dan kewajiban yang sama atas seluruh rangkaian ibadah haji. Jika dilihat secara keadaan social atapun di mata sang Khaliq sejatinya tidak ada perbedaan, namun jika dilihat dari kondisi objektif fisik dan hukum – hukum kemasyarakatan tentu ada perbedaan dan membutuhkan penyikapan khusus. Baik langsung Nampak maupun tidak langsung  secara kodrat biologis perempuan tetap saja ada bedanya dengan laki – laki.  Dengan kondisi demikan dihadapkan perjalanan haji yang cukup menyita energy maka baiknya setiap setiap calon jamaah haji perlu melakukan persiapan yang matang, termasuk juga untuk sahabat haji plus yang hendak melaksanakan Ibadah Haji. Berikut di bawah ini ada beberapa saran persiapan untuk calon jamaah haji secara umum, khususnya untuk perempuan. Dengan harapan agar perempuan bisa melaksanakan perjalanan spiritual,Ibadah Haji, berjalan dengan lancar dan utuh. Persiapan Haji yang kami paparkan di sini merupakan hasil sadur dari wita juwita yang diulas dalam buku “Panduan Perjalanan Haji untuk Perempuan”.  Adapun hal – hal yang perlu disiapkan sebagai berikut,

Rencana Keberangkatan

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan dipertimbangkan sedari membuat rencana keberangkatan. Ada pendapat ulama yang mengatakan perempuan baiknya berangkat bersama mukhrimnya, namun sebagian ulama  membolehkan untuk perempuan berangkat sendiri, dengan catatan mampu melaksanakan. Demi mensupport kemampuan itu, ada beberapa poin yang perlu di pertimbangkan

  1. Biaya

Ada ragam harga yang ditawarkan, bergantung paket, tentu paling murah adalah haji regular, diatasnya ada Harga paket haji plus atau ONH plus, diatasnya lagi ada haji furoda. Dimana itu semua yang membedakan hanyalah waktu keberangkatan beserta fasilitas.

  1. Waktu perjalanan

Perjalanan Haji plus ataupun ONH plus 2021 dari segri waktu perjalanan dan masa tinggalnya di tanah suci lebih singkat dibandingkan paket perjalanan haji biasa (regular) yang mencapai 40 hari.

  1. Kelengkapan fasilitas

Harga sangat berpengaruh terhadap kualitas kelengkapan fasilitas, haji khusus ataupun Haji ONH Plus kelengkapannya beserta kualitas fasilitas lebih baik daripada haji regular. Semisal terkait fasilitas hotel, Haji ONH Plus 2021 lebih dekat dengan masjidil haram daripada fasilitas yang didapat oleh pengambil paket haji regular, itu bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji.

  1. Pembimbingan Ibadah Haji

Secara layanan Pembimbingan Ibadah Haji juga terdapat perbedaan, Haji ONH Plus lebih intensif pembimbingannya daripada haji reguler, meskipun hal ini tidak menentukan kualitas khuhusyukan Karen itu semua kembali pada individu masing masing. Hal ini bisa menjadi menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji.

  1. Kuota dan waktu tunggu

Paket perjalanan haji biasa (Reguler) membutuhkan waktu tunggu yang cukup lama, bahkan terus bertambah tiap tahunnya, jika dahulu cukup menunggu 10 tahun, sekarang pada pendaftaran Haji 2021 bisa menunggu sampai 25 tahun, jika untuk haji ONH plus 2021 waktu tunggungnya 5 – 7 tahun. Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji.

  1. Pemilihan Biro Perjalanan Haji

a. Izin Resmi Beroprasi

Izin resmi merupakan saringan awal untuk mengecek Biro Perjalanan Haji ini layak atau tidak, jika sedari izin saja sudah curang maka perlu diragukan. Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji.

b. Pelayanan dari biro perjalanan Haji dan Umroh

Pelayanan ini sudah menjadi hal yang seharusnya dikoreksi demi kenyamanan proses, karena berangkat haji ini bukanlah beli wisata hari ini lalu kemudian besok berangkat, melainkan ada masa penungguan yang cukup lama. Olehkarenanya layanan yang kualitas demi kenyamanan interaksi yang memakan waktu bertahun – tahun perlu dipertimbangkan. Cek secara fisik dan layanan interaksi secara langsung agar bisa mengetahui totalitas ketulusan layanan. Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji.

c. Memperhatikan Kualitas pembimbingan Haji

Ibadah haji kebanyakan orang melaksanakannya sekali seumur hidup. Olehkarenanya sekali berangkat sahabat haji plus perlu bisa total dan maksimal. Cek juga pembimbingnya apakah orang yang berpengalaman ataukah miskin kapasitas dalam pembimbingan. Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji.

d. Memilih paket dari biro perjalanan Haji yang terpercaya

Banyak sekali saat ini penyedia jasa atau Biro perjalanan Umroh dan Haji, sayangnya tidak semuanya kredibel. Bahkan ada yang terjerat kasus penipuan sehingga batal berangkat ke tanah suci mekkah. Alangkah baiknya sahabat haji plus mengecek terlebih dahulu treck record Biro jasa penyedia Layanan Perjalanan Ibadah Haji. Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji. Salah satu Biro Perjalanan Haji terpercaya adalah satutours travel, sahabat bisa berkonsultasi mengenai keberangkat Ibadah Haji maupun Umroh, informasi lengkapnya bisa mengunjungi https://www.hajiplus.id/haji-plus/.

e. Rekomendasi

Jika ada rekan, sahabat maupun family yang pernah menunaikan Ibadah Haji, coba minta jejak pendapatnya, karena kesannya bisa menjadi rekomendasi tersendiri untuk menguji kelayakan suatu Biro jasa. Salah satu Biro Perjalanan Haji yang direkomendasikan banyak pihak adalah Satutours Travel sahabat bisa berkonsultasi mengenai keberangkat Ibadah Haji maupun Umroh. Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji.

f. Pendampingan dan Keamanan di Tanah Suci

Ketika di tanah suci mekkah kita berada di negeri orang lain, banyak diantara kita yang tidak faham bahasa maupu budayanya. Olehkarenanya pastikan memilih biro perjalanan Haji yang memberi pendampingan dan jaminan keamanan di Tanah suci mekkah. Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji.

g. Pembekalan Manasik

Pembekalan manasik perlu mendapat perhatian sahabat haji plus yang hendak melaksanakan Ibadah Haji, didalam pelaksanaan manasik sahabat haji plus akan dibimbing pelaksanaan haji guna menunjang kesempurnaan haji. Baiknya di cek juga hal ini agar maksimal dalam pelaksanaan haji. Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji.

h. Kesesuaian Harga dan Fasilitas

Harga memang pada umumnya sesuai dengan kualitas, namun tidak semua olehkarenanya perlu dicek agar harga yang dibayarkan mendapat timbal balik fasilits yang sepadan. Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sahabat haji plus yang hendak berangkat Haji.

Persiapan Administrasi yang Perlu disiapkan

Persiapan adminitrasi menjalankan Ibadah Haji juga perlu menjadi perhatian khusus, mengingat banyaknya dokumen yang perlu disiapkan oleh jamaah haji. Tentu ini tidak sesederhana dalam bepergian dalam negeri sendiri.

1. Dokumen

Ada beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk pemenuhan administrasi Pendaftaran Haji diantaranya.

2. Paspor

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Paspor berisi biodata pemegangnya yang meliputi antara lain foto pemegang, tanda tangan, tempat dan tanggal kelahiran, informasi kebangsaan dan kadang-kadang juga beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual. Adakalanya pula sebuah paspor mencantumkan daftar negara yang tidak boleh dimasuki oleh si pemegang paspor itu. Sebagai contoh, dahulu pemegang paspor Indonesia sempat dilarang berkunjung ke negara Israel dan Taiwan. Saat ini beberapa negara telah mengeluarkan apa yang disebut e-paspor atau elektronik paspor. E-paspor merupakan pengembangan dari paspor kovensional saat ini di mana pada paspor tersebut telah ditanamkan sebuah chip yang berisikan biodata pemegangnya beserta data biometrik-nya.Data biometrik ini disimpan dengan maksud untuk lebih meyakinkan bahwa orang yang memegang paspor adalah benar orang yang memiliki dan berhak atas paspor tersebut. Paspor biasanya diperlukan untuk perjalanan internasional karena harus ditunjukkan ketika memasuki perbatasan suatu negara, walaupun di negara tertentu ada beberapa perjanjian di mana warga suatu negara tertentu dapat memasuki negara lain dengan dokumen selain paspor. Paspor akan diberi cap (stempel) atau disegel dengan visa yang dilakukan oleh petugas negara tempat kedatangan. Beberapa pemerintahan berusaha mengontrol pergerakan warganya dan warga asing di negara mereka dengan menerbitkan “paspor internal”. Misalnya di bekas negara Uni Soviet, untuk setiap warganegaranya diterbitkan sebuah “propiska” untuk mengontrol pergerakan mereka di seluruh wilayah negara tersebut. Sistem ini sebagiannya masih diterapkan di Rusia. (sumber Wikipedia)

3. Visa

Visa adalah sebuah dokumen izin masuk seseorang ke suatu negara yang bisa diperoleh di kedutaan dimana negara tersebut mempunyai Konsulat Jenderal atau kedutaan asing. Visa adalah tanda bukti ‘boleh berkunjung’ yang diberikan pada penduduk suatu negara jika memasuki wilayah negara lain yang mempersyaratkan adanya izin masuk. Bisa berbentuk stiker visa yang dapat diapply di kedutaan negara yang akan dikunjungi atau berbentuk stempel pada paspor di negara tertentu. Visa adalah sebuah dokumen resmi yang Anda perlukan untuk masuk ke negara tujuan dalam periode waktu tertentu. Visa asli yang biasanya di stempel di paspor penerima sangat diperlukan jika Anda hendak berkunjung ke suatu negara tertentu. Harap diperhatikan bahwa Visa kedatangan hanya dapat diperpanjang atas persetujuan Direktur Jenderal Imigrasi Republik Indonesia dalam hal bencana alam, sakit atau kecelakaan, tidak dapat dialihkan ke jenis visa lain. Pelancong yang melewati waktu yang telah ditentukan akan dikenakan denda sebesar US $ 20.- per hari / orang (untuk tinggal di bawah 60 hari) sedangkan lebih dari 60 hari tinggal akan menjalani 5 (lima) tahun hukuman penjara atau denda IDR 25.000.000 (mata uang lokal). Visa adalah tanda bukti ‘boleh berkunjung’ yang diberikan pada penduduk suatu negara jika memasuki wilayah negara lain yang mempersyaratkan adanya izin masuk. Bisa berbentuk stiker visa yang dapat diapply di kedutaan negara yang akan dikunjungi atau berbentuk stempel pada paspor pada negara tertentu. Jika pemerintah telah mengadakan perjanjian dengan suatu negara agar penduduk negaranya bebas berkunjung ke suatu negara lain, maka jika Anda bepergian ke negara itu, Anda tidak memerlukan izin masuk ke negara itu atau dengan kata lain ‘bebas visa’ untuk pemegang paspor Indonesia. Paspor akan diberi stempel di imigrasi saat Anda sampai dan Anda akan langsung diperbolehkan masuk. (sumber : Wikipedia)

4. Permeriksaan Kesehatan

Mengingat padatnya aktivitas saat menjalankan Ibadah Haji maka syarat ketat kesehatan menjadi hal yang difokusi pemerintah agar setiap calon jamaah haji dari Indonesia bisa berangkat dan pulang dengan kondisi selamat, sehat wal afiyah. Adapun hal – hal yang di soroti adalah

a. Cakupan pemeriksaan kesehatan

Pada tahap ini sahabat Haji Plus akan diperiksa secara menyeluruh kondisi kesehatannya, melalui laboratorium lengkap. Jika sahabat haji plus bisa lolos maka akan mendapat surat izin rekomendasi mendaftar Haji ONH Plus. Namun apabila belum lolos maka akan diberi rekomendasi penyembuhan terlebih dahulu.

b. Konsultasi dengan dokter

Bagi calon jamaah haji selalu disarankan untuk konsultasi dengan dokter mengenai kendala gangguan fisik yang berpotensi mengganggu kelancaran pelaksanaan Ibadah Haji, seperti adanya alergi tertentu atau maag, dst. Sahabat haji plus akan diberi rekomendasi untuk mengatasinya.

c. Kondisi sedang tidak hamil

Bagi calon jamaah haji perempuan yang sudah menikah dan kondisi subur perlu dilakukan tes kehamilan. Untuk semua perempuan yang hamil dan belum divaksin meningitis tidak diperbolehkan berangkat.

d. Pemberian vaksi meningitis

Vaksin meningitis mengandung antigen, yaitu zat yang merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi dan melawan bakteri penyebab meningitis.Vaksin MCV4 disarankan diberikan kepada anak usia 11 – 12 tahun, yang akan ditambahkan (booster) pada sekitar usia 16 – 18 tahun. Remaja yang divaksin pertama kali pada usia 13 – 15 juga perlu mendapat booster vaksin saat memasuki usia 16 – 18 tahun. Seseorang divaksin pertama kali di usia 16 tahun ke atas tidak lagi memerlukan booster. Booster diperlukan karena sebuah vaksin diperkirakan hanya dapat melindungi remaja selama setidaknya 5 tahun. Penggunaan vaksin ini sangat direkomendasikan bagi calon jamaah haji dank an diberikan di Indonesia. (sumber alodoc)

Bagi sahabat Haji Plus yang ingin mendaftarkan diri sebagai jamaah Haji Plus, tak perlu ambil pusing. Karena cara pendaftarannya cukup mudah. Terlebih Sahabat Haji Plus mendaftarkan diri ke Satutours Travel, tentu akan sangat mudah. Hal ini dikarenakan pengurusan dokumen visa dan surat rekomendasi keberangkatan telah menjadi tanggung jawab travel. Sehingga Sahabat Haji Plus tak perlu repot untuk mengurusi dokumen penting tersebut. Bagaimana? Cukup mudah bukan? Bagi sahabat Haji plus yang hendak Daftar Haji Plus, Satutours Travel telah hadir untuk Sahabat Haji plus sekalian. apabila sahabat Haji plus berniat untuk mendaftarkan diri silahkan chat pada kontak yang tertera pada website hajiplus.id. Itulah beberapa ulasan singkat terkait informasi Haji Plus. Bagi sahabat Haji Plus yang masih ingin membaca informasi penting lainnya terkait Haji Plus, sahabat Haji Plus dapat membacanya di website resmi hajiplus.id. Begitu banyak informasi yang bisa sahabat Haji Plus jangkau secara gratis yang tentunya dapat menambah pengetahuan sahabat Haji Plus seputar ibadah haji. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat bagi sahabat Haji Plus sekalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *