Tata Cara Pendaftaran Haji

Tata Cara Pendaftaran Haji

Sesuatu hal yang wajar apabila banyak calon jamaah tidak begitu banyak mengetahui tata cara pendaftaran Haji, baik pendafaran Haji Reguler maupun BPIH Khusus / ONH Plus ini bisa difahami karena Ibadah Haji adalah ibadah yang diwajibkan (bagi yang mampu) satu kali seumur hidup dan tidak banyak umat muslim yang dapat menunaikan Ibadah haji lebih dari satu kali.

Kadang kala ketidak tahuan masyarakat seringkali dimanfaatkan / disalahdigunakan oleh oknum penyelenggara (kenapa Oknum Penyelenggara ? karena penyelenggaraan Haji Indonesia harus mengikuti peraturan dan ketentuan pemerintah RI dan Saudi dalam hal ini Kementrian Agama R.I), calon jamaah haji yang tergiur disalurkan kepada Jalur penyelenggaraan haji yang lain yang menjanjikan lebih instant / bisa berangkat lebih cepat , Bahkan hanya menunggu satu tahun yang kadangkala malah berakhir dengan memberikan kekecewaan kepada calon jamaah haji baik TIDAK JADI BERANGKAT ataupun terlantar di Saudi,, Nau’dzubillah.

Ada dua cara melaksanakan ibadah Haji yang aman dan Nyaman dan legal serta mendapat perlindungan dari Pemerintah Republik Indonesia dan masing – masing mempunyai kekurangan dan kelebihanya yang tentunya memberikan manfaat untuk calon jamaah Haji

HAJI PLUS / BPIH KHUSUS

  • Paket ONH Plus / BPIH Khusus calon jamaah dapat mendaftar melalui penyelenggara Haji – Travel yang mengantongi izin dari Departemen Agama dengan
  • Program Perjalanan relatif lebih singkat (Maksimal 27 Hari)
  • Fasilitas Hotel Bintang 5
  • bimbingan Manasik plus

Tata Cara Pendaftaran ONH PLUS

  1. Untuk pendaftaran dan pembayaran haji ONH Plus / BPIH Khusus , calon haji agar mendapatkan Kuota harus mendaftar terlebih dahulu di KEMENAG setempat untuk mendapatkan SPPH (Surat Permohonan Pergi Haji) dan kemudian meyetorkan setoran awal sebesar USD. 4.000 ke Bank Penerima setoran haji yang ditunjuk pemerintah untuk mendapatkan nomor Kuota. Yang dalam hal ini Teknis / proses permohonan SPPH dan Penyetoran dilakukan oleh Travel penyelenggara Haji agar masuk kedalam koridor Kuota BPIH Khusus yang setiap tahunnya dialokasikan sebanyak + 16.000 jamaah Haji.
  1. Setelah mendapatkan nomer Kuota yang ada pada Bukti Setoran Haji, calon jamaah haji dapat menyerahkan persyaratan haji kepada travel penyelengara HAJI Plus.
  2. Pelunasan Biaya Perjalanan Haji adalah 4 bulan stelah calon jamaah haji telah memperoleh kepastian nomer kursi hajinya dapat pergi di tahun musim haji yang diputuskan

BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) REGULER

  • Tata Cara Pendaftaran ONH Reguler (Biasa)
  1. Untuk BPIH Reguler, sebaiknya calon jamaah Haji mulai mencari dan mendapatkan informasi pendaftaran dari Bank Penerima Setoran Haji seperti Bank Mandiri Syariah , Bank Jabar Syariah , BRI Syariah , Bank BNI Syariah , Bank Permata Syariah serta bank-bank lain yang belum dapat kami tuliskan satu – satu akan tetapi telah mendapat penujukan dari Departemen Agama untuk menerima setoran Haji.
  2. Biasanya calon jamaah haji akan diarahkan membuka Tabungan Haji , biasanya saldo awal / minimum sebesar satu juta rupiah. Pada periode tabungan haji sudah mencapai mencapai Rp 25 juta, baru calon jamaah haji diuruskan SPPH nya dan kemudian danaya disetorkan untuk memperoleh Kuota haji dan tentuanya masuk kedalam Kuota waitinglist / Daftar antrian yang saat ini antrian haji reguler telah mencapai tujuh hingga lima belas tahun di tiap-tiap provinsi di Indonesia.
  3. Sesudah Nomor Kuota haji dapat dilunasi sebagai tanda telah siap pergi haji di tahun musim haji pada saat pelunasan. Kemudian Calon haji menyerahkan syarta-syarat administrasi hajinya pada Kantor Departemen Agama Kota atau Kabupaten tempat domisilinya. Calon haji dapat minta pertolongan pada yayasan-yayasan yang sudah ditunjuk Departemen Agama untuk membantu pemberangkatan haji dengan penambahan cost khusus. Untuk calon haji wanita hamil bakal dibatalkan pelunasan hajinya hingga tahun dan diberangkatkan setelah melahirkan.
  4. Kriteria administrasi haji yang diberikan yaitu beragama islam, KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang masih berlaku, photo ukuran 2 X 3 serta 4 X 6 sejumlah 16 lembar semasing muka 85 %, keadaan sehat, calon haji wanita dibarengi muhrimnya, isi formulir SPIH (Surat Pendaftaran Beribadah Haji), telah memperoleh nomer jumlah haji, serta melunasi BPIH (Cost Pelunasan Beribadah Haji) nya.

Jumlah Biaya BPIH di setiap provinsi tidak sama bergantung daerah embakarsi masing-masing daerah yang sudah ditetapkan berdasarkan zona propinsinya. Seperti biaya BPIH reguler calon Haji Jawa Barat tidak sama dengan provinsi Jawa Timur.