Biaya Haji plus 2021 Depag

Biaya Haji plus 2021 Depag

Sahabat Haji Plus sekalian, menjadi seorang muslim yang konsisten atau istiqomah merupakan sebuah pencapaian, karena itu semua adalah buah hasil perjalanan perjuangan panjang, tidak singkat. Kita semua sama sama berjuang untuk menjadi pribadi muslim yang utuh, dengan terus berupaya menjalankan segala kewajiban ibadah baik yang bersifat habblu minallah (hubungan vertikal antara manusia dengan tuhan) maupun yang bersifat habblu minannass (antara manusia dengan sesama manusia). Sahabat Haji plus dimanapun berada, umat islam telah berkembang dengan begitu luas meliputi lintas negara, lintas suku. Namun semuanya memiliki tanggung jawab yang sama untuk selalu menyempurnakan ibadah, ada ibadah yang bisa dilakukan dimana saja walaupun berbeda negara, waktu, musim, suku dan ras namun ada salah satu ibadah yang Allah SWT sendiri telah memberikan suatu keterangan keadaan dimana tidak semua orang mampu melakukannya, yakni Ibadah Haji yang harus dilakukan di tempat yang kaya akan Sejarah di Tanah Suci Mekkah. Ibadah Haji mengunjungi Tanah Suci Mekkah hanya bisa dilakukan beberapa orang saja, tidak semua orang dapat melakukannya dan saking beratnya Allah SWT telah memberi keterangan berupa pengecualian “Bagi yang Mampu” saja, artinya tidak diwajibkan bagi semuanya dan berarti pula tidak semua muslim mampu melakukannya. Sudah barang tentu yang mampu melakukannya pasti mendapat nilai Plus, Keistimewaan.

Dapat dibayangkan, untuk melaksanakan penyempurnaan rukun islam kelima untuk saat ini, membutuhkan masa penantian bertahun – tahun. Jika kita mengamati secara awam saja, Pengorbanan waktu untuk penantian sudah menjadi ujian kesabaran sendiri, yang tidak sebentar. Maka alangkah sangay disayangkannya jika umat muslim yang sudah memiliki kapasitas untuk melaksanakan tidak segera melaksanakan. Pada hakikatnya, menunaikan ibadah haji bukanlah persoalan sederhana. Pergi memenuhi pelaksanaan Ibadah Haji, tidaklah semata mata masalah keuangan ataupun kekuatan fisik saja. Banyak diantara orang islam sebenarnya secara keadaan keuangan mampu, secara fisikpun cukup kuat untuk menjalankannya, akan tetapi tidak banyak yang bergegas tergerak untuk melaksanakan. Sebaliknya, adapula orang yang tanpa dikarunia harta banyak ataupun fisik yang cukup kuat dengan mudah mereka melaksanakan dengan segera, barangkali inilah yang disebut panggilan hati. Apakah panggilan hati ini semata – mata peranan Allah SWT ? ataukah jangan – jangan ini semua bergantung Prasangka hambanya terhadap kesungguhan untuk segera menyempurnakan rukun islam ke – 5. Rasa – rasanya jawaban yang mendekati ketepatan adalah bergantung kesungguhan hambanya. Allah sendiri pernah menitip pesan di dalam Al – Quran, Bahwsannya “Aku sesuai prasangka Hambaku”. Begitu juga dengan pesan lain “Aku tidak mengubah nasib seorang hamba jika mereka tidak melakukannya sendiri” jadi sudah jelas, bahwasannya panggilan ini bukan sekedar keberuntungan ataupun hidayah yang tiba tiba turun melainkan bergantung ikhtiar umat muslim untuk dekat secara batiniyah kepada Allah SWT. Ibarat panggilan telfon seluler, tidak akan nyambung jika salah satu fihak tidak menyadari dan berupaya menerima panggilan. Biaya untuk paket Haji Plus Seperti yang kita ketahui bersama, semakin lama menunggu keberangkatan maka biaya yang dikeluarkan akan semakin naik. Biaya Haji plus 2021 Depag saat ini senilai $ 9000, jika semakin menunda maka bisa mencapai lebih dari $ 11.000 di tahun tahun berikutnya, bahkan lebih mahal dan begitu pula waktu pemberangkatannya, yang saat ini menunggu 7 tahun, jika semakin menunda bisa mencapai 10 tahun.

Hakikat Manasik Hajji

Ketika sahabat haji plus telah memutuskan untuk berangkat haji plus 2021 Depag maka sahabat perlu mencari segera Biro Layanan Ibadah haji dengan segera, agar dapat mendapatkan kuota keberangkatan. Ketika sahabat sudah melakukan akad pembayaran maka saat nanti sebelum keberangkatan sahabat Haji Plus akan mengikuti prosesi Bimbingan Manasik Haji, apa itu Bimbingan Manasik haji ? untuk menjelaskan ini, penulis merujuk pada hasil riset yang ditulis oleh Dede Rohmansyah dari IAIN Raden Intan Lampung. Pertama – tama kita akan menyimak secara tuntas dulu apa Hakikat Bimbingan Manasik Haji itu sendiri dari satu istilah ke istilah lain agar mendapat pandangan yang utuh, Bimbingan menurut Prayitno adalah “Proses pemberian bantuan atau petolongan kepada seseorang yang dilakukan secara berkesinambungan supaya individu tersebut dapat memahami dirinya sendiri, sehingga mampu mengarahkan dirinya dan bertindak secara wajar, sesuai dengan tuntutan dan keadaan. Bimbingan membantu individu dalam mencapai perkembangan diri secara optimal sebagai makhluk sosial”. Kemudian bimbingan menurut Frank Person adalah “Bantuan yang di berikan kepada individu untuk dapat memilih, mempersiapkan diri dan memangku suatu jabatan serta mendapat kemajuan dalam jabatan yang di pilihnya itu. Maka Bimbingan  proses pemberian bantuan kepada seseorang atau sekelompok secara terus menerus dan sistematis, terkuri kulum oleh guru atau pembimbing agar individu atau sekelompok individu menjadi pribadi yang mandiri dan siap melaksanakan tanpa bantuan dari orang lain.

Selanjutnya Term manasik haji, dalam kamus besar bahasa Indonesia, manasik haji berarti hal-hal yang berhubungan dengan ibadah haji seperti ihram, tawaf, sa’i, wukuf atau dengan kata lain, manasik haji adalah peragaan pelaksanaan ibadah haji yang sesuai dengan rukun-rukunnya atau syarat-syaratnya yang mempunyai kesamaan dengan keadaan disekitar ka’bah. Sementara manasik haji menurut Peter Salim dan Yenni Salim adalah “Penjelasan dalam bentuk tuntunan atau petunjuk kepada calon jamaah haji tentang tata cara perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji dengan maksud agar calon jamaah haji dapat melaksanakan seluruh kegiatan ibadah haji secara mandiri dan memperoleh haji mabrur. Darisini dapat diambil benang merah bahwasannya  bimbingan manasik haji adalah sederetan rencana kegiatan yang direncanakan dan dibuat secara sistematis oleh suatu kelompok, organisasi atau lembaga dalam memberikan bantuan seperti pelatihan, pembelajaran, baik bersifat teori, praktek dan visual, untuk membantu memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam tata cara pelaksanaan ibadah haji atau hal-hal peribadatan yang berkaitan dengan ibadah haji. Jadi Begitu sahabat haji plus mengenai Manasik Haji, lalu pertanyaannya siapa yang menyelenggarakan manasik Haji ? Nah Bimbingan haji bisa dilakukan oleh pemerintah, ada pula yang dilakukan oleh masyarakat termasuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). KBIH itu sendiri merupakan lembaga sosial keagamaan yang telah mendapat izin dari Kementerian Agama untuk menyelenggarakan dan melaksanakan bimbingan ibadah haji. Itu semua bakal diatur oleh Tempat Sahabat Hajiplus daftar kok.

Bentuk dan Metode Bimbingan Manasik Haji

Hal yang perlu sahabat Haji plus Ketahui, Bimbingan manasik haji memiliki beragam  bentuk dan metode. Di dalam bentuk bimbingan manasik haji terbagi dalam dua sistem yaitu bentuk kelompok dan bentuk massal. Sementara itu, metode bimbingan manasik haji secara umum terbagi menjadi empat metode

  1. Bentuk Kelompok

Bimbingan kelompok pada dasarnya memiliki sifat dan masalahnya sama dengan bimbingan perorangan, hanya saja disampaikan kepada kelompok baik kelompok kecil maupun kelompok yang lebih besar yang beranggotakan kelompok bimbingan yang berjumlah 45 orang (rombongan). Setiap kelompok dibagi menjadi 4 regu, dan masing-masing beranggotakan 11 orang termasuk ketua regunya. Dilaksanakan oleh KUA Kecamatan sebanyak 11 kali pertemuan, dengan tujuan membimbing calon jama’ah haji secara lebih efektif, terutama pengetahuan tentang manasik haji. Metode yang digunakan dalam bentuk kelompok ini bermacam- macam seperti metode ceramah, metode tutorial, metode sumulasi, metode bermain peran, metode study kasus, metode peragaan dan metode diskusi.

  1. Bentuk Massal

Bentuk masal yaitu bimbingan kepada jama’ah secara umum, dapat dilaksanakan khusus intern kelompok terbang sendiri, maupun bersama- sama dengan kelompok yang lebih luas dan lebih besar dan juga bisa diartikan seluruh calon haji yang terdaftar di kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Sisitem bimbingan dalam bentuk massal dilaksanakan di Kabupaten/Kota oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota minimal 4 kali pertemuan sebelum dan sesudah bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam bentuk masal ini tidak berbeda dengan bentuk kelompok yang didalamnya terdapat metode ceramah dan diskusi atau tanya jawab

Materi Manasik Haji

Sahabat Haji plus sekalian, Untuk memudahkan peserta manasik haji, diupayakan materi yang disampaikan adalah materi pokok yang bersifat subtantif dan aplikatif sesuai dengan alur dan proses perjalanan ibadah haji, yaitu sejak membersihkan badan, kuku dan lain-lain, berwudhu, berpakaian ihram, shalat sunah ihram, niat ihram di Miqot, membaca Talbiyah, Tawaf Sa’i, Tahallul, Wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah, Mabit di Mina, melontar Jumrah, Nafar, Tawaf wada’. Namun demikian pembimbing manasik haji harus menjelaskan terlebih dahulu proses ibadah haji Tamattu’, Ifrad dan Qiran

Bentuk Teknis Bimbingan Manasik Haji

Sahabat Haji Plus Sekalian untuk mencapai tujuan kesiapan pelaksanaan Ibadah Haji sesuai dengan isi buku “Pedoman Peragaan Manasik Haji” maka teknis peragaan yang  sesungguhnya disampaikan oleh para pembimbing manasik adalah sebagai berikut :

  1. Tata Cara Berpakaian Ihram

    1. Menyiapkan Kain Ihram (bagi pembimbing dan peserta laki-laki)
    2. Pembimbing menjelaskan secara singkat apa yang di maksud pakaian ihram dan hikmahnya.
    3. Pembimbing mencontohkan cara berpakaian ihram.
    4. Peserta diajak untuk mencontohkan dan mengikuti cara berpakain ihram (mempraktekkan).
    5. Evaluasi
  2. Tata Cara Tawaf dalam ruangan yang luas atau lapangan dilengkapi dengan Maket atau Ka’bah mini

    1. Dalam Pelaksanaan Pembimbing menjelaskan secara singkat tentang arti dan macam tawaf, syarat dan rukun tawaf, hikmah tawaf.
    2. Mempragakan tawaf dan do’a tawaf dari putaran kesatu sampai dengan putaran ketujuh (lengkap dengan pakaian ihram).
    3. Setiap putaran dimulai dari arah sejajar atau lurus Hajar Aswad.
    4. Tunjukkan tempat-tempat mustajab untuk berdo’a disekitar Ka’bah (Multazam dan Hijir Ismail).
    5. Peragakan shalat sunah dua rakaat dibelakang Maqam Ibrahim setelah selesai Tawaf.
    6. Peragakan shalat sunah mutlak dua rakaat di Hijir Ismail jika kondisi dan situasi memungkinkan (shalat sunah di tempat ini tidak ada kaitannya dengan Tawaf).
    7. Evaluasi
  3. Tata Cara Sa’i

    1. Usahakan di tempat yang situasinya mendekati Mas’a (buatkan tanda- tanda seperti Bukit Shafa dan Bukit Marwah serta tanda memulai dan mengakhiri lari-lari kecil.
    2. Sebelum memulai peragaan Sa’i maka pembimbing terlebih dahulu menjelaskan secara singkat tentang arti dan hikmah Sa’i.
    3. Pembimbing memperagakan Sa’i dan mengajak peserta untuk mengikutinya dengan membaca do’a dan dzikir.
    4. Evaluasi
  4. Tata Cara Tahallul

    1. Sebelumnya pembimbing menjelsakan tentang Arti Thallul, Macam Tahallul dan Hikmah Thallul.
    2. Pembimbing mempraktekan menggunging rambut bagi laki-laki dan bagi wanita sebagai salah satu amalan yang menjadikan orang yang tadinya dalam keadaan ihram (muhrim) menjadi lepas dari larangan ihram.
    3. Evaluasi
  5. Tata Cara Wukuf

    1. Dilaksanakan di lapangan atau tempat terbuka dengan menyiapkan tenda.
    2. Semua peserta manasik haji berpakaian Ihram.
    3. Menjelaskan secara singkat sebelum memulai peragaan Wukuf, tentang Arti Wukuf dan Himahnya, kapan dimulainya Wukuf di Arafah dan kapan dapat meninggalkan Arafah, serta kegiatan atau amalan yang terkait dengan Wukuf.
    4. Pembimbing memperagakan wukuf bersama dengan peserta, dengan tahapan kegiatan
      1. Diawali dengan khotbah wukuf (secara singkat)
      2. Shalat Dzuhur dan Ashar dengan Jama’ Qasar Taqdim (berjamaah).

Dzikir dan do’a wukuf dupimpin oleh slah seorang yang ditinjuk.

Shalat Magrib dan Isya Jama’ Qasar Taqdim (berjamaah)

evaluasi

  1. Tata Cara Mabit di Muzdalifah

    1. Pembimbing mengajak peserta untuk berkumpul diruangan atau tempat terbuka, peserta diberi penjelasan tentang arti dan hikmah Mabit di Muzdalifah.
    2. Pembimbing memperagakan Mabit dan do’a diikuti oleh peserta.
    3. Pembimbing memperagakan bacaan dzikir dan do’a selama Mabit.
    4. Pembimbing mengambil baru kerikil yang diikuti oleh peserta untuk melontar jumrah di Mina.
  2. Tata Cara Mabit di Mina

    1. Diupayakan dilaksanakan ditempat terbuka atau lapangan.
    2. Menyiapkan tenda untuk tempat berkumpulnya para peserta.
    3. Pembimbing memperagakan Mabit diikuti oleh peserta dengan membaca Al-Qur’an, dzikir, istigfar, dan do’a
    4. evaluasi
  3. Tata Cara Melempar Jumrah

    1. Dilaksanakan ditempat terbuka atau lapangan yang dilengkapi dengan maket jumrah Ula, Wustho dan Aqabah.
    2. Pembimbing menjelaskan secara singkat tentang arti melontar jumrah dan hikmahnya, syarat sahnya melontar jumrah dan do’a.
    3. Pembimbing memperagakan melontar jumrah Aqabah tanggal 10 Dzulhijjah diikuti oleh peserta dan selanjutnya melontar jumrah Ula, Wustho, Aqabah untuk tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
    4. Evaluasi
  4. Tata Cara Nafar

    1. Pembimbing menjelaskan tentang arti Nafar dan hikmahnya, perbeadaan antara Nafar Awal dan Nafar Sani serta kapan diperbolehkan Nafar.
    2. Pembimbing memperagakan tata cara Nafar baik Nafar Awal maupun Nafar Sani, diikuti oleh seluruh peserta.
    3. Pembimbing mengingatkan kepada peserta tentang keterkaitan Nafar dengan Melontar Jumrah.
    4. Evaluasi

Fungsi dan Tujuan Bimbingan Manasik Haji

Sahabat Haji Plus sekalian, pelaksanaan Manasik Haji ini bukan semata mata tanpa tujuan, melainkan ada fungsi dan tujuan yang serius, adapun fungsi  dilaksanakan manasik haji ini kami sampaikan dari pengulasan Achmad Nidjam dan Latief Hasan, sebagai berikut :

  1. Agar semua calon jama’ah haji mampu memahami semua informasi tentang pelaksanaan ibadah haji, tuntunan perjalanan, petunjuk kesehatan dan mampu mengamalkannya pada saat pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
  2. Agar calon jama’ah haji dapat mandiri dalam melaksanakan ibadah haji, baik secara mandiri regu ataupun rombongan.
  3. Agar para calon jama’ah haji mempunyai kesiapan menunaikan ibadah haji, baik mental, fisik, kesehatan mapun petunjuk ibadah haji yang lain

Sementara itu untuk tujuan diadakan Bimbingan Manasik bagi Sahabat haji Plus sekalian yang hendak berangkat ke tanah Suci Mekkah, sebagai berikut :

  1. Untuk meningkatkan pengetahuan manasik haji dan dapat melaksanakan tata cara ibadah haji dengan benar sesuai dengan tuntunan ajaran agama Islam.
  2. Untuk membentuk sosok calon jama’ah haji yang memiliki pengetahuan manasik haji dan tata cara pelaksanaannya dalam praktik, mengetahui hak dan kewajiban sehingga dapat menunaikan ibadah haji sesuai dengan ketentuan agama Islam.
  3. Agar jamaah haji merasa aman, tertib dan sah. Aman dalam arti jam’ah tidak khawatir terhadap dirinya dan harta bendanya. Tertib dalam arti melaksanakan dan memenuhi syarat, rukun dan wajib sesuai dengan tuntunan agama. Dah dalam arti tidak ada kekurangan dalam menjalankan ibadah dan manasik

Persyaratan Daftar Haji Plus

Sahabat haji plus yang dimuliakan Oleh Allah SWT, sudah cukup lengkap sudah pengetahuan manasik haji yang akan didapat. Bagi sahabat haji plus yang memiliki rencana untuk daftar Haji Plus, yang perlu diketahui oleh sahabat haji plus adalah persyaratan pendafatarannya, sebagai berikut :

  1. Mempersiapkan Dana Haji Plus sesuai ketentuan paket yang diambil
  2. Foto Copi KTP 2 Lembar
  3. Foto Copy Kartu Keluarga 2 Lembar
  4. Foto Copy Surat/Buku Nikah 2 Lembar
  5. Foto Copy Surat Muhrim ( Bagi Wanita yang berpasangan)
  6. Foto Copy Akte Kelahiran 2 Lembar
  7. Pas Foto Berwarna Ukuran 4 X 6 = 8 Lembar
  8. Kartu Kuning/Sertifikat Suntik Manginitis ( Pembuatanya diantar oleh Panitia KBIH ).
  9. Paspor RI ( Pembuatanya diantar oleh Panitia KBIH )

Demikian Sahabat Haji Plus yang dicintai oleh Allah SWT, pada dasarnya Bimbingan manasik haji adalah sederetan rencana kegiatan yang direncanakan dan dibuat oleh suatu kelompok, organisasi atau lembaga, dalam memberikan bantuan seperti pelatihan, pembelajaran, baik bersifat teori, praktek dan visual, yang tujuannya adalah untuk membantu para calon jama’ah haji agar memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam tata cara pelaksanaan ibadah haji atau hal-hal peribadatan yang berkaitan dengan ibadah haji. Itu semua diberikan agar saat di Tanah Suci Mekkah sahabat lebih khusyu ibadahnya dan mencapai kemabruran dalam pelaksanaannya.  Apabila sahabat Haji plus berniat untuk mendaftarkan diri utnuk memenuhi panggilan Allah SWT, melaksnakan Ibadah Haji, dengan mengambil paket yang menguntungkan maka sahabat haji plus bisa segera mengamankan kursi dengan cara segera mendaftarkan diri pada kontak yang tertera pada website https://www.hajiplus.id/  dapatkan harga yang sesuai dengan harapan sahabat haji plus serta fasilitas yang begitu maksimal. Alangkah bahagianya jika sahabat haji plus mampu melaksanakan Ibadah Haji dengan segera, tentunya itu merupakan keistimewaan tersendiri, mengingat tidak semua umat muslim memiliki kesempatan melaksanakannya,dalam hal Biaya Haji Plus 2021 Sahabat tidak perlu canggung untuk segera memutuskan gabung karena itu semua tidak ada apa – apanya jika di bandingkan dengan karunia Allah SWT yang dititipkan kepada kita semua. Itulah beberapa ulasan singkat terkait informasi Haji Plus. Bagi sahabat Haji Plus yang masih ingin membaca informasi penting lainnya terkait Haji Plus, sahabat Haji Plus dapat mengikuti dan membaca  informasi selainnya di postingan artikel website resmi hajiplus.id. Begitu banyak informasi yang bisa sahabat Haji Plus jangkau secara gratis, up to date dan yang pastinya dapat menambah pengetahuan sahabat Haji Plus seputar ibadah haji. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat bagi sahabat Haji Plus sekalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *