Biaya Naik Haji Plus

Biaya Naik Haji Plus

Sebagai umat muslim pastinya Sahabat Haji Plus sekalian mengenal adanya lima rukun islam. Salah satu rukun islam tersebut ialah menunaikan ibadah haji. Ibadah haji merupakan ibadah yang wajib dilakukan bagi umat muslim yang mampu. Menunaikan ibadah haji adalah impian bagi semua umat muslim. Hal ini dikarenakan ibadah haji merupakan ibadah yang memiliki banyak keutamaan dan kemuliaan di sisi Allah SWT. Namun, Sahabat Haji Plus sekalian tentunya telah mengerti bahwa untuk dapat menunaikan ibadah haji Sahabat Haji Plus harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Karena, sekarang ini antrian kuota ibadah haji setiap tahunnya mengalami peningkatan yang cukup pesat. Oleh karena itulah, bagi Sahabat Haji Plus yang ingin menunaikan ibadah haji harus menunggu waktu yang lama. Namun, bagi Sahabat Haji Plus yang ingin segera menunaikan ibadah haji tanpa menunggu waktu yang lama tentunya juga bisa. Di Indonesia terdapat beberapa program haji selain haji regular yang dapat Sahabat Haji Plus jadikan referensi. Antara lain Haji Plus, Haji Plus VIP dan Haji Furoda. Tentunya untuk program Haji Plus, Haji Plus VIP dan Haji Furoda memiliki harga yang cukup berbeda dengan program Haji Reguler. Bagi Sahabat Haji Plus yang memiliki rejeki lebih dan tak ingin menunggu waktu tunggu keberangkatan yang lama, Ketiga program haji tersebut bisa dicoba. Terkait Biaya Naik Haji Plus, Haji Plus VIP dan Haji Furoda dibandingkan dengan biaya haji regular dapat mencapai 3 kali lipat dari biaya haji regular. Untuk pemilihan program yang hendak digunakan oleh Sahabat Haji Plus dapat disesuaikan dengan budget Sahabat Haji Plus sekalian yaa. Untuk informasi lebih jelasnya, yuk simak informasi di bawah ini.

Keuntungan Memilih Paket Haji Plus

Bagi Sahabat Haji Plus tentu telah memahami bahwa banyak sekali calon jamaah haji yang mendaftar paket haji regular. Hal ini dikarenakan harganya yang terjangkau dibandingkan dengan harga paket haji yang lainnya. Akan tetapi, satu hal yang melekat dengan haji regular ini ialah memiliki waktu tunggu yang amat lama. Waktu tunggu keberangkatannya dapat mencapai hingga belasan tahun bahkan puluhan tahun. Teruntuk Sahabat Haji Plus yang hendak mendaftar haji dan ingin segera menunaikan ibadah haji, tak perlu khawatir terkait waktu tunggu yang lama. Karena Sahabat Haji Plus sekalian dapat mendaftar paket Haji Plus yang tentunya memiliki banyak keuntungan ketika Sahabat Haji Plus memilihnya. Apa saja keuntungan memilih paket haji plus? Berikut penjelasannya.

  1. Tak Menunggu Waktu Yang Lama

Bukan hal asing lagi terkait waktu tunggu haji regular yang begitu lama. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan haji plus. Haji Plus memiliki waktu tunggu keberangkatan yang lebih cepat dibandingkan haji regular. Waktu tunggu keberangkatan untuk Haji Plus ini sekitar 5 hingga 7 tahun saja. Tentu lebih cepat bukan? Jika Sahabat Haji Plus mendaftar pada paket regular tentu Sahabat Haji Plus harus menunggu dengan waktu yang cukup lama, yakni bisa 20 tahun atau bahkan bisa lebih.

  1. Penginapan Dekat Dengan Masjidil Haram

Apabila Sahabat Haji Plus memilih paket haji plus ketika menunaikan ibadah haji, maka Sahabat Haji Plus akan mendapatkan penginapan spesial yakni yang dekat dengan Masjidil Haram. Tentu saja hal ini membuat Sahabat Haji Plus sekalian tak perlu menempuh perjalanan yang jauh untuk sampai pada Masjidil Haram. Cukup membutuhkan beberapa menit saja, Sahabat Haji Plus sekalian sudah sampai di Masjidil Haram dan dapat menjalankan ibadah. Hal ini tentunya berbeda dengan paket haji regular. Pada paket haji regular, jamaah akan memperoleh penginapan  yang agak jauh dari Masjidil Haram. Biasanya jamaah haji akan ditempatkan pada penginapan yang jaraknya kurang lebih 2 km hingga 4 km dari lokasi Masjidil Haram.

  1. Mendapatkan Fasilitas Yang Exclusive

Kelebihan selanjutnya yang akan dapat Sahabat Haji Plus dapatkan ketika memilih Paket Haji Plus ialah mendapatkan fasilitas yang exclusive. Tentunya ini akan membuat Sahabat Haji Plus merasa nyaman dan menunjang kelancaran ibadah haji. Mulai dari sajian menu hingga fasilitas yang lain akan disuguhkan dengan spesial. Perihal biaya sajian menu yang diberikan serta akomodasi seperti tiket pesawat dan lain – lain tentu telah menjadi tanggung jawab pihak travel. Sahabat Haji Plus tak perlu mengeluarkan biaya lagi, kecuali untuk pengeluaran pribadi seperti membeli oleh – oleh.

  1. Mendapatkan Bimbingan Exclusive

Dalam paket haji plus, tentu terdapat bimbingan yang exclusive. Mendapatkan bimbingan yang exclusive pastinya akan membuat ibadah di Tanah Suci menjadi lebih maksimal. Bimbingan yang dilakukan secara exclusive oleh pihak travel akan menjadi bekal untuk calon jamaah haji yang hendak menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Pada umumnya, jamaah haji akan dikumpulkan menjadi beberapa kelas kemudian diberi bimbingan oleh orang yang professional. Dalam bimbingan tersebut tentu tidak hanya dilakukan selama beberapa hari saja, melainkan beberapa bulan sebelum keberangkatan ibadah haji.

Aneka Jenis Kurma di Tanah Suci

Sahabat Haji Plus pastinya sudah tak asing lagi dengan buah yang satu ini. Kurma merupakan buah yang menjadi favorit para umat muslim. Tahukah Sahabat Haji Plus? Bahwa kurma memiliki aneka ragam jenis. Setiap jenis kurma memiliki perbedaan dan ciri khas masing – masing. Apa saja jenis kurma yang terdapat di Tanah Suci? Berikut lebih jelasnya.

  1. Kurma Ajwa

Kurma Ajwa atau yang biasa disebut kurma nabi merupakan salah satu jenis kurma yang popular di kalangan orang Indonesia. Kurma Ajwa ini juga disebut sebagai Raja dari segala kurma. Jenis – jenis kurma ajwa atau kurma nabi ini memiliki bentuk yang kecil, berwarna gelap serta tekstur dagingnya yang lebih kering dibandingkan jenis kurma yang lainnya. Kurma ajwa diberi julukan sebagai kurma nabi karena berdasarkan sejarah islam, kurma ajwa ini merupakan salah satu jenis kurma yang disukai oleh Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, tidak heran apabila jika kebanyakan orang saat berada di Tanah Suci berburu kurma jenis ajwa ini. Tak hanya dikenal karena kesukaan nabi saja, melainkan kurma ajwa ini memiliki segudang mandaat yang dipercaya dalam menyembuhkan berbagai penyakit.

  1. Kurma Halawi

Kurma Halawi merupakan kurma yang memiliki cita rasa yang legit dan semanis madu. Seperti namanya halawi yang berarti manis. Jenis kurma Halawi ini memiliki rasa manis yang mirip seperti madu. Kurma halawi ini memiliki ukuran buah yang relative kecil hingga sedang. Untuk bagian dagingnya tebal dan lunak.

  1. Kurma Sukari

Kurma sukari merupakan salah satu jenis dari aneka jenis – jenis kurma yang menjadi kegemaran raja Arab Saudi. Rasa manis disertai daging yang empuk membuat kurma ini mudah meleleh di mulut. Warna dari kurma sukari iini ialah kuning kecokelatan seperti layaknya kurma emas. Tekstur kurma sukari kenyal dan dipercaya sangat bermanfaat dalam hal kesehatan sekaligus menambah stamina tubuh. Manfaat lain yang bisa di dapat saat mengonsumsi kurma sukari antara lain :

  • Menyehatkan pencernaan
  • Mengatasi anemia
  • Nutrisi yang bagus untuk diet
  • Menjaga kesehatan mata
  • Mencegah karies pada gigi
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Menurunkan kolesterol
  • Menjaga keseimbangan cairan tubuh
  1. Kurma Zaghloul

Kurma zaghloul merupakan salah satu kurma yang memiliki bentuk yang sedikit berbeda dari kurma pada umumnya. Kurma zaghloul memiliki warna yang gelap dan bentuk yang memanjang. Apabila dilihat, kurma zaghloul ini sekilas mirip dengan buah melinjo. Jenis kurma ini cukup terkenal di Mesir dengan harga yang cukup tinggi di pasaran serta masuk ke dalam produk kurma yang eksklusif. Manfaat yang di dapat ketika mengonsumsi kurma jenis ini ialah meningkatkan kesuburan, membantu proses persalinan, mencegah sembelit, penambah energy ibu hamil, mencegah resiko cacat pada bayi, kaya antioksidan, melancarkan pencernaan dan lain sebagainya.

  1. Kurma Palm Fruit

Kurma palm fruit merupakan salah satu kurma yang banyak dicari oleh kebanyakan orang, terutama pada saat bulan suci Ramadhan. Kurma palm fruit memiliki cita rasa yang manis dan sekaligus gurih ketika berada di mulut. Kurma pal fruit ini dipercaya dengan khasiatnya yang dapat membersihkan perut dari sisa makanan yang dikonsumsi secara maksimal.

  1. Kurma Deglet Noor

Kurma deglet noor bagi kebanyakan orang terbilang memiliki cita rasa yang tergolong unik dari cita rasa kurma pada umumnya. Teksturnya yang cenderung setengah kering dan dagingnya yang lembut, memiliki rasa yang unnik yakni seperti pisang dan caramel. Kurma deglet noor merupakan kurma yang cukup popular juga di beberapa negara seperti Aljazair, Libya dan Tunisia. Warna yang dimiliki oleh kurmma ini juga beraneka ragam. Mulai dari warna oranye kekuning – kuningan, kuning jerami dan cokelat tua.

  1. Kurma Medjool

Kurma Medjool memiliki bentuk  buah yang besar serta memiliki cita rasa yang begitu legit. Kurma medjool merupaakn salah satu dari jenis banyak kurma yang paling enak untuk dikonsumsi. Kurma jenis ini sering digunakan sebagai penambah rasa di berbagai masakan. Walaupun biasanya dijual dalam keadaan kering, akan tetapi dagingnya masih terasa lembut dan lengket. Semakin kering kurma medjool, maka akan semakin manis pula rasanya. Selain itu, kurma jenis ini sangat kaya akan nutrisi dan mengandung energy, kalsium, kalium, magnesium dan jenis mikronutrien lainnya.

Sholat Dalam Perjalanan Tanah Suci

Sholat dalam perlanan menuju Tanah Suci dapat dilakukan dengan cara Jama’ dan qashar. Sholat ini merupakan rukhsah atau kemudahan dari Allah SWT sejak jamaah haji meninggalkan rumah hingga kembali lagi ke Tanah Air. Sholat Jama’ qashar adalah menggabungkan dua sholat wajib dan secara bersamaan dengan memendekkan rakaat kedua shalat dari empat rakaat menjadi dua rakaat. Shalat jama’ qashar dilakukan antara dzuhur dengan ashar atau sebaliknya, serta dilaukan antara maghrib dengan isya’ atau sebaliknya. Shalat jama’ qashar dapat dilakukan dengan taqdim maupun ta’khir. Berikut lebih jelasnya :

  1. Jama’ Taqdim

Jama’ Taqdim adalah cara menggabungkan dua sholat yang dilaksanakan pada waktu sholat yang pertama. Misalnya sholat dzuhur di jama’ dengan sholat Ashar dikerjakan pada waktu sholat dzuhur. Bisa juga sholat maghrib digabungkan dengan sholat isya’ yang dikerjakan pada waktu sholat maghrib. Tata Cara pelaksanaannya antara lain :

  1. Jika jama’ qashar dilakukan antara Dzuhur dan Ashar, shalat dimulai dengan shalat Dzuhur lebih dulu kemudian shalat Ashar. Jika jama’ qashar dilakukan antara Maghrib dan Isya, shalat Maghrib didahulukan kemudian shalat Isya.
  2. Niat jama’ dilaksanakan pada saat takbiratul ihram shalat pertama dilakukan.
  3. Dilaksanakan dengan bergabung tanpa diselingi waktu dan amalan lain kecuali iqamat.
  4. Jika jama’-qashar dilakukan antara Dzuhur dan Ashar, shalat dimulai dengan shalat Dzuhur lebih dulu kemudian shalat Ashar. Jika jama’ qashar dilakukan antara Maghrib dan Isya, shalat Maghrib didahulukan kemudian shalat Isya.
  5. Dilaksanakan dengan bergabung tanpa diselingi dengan waktu dan amalan lain kecuali iqamat.
  6. Jama’ Ta’khir

Jama’ Ta’khir adalah cara menggabungkan dua shalat yang dilaksanakan pada waktu shalat yang belakangan. Misalnya pada sholat dzuhur digabung dengan sholat ashar dikerjakan pada waktu sholat ashar serta sholat maghrib digabung dengan sholat isya’ dikerjakan pada waktu sholat isya’. Tata Cara pelaksanaannya antara lain :

  1. Berniat jama’ ta’khir saat waktu dzuhur atau maghrib (shalat pertama) tiba.
  2. Pelaksanaan sholat tidak harus berurutan diantara kedua sholat. Misalnya jama’ qashar ta’khir antara sholat dzuhur dan ashar dapat dilaksanakan shalat dzuhur terlebih dahulu kemudian ashar atau sebaliknya.
  3. Tidak perlu niat jama’ pada saat akan melaksanakan sholat yang kedua (menurut pendapat yang sahih).

Tata Cara Ibadah Haji

  1. Pada waktu Dhuha 8 Dzulhijjah, berihramlah untuk haji dari tempat tinggal Sahabat Haji Plus sekalian. Jika Sahabat Haji Plus sekalian melakukan Haji Tammmatu’ , sebelum berihram mandilah terlebih dahulu. Jika sanggup kenakanlah pakaian ihram.
  2. Jika Sahabat Haji Plus mengerjakan Haji Qiran atau ifrad, maka Sahabat Haji Plus tetap dalam keadaan ihram semula.
  3. Berangkatlah ke Mina dan kerjakanlah sholat dzuhur dua rakaat, ashar dua rakaat, maghrib tiga rakaat, isya’ dua rakaat dan subuh dua rakaat. Masing – masing sholat dikerjakan pada waktunya (tidak di jama’)
  4. Jika telah terbit matahari hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), berangkatlah ke Arafah sambal bertalbiyah. Kerjakanlah shalat dzuhur dan ashar pada waktu dzuhur (jama’ taqdim) masing – masing dua raka’at (di qashar) dengan satu kali adzan dan dua kali iqamat. Tinggallah di Arafah sampai terbenam matahari seraya terus memeprbanyak berdo’a dan dzikir sambal menghadap kiblat. Pastikan bahwa anda benar – benar berada di dalam batas Arafah dan jangan sampai keluar meninggalkan batas Arafah sebelum matahari terbenam.
  5. Jika matahari benar – benar telah tenggelam, bergeraklah dari Arafah menu Muzdalifah dengan tenang. Kerjakanlah sholat maghrib dan Isya’ sesamapi di Muzdalifah di jama’ ta’hir, maghrib tiga rakaat, isya’ dua rakaat dengan satu adzan dan dua iqamat. Kemudian bermalamlah di situ sampai sholat subuh, tetaplah di muzdalifah untuk berdoa dan berdzikir sampai menjelang (mendekati waktu) terbitnya matahari.
  6. Ketika matahari sudah akan terbit, bergeraklah dari Muzdalifah menuju Mina dengan tetap bertalbiyah. Dan jika Sahabat Haji Plus telah sampai di Mina lakukanlah hal – hal sebagai berikut : Melontar jumroh Aqabah, menyembelih hewan qurban, mencukur seluruh rambut.
  7. Setelah itu pergilah ke Mekkah untuk mengerjakan thawaf ifadhah dan sa’I diantara shafa dan marwah. Dengan demikian Sahabat Haji plus sekalian telah bertahallul yang jedua. Setelah itu tak ada lagi larangan ihram yang mesti dihindari.
  8. Kemudian kembalilah ke Mina dan Mabit atau bermalamlah pada malam ke 11 dan 12 Dzulhijjah.
  9. Lontarlah tiga jumroh pada hari ke 11 dan 12 setelah tergelincir matahari (sudah masuk Dzuhur), dimulai dari jumroh ula yaitu jumroh yang paling jauh dari Mekkah kemudian jumroh Wushtha dan jumroh Aqobah. Masing – masing dengan tujuh batu kerikil secara berturut – turut sambal bertakbir pada setiap lontaran. Disunnahkan (sangat dianjurkan) berdo’a setelah melontar jumroh ula dan jumroh wushtha. Dan tidak dibolehkan melontar sebelum tergelincir matahari.
  10. Jika Sahabat Haji Plus telah menyempurnakan amalan pada hari ke 11 dan 12, Sahabat Haji Plus boleh segera meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam atau tetap tinggal di Mina (ini yang paling afdhal) dan bermalam lagi pada malam ke 13 Dzulhijjah. Lontarlah ketiga jumroh pada hari ke 13 setelah tergelincir matahari, sebagaimana yang Sahabat Haji Plus lakukan pada hari ke 12. Jika Sahabat Haji Plus hendak kembali ke Tanah Air jangan lupa untuk mengerjakan Thawaf Wada yakni thawaf perpisahan.

Apa yang Dilakukan Agar Haji Mabrur?

  1. Menanamkan Niat Yang Benar Dalam Hati

Bagi Sahabat Haji Plus yang hendak menunaikan ibadah haji dan mendapatkan presikat haji mabrur hendaknya hal pertama yang dilakukan ialah menata niat dalam hati. Niatkanlah ibadah yang akan dilakukan atas nama Allah SWT. Bertekad untuk mendapatkan predikat mabrur. Tekad ini dibarengi dengan keyakinan akan segala kemurahan Allah. Yakinlah juga bahwa Allah akan mengampuni kesalahan dan kelemahan, melihat dan memberi pahala pada langkah baik hambaNya serta menolong hamba yang beriman dari kesulitan yang dihadapinya.

  1. Beribadah Dengan Sikap Ihsan

Beribadah dengan sikap ihsan yakni “ an ta’budallaha ka annaka taroohu, fain lam taroohu fainnallah yarooka” yang artinya beribadahlah seperti engkau melihat Allah. Dan jika engkau tak melihatNya, maka sesungguhnya Allah melihat engkau. Hadirkan Allah dalam setiap tempat dan waktu.

  1. Menjalankan Rangkaian Ibadah Sesuai Ketentuan

Selama ibadah haji tentunya terdapat serangkaian kegiatan yang harus dijalankan beserta ketentuan yang menyertai. Seluruh rangkaian ibaadah dijalankan sesuai dengan ilmu manasik haji yang telah dibekali sebelumnya. Jadi, jalankanlah ibadah haji sesuai dengan rangkaian yang ada, bukan mengada – ada. Jangan lupa juga saat ibadah dibarengi dengan penghayatan dan hikmah atas setiap rangkaian kegiatan yang dilakukan.

  1. Berbuat Baik, Sabar dan Gemar Bersyukur

Selanjutnya ialah dengan berbuat baik sebanyak – banyaknya, semampu Sahabat Haji Plus sekalian. Karena sesungguhnya berbuat baik merupakan perbuatan yang tiada ruginya. Yakinlah, bahwa setiap hal baik yang Sahabat Haji Plus kerjakan merupakan ada balasan yang baik pula dari Allah. Banyak hal baik yang bisa dilakukan seperti saling menolong, mudah memberi dan lain sebagainya. Selanjutnya ialah lapangkanlah hati untuk bersabar dan gemar bersyukur. Tak semudah itu memang, tapi cobalah pelan – pelan. Insyaallah akan terbiasa. Banyak sekali hal yang terjadi dan tak terduga yang harus kita sikapi dengan sabar dan memahami rasa syukur. Ingatlah bahwa anugerah Allah selalu datang teruntuk hambanya yang selalu sabar dan gemar bersyukur.

Itulah ulasan singkat yang dapat menambah pengetahuan Sahabat Haji Plus sekalian terkait ibadah haji. Bagi  sahabat Haji Plus yang masih ingin membaca terkait Biaya Naik Haji Plus, Sahabat Haji Plus dapat mampir ke hajiplus.id. semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat bagi Sahabat Haji Plus sekalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *